Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

15 Sep 2024
Beredar berita dari mediajatim.com yang memuat tentang adanya kelangkaan solar di Sumenep Madura. Kelangkaan solar tersebut mengakibatkan antrean panjang di SPBU. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dari keterangan seorang supir truk asal Kecamatan Batu Putih menyebutkan bahwa dirinya mengantre cukup lama dan terkadang sampai tidak kebagian solar karena stok habis. Pengawas SPBU 54.694.08 Kecamatan Batuan Moh. Farid menjelaskan bahwa penyebab antrean panjang di SPBU karena pengaruh SPBU lain di sekitarnya. Sebelumnya, terdapat pemberitaan dari Kabar Madura pada 5 September 2024. Menyikapi adanya kelangkaan Solar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tidak dapat berbuat banyak, namun sudah melakukan pelaporan ke pihak pertamina. Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar, persoalan yang menjadi salah satu sebab adanya kelangkaan BBM jenis solar, utamanya disebabkan mayoritas SPBU melakukan penjualan yang berlebihan. Ada dugaan praktik pembelian menggunakan jeriken sehingga solar menjadi langka. Hal tersebut menjadi bahan utama pelaporan kepada pihak Pertamina sebagai penanggung jawab dalam praktik tersebut. Rata-rata konsumsi pertalite per bulan ini biasanya sudah di atas angka 70 persen. Dengan rata-rata kuota solar 34.073 KL.

Fakta
14 Sep 2024
Beredar sebuah video di media sosial tiktok yang menjelaskan bahwa terdapat kereta gantung di pos 3 pendakian Gunung Rinjani. Pengunggah tidak memberikan konteks apapun dalam video selain keterangan, “Pos 3 Rinjani” dalam unggahannya. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Unggahan itu menimbulkan banyak pro dan kontra masyarakat terkait adanya kereta gantung yang diklaim ada di “Pos 3 Rinjani” tersebut. Dari hasil pencarian, lokasi pengunggah bukan di Pos 3 Rinjani melainkan identik dengan foto di Chimgan, Uzbekistan dengan judul foto, “Photo of Cabin at the top station of the cable car of the ski” melalui shutterstock.

Hoaks
14 Sep 2024
Beredar video di media sosial tiktok yang menjelaskan bahwa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 resmi diperpanjang. Unggahan tersebut menyebutkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperpanjang masa pendaftaran hingga 10 September 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Badan Kepegawaian Negara melalui surat pengumuman Nomor: 02/PANPEL.BKN/CPNS/IX/2024 menyebutkan bahwa masa pendaftaran CPNS 2024 yakni dimulai 20 Agustus s.d. 10 September 2024. Sebelumnya, masa pendaftaran ditutup pada 6 September 2024.

Fakta
13 Sep 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang Pendaftar CPNS 2024 yang akhirnya diperbolehkan menggunakan materai tempel. Sebelumnya, sebagai syarat pendaftaran diwajibkan untuk membubuhkan E-Materai. Dari keterangan pengunggah, saat ini materai tempel diperbolehkan untuk digunakan mendaftar CPNS 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Melalui instagram resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), mulai 5 September 2024 pukul 20.00 WIB diperbolehkan menggunakan materai tempel. BKN menghimbau untuk peserta CPNS yang menggunakan materai palsu atau materai yang sudah digunakan mengakibatkan TMS (Tidak Memenuhi Syarat) Seleksi Administrasi.

Fakta
13 Sep 2024
Beredar unggahan video di TikTok yang mengatasnamakan Ridwan Kamil, berisi klaim pemberian santunan sebesar 20 juta rupiah kepada janda pengangguran, ibu rumah tangga, atau lansia. Syaratnya hanya mengikuti, menyukai, dan membagikan konten tersebut, dan santunan akan dikirim melalui rekening. Berdasarkan hasil analisis, informasi ini adalah hoaks. Konten tersebut menggunakan salah satu foto Ridwan Kamil yang beredar di internet, lalu dimanipulasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Akun resmi Ridwan Kamil hanya @ridwankamil.official, yang memiliki tanda centang biru dan 2,5 juta pengikut pada saat verifikasi ini dilakukan.

Hoaks
12 Sep 2024
Sebuah unggahan di TikTok menampilkan video yang memperlihatkan sekelompok orang yang menangkap seekor ikan dengan penampilan aneh, seolah memiliki kaki. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa ikan tersebut ditemukan saat seseorang sedang memancing di Probolinggo. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah disinformasi. Video tersebut sebenarnya adalah rekaman lama yang pernah viral di Facebook pada tahun 2016. Menurut artikel dari news.com.au, video ini pertama kali diunggah oleh situs LiveLeak pada tahun yang sama. Ikan yang tampak seolah memiliki kaki tersebut ditemukan oleh seorang pemancing di perairan negara Thailand. Berdasarkan informasi yang disertakan, ikan tersebut diyakini sebagai ikan Batfish, spesies tropis dengan tubuh pipih dan mata bulat yang menonjol.

Disinformasi
12 Sep 2024
Beredar sebuah unggahan di media sosial tiktok yang memuat informasi tentang adanya E-Materai yang habis di beberapa website yang menjual e-materai. Pengunggah menuliskan keterangan bahwa E-Materai menjadi salah satu syarat pendaftaran CPNS 2024. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Dari hasil penelusuran tim verifikator pada 5 September 2024, pada web Skill Academy tertera bahwa E-Materai habis dan pengguna bisa melakukan pengecekan secara berkala untuk mengetahui ketersediaan. Begitu juga dengan website lain penyedia E-Materai turut menginformasikan habis dan beberapa tautan tidak dapat diakses. Dari keterangan resmi instagram resmi PERURI, hal tersebut dikarenakan adanya lonjakan antrian akses E-Materai baik di website milik PERURI ataupun mitra penyedia E-Materai. “Melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir menjelang penutupan pendaftaran CASN, website layanan e-meterai mengalami lonjakan penggunaan yang mengakibatkan adanya antrian yang cukup panjang bagi pengguna yang ingin mengakses layanan e-meterai. Hal ini mengakibatkan perlambatan pelayanan e-meterai melalui website dimaksud.” Tulis PERURI. Saat ini PERURI sedang melakukan upaya terbaik untuk memulihkan kualitas layanan agar website materai elektronik dapat berfungsi secara penuh kembali oleh seluruh pelamar Calon Aparatur Sipil Negara 2024.

Fakta
11 Sep 2024
Beredar unggahan oleh akun @salisah.f.h di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa Prabowo Subianto akan memenjarakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang sengaja menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Namun, setelah ditelusuri, informasi tersebut terbukti sebagai hoaks. Unggahan tersebut merupakan manipulasi dari artikel cek fakta yang telah dipublikasikan. Artikel tersebut diterbitkan oleh Mafindo dengan judul “[SALAH] Prabowo Akan Penjarakan Anggota DPR yang Sengaja Tolak Pengesahan RUU Perampasan Aset.”

Hoaks
11 Sep 2024
Beredar informasi terkait pembukaan Perguruan Tinggi Negeri di Ibu Kota Nusantara (IKN). Informasi tersebut beredar di X dan juga TikTok dengan keterangan bahwa Unesa akan menjadi PTN Pertama yang membuka kampus baru di IKN. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh rektor Universitas Negeri Surabaya, Nurhasan. Diketahui, Unesa sudah disiapkan lahan sekitar 4 hektar untuk investasi dan mengelola pendidikan. Lokasi yang direncanakan sebagai kawasan kampus Unesa berjarak sekitar 3,5 km dari lokasi upacara HUT-79 RI.

Fakta
10 Sep 2024
Beredar informasi yang menyebutkan Surabaya bakal punya transportasi taksi air. Informasi tersebut diunggah akun TikTok yaitu @andygondowijoyo dengan keterangan “Surabaya bakal punya taksi air, yang rumahnya di Surabaya Pusat, kerja di perak bisa naik kapal sampai rumah pompa Petekan, gimana menurut dulur-dulur?” Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur akan mengembangkan transportasi air untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi juga telah berdiskusi dengan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya terkait pengembangan Taksi Air dan mendapat dukungan dari Lantamal V Surabaya. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, Pengembangan transportasi perairan telah masuk dalam Perda Kota Surabaya No 12 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Surabaya dan Perda Kota Surabaya No. 8 Tahun 2018 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kota Surabaya yang diintegrasikan dengan wisata transportasi air.

Fakta
10 Sep 2024
Beredar informasi di TikTok yang menampilkan foto rontgen dengan bayangan menyerupai kecoa di bagian dada. Dalam keterangannya disebutkan bahwa hasil rontgen tersebut berasal dari seorang pasien di sebuah rumah sakit di India, yang kemudian dikonfirmasi ke Singapura. Juga tertulis bahwa dokter di Singapura menyatakan tidak ada kecoa di dada pasien, melainkan kecoa tersebut berasal dari mesin rontgen di rumah sakit asal. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah hoaks. Postingan asli berasal dari unggahan dalam bahasa Marathi yang digunakan di wilayah selatan India. Dalam unggahan tersebut, diklaim bahwa gambar rontgen berasal dari seorang pasien di Kolhapur, India. Namun, setelah diverifikasi oleh pemeriksa fakta dari Fact Crescendo, ternyata tidak ada kejadian seperti itu di Kolhapur. Foto yang menunjukkan kecoa tersebut juga terungkap sebagai hasil manipulasi. Rontgen aslinya sebenarnya diambil dari situs Radlines.org, yang merupakan sumber terbuka untuk ahli radiologi internasional, dan gambar kecoa ditambahkan secara digital di bagian dada sebelah kiri.

Hoaks
09 Sep 2024
Beredar unggahan di media sosial Facebook pada 21 Juli 2024 menyebutkan bahwa Argentina telah menerbitkan mata uang kertas dengan gambar Lionel Messi. Foto tersebut menyertakan narasi yang mengatakan, “Argentina mengeluarkan mata uang yang bergambar wajah Lionel Messi dan skuad timnas Argentina ketika selebrasi mengangkat Piala Dunia.” Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari bcra.gob.ar bahwa Bank Sentral Argentina (BCRA) tersebut mengumumkan bahwa Argentina memperkenalkan desain baru untuk mata uang kertasnya. Desain baru ini akan menampilkan tokoh-tokoh sejarah penting dari Argentina, baik pahlawan wanita maupun pria, sebagai bagian dari upaya untuk merayakan dan mengingat kontribusi mereka dalam sejarah negara. Mata uang kertas yang lama akan digantikan dengan yang baru yang menampilkan gambar-gambar pahlawan sejarah seperti Juana Azurduy, Manuel Belgrano, dan lainnya. Pada uang pecahan ARS1000, menampilkan sosok José de San Martín yang dikenal sebagai “Father of the Nation and the Liberator.”

Hoaks
09 Sep 2024
Beredar cuitan di media sosial x yang menerangkan bahwa demo di depan gedung DPR disponsori oleh Tom Lembong. Pengunggah memberikan keterangan sebagai berikut, “Oh ternyata demo 22 Agustus 2024 disponsori oleh Tom lembong, Bos Timah 271 triliun”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari Kumparan, Mantan Menteri Perdagangan, Thomas Lembong alias Tom Lembong, mengikuti aksi demo Kawal Putusan MK di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis 22 Agustus 2024. Demo ini menolak revisi UU Pilkada yang menganulir putusan MK ihwal Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, khususnya tentang kotroversi ambang batas usia minimal pencalonan kepala daerah. "Saya di sini saat ini berdiri sendiri mewakili diri saya sendiri. Saya tidak berdiri di sini mewakili 01, saya tidak mewakili 02, saya tidak mewakili 03. Tapi berada di depan demi istri dan anak saya, keluarga saya," Ujar Lembong. Sebelumnya, dilansir Tempo, demonstrasi serentak ini terjadi sebagai respons terhadap keputusan panitia kerja (panja) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI yang membatalkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada). Para pengunjuk rasa menuntut agar DPR tidak mengabaikan putusan MK mengenai ambang batas syarat pencalonan kepala daerah.

Hoaks
08 Sep 2024
Sebuah video yang beredar di TikTok menyebutkan bahwa Prabowo membagikan sejumlah uang dengan nominal yang berbeda-beda berdasarkan kategori tertentu. Dalam unggahan tersebut juga disertai narasi yang berbunyi, "semoga bisa meringankan keluarga kurang mampu." Namun, setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa informasi ini adalah hoaks.   Akun TikTok yang mengunggah informasi tersebut menggunakan username @mbakastuti03, dan akun ini diketahui sering memposting konten serupa yang menyebarkan informasi tidak benar. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi dari sumber-sumber yang tidak jelas, serta selalu memeriksa kebenaran suatu informasi sebelum mempercayainya.

Hoaks
08 Sep 2024
Beredar sebuah berita di sosial media TikTok yang menyebutkan pengelolaan Kalimantan akan diserahkan ke China selama 190 tahun. Dalam unggahannya juga menampilkan narasi PKM = Pelepasan Pulau Kalimantan? Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah disinformasi.  Dari hasil penelusuran tidak ada pemberitaan yang menuliskan Kalimantan akan diserahkan kepada China selama 190 tahun.  Namun, ada pemberitaan terkait Hak Guna Usaha [HGU] yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo selama 190 tahun.  Hak guna usaha untuk jangka waktu paling lama 95 tahun melalui satu siklus pertama dan dapat dilakukan pemberian kembali untuk satu siklus kedua dengan jangka waktu paling lama 95 tahun berdasarkan kriteria dan tahapan evaluasi. Pemberian Hak Guna Usaha (HGU) hingga 190 tahun juga diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 12 Tahun 2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di Ibu Kota Nusantara, yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 6 Maret 2023.

Disinformasi
07 Sep 2024
Beredar sebuah video yang menjelaskan bahwa terdapat tudung mesin mobil yang melembung akibat suhu panas di China. Terlihat dalam video terdapat beberapa mobil yang mengalami kejadian serupa.   Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah Disinformasi. Video serupa diunggah oleh akun youtube LuxuryCarRepair, yang melambung adalah pelindung film bodi mobil, bukan lapisan besi tudung mobil. Video itu menunjukkan bagaimana cara melepas pelindung film tersebut. LAdibble melalui akun facebooknya juga turut mengunggah video tentang cara melepas film tersebut dengan judul, “Bubble method to remove car wrap”.

Disinformasi
07 Sep 2024
Beredar video di media sosial tiktok yang menjelaskan adanya bantuan spesial Hari Kemerdekaan. Dalam unggahan tersebut menampilkan wajah dan suara presiden dengan berbagai macam jenis pilihan bantuan, antara lain: biaya nikah; biaya kuliah; bayar hutang; renovasi rumah; modal usaha. sudah berkeluarga; belum berkeluarga; lansia.   Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks.   Video yang diunggah dalam akun tiktok tersebut adalah hasil rekayasa gambar dan suara, karena video aslinya adalah saat Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Emmeril Kahn Mumtadz, anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Istana Merdeka pada 4 Juni 2022. Untuk mengetahui video versi asli dan lengkapnya, pernah diunggah oleh akun resmi Sekretariat Kepresidenan di kanal YouTube.

Hoaks
06 Sep 2024
Waspadalah terhadap penipuan yang mengatasnamakan Bansos PKH. Beredar unggahan di media sosial facebook yang menarasikan bahwa terdapat bantuan sosial PKH yang tertaut pada telegram. Pengunggah memberikan keterangan, “ALHAMDULILLAH! Kemensos Tambah Jumlah Penerima Bansos PKH dan BPNT 2024, Segera Buat Pengajuan! ( Masukkan nomor yang telah terdaftar di telegram - kode daftar masuk di telegram )”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari Kompas, calon penerima bansos wajib terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). DTKS adalah adalah data induk yang berisi data pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, penerima bantuan, dan pemberdayaan sosial, serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial. DTKS berfungsi sebagai acuan lembaga-lembaga untuk memberikan bantuan sosial, seperti PKH, sembako, PBI JK, dan sebagainya. Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor desa/kelurahan, atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos di ponsel Android.

Hoaks
06 Sep 2024
Beredar informasi terkait imbas perang dan boikot produk Israel yang membuat 46.000 bisnis di Israel mengalami kebangkrutan. Informasi tersebut pertama kali disebarkan pada 19 Juli 2024 melalui Instagram. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Media nasional Tempo.co mengutip data dari perusahaan Coface Bdi, yaitu sejak awal perang Israel di Gaza, 46.000 bisnis di Israel bangkrut. Menurut Yoel Amir, CEO Coface Bdi, angka kebangkrutan mencakup berbagai sektor. Bahkan sekitar 77% dari 46.000 bisnis yang tutup sejak awal perang adalah usaha kecil dengan hingga lima karyawan, yaitu sekitar 35.000 bisnis. Media Israel melaporkan, mengutip peringkat risiko Coface Bdi, bahwa sektor industri yang paling rentan adalah konstruksi dan sektor terkait seperti keramik, pendingin ruangan, aluminium, dan bahan bangunan. Industri pariwisata juga terpukul keras akibat hampir tidak adanya turis asing dan kondisi lokasi yang menyerupai zona pertempuran. Sektor pertanian menghadapi kekurangan tenaga kerja karena terletak di daerah konflik. Penutupan bisnis berdampak pada pelanggan, pemasok, dan ekosistem mereka. Penurunan aktivitas yang signifikan tercatat di berbagai sektor, dengan survei menunjukkan bahwa sekitar 56% manajer melaporkan penurunan aktivitas sejak perang dimulai. Rincian dampak menunjukkan sektor konstruksi terdampak 27%, jasa 19%, industri dan pertanian 17%, perdagangan 12%, serta teknologi tinggi 11%. Sektor makanan dan minuman hanya terpengaruh sekitar 6%. Diperkirakan sekitar 60.000 bisnis akan tutup pada akhir tahun 2024. Tantangan yang dihadapi termasuk kekurangan tenaga kerja, penurunan penjualan, biaya tinggi, masalah logistik, kekurangan bahan baku, dan gangguan rantai pasokan.

Fakta
05 Sep 2024
Beredar video di media sosial facebook yang memuat tentang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming yang gemakan takbir kepada seorang bayi. Pada unggahan tersebut tampak pria yang mirip dengan Gibran sedang memeluk bayi dan diingatkan oleh seorang wanita untuk mengganti takbir dengan adzan. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Video tersebut identik dengan unggahan oleh akun tiktok @vickyjackson200 dan wajah yang ditampilkan sama sekali tidak mirip dengan Gibran. Jadi konten yang diklaim sebagai Gibran adalah salah. Video tersebut merupakan hasil olah digital berbasis AI.

Hoaks
05 Sep 2024
Beredar video di media sosial tiktok yang menarasikan bahwa Menteri Keuangan, Sri Mulyani berjanji akan membagikan uang Rp. 15 Juta. Dalam video itu, Sri Mulyani mengatakan, untuk mendapat bantuan cukup dengan menyukai dan membagikan video tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Video itu identik dengan unggahan pada media sosial Instagram Sri Mulyani yang menjelaskan tentang agenda pertemuan G20 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil pada Juli 2024. Tidak ditemukan dalam video yang menyatakan bahwa Sri Mulyani akan bagikan Rp. 15 Juta.

Hoaks