Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

17 Sep 2024
Beredar sebuah unggahan di media sosial x yang menerangkan bahwa terdapat foto salah satu pelaku penembakan di Sekolah Menengah Atas Apalachee di Winder, Georgia. Pengunggah memberikan satu potongan video dan foto pria misterius membawa shotgun. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Foto yang tersebar merupakan salah satu foto peraga dari Reflex Protect yang merupakan perusahaan keselamatan. Meskipun demikian insiden penembakan oleh siswa di Georgia pada 04 September 2024 itu adalah benar terjadi. Melansir CNN, terduga pelaku sudah diidentifikasi sebagai seorang murid berusia 18 tahun berinisial CG. Dia telah ditahan dan akan diadili sebagai orang dewasa. Tapi pihak yang berwenang juga tidak merilis foto terduga pelaku. Dilansir oleh APNews sebelumnya, insiden penembakan yang dilakukan seorang siswa tersebut telah melepaskan tembakan di sebuah sekolah menengah Georgia dan menewaskan empat orang. Empat orang tersebut diidentifikasi sebagai dua siswa dan dua guru. Sedangkan terdapat 9 orang lainnya yang alami luka-luka.

Hoaks
16 Sep 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang memuat tentang adanya klaim daftar produk minuman dalam kemasan yang dicap berbahaya, karena mengandung aspartam dan menyebabkan penyakit serius. Unggahan ini mencatut nama organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai pihak yang mengeluarkan daftar 19 minuman berbahaya menyebabkan pengerasan otak (kanker otak). Utas ini masih beredar hingga Agustus 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Pesan ini sudah beredar sejak 2010. Melalui press release Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dari keterangan Sekretaris Eksekutif IDI menyatakan bahwa IDI tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang hal tersebut. BPOM juga menjelaskan, aspartam sudah dikategorikan aman berdasar Keputusan Codex stan 192-1995 Rev. 10 Tahun 2009. Dalam pengaturan Codex, disebutkan bahwa aspartam dapat digunakan untuk berbagai jenis makanan dan minuman antara lain minuman berbasis susu, permen, makanan dan minuman ringan. BPOM juga menegaskan, penggunaan aspartam dalam makanan dan minuman sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat digunakan dalam batas maksimum tertentu.

Hoaks
14 Sep 2024
Beredar sebuah video di media sosial tiktok yang menjelaskan bahwa terdapat kereta gantung di pos 3 pendakian Gunung Rinjani. Pengunggah tidak memberikan konteks apapun dalam video selain keterangan, “Pos 3 Rinjani” dalam unggahannya. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Unggahan itu menimbulkan banyak pro dan kontra masyarakat terkait adanya kereta gantung yang diklaim ada di “Pos 3 Rinjani” tersebut. Dari hasil pencarian, lokasi pengunggah bukan di Pos 3 Rinjani melainkan identik dengan foto di Chimgan, Uzbekistan dengan judul foto, “Photo of Cabin at the top station of the cable car of the ski” melalui shutterstock.

Hoaks
13 Sep 2024
Beredar unggahan video di TikTok yang mengatasnamakan Ridwan Kamil, berisi klaim pemberian santunan sebesar 20 juta rupiah kepada janda pengangguran, ibu rumah tangga, atau lansia. Syaratnya hanya mengikuti, menyukai, dan membagikan konten tersebut, dan santunan akan dikirim melalui rekening. Berdasarkan hasil analisis, informasi ini adalah hoaks. Konten tersebut menggunakan salah satu foto Ridwan Kamil yang beredar di internet, lalu dimanipulasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Akun resmi Ridwan Kamil hanya @ridwankamil.official, yang memiliki tanda centang biru dan 2,5 juta pengikut pada saat verifikasi ini dilakukan.

Hoaks
11 Sep 2024
Beredar unggahan oleh akun @salisah.f.h di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa Prabowo Subianto akan memenjarakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang sengaja menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Namun, setelah ditelusuri, informasi tersebut terbukti sebagai hoaks. Unggahan tersebut merupakan manipulasi dari artikel cek fakta yang telah dipublikasikan. Artikel tersebut diterbitkan oleh Mafindo dengan judul “[SALAH] Prabowo Akan Penjarakan Anggota DPR yang Sengaja Tolak Pengesahan RUU Perampasan Aset.”

Hoaks
10 Sep 2024
Beredar informasi di TikTok yang menampilkan foto rontgen dengan bayangan menyerupai kecoa di bagian dada. Dalam keterangannya disebutkan bahwa hasil rontgen tersebut berasal dari seorang pasien di sebuah rumah sakit di India, yang kemudian dikonfirmasi ke Singapura. Juga tertulis bahwa dokter di Singapura menyatakan tidak ada kecoa di dada pasien, melainkan kecoa tersebut berasal dari mesin rontgen di rumah sakit asal. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah hoaks. Postingan asli berasal dari unggahan dalam bahasa Marathi yang digunakan di wilayah selatan India. Dalam unggahan tersebut, diklaim bahwa gambar rontgen berasal dari seorang pasien di Kolhapur, India. Namun, setelah diverifikasi oleh pemeriksa fakta dari Fact Crescendo, ternyata tidak ada kejadian seperti itu di Kolhapur. Foto yang menunjukkan kecoa tersebut juga terungkap sebagai hasil manipulasi. Rontgen aslinya sebenarnya diambil dari situs Radlines.org, yang merupakan sumber terbuka untuk ahli radiologi internasional, dan gambar kecoa ditambahkan secara digital di bagian dada sebelah kiri.

Hoaks
09 Sep 2024
Beredar unggahan di media sosial Facebook pada 21 Juli 2024 menyebutkan bahwa Argentina telah menerbitkan mata uang kertas dengan gambar Lionel Messi. Foto tersebut menyertakan narasi yang mengatakan, “Argentina mengeluarkan mata uang yang bergambar wajah Lionel Messi dan skuad timnas Argentina ketika selebrasi mengangkat Piala Dunia.” Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari bcra.gob.ar bahwa Bank Sentral Argentina (BCRA) tersebut mengumumkan bahwa Argentina memperkenalkan desain baru untuk mata uang kertasnya. Desain baru ini akan menampilkan tokoh-tokoh sejarah penting dari Argentina, baik pahlawan wanita maupun pria, sebagai bagian dari upaya untuk merayakan dan mengingat kontribusi mereka dalam sejarah negara. Mata uang kertas yang lama akan digantikan dengan yang baru yang menampilkan gambar-gambar pahlawan sejarah seperti Juana Azurduy, Manuel Belgrano, dan lainnya. Pada uang pecahan ARS1000, menampilkan sosok José de San Martín yang dikenal sebagai “Father of the Nation and the Liberator.”

Hoaks
09 Sep 2024
Beredar cuitan di media sosial x yang menerangkan bahwa demo di depan gedung DPR disponsori oleh Tom Lembong. Pengunggah memberikan keterangan sebagai berikut, “Oh ternyata demo 22 Agustus 2024 disponsori oleh Tom lembong, Bos Timah 271 triliun”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari Kumparan, Mantan Menteri Perdagangan, Thomas Lembong alias Tom Lembong, mengikuti aksi demo Kawal Putusan MK di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis 22 Agustus 2024. Demo ini menolak revisi UU Pilkada yang menganulir putusan MK ihwal Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, khususnya tentang kotroversi ambang batas usia minimal pencalonan kepala daerah. "Saya di sini saat ini berdiri sendiri mewakili diri saya sendiri. Saya tidak berdiri di sini mewakili 01, saya tidak mewakili 02, saya tidak mewakili 03. Tapi berada di depan demi istri dan anak saya, keluarga saya," Ujar Lembong. Sebelumnya, dilansir Tempo, demonstrasi serentak ini terjadi sebagai respons terhadap keputusan panitia kerja (panja) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI yang membatalkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada). Para pengunjuk rasa menuntut agar DPR tidak mengabaikan putusan MK mengenai ambang batas syarat pencalonan kepala daerah.

Hoaks
08 Sep 2024
Sebuah video yang beredar di TikTok menyebutkan bahwa Prabowo membagikan sejumlah uang dengan nominal yang berbeda-beda berdasarkan kategori tertentu. Dalam unggahan tersebut juga disertai narasi yang berbunyi, "semoga bisa meringankan keluarga kurang mampu." Namun, setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa informasi ini adalah hoaks.   Akun TikTok yang mengunggah informasi tersebut menggunakan username @mbakastuti03, dan akun ini diketahui sering memposting konten serupa yang menyebarkan informasi tidak benar. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi dari sumber-sumber yang tidak jelas, serta selalu memeriksa kebenaran suatu informasi sebelum mempercayainya.

Hoaks
07 Sep 2024
Beredar video di media sosial tiktok yang menjelaskan adanya bantuan spesial Hari Kemerdekaan. Dalam unggahan tersebut menampilkan wajah dan suara presiden dengan berbagai macam jenis pilihan bantuan, antara lain: biaya nikah; biaya kuliah; bayar hutang; renovasi rumah; modal usaha. sudah berkeluarga; belum berkeluarga; lansia.   Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks.   Video yang diunggah dalam akun tiktok tersebut adalah hasil rekayasa gambar dan suara, karena video aslinya adalah saat Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Emmeril Kahn Mumtadz, anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Istana Merdeka pada 4 Juni 2022. Untuk mengetahui video versi asli dan lengkapnya, pernah diunggah oleh akun resmi Sekretariat Kepresidenan di kanal YouTube.

Hoaks
06 Sep 2024
Waspadalah terhadap penipuan yang mengatasnamakan Bansos PKH. Beredar unggahan di media sosial facebook yang menarasikan bahwa terdapat bantuan sosial PKH yang tertaut pada telegram. Pengunggah memberikan keterangan, “ALHAMDULILLAH! Kemensos Tambah Jumlah Penerima Bansos PKH dan BPNT 2024, Segera Buat Pengajuan! ( Masukkan nomor yang telah terdaftar di telegram - kode daftar masuk di telegram )”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari Kompas, calon penerima bansos wajib terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). DTKS adalah adalah data induk yang berisi data pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, penerima bantuan, dan pemberdayaan sosial, serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial. DTKS berfungsi sebagai acuan lembaga-lembaga untuk memberikan bantuan sosial, seperti PKH, sembako, PBI JK, dan sebagainya. Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor desa/kelurahan, atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos di ponsel Android.

Hoaks
05 Sep 2024
Beredar video di media sosial facebook yang memuat tentang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming yang gemakan takbir kepada seorang bayi. Pada unggahan tersebut tampak pria yang mirip dengan Gibran sedang memeluk bayi dan diingatkan oleh seorang wanita untuk mengganti takbir dengan adzan. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Video tersebut identik dengan unggahan oleh akun tiktok @vickyjackson200 dan wajah yang ditampilkan sama sekali tidak mirip dengan Gibran. Jadi konten yang diklaim sebagai Gibran adalah salah. Video tersebut merupakan hasil olah digital berbasis AI.

Hoaks
05 Sep 2024
Beredar video di media sosial tiktok yang menarasikan bahwa Menteri Keuangan, Sri Mulyani berjanji akan membagikan uang Rp. 15 Juta. Dalam video itu, Sri Mulyani mengatakan, untuk mendapat bantuan cukup dengan menyukai dan membagikan video tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Video itu identik dengan unggahan pada media sosial Instagram Sri Mulyani yang menjelaskan tentang agenda pertemuan G20 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil pada Juli 2024. Tidak ditemukan dalam video yang menyatakan bahwa Sri Mulyani akan bagikan Rp. 15 Juta.

Hoaks
04 Sep 2024
Beredar video di media sosial facebook yang menarasikan bahwa video peringatan darurat digunakan sebagai konten judi online. Dalam narasi video disebutkan, “PERINGATAN DARURAT KEPADA MASYARAKAT INDONESIA. JANGAN SKIP VIDEO INI JIKA KALIAN PEDULI TERHADAP NEGARA. DISEBUT DARURAT KARENA BARU SEKARANG MK MENGUMUMKAN BAHWA TIDAK ADA HARAPAN LAGI BAGI RAKYAT UNTUK MENANG.” Lalu pengunggah menyisipkan konten judi online dengan tajuk, “Hanya Hotwin 88 yang bisa bikin rakyat menang”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari CNN, Potongan video tersebut digunakan oleh publik sebagai bentuk perlawanan kepada DPR yang terlanjur menyepakati RUU Pilkada, pada Rabu 21 Agustus 2024. Perlawanan itu dilakukan sebagai bentuk akumulasi kemarahan publik lantaran RUU Pilkada yang disepakati oleh Baleg DPR dinilai bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi nomor 60/PUU-XXII/2024 dan 70/PUU-XXII/2024. Hal itu lantaran RUU Pilkada tersebut dinilai tidak sepenuhnya mengakomodasi putusan dari MK, termasuk soal batas usia minimal calon gubernur dan wakil gubernur di Pasal 7. Jadi tidak ada kaitannya antara video peringatan darurat dengan promosi judi online

Hoaks
03 Sep 2024
Sebuah unggahan di media sosial X/Twitter menyebarkan informasi bahwa Wakil Presiden Terpilih, Gibran Rakabuming Raka ditangkap oleh kepolisian karena ditemukan menggunakan narkoba di area Pantai Indah Kapuk (PIK). Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah hoaks. Hingga saat verifikasi ini dibuat tidak ada pemberitaan terkait penangkapan Gibran memakai narkoba. Diketahui menurut laporan dari tvonenews.com, Gibran Rakabuming Raka saat ini berada di Provinsi Jawa Tengah untuk mendampingi Ahmad Luthfi-Taj Yasin dalam pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah (Pilkada Jateng) ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu, 28 Agustus 2024.

Hoaks
03 Sep 2024
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menarasikan bahwa ada sebuah anak berusia 12 Tahun kecanduan main slot. Unggahan tersebut disertakan gambar anak dan keterangan sebuah situs judi online “Marjan 898”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Video itu identik dengan unggahan pada kanal youtube iNews TV berjudul, “Vicko, Bocah yang Alami Kecanduan Gadget hingga Mata Memerah - SIS 25/07”. Narasi yang menyebut anak tersebut kecanduan main judi online salah.

Hoaks
02 Sep 2024
Beredar video di media sosial facebook yang menarasikan bahwa Najwa Shihab dan AA Gym mempromosikan obat prostatitis. Keterangan Najwa dalam video itu yakni: “Dalam edisi ini kami membahas tentang terobosan baru dalam dunia kedokteran, obat baru untuk prostatitis yang disebut prostanore, yang diciptakan oleh pakar dan pendakwa Islam Abdullah Gymnastiar. Obat ini telah membantu banyak pria di Indonesia untuk memulihkan fungsi prostat dan kembali ke kehidupan seksual yang aktif. Doktor Abdullah Gymnastiar, Benarkah demikian…..”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Video yang digunakan oleh pengunggah identik dengan video yang Najwa pada unggahan kanal YouTube Direktorat SMA yang diunggah pada 1 Agustus 2019. Sedangkan video yang digunakan untuk AA Gym ada pada kanal kanal YouTube Salingsapa Tv berjudul "Perbanyak Do'a Agar Memiliki Hati Yang Bersih | Kh. Abdullah Gymnastiar" pada 19 Mei 2023. Kedua video tersebut disunting menggunakan teknologi AI berbasis video dan suara. Klaim bahwa keduanya promosikan obat prostatitis adalah hoaks.

Hoaks
02 Sep 2024
Beredar informasi di TikTok yang menyebutkan mulai 1 September 2024 Pertalite tidak dijual lagi di SPBU Pertamina. Informasi tersebut diunggah pada 30 Agustus 2024 dengan menggunakan cuplikan headline berita online dengan keterangan “Pertalite tidak akan dijual lagi per 1 September”. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah hoaks. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penyaluran Pertalite akan terus dilakukan sesuai dengan penugasan pemerintah, tanpa rencana penghentian pada 1 September 2024. Mereka mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh berita hoaks, dan memastikan bahwa distribusi Pertalite akan berlanjut sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Hoaks
01 Sep 2024
Beredar sebuah cuplikan layar yang mencatut nama media CNN. Dalam visual tampak judul, “Jokowi GERAM: Saya Menantang Mahasiswa yang Demo Hari ini, Mau ngk Kalian Demo untuk Mengesahkan UU Hukum Mati Bagi Koruptor”. Berita tersebut tertanggal 22 Agustus 2024 pukul 15.20 WIB. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Tangkapan layar tersebut merupakan hasil rekayasa digital. Foto yang digunakan berasal dari artikel CNN yang berjudul, "Refleksi ICW 2019: Jokowi-DPR Sponsor Utama Kehancuran KPK" edisi 29 Desember 2019.”

Hoaks
30 Aug 2024
Beredar pesan berantai di WhatsApp yang menyebutkan air pare panas dapat membunuh sel kanker. Dalam pesan tersebut tertulis cara membuat hingga klaim pare dapat mengobati kanker dengan mematikan sel-sel jahat tumor. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah hoaks. Menurut dokter gizi medis Karina Anastasya, klaim bahwa air rebusan pare dapat menyembuhkan kanker tidak memiliki dasar ilmiah. Penelitian memang menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa dengan sifat anti kanker, namun senyawa tersebut diperoleh dari ekstrak pare yang diproses secara khusus, bukan dari air rebusan pare yang biasa dikonsumsi. Oleh karena itu, mengandalkan air rebusan pare sebagai pengobatan kanker tidak dianjurkan karena efektivitasnya belum terbukti. Lebih lanjut, penggunaan ekstrak pare sebagai terapi juga memerlukan pengawasan medis dan tidak dapat dijadikan pengganti perawatan kanker yang sudah terbukti secara klinis.

Hoaks
27 Aug 2024
Beredar unggahan di media sosial berupa tangkapan layar (screen shoot) artikel di facebook. Dalam gambar tersebut tampak judul berita : “Warga Dayak Sebut: Peserta Paskibraka Hanya Melepas Jilbab, bukan lepas Celana, Jadi Tidak Usah di Perdebatkan”, kemudian ada logo portal berita online Tribun News, dan disebutkan tanggal berita adalah Minggu, 15 Agustus 2014 Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Tidak ditemukan adanya artikel yang mencatut komentar Warga Dayak tentang persoalan jilbab di laman Tribunnews. Setelah dilakukan pencarian, foto tersebut identik dengan artikel tribunnews yang terbit pada tanggal 15 Juni 2014 berjudul, “Warga Dayak Dukung Jokowi-JK”.

Hoaks