Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

23 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook berupa video dengan narasi yang mengklaim bahwa Erick Tohir selaku Ketua Umum PSSI berhasil membujuk Shin Tae-yong kembali melatih timnas Indonesia. Potongan video tersebut menampilkan Erick Tohir berpelukan dengan Shin Tae–yong serta foto keduanya bersalaman. Hasil penelusuran pada potongan video tersebut menggunakan teknik reverse image search, ditemukan video identik dengan video yang diunggah oleh akun TikTok mamayofootball, pada 19 November 2024. Video diambil ketika Shin Tae-yong masih melatih timnas. Sementara, foto yang menampilkan Erick bersalaman dengan Shin Tae-yong, identik dengan unggahan pada laman media BolaSport. Foto tersebut adalah momen ketika Erick sepakat memperpanjang kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia pada 2024. Dengan demikian, informasi mengenai klaim Erick Tohir berhasil membujuk Shin Tae-yong kembali melatih timnas Indonesia adalah hoaks atau tidak ada benarnya.

Hoaks
22 Oct 2025
Beredar unggahan di Facebook yang mengklaim Presiden AS Donald Trump menyebut Dedi Mulyadi berpotensi menjadi Presiden Indonesia selanjutnya. Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Trump tidak pernah menyebut nama Dedi Mulyadi dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB. Ia justru menyoroti isu Palestina dan menolak pengakuan sepihak terhadap negara tersebut. Trump memang sempat bertemu singkat dengan Presiden Prabowo di sela-sela sidang PBB pada (23/9/2025), namun tidak ada pembahasan terkait Dedi Mulyadi dalam pertemuan itu. Dengan demikian, klaim tersebut termasuk hoaks atau informasi menyesatkan.  

Hoaks
22 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa anak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terjerat kasus korupsi tambang di Maluku. Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Tidak ditemukan adanya pemberitaan atau sumber kredibel yang membenarkan tuduhan tersebut. Hasil penelusuaran menemukan bahwa informasi tersebut diduga berasal dari pernyataan Ketua Bidang ESDM Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formaps) Maluku Utara, yang menyebut adanya dugaan keterlibatan anak Kapolri dalam struktur kepemilikan PT Position, sebuah perusahaan yang dikaitkan dengan praktik tambang ilegal dan kriminalisasi masyarakat adat di wilayah tersebut. Formaps juga menuding bahwa posisi anak Kapolri membuatnya kebal hukum dan mendapat perlindungan dari institusi tertentu. Namun, informasi ini dibantah. Dilansir dari Tribunnews.com, Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), menyatakan bahwa ia tidak menemukan nama anak Kapolri dalam struktur kepemilikan maupun kepengurusan PT Position.  

Hoaks
22 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa Menko Yusril meminta agar relawan Jokowi yang membuat gaduh ditangkap dan dibubarkan. Setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Tidak ditemukan sumber atau pemberitaan kredibel yang mendukung pernyataan tersebut. Dilansir dari turnbackhoax.id, pencarian dengan kata kunci “Yusril minta tangkap dan bubarkan relawan Jokowi” di Google tidak menghasilkan berita yang relevan atau dapat dipercaya. Selain itu, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut diketahui diambil dari beberapa artikel lain yang tidak berkaitan dengan klaim yang beredar. Dengan demikian, informasi tersebut termasuk dalam kategori konten menyesatkan (misleading content).  

Hoaks
22 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa Zinedine Zidane telah resmi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia. Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut tidak didukung oleh informasi atau pemberitaan yang kredibel. Tidak ditemukan pernyataan resmi dari PSSI maupun media kredibel yang membenarkan kabar tersebut. Dikutip dari turnbackhoax.id, unggahan tersebut merupakan informasi menyesatkan. Dalam artikel dari Bolasport.com berjudul “PSSI Belum Bahas Pelatih Baru Timnas Indonesia Pengganti Patrick Kluivert, Termasuk Louis van Gaal” yang tayang pada Minggu (19/10/2025), Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Rudi Yulianto menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum ada rencana rapat Exco untuk membahas sosok pengganti pelatih Timnas Indonesia. Ia juga meminta publik untuk bersabar menantikan informasi resmi dari PSSI terkait hal tersebut.  

Hoaks
22 Oct 2025
Beredar video di TikTok (akun eastern.black.eag, 7 Oktober 2025) yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto membentuk tim audit subsidi BBM dan menyebut harga dasar Pertalite sebesar Rp4.000. Penelusuran resmi dari Kementerian Keuangan (melalui PPID) menyatakan klaim soal harga Pertalite Rp4.000 dan pembentukan tim audit oleh Presiden adalah hoaks, sehingga informasi tersebut menyesatkan. Tim pemeriksa fakta juga menemukan narasi yang mengaitkan sumber tertentu (seperti Sudrajat) dengan pembentukan “tim investigasi BBM” tidak berdasar—Sudrajat tidak pernah menjabat Kepala Staf Kepresidenan—dan tidak ada dokumen resmi yang mendukung klaim pembentukan tim audit subsidi oleh Presiden. Publik dihimbau memverifikasi kabar kebijakan melalui kanal resmi pemerintah dan kementerian terkait sebelum menyebarkan.

Hoaks
22 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook berupa video yang menampilkan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam video yang berdurasi 10 detik tersebut, Menkeu Purbaya menawarkan bantuan dana bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Setelah dilakukan penelusuran untuk mengecek keaslian potongan video tersebut dengan menggunakan tools pendeteksi AI, Hive Moderation dan Undetectable AI. Hasilnya video tersebut benar terdeteksi dihasilkan oleh AI dengan probabilitas mencapai 99,8 persen. Adapun visual yang digunakan dalam potongan video tersebut, bersumber dari foto resmi Purbaya yang dipotret pada 13 Juli 2023, ketika masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan. Kecanggihan AI mampu mengubah foto menjadi deepfake, seolah Purbaya asli berbicara dan bergerak. Dengan demikian, informasi mengenai video Menkeu Purbaya menawarkan bantuan dana merupakan hasil konten manipulasi.

Hoaks
22 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok berupa video dengan narasi yang mengklaim bahwa Perdana Menteri Israel ditangkap. Video tersebut menampilkan Netanyahu telah diborgol dan digiring oleh polisi. Setelah dilakukan penelusuran, aktivitas terakhir PM Israel tersebut hadir di Pengadilan Distrik Tel Aviv pada Rabu (15/10/2025) untuk bersaksi dalam persidangan kasus korupsinya. Penelusuran lebih lanjut pada potongan video dalam unggahan tersebut dengan menggunakan tools pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya video tersebut benar terdeteksi dihasilkan oleh AI dengan probabilitas mencapai 99,9 persen. Selain itu, dalam potongan video tersebut terdapat watermark Sora yang merupakan tools AI untuk generate video dari OpenAI. Sehingga, dapat dipastikan unggahan tersebut buatan AI.

Hoaks
21 Oct 2025
Beredar narasi di Facebook yang menyatakan Megawati Soekarnoputri marah kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan mengancam bahwa menteri dapat dilengserkan kapan saja; klaim tersebut tidak benar. Pemeriksaan fakta menemukan tidak ada pernyataan Megawati seperti yang diklaim, dan foto yang menyertai unggahan berasal dari momen pidato politik Megawati pada Agustus 2024—bukan pertemuan atau kecaman terhadap Menkeu—sehingga unggahan itu tergolong konten palsu.  Sumber-sumber pemeriksa fakta dan rekaman pidato Megawati (arsip video/pemberitaan Agustus 2024) menunjukkan konteks asli berkaitan dengan komitmen mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi, bukan soal Purbaya. Publik dihimbau untuk tidak menyebarkan narasi yang belum terverifikasi dan selalu memeriksa kebenaran melalui kanal resmi media atau pernyataan institusi terkait sebelum membagikan.

Hoaks
21 Oct 2025
Beredar tautan di Facebook yang mengklaim dapat digunakan untuk memperoleh insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta. Penelusuran menunjukkan tautan tersebut mengarah ke situs terindikasi phishing yang meminta data pribadi (nama lengkap, nomor Telegram) — bukan laman resmi pemerintah; oleh karena itu klaim pendaftaran melalui tautan itu hoaks dan berpotensi menipu. Fakta sebenarnya, pemerintah memberikan insentif guru non-ASN sebesar Rp300.000 per bulan yang dirapel menjadi satu transfer Rp2,1 juta untuk tujuh bulan bagi penerima yang telah ditetapkan (sekitar 341.248 guru); sementara Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pendidik nonformal sebesar Rp300.000 per bulan dirapel dua bulan menjadi Rp600.000 untuk sekitar 253.407 penerima. Daftar penerima dan informasi resmi dapat/harus dicek melalui laman Direktorat Jenderal GTK Kemendikdasmen — masyarakat diimbau tidak mengisi data pada tautan tidak resmi dan selalu memverifikasi program melalui kanal pemerintah.

Hoaks
21 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial dengan narasi yang mengklaim bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan harga asli BBM jenis Pertalite adalah Rp 4.000. Kementerian Keuangan telah menegaskan narasi tersebut merupakan hoaks, melalui pengumuman yang diunggah pada situs resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan pada 16 Oktober 2025. Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kemenkeu. Sementara itu, Menkeu Purbaya telah mengungkap harga normal Pertalite dan jenis BM lainnya apabila tidak disubsidi pemerintah saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI. Harga normal Pertalite adalah Rp 11.700 per liter dan mendapat subsidi 15 persen atau Rp 1.700 per liter. Sehingga, masyarakat hanya membayar Rp 10.000 per liter. Dengan demikian, informasi mengenai klaim Menkeu Purbaya Sebut harga asli BBM jenis Pertalite adalah Rp 4.000 adalah hoaks atau tidak ada benarnya.  

Hoaks
21 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook dengan narasi yang mengklaim bahwa Shin Tae-Yong datang ke Indonesia pada Oktober 2025 dan disambut oleh para suporter. Unggahan tersebut muncul usai PSSI mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia. Faktanya setelah PSSI mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert pada 16 Oktober 2025, tidak ditemukan informasi valid Shin Tae-Yong datang ke Indonesia. Penelusuran pada foto dalam unggahan tersebut dengan teknik reverse image search, ditemukan kesamaan visual dengan foto yang diunggah oleh laman media, Bola.com, pada 26 Januari 2025. Adapun foto aslinya adalah momen ketika Shin Tae-Yong pulang ke Korea Selatan pada 26 Januari 202 usai kontraknya diputus oleh PSSI dan para suporter datang ke Bandara Soekarno-Hatta untuk melepas kepergian Shin Tae-Yong. Sementara, sampai saat ini belum ada penunjukan pelatih baru timnas usai kontrak Patrick Kluivert dengan PSSI dihentikan. Dengan demikian, informasi mengenai klaim Shin Tae-Yong datang ke Indonesia pada Oktober 2025 dan disambut oleh para suporter adalah hoaks atau tidak ada benarnya.

Hoaks
20 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memuat klaim bahwa miliarder Elon Musk memprediksi umat manusia tidak akan bertahan hidup melewati tahun 2026. Dalam narasi yang sama juga disebutkan bahwa para peneliti telah menemukan sisa-sisa makhluk luar angkasa di Bumi. Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut terbukti sebagai hoaks. Narasi yang menyebut Elon Musk memprediksi kepunahan umat manusia pada 2026 berasal dari sebuah laman Facebook yang kerap membagikan teori konspirasi. Lebih lanjut, konten tersebut juga terdeteksi sebagai hasil karangan kecerdasan buatan (AI) berdasarkan analisis dari ZeroGPT. Hingga saat ini, tidak ditemukan bukti bahwa Elon Musk pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana yang tersebar di media sosial tersebut. Adapun yang benar, Elon Musk memang pernah menyatakan bahwa pada tahun 2026 kemungkinan akan muncul kecerdasan buatan yang melebihi kemampuan manusia.  

Hoaks
20 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa Presiden Prabowo menarik paksa dana dari luar negeri sebesar lebih dari Rp7.000 triliun. Faktanya, klaim tersebut menyesatkan. Informasi yang beredar merupakan salah tafsir dari pemberitaan sejumlah media. Dalam artikel detik.com dan Tempo.co, disebutkan bahwa Presiden Prabowo merencanakan penarikan utang baru sekitar Rp775–781 triliun pada tahun 2026. Rencana ini tercantum dalam RAPBN 2026 dan Perpres Nomor 201 Tahun 2024, dengan mayoritas pembiayaan berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) dan sisanya dari pinjaman dalam dan luar negeri. Tidak ada informasi resmi mengenai penarikan paksa dana luar negeri sebesar Rp7.000 triliun seperti yang diklaim di unggahan tersebut.  

Hoaks
18 Oct 2025
Beredar sebuah video di Facebook yang menyatakan bahwa mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani diperiksa oleh Bareskrim Polri. Dalam narasi yang menyertai video tersebut, disebutkan bahwa pemeriksaan dilakukan di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada tahun 2025. Namun, klaim tersebut tidak benar atau merupakan hoaks. Berdasarkan penelusuran berita di kompas.com, video yang beredar di Facebook ternyata serupa dengan video berjudul “Pemeriksaan Sri Mulyani” yang pernah tayang di kanal YouTube KOMPASTV pada 8 Juni 2015. Video tersebut merupakan tayangan berita yang membahas pemeriksaan Sri Mulyani oleh Bareskrim Polri terkait sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pada tahun 2015. Hasil penelusuran lebih lanjut tidak menemukan adanya informasi atau pemberitaan yang menyatakan bahwa Sri Mulyani diperiksa oleh Bareskrim Polri pada tahun 2025.  

Hoaks
18 Oct 2025
Beredar unggahan di Facebook yang menuduh Jaksa Agung menetapkan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai tersangka kasus korupsi pertambangan batu bara dan menyalahgunakan lahan seluas 6.000 hektar untuk keuntungan pribadi. Hasil penelusuran  menunjukkan klaim tersebut tidak berdasar; tidak ditemukan pemberitaan atau dokumen resmi dari sumber kredibel yang mendukung narasi penetapan tersangka itu. Meski sejumlah pemberitaan sebelumnya pernah mengangkat isu-isu terkait pengelolaan batu bara dan potensi kerugian negara, tidak ada bukti bahwa Luhut saat ini ditetapkan tersangka. Unggahan ini dikategorikan sebagai konten palsu. Masyarakat diimbau memverifikasi informasi melalui kanal resmi penegak hukum atau media arus utama sebelum menyebarkan ulang.

Hoaks
18 Oct 2025
Beredar video yang mengklaim Ustaz Adi Hidayat memberikan bantuan Rp1 miliar kepada 10 Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Penelusuran menujukkan klaim tersebut tidak benar: klip yang dipakai berasal dari sambutan Adi Hidayat pada peluncuran “Gerakan Indonesia Menanam (Gerina)” di Banyuasin, Sumatera Selatan (23 April 2025), dan tidak memuat janji pemberian bantuan uang seperti diklaim. Pemeriksaan forensik audio menggunakan alat deteksi (Hive Moderation) menunjukkan probabilitas tinggi suara dalam video hasil manipulasi AI (sekitar 78,3%). Kesimpulannya, unggahan itu merupakan konten palsu/manipulatif; publik diimbau memverifikasi informasi melalui sumber resmi dan berhati-hati terhadap tautan atau permintaan data dari akun yang tidak kredibel.

Hoaks
17 Oct 2025
Beredar unggahan video di Facebook yang mengklaim bahwa FIFA menyatakan wasit pada laga Indonesia vs Irak (Kualifikasi Piala Dunia 2026) mengakui kesalahan dan telah dipecat. Klaim tersebut tidak benar. Penelusuran potongan video melalui reverse image search menemukan klip identik yang diunggah kanal PSSI TV pada 2 November 2019, berupa pesan Presiden FIFA Gianni Infantino menjelang Kongres Luar Biasa PSSI 2019 — bukan pernyataan terkait pertandingan Indonesia vs Irak. Hingga kini tidak ada informasi valid dari FIFA yang menyatakan adanya pengakuan kesalahan atau pemecatan wasit atas laga tersebut. Publik diimbau memverifikasi klaim serupa melalui kanal resmi FIFA atau federasi sepak bola sebelum menyebarkan.

Hoaks
17 Oct 2025
Beredar sebuah di media sosial TikTok berupa video dengan narasi yang mengklaim OJK resmikan penghapusan data dan tagihan pinjol bagi seluruh Indonesia sampai akhir bulan Oktober 2025. Video tersebut menampilkan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi. OJK telah mencantumkan himbauan kepada masyarakat melalui unggahan pada akun Instagram resminya bahwa OJK tidak pernah mengeluarkan pertanyaan tentang pemutihan data pinjaman online. Selain itu, dilakukan penelusuran pada potongan video dalam unggahan tersebut dengan Google Lens, ditemukan video identik yang diunggah oleh akun Instagram resmi OJK pada 4 September 2025. Video tersebut adalah momen Mahendra Siregar dan Hasan Fawzi menghadiri kegiatan Indonesia Blockchain Conference (IBC) pada 21 Agustus 2025. Dengan demikian, informasi mengenai klaim OJK resmikan penghapusan data dan tagihan pinjol bagi seluruh Indonesia sampai akhir bulan Oktober 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya.  

Hoaks
17 Oct 2025
Beredar video di TikTok yang mengklaim pemerintah meresmikan program pinjaman tanpa bunga dengan jumlah minimal Rp5-500 juta rupiah, tanpa jaminan dan pencairan 15–30 menit. Klaim itu tidak benar. Penelusuran menunjukkan video tersebut adalah rekaman Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-75 Provinsi Jawa Timur dan Pembukaan K-UKM Expo ke-9 yang diselenggarakan pada 27 Juli 2022 di Grand City Surabaya, bukan pengumuman kebijakan baru. Dengan demikian informasi tentang peresmian program pinjaman tanpa bunga oleh pemerintah termasuk hoaks. Publik dihimbau memverifikasi setiap kabar kebijakan melalui kanal resmi pemerintah terkait sebelum membagikan.

Hoaks
16 Oct 2025
Beredar video di media sosial yang mengklaim artis Raffi Ahmad mengumumkan bantuan sosial pemerintah untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bagi nomor WhatsApp yang terdaftar. Unggahan serupa tersebar di beberapa akun Facebook dan TikTok. Hasil verifikasi menunjukkan video tersebut merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan. Potongan video identik berasal dari unggahan asli di TikTok di mana Raffi hanya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seorang bernama Delvin Sobbandi. Analisis dengan alat deteksi AI (Hive Moderation) mendapati probabilitas 99,6% bahwa suara dalam video hasil sintesis. Kesimpulannya, klaim pengumuman bantuan sosial oleh Raffi Ahmad adalah palsu; masyarakat diimbau memverifikasi informasi melalui kanal resmi sebelum menyebarkan.

Hoaks