Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim menyediakan tautan akses pendaftaran Kartu Sembako Murah untuk masyarakat tidak mampu. Unggahan tersebut menyatakan bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Erlangga Hartarto, akan meluncurkan program pembagian Kartu Sembako sebagai persiapan Ramadhan 2025, dengan pendaftaran dimulai tanggal 20 Januari 2025 tanpa dipungut biaya. Padahal, program Kartu Sembako sebenarnya merupakan bagian dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp200.000 per bulan yang disalurkan melalui Kementerian Sosial kepada penerima manfaat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline melalui kantor desa/kelurahan atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos serta situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id. Penelusuran mengungkap bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah ke situs resmi DTKS, melainkan ke situs yang meminta pengunjung memasukkan data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor akun Telegram. Situs tersebut diduga merupakan modus phishing atau pencurian data. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim mengenai pendaftaran Kartu Sembako Murah tersebut adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mengungkapkan data pribadi kepada situs yang tidak resmi dan selalu mengacu pada sumber informasi resmi.  

Hoaks
08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim adanya pendaftaran program e-toll gratis senilai Rp500.000, disertai tautan sebagai akses pendaftaran. Faktanya, klaim tersebut tidak benar atau hoaks. Berdasarkan informasi dari liputan6.com serta penelusuran pada unggahan akun Instagram resmi PT Jasa Marga (Persero) Tbk (@official.jasamarga), perusahaan menegaskan bahwa tidak ada program berbagi saldo e-toll gratis. Program resmi akan diumumkan melalui situs www.jasamarga.com dan akun media sosial resmi perusahaan. Masyarakat diimbau untuk tidak terkecoh oleh modus penipuan yang mengatasnamakan program dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk.  

Hoaks
08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial, khususnya di akun-akun Facebook tertentu, yang menyertakan tautan dan mengklaim sebagai akses untuk mendaftar mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 3.550.000 dari BPJS Kesehatan. Unggahan tersebut, yang muncul pada Januari–Februari 2025, disertai narasi yang menyebut: "BANSOS BPJS 2025 Bantuan Kesehatan Rp.3.550.000. Cek Anda Terdaftar Atau Tidak Disini". Setelah dilakukan penelusuran menggunakan Google Lens, diketahui bahwa thumbnail tautan tersebut merupakan hasil manipulasi dari konten Instagram resmi BPJS Kesehatan (@bpjskesehatan_ri) yang dipublikasikan pada 15 Oktober 2024 dengan narasi asli "Cukup Pake Gadget, Urus BPJS Kesehatan Jadi Makin Sat Set!". Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan kepada Tim Cek Fakta Kompas.com pada 9 Januari 2025 bahwa informasi bantuan dana tersebut adalah hoaks dan penipuan, karena tidak ada program seperti yang diklaim.  

Hoaks
07 Feb 2025
Video yang mengklaim bahwa produk Aqua dalam kemasan botol mengandung formalin telah beredar di media sosial melalui beberapa akun Facebook. Video tersebut menampilkan individu yang membuka bagian atas tutup botol Aqua menggunakan kuku tanpa memutar segelnya, disertai narasi yang mengimbau agar konsumen memeriksa segel produk sebelum membeli. Narasi tersebut mengklaim, "Pastikan tutup botol Aqua yang bertuliskan AQUA tidak langsung dibuka. Apabila segelnya tampak konyak, produk tersebut diduga telah disuntik formalin, dan perusahaan AQUA saat ini sedang diperiksa oleh Departemen Kesehatan Indonesia." Faktanya, video yang beredar merupakan temuan lama dari tahun 2017. Kasus mengenai dugaan masalah pada tutup botol Aqua pernah ditelusuri oleh Kompas.com dan diunggah di YouTube pada 26 Juli 2017. Pengamatan lebih lanjut mengungkap bahwa terdapat irisan pada bagian atas tutup yang memungkinkan pembukaan tanpa memutar segel. Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, meluruskan bahwa kerusakan pada tutup botol Aqua disebabkan oleh kesalahan dalam proses distribusi, bukan karena penyuntikan formalin.  

Hoaks
07 Feb 2025
Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan tautan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran sub-pangkalan penyalur elpiji 3 kilogram. Dalam unggahan tersebut dinyatakan bahwa, sehubungan dengan peraturan pemerintah mengenai penyaluran elpiji 3 kg, seluruh pengecer diwajibkan mendaftarkan diri agar statusnya di-upgrade menjadi sub-agen, guna memastikan subsidi gas tersebut dapat terealisasi secara merata dan terpadu. Tautan yang disebarkan mengarahkan pengguna ke sebuah situs yang meminta pengisian data pribadi seperti nama lengkap dan nomor akun Telegram. Menanggapi hal ini, Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi PT Pertamina Patra Niaga untuk klarifikasi. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyatakan bahwa tautan tersebut merupakan hoaks. Ia menegaskan bahwa sebanyak 370.000 pengecer elpiji 3 kg telah terdaftar dalam sistem Merchant Applications Pertamina (MAP) dan status mereka telah di-upgrade menjadi sub-pangkalan, sesuai arahan Menteri ESDM. Selain itu, pemerintah telah resmi mengizinkan pengecer untuk kembali menjual elpiji 3 kg per Selasa (4/2/2025), sementara Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan bahwa nantinya seluruh pengecer akan dijadikan sebagai sub-pangkalan penyalur elpiji 3 kg.    

Hoaks
07 Feb 2025
Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengklaim bahwa Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyelenggarakan program Gebyar BRI Festival 2025 dengan menawarkan sejumlah hadiah menarik, serta menyertakan tautan sebagai akses untuk mengikuti undian berhadiah tersebut. Faktanya, menurut klarifikasi dari Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, tautan yang dimaksud adalah palsu dan merupakan upaya penipuan. BRI tidak menyelenggarakan program undian berhadiah seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut. Hendy mengimbau masyarakat agar tidak menginformasikan data pribadi dan perbankan kepada pihak yang mengatasnamakan BRI, karena informasi resmi hanya disebarluaskan melalui situs resmi www.bri.co.id dan akun media sosial BRI yang telah diverifikasi.  

Hoaks
05 Feb 2025
Beredar sebuah video di media sosial yang diklaim terkait dengan kasus pemagaran laut di Indonesia. Video tersebut menampilkan proses pemasangan tiang semen. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ditemukan fakta bahwa video tersebut tidak memiliki kaitan dengan pemagaran laut di Indonesia. Video tersebut pertama kali diunggah di YouTube oleh akun "Crafts people" pada 19 Agustus 2024 dengan judul "Water cement pole fixing process- Good tools and machinery make work easy". Berdasarkan analisis lokasi dan konteks video, dapat dipastikan bahwa video tersebut direkam di luar Indonesia. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa video tersebut tidak relevan dengan kasus pemagaran laut yang terjadi di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak akurat dan tidak terverifikasi.  

Hoaks
05 Feb 2025
Kesulitan dalam memperoleh Gas Elpiji 3 Kg belakang ini turut diikuti dengan berbagai berita hoaks, salah satunya adalah tersebarnya informasi mengenai Elpiji non subsidi dengan tabung berwarna pink yang akan segera hadir sebagai solusi ditengah kelangkaan Elpiji bersubsidi. Informasi tersebut tentunya menimbulkan persepsi bahwa akan ada pengganti dari Elpiji 3 Kg bersubsidi.   Faktanya, dikutip dari Cek Fakta Liputan6.com, Area Manager Comm, Rel & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan mengatakan bahwa klaim akan segera hadir Elpiji non subsidi tabung warna pink adalah tidak benar. Menurut Eko, Bright Gas merupakan produk LPG milik Pertamina yang dipasarkan sejak 2018. Eko pun menegaskan Pertamina tidak menggantikan Elpiji 3 kg dengan Elpiji non subsidi tabung warna pink tersebut. Eko juga menyampaikan bahwa saat ini Pertamina tetap menyalurkan Elpiji 3 kg bersubsidi dan jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hoaks
04 Feb 2025
Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberhentikan Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri pada Februari 2025, terkait kasus penembakan seorang pemilik usaha rental mobil.   Faktanya, informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan situs resmi Polri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih menjabat sebagai Kapolri dan pada 31 Januari 2025, ia masih menyampaikan pidato dalam rapat pimpinan Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.   Gambar yang beredar dalam unggahan media sosial merupakan hasil penyuntingan dari foto pelantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021. Foto asli memperlihatkan Listyo menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tetapi dalam unggahan hoaks, sosok Jokowi diganti dengan Prabowo.

Hoaks
04 Feb 2025
Beredar video di media sosial yang menampilkan sekelompok pekerja merusak ribuan tabung elpiji 3 kilogram (kg), disertai klaim bahwa tabung tersebut akan dihapus dan digantikan dengan gas DME pada 2025-2026.   Faktanya, video tersebut bukan bagian dari program pemusnahan tabung elpiji 3 kg, melainkan proses penanganan tabung yang rusak atau tidak layak pakai. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa produksi dan distribusi elpiji 3 kg masih berjalan, dan tabung yang tidak layak akan diperbaiki atau dikategorikan sebagai rucat (rusak dan cacat).   Selain itu, pemerintah tidak berencana menghentikan penggunaan dan distribusi elpiji 3 kg bersubsidi, serta belum ada kebijakan resmi terkait penggantian elpiji dengan dimethyl ether (DME). Pemerintah sebelumnya sempat melarang pengecer menjual elpiji 3 kg mulai 1 Februari 2025, namun kebijakan tersebut telah dicabut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial dan selalu merujuk pada sumber resmi.

Hoaks
03 Feb 2025
Beredar informasi di media sosial yang mengklaim adanya lowongan kerja di Puskesmas Sawahan, Kota Surabaya, untuk posisi staf kantor, perawat, dan cleaning service.   Faktanya, Dinas Kesehatan Kota Surabaya melalui akun Instagram resminya @sehatsurabayaku menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Proses rekrutmen tenaga kesehatan dan administrasi di Puskesmas Kota Surabaya hanya diumumkan melalui saluran resmi Dinas Kesehatan Kota Surabaya.   Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi lowongan kerja guna menghindari penipuan.

Hoaks
02 Feb 2025
Beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim bahwa istilah "bahan bakar fosil" diciptakan oleh JD Rockefeller pada Konvensi Jenewa 1892 untuk memberikan kesan bahwa minyak bumi adalah sumber daya alam yang langka. Klaim tersebut bersumber dari pernyataan Leroy Fletcher Prouty, seorang mantan kolonel Angkatan Udara Amerika Serikat.   Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Pemeriksa fakta Reuters (24 September 2021) mengungkapkan bahwa istilah "bahan bakar fosil" sudah digunakan jauh sebelum Konvensi Jenewa 1892. Istilah ini ditemukan dalam indeks terjemahan buku The Chemical Works of Caspar Neumann (1759), yang ditulis oleh ahli kimia Jerman, Caspar Neumann. Selain itu, menurut para ahli geosains: John Howell (Universitas Aberdeen) menegaskan bahwa istilah ini bukan ciptaan Rockefeller. Tom Manzocchi (University College Dublin) menjelaskan bahwa minyak bumi berasal dari fitoplankton, biomassa laut, dan ganggang yang terkubur selama jutaan tahun. Jonathan Redfern (University of Manchester) menekankan bahwa minyak bumi tidak terbentuk dengan cepat dan tidak dapat diperbarui dalam waktu singkat. Klaim bahwa istilah "bahan bakar fosil" diciptakan oleh Rockefeller pada Konvensi Jenewa 1892 adalah hoaks. Istilah ini telah ada sejak abad ke-18, dan minyak bumi memang merupakan sumber daya yang terbentuk selama jutaan tahun dari proses geologis yang kompleks.

Hoaks
02 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial Instagram yang mengklaim adanya undangan umrah gratis dari Kerajaan Arab Saudi tahun 2025 untuk 50 orang terpilih.   Faktanya, berdasarkan klarifikasi Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama RI (Kemenag RI) melalui akun Instagram @informasihaji, informasi tersebut tidak benar. Hingga saat ini, penyelenggaraan ibadah umrah diatur melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kesehatan jamaah.   Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi dan tidak mudah percaya pada konten di media sosial yang menawarkan umrah atau haji gratis, guna menghindari potensi penipuan.

Hoaks
31 Jan 2025
Beredar unggahan di akun Instagram "lokerblog" pada 27 Desember 2024, yang mengklaim bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuka rekrutmen relawan Ramadhan 2025 dengan tawaran gaji Rp5-8 juta. Hasil verifikasi Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan bahwa tautan dalam unggahan tersebut tidak mengarah ke laman resmi BAZNAS (baznas.go.id). Justru, calon pelamar diminta untuk mengisi data pribadi seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat, jenis kelamin, dan nomor Telegram aktif.   Melalui akun Facebook resminya, BAZNAS menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Pada 13 Januari 2025, BAZNAS menyampaikan bahwa pengumuman resmi rekrutmen hanya disampaikan melalui media sosial @baznasindonesia dan situs resmi baznas.go.id.

Hoaks
31 Jan 2025
Beredar unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa pengamat sepak bola Tommy Welly (Bung Towel) mengalami pengeroyokan oleh enam orang tidak dikenal akibat kritiknya terhadap pelatih Timnas Indonesia.   Faktanya, berdasarkan unggahan di akun Instagram @bungtowel8 pada 29 Januari 2025, Bung Towel menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia menyatakan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami insiden pengeroyokan. Bung Towel juga menyoroti bahwa berita tersebut berasal dari sumber yang tidak jelas dan dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memprovokasi masyarakat.

Hoaks
30 Jan 2025
Pada Rabu (8/1/2025), akun TikTok "bantuan_resmipemerintah" mengunggah informasi lowongan guru privat online dengan mencantumkan foto Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Lowongan tersebut menawarkan gaji Rp4-6 juta per bulan tanpa biaya pendaftaran, dengan pendaftaran melalui Telegram.   Hasil verifikasi menunjukkan bahwa tautan yang dicantumkan mengarah ke situs vidaft[dot]com, yang tidak terkait dengan Kemendikdasmen dan meminta pengguna mengisi data pribadi. Selain itu, tidak ditemukan informasi resmi mengenai rekrutmen ini di situs atau media sosial @Kemdikdasmen. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa informasi lowongan kerja melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan.

Hoaks
30 Jan 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mencantumkan tautan rekrutmen fasilitator Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) 2025. Unggahan tersebut disertai narasi yang menawarkan kesempatan kerja dengan imbalan gaji tinggi.   Berdasarkan informasi dari kompas.com, tautan rekrutmen tersebut dipastikan sebagai hoaks. Direktorat Pengembangan Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui akun Instagram resmi @ditppuddt menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum membuka rekrutmen fasilitator untuk Program TEKAD 2025.   Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi guna menghindari potensi penipuan.

Hoaks
30 Jan 2025
Pada Minggu (20/10/2024), akun Facebook "Infolokerterkini2024" mengunggah informasi rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program P3TGAI dengan klaim gaji tinggi 7-15 juta rupiah. Peminat diarahkan untuk mendaftar melalui tautan WhatsApp yang disematkan dalam unggahan.   Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan bahwa nomor WhatsApp tersebut berbeda dari kontak resmi 081-909-031245 yang tertera di laman p3tgai.pu.go.id. Verifikasi melalui Getcontact menunjukkan bahwa nomor tersebut terdaftar atas nama “Lucky Awaloei” tanpa keterkaitan dengan P3TGAI. Selain itu, tautan pendaftaran yang diberikan tidak mengarah ke situs resmi, melainkan meminta pengguna mengisi data pribadi. Hasil penelusuran di p3tgai.pu.go.id juga menunjukkan bahwa tidak ada pembukaan rekrutmen TPM P3TGAI untuk tahun 2025, dengan rekrutmen terakhir tercatat pada Oktober 2024. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi guna menghindari potensi penipuan.

Hoaks
30 Jan 2025
Telah beredar informasi keliru di media sosial yang mengaitkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dengan praktik pengambilan data warga untuk tujuan yang tidak sah, seperti skrining DNA dan rencana pandemi. Pemerintah menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks.   Program PKG bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit dan pencegahan. Informasi mengenai skrining DNA dan agenda One Health yang dikaitkan dengan PKG adalah tidak benar. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap informasi yang tidak dapat dikonfirmasi kebenarannya dan hanya mempercayai sumber informasi resmi.

Hoaks
30 Jan 2025
Sebuah akun TikTok dengan nama Khofifah.ip_ beredar di media sosial dan diduga mencatut nama serta foto profil Khofifah Indar Parawansa. Akun tersebut mengunggah video yang mengklaim bahwa Khofifah akan membagikan rezeki sebesar Rp 20 juta kepada siapa saja yang menemukan, mengikuti, dan membagikan unggahan tersebut sebelum 31 Januari 2025. Menanggapi hal ini, Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa akun tersebut bukan miliknya. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Hoaks
29 Jan 2025
Sebuah video yang diunggah di kanal YouTube "Lingkarnews" pada Jumat (17/1/2025) menyebarkan narasi yang mengklaim bahwa temuan uang ratusan miliar menjadi bukti keterlibatan Megawati dalam kasus Harun Masiku, serta menyebutkan adanya peran Prabowo Subianto dan Ketua KPK Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam pengungkapan kasus tersebut.   Setelah diverifikasi oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), isi video berdurasi 4 menit 35 detik tersebut hanya membacakan ulang artikel dari Suara.com berjudul "KPK Bongkar Sikap Hasto Selama Penyidikan, Optimis Kasus Korupsi Harun Masiku Bakal Terbongkar?" yang tayang pada Sabtu (4/1/2025). Artikel tersebut membahas pernyataan KPK mengenai sikap kooperatif Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam proses penyidikan. Tidak ditemukan informasi mengenai temuan uang ratusan miliar ataupun keterlibatan Megawati dalam kasus ini. Dengan demikian, klaim dalam unggahan tersebut bersifat menyesatkan, dan masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya serta selalu memeriksa informasi dari sumber resmi dan kredibel.

Hoaks