Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

07 Jul 2025
Sebuah unggahan Facebook oleh akun “Budiman Hadisantoso” mengklaim Wali Kota Boston, Michelle Wu, adalah keturunan Indonesia dari Gambiran, Banyuwangi. Video itu disertai narasi bahwa Wu, berusia 37 tahun, adalah “Tionghoa asli Indonesia” yang menyebarkan kebaikan di manapun ia berada. Padahal, menurut VOA Indonesia dan Antara News, Michelle Wu lahir di Chicago (14 Januari 1985) dari orang tua imigran Taiwan—bukan Indonesia. Ia adalah perempuan Asia pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Boston dalam dua abad terakhir. Klaim asal-usulnya sebagai keturunan Indonesia adalah menyesatkan.

Hoaks
07 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Trakindo Utama. Unggahan tersebut disertai informasi posisi yang ditawarkan, kualifikasi umum dan gaji. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website karir dan akun Instagram resmi, PT Trakindo Utama telah mencantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Trakindo Utama. Informasi mengenai lowongan pekerjaan perusahaan hanya dapat diakses melalui website karir resmi, yakni https://careers.trakindo.co.id/ 

Hoaks
07 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial facebook yang mengklaim bahwa Kemendikbud kembali menghadirkan program bantuan kuota data internet di tahun 2025. Unggahan tersebut disertai narasi terkait periode bantuan kuota yang dimulai bulan Juli sampai September dan jumlah besaran kuota internet yang didapat setiap bulannya. Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat yang ingin mendapat bantuan tersebut untuk mendaftar melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta para masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Dilansir dari kompas.com, diketahui bahwa Kemendikbudristek telah berganti nama menjadi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Selain itu, melalui akun Instagram resmi Kemendikdasmen, telah dicantumkan himbauan  untuk waspada terhadap informasi hoaks yang berpotensi phishing atau penipuan terkait bantuan kuota data internet dari Kemendikdasmen. Kemendikdasmen menegaskan bahwa penyaluran bantuan kuota internet dari pemerintah sudah berakhir sejak Mei 2021. Dengan demikian, informasi mengenai Kemendikdasmen kembali menghadirkan program bantuan kuota data internet di tahun 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
07 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses registrasi Merapi Run 2025. Unggahan tersebut disertai poster terkait Merapi Run 2025 dan disertai narasi ajakan kepada masyarakat mengajak untuk menjadi finisher melalui link pendaftaran yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelari memasukkan data seperti nama lengkap, jenis kelamin dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Dilakukan penelusuran pada poster dalam informasi yang beredar, selaras dengan salah satu unggahan akun Instagram resmi Merapin Run yang diunggah pada 14 Juni 2025. Melalui akun Instagram resmi Merapi Run, telah dicantumkan himbauan  untuk waspada terhadap akun-akun tidak resmi yang menyalahgunakan konten Merapi Run dengan memberi akses pendaftaran gratis. Pendaftaran resmi Merapi Run 2025 hanya dapat diakses melalui situs https://unicones.id/merapirun2025/ bukan melalui tautan online seperti informasi yang beredar. 

Hoaks
06 Jul 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang mengklaim bahwa seorang siswa kelas 2 SD di Jawa Timur tewas dimangsa ular piton berukuran raksasa. Namun, setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan pemberitaan dari sumber kredibel mengenai kasus siswa kelas 2 SD di Jawa Timur yang dimangsa ular piton. Dilansir dari Kompas.com, hasil penelusuran menggunakan Google Lens menunjukkan bahwa foto yang disertakan dalam unggahan tersebut digunakan dengan konteks yang keliru. Foto tersebut berasal dari artikel Kompas.com yang dipublikasikan pada 3 Mei 2019, berjudul "Seorang Anak Nyaris Tewas Digigit dan Dililit Ular Piton Sepanjang 7 Meter." Artikel tersebut memberitakan peristiwa di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, di mana seorang anak berusia 7 tahun nyaris tewas setelah digigit dan dililit ular piton sepanjang tujuh meter. Dengan demikian, klaim yang menyebutkan seorang siswa SD di Jawa Timur tewas dimangsa ular piton adalah tidak benar alias hoaks.  

Hoaks
05 Jul 2025
Sebuah video beredar di media sosial Titktok yang menampilakan Gubernur Jawa Timur Khofiah ingin memebuktikan ritual dana yang dilakukan Kyai Samsudin. Hingga saat ini, tidak ditemukan pernyataan apa pun dari akun resmi Instagram Gubernur Jawa Timur , situs Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maupun saluran komunikasi resmi lainnya yang menyebutkan Khofifah akan melakukan pengujian atau pembuktian ritual dana gaib oleh Kyai Samsudin. Semua unggahan yang menyebarkan klaim tersebut menggunakan potongan video dan narasi yang disunting pihak tak bertanggung jawab

Hoaks
05 Jul 2025
Sebuah video berdurasi 1 menit 41 detik beredar luas. Rekaman tersebut memperlihatkan antrean panjang kendaraan di sebuah jalan raya. Dalam pesan yang menyertai video dan telah diteruskan berkali-kali itu, disebutkan bahwa telah terjadi longsor yang dikabarkan menimpa beberapa mobil yang tengah melintas di lokasi. Setelah ditelusuri, kemacetan yang terlihat dalam video tersebut disebabkan oleh jalan yang tersendat akibat tertutup dua mobil yang tertimpa material longsor. Namun, berdasarkan informasi dari Antaranews.com, Kapolsek Pamulihan, Iptu Tri Sunu Suparjianto menjelaskan bahwa video yang viral di media sosial itu sebenarnya merupakan rekaman peristiwa longsor yang terjadi pada tahun 2022. Rekaman lama tersebut dibagikan kembali oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga menimbulkan informasi menyesatkan. Video tersebut dinyatakan sebagai hoaks karena sudah tidak akurat dan dapat menimbulkan kesan keliru seolah-olah kejadian tersebut baru saja terjadi.  

Hoaks
04 Jul 2025
Pesan berantai di WhatsApp pada awal Juli 2025 menyebutkan bahwa menuangkan tepung terigu dekat kompor menyala dapat memicu ledakan setara bom, bahkan pernah melukai pasangan suami istri hingga 50% tubuhnya. Namun berdasarkan wawancara dengan Dr. Tahta Amrillah (Universitas Airlangga) dan tinjauan literatur, tepung terigu tidak mengandung zat yang mudah meledak. Ledakan besar hanya mungkin terjadi jika terjadi kebocoran gas—bukan tepung—atau jika partikel bahan mudah terbakar lain (misalnya aerosol) tercampur dalam jumlah besar. Meski klaster debu tepung di pabrik pengolahan dapat menimbulkan risiko kebakaran dan ledakan industri, skala rumah tangga yang melibatkan beberapa sendok tepung di dapur tidak akan menghasilkan peristiwa serupa. Oleh karena itu, klaim ledakan “setara bom” akibat tepung di dekat api terbuka adalah keliru.

Hoaks
04 Jul 2025
Beredar tautan di Facebook yang mengklaim sebagai pendaftaran “BCA Mobile Festival” dengan hadiah mobil, motor, rumah, dan umrah. Namun, situs resmi BCA menegaskan program Gebyar Hadiah BCA tidak pernah meminta nasabah mendaftar, mencetak kupon, menukar poin, atau mengisi data pribadi melalui tautan apa pun. Semua nasabah secara otomatis berpartisipasi dengan mengumpulkan poin dari tabungan serta transaksi. BCA memperingatkan modus penipuan—penipu memalsukan tampilan program resmi dan mengarahkan korban ke situs palsu yang mencuri data perbankan. Pengumuman pemenang Gebyar Hadiah BCA hanya dilakukan melalui kanal resmi BCA. Tautan pendaftaran berhadiah yang beredar di media sosial terbukti hoaks.

Hoaks
04 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses registrasi BTN Jakarta International Marathon 2025. Unggahan tersebut disertai poster dan logo resmi milik BTN Jakarta International Marathon serta Entrasol. Akun pengunggah mengajak masyarakat untuk menjadi finisher melalui link pendaftaran yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelari memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Dilakukan penelusuran pada poster dalam informasi yang beredar, selaras dengan salah satu unggahan akun Instagram Entrasol Indonesia yang diunggah pada 23 Juni 2025. Melalui website dan akun Instagram resmi BTN Jakarta International Marathon, ditemukan informasi bahwa BTN Jakim telah selesai digelar pada 29 Juni 2025 dengan garis finish di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Dengan demikian, informasi terkait registrasi BTN Jakarta International Marathon 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
04 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Viona Water Indonesia. Unggahan tersebut disertai informasi terkait kualifikasi umum dan gaji. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, PT Viona Water Indonesia telah mencantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Viona Water Indonesia. Dikonfirmasi melalui kontak resmi pada bagian Customer Service, pihak PT Viona Water Indonesia menjelaskan bahwa informasi terkait lowongan kerja perusahaan hanya dibagikan melalui akun media sosial resmi PT Viona Water Indonesia dan website Loker Cirebon, https://lokercirebon.com/  

Hoaks
04 Jul 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai pendaftaran Pendamping Proses Produk Halal. Unggahan tersebut disertai logo resmi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Halal MUI Indonesia, dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal Edukasi Wakaf Indonesia (LPPPH EWI). Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke fitur Facebook Messenger yang meminta calon pelamar mengirim pesan pribadi kepada akun pengunggah informasi tersebut, sehingga dikhawatirkan mengarah pada phishing atau penipuan. Melalui website resmi BPJPH, Ahmad Haikal Hasan selaku Kepala BPJPH, menginformasikan bahwa proses pendaftaran sebagai Pendamping PPH dapat menghubungi kontak Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) yang telah terdaftar dalam website resmi BPJPH. Dilakukan penelusuran pada akun media sosial LPPPH EWI, benar ditemukan informasi bahwa LPPPH EWI sedang melaksanakan perekrutan Pendamping Proses Produk Halal dalam salah satu unggahan pada akun Instagram resmi nya. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengisi form yang tertera dalam website resmi LPPPH EWI, bukan melalui tautan online seperti informasi yang beredar. 

Hoaks
04 Jul 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja PT Jasa Raharja. Unggahan tersebut disertai logo resmi PT Jasa Raharja dan informasi terkait posisi yang ditawarkan. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar menghubungi sebuah nomor WhatsApp yang bukan kontak WhatsApp resmi PT Jasa Raharja sehingga dikhawatirkan mengarah pada penipuan. Melalui akun Instagram resmi PT Jasa Raharja, telah dicantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan PT Jasa Raharja. Selain itu, tidak ditemukan informasi lowongan kerja seperti informasi yang beredar pada website resmi PT Jasa Raharja pada laman karir. Informasi resmi terkait rekrutmen PT Jasa Raharja hanya dapat diakses melalui website resmi ataupun media sosial resmi PT Jasa Raharja. Dengan demikian, informasi mengenai lowongan kerja PT Jasa Raharja adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
04 Jul 2025
Di media sosial beredar sebuah video yang diklaim menampilkan keberadaan tembok raksasa di dasar laut Papua. Tembok tersebut disebut-sebut memiliki tinggi puluhan meter dan membentang sepanjang ratusan kilometer. Dalam keterangan unggahan tersebut, disebutkan bahwa bangunan tersebut Bernama Tembok Aruna, sebuah dinding bawah laut raksasa yang diklaim memiliki panjang mencapai 110 kilometer. Faktanya, berdasarkan laporan Kompas.com, meskipun tidak identik dengan video yang baru-baru ini beredar di Facebook, narasi mengenai keberadaan tembok raksasa di dasar laut Papua sudah tersebar di internet sejak tahun 2011. Narasi ini pertama kali dipublikasikan oleh blog IndoCropCircles pada 10 September 2011, yang mengklaim adanya struktur menyerupai tembok raksasa di dasar laut Papua dengan panjang mencapai 110 kilometer, tinggi 1.860 meter, dan lebar 2.700 meter. Narasi serupa kembali muncul pada tahun 2023 dalam bentuk video, yang mengaitkan tembok raksasa tersebut sebagai benteng milik Yajuj dan Majuj, makhluk pembawa kerusakan yang dalam ajaran Islam dianggap sebagai pertanda datangnya kiamat. Namun, sejumlah pakar telah membantah klaim ini. Data batimetri nasional tidak menemukan adanya struktur seperti yang digambarkan dalam narasi tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa klaim adanya tembok raksasa sepanjang 110 km di dasar laut Papua merupakan hoaks.   

Hoaks
04 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan yang mengklaim menampilkan sebuah pesawat tempur Amerika Serikat jatuh dan menabrak flyover di dekat Bandara Kualanamu. Dalam narasi unggahan tersebut, kecelakaan ini dikabarkan terjadi pada Selasa (1/7/2025). Namun, setelah ditelusuri, video tersebut ternyata merupakan hasil rekayasan menggunakan teknologi artificial intelligence (AI). Dilansir dari Kompas.com, berdasarkan pengecekan dengan alat Hive Moderation, video yang menampilkan pesawat tempur Amerika Serikat jatuh dan menabrak flyover di dekat Bandara Kualanamu memiliki probabilitas 99,9 persen dibuat oleh AI.  

Hoaks
03 Jul 2025
Sebuah akun Facebook “Layanan Informasi Bantuan Subsidi Upah” mengunggah poster yang mengarahkan pekerja mendaftar BSU 2025 sebesar Rp600.000 melalui tautan https://layanan-bsu5.kem-naker.com . Pemerintah memang menyalurkan BSU Rp300.000 per bulan selama Juni–Juli 2025 (total Rp600.000), namun pendaftaran resmi hanya dapat diakses di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id atau bsu.kemnaker.go.id — serta melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) — bukan melalui situs yang beredar. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli Yassierli menyatakan tahap pertama BSU telah disalurkan kepada 2,45 juta dari 3,7 juta penerima. Data penerima diverifikasi BPJS Ketenagakerjaan sebelum diserahkan ke Kemenaker, kemudian disalurkan melalui bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, BSI) atau PT Pos Indonesia. Pemerintah akan membuka tahap kedua bagi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang belum menerima BSU I, terdata per Juni 2025, memiliki rekening aktif, dan tidak menerima bansos lain.

Hoaks
02 Jul 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja Badan POM. Unggahan tersebut disertai logo resmi Badan POM dan informasi terkait posisi yang ditawarkan. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi Biro Sumber Daya Manusia Badan POM, telah dicantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan Badan POM. Informasi resmi terkait rekrutmen Badan POM hanya dapat diakses melalui website resmi, casn.pom.go.id/ ataupun media sosial resmi Badan POM dan Biro SDM Badan POM. Dengan demikian, informasi mengenai lowongan kerja Badan POM adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
02 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang diklaim menampilkan sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang dikirim ke Iran, yang saat ini tengah berkonflik dengan Israel. Namun, setelah dilakukan penelusuran, video yang beredar tersebut diketahui merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Dilansir dari Kompas.com, hasil pengecekan menggunakan alat deteksi konten AI, Hive Moderation, menunjukkan bahwa video yang diklaim menampilkan sejumlah personel TNI yang akan dikirim ke Iran memiliki probabilitas sebesar 94,5 persen sebagai hasil buatan AI. Temuan ini mengindikasikan bahwa konten tersebut sangat mungkin merupakan hasil rekayasa dengan menggunakan teknologi AI generatif.  

Hoaks
02 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial yang disertai narasi bahwa warga Papua menyambut kedatangan imigran asal Israel. Unggahan tersebut memuat dua cuplikan video berbeda. Video pertama memperlihatkan sekelompok warga Papua yang melakukan konvoi sambil membawa bendera Israel. Sementara itu, video kedua menampilkan kedatangan sejumlah warga negara asing yang diduga berasal dari Israel. Setelah dilakukan penelusuran, video tersebut tidak berkaitan dengan narasi yang menyebut bahwa warga Papua menyambut kedatangan imigran dari Israel. Dilansir dari Kompas.com, video yang beredar merupakan gabungan dari dua peristiwa yang berbeda. Video pertama menampilkan momen komunitas Sion Kids di Papua yang mengibarkan bendera Israel pada tahun 2023. Sion Kids sendiri merupakan gerakan rohani yang berfokus pada pemahaman Alkitab dengan pendekatan berakar pada tradisi Yahudi. Sementara itu, video kedua memperlihatkan sekelompok orang yang tengah berkemah dalam sebuah acara festival musik metal, Hellfest. Dengan demikian, klaim bahwa video tersebut menunjukkan warga Papua menyambut kedatangan imigran Israel adalah informasi yang tidak benar alias hoaks.  

Hoaks
02 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengklaim telah terjadi ledakan nuklir dahsyat di wilayah gurun dan laut. Dalam narasi yang menyertai video tersebut, ledakan itu disebut sebagai uji coba senjata nuklir oleh Iran, yang diklaim sebagai bentuk persiapan untuk menyerang Israel. Faktanya, video ledakan di gurun dan laut yang diklaim sebagai hasil uji coba nuklir Iran merupakan hoaks. Dilansir dari Kompas.com, klip yang beredar di media sosial merupakan konten manipulatif yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video ledakan di padang gurun, yang menampilkan sejumlah prajurit, mirip dengan cuplikan yang diunggah pada 7 Juni 2025. Sementara itu, video ledakan di laut diunggah pada kanal YouTube yang sama pada 4 Juni 2025. Pada masing-masing unggahan, kreator menyertakan keterangan bahwa video tersebut dihasilkan dengan bantuan teknologi AI. Untuk memastikan keaslian video, dilakukan pengecekan menggunakan alat pendeteksi konten AI, Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan bahwa video ledakan di gurun dan laut memiliki probabilitas masing-masing 71 persen dan 73 persen merupakan hasil buatan AI.

Hoaks
02 Jul 2025
Sebuah akun X palsu @Kembiskes mengklaim Kemenkes meluncurkan “tag telinga inovatif” berlogo Pfizer untuk memantau kesehatan dan vaksinasi anak sekolah. Narasi dan gambar yang menampilkan anak SD ber-tag kuning di telinga terbukti hoaks; Kemenkes menegaskan akun resminya hanya @KemenkesRI (centang abu-abu) dan tidak pernah mengeluarkan program semacam itu. Gambar tag telinga tersebut juga terdeteksi sebagai hasil rekayasa AI dengan probabilitas 99,9 persen. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa informasi tentang tag telinga tersebut tidak benar dan telah disebarkan oleh akun tiruan. Masyarakat diimbau selalu memverifikasi segala informasi kesehatan melalui kanal resmi Kemenkes di situs kemkes.go.id atau media sosial terverifikasi.

Hoaks