Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

22 Oct 2024
Beredar unggahan video di TikTok yang mengatasnamakan Inul Daratista berisi klaim pemberian sebesar 40 juta rupiah kepada orang yang sudah menyukai, membagikan, dan mengikuti akun dan postingan tersebut. Berdasarkan hasil analisis, informasi ini adalah hoaks. Konten tersebut menggunakan salah satu foto Inul Daratista yang beredar di Internet dan dimanipulasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Hoaks
22 Oct 2024
Sebuah video beredar di TikTok yang mengklaim bahwa paspor milik seorang anak asal Inggris ditolak karena namanya sama dengan karakter di serial *Game of Thrones*. Dalam video tersebut disebutkan bahwa paspor bisa disetujui jika keluarga anak tersebut mendapat izin dari Warner Bros, pemilik hak cipta serial tersebut. Video ini diunggah pada 11 Agustus 2024. Berdasarkan hasil analisis, informasi ini adalah fakta. Penolakan terjadi setelah ibu anak tersebut mengajukan permohonan paspor untuk putrinya yang berusia 6 tahun. Pejabat Imigrasi menginformasikan bahwa sebelum paspor dapat disetujui, harus ada surat persetujuan dari Warner Bros, pemilik merek dagang atas nama karakter Khaleesi dari *Game of Thrones*. Paspor tersebut akhirnya disetujui setelah keluarga Khaleesi mendapatkan nasihat hukum dan menemukan bahwa meskipun Warner Bros memiliki merek dagang untuk *Game of Thrones*, hal tersebut tidak berlaku untuk nama seseorang. Informasi ini kemudian dikirimkan ke Kantor Paspor untuk menyelesaikan masalah.

Fakta
21 Oct 2024
Beredar unggahan di Facebook yang mengklaim ada sekelompok pemuda yang berpura-pura menjadi mahasiswa dari Kalimantan dengan tujuan menyebarkan virus HIV melalui pengambilan sampel darah. Unggahan tersebut menggunakan bahasa Jawa untuk memperingatkan warga dan meminta untuk menyebarkannya ke grup RT. “Assalamualaikum, iki enek informasi nek onok sekelompok mahasiswa soko Kalimantan ngider neng omah-omahe uwong, kuwi njaluk sampel darah, kuwi ngono nyebarno virus AIDS lewat jarum. Dadi tulung sampean share nang grup RT, ndang disampekno tenanan. Iki maeng wes teko Kendal Sidodadi digoleki polisi langsung ngilang” Berdasarkan hasil analisis, unggahan tersebut adalah hoaks. Sebelumnya, kabar tersebut beredar di wilayah Bojonegoro dan pihak kepolisian setempat telah mengamankan pelaku. Sebelumnya, pelaku mendapatkan informasi dari grup luar Bojonegoro, namun dengan sengaja membuat rekaman ulang yang seolah-olah kejadian tersebut terjadi di Bojonegoro.

Hoaks
21 Oct 2024
Terdapat proposal penarikan dana yang berisi informasi terkait pencairan uang hadiah yang telah dikirimkan. Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa uang hadiah hanya dapat dicek atau ditarik setelah memenuhi syarat dan ketentuan dari Bank Indonesia, yaitu dengan menyetujui pembayaran biaya penggantian tanda tangan penarikan sebesar 1,5 juta rupiah. Surat tersebut juga ditandatangani oleh Mira Hayati dan Prabowo Subianto. Namun, hasil analisis menunjukkan bahwa surat ini adalah hoaks. Sebagai bank sentral, Bank Indonesia tidak melakukan kegiatan seperti bank umum, termasuk pengurusan penarikan dana hadiah.

Hoaks
20 Oct 2024
Beredar unggahan video di TikTok yang mengatasnamakan Megawati berisi klaim pemberian sebesar 20 juta rupiah kepada ibu rumah tangga atau lansia yang sudah menyukai dan membagikan postingan tersebut. Berdasarkan hasil analisis, informasi ini adalah hoaks. Konten tersebut menggunakan salah satu video Megawati yang beredar di Internet dan dimanipulasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Hoaks
20 Oct 2024
Beredar unggahan di TikTok yang menampilkan video seorang wisatawan yang terseret ombak di Pantai Kedung Tumpang, Tulungagung. Video tersebut beredar pada 13 Oktober 2024. Berdasarkan hasil analisis, video tersebut adalah fakta. Video tersebut menampilkan seorang korban yang terlihat tak bergerak, dalam posisi tengkurap, dan terombang-ambing di tengah ombak laut yang deras. Kapolres Tulungagung, AKBP Taat Resdi, melalui Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto, mengkonfirmasi adanya laporan terkait wisatawan yang terseret ombak di Pantai Kedung Tumpang. Korban diidentifikasi sebagai Roni Joshua, 20 tahun, warga asal Sumatera Utara. Hingga tanggal 17 Oktober 2024, korban belum ditemukan.

Fakta
19 Oct 2024
Beredar informasi di media sosial X yang menyebut dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Pratu Eggy Arifyanto, dan Praka Nofrian Syah Putra ditembak Israel. Informasi tersebut disebarkan pada 11 Oktober 2024. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Hariyanto, mengungkapkan bahwa dua prajurit TNI yang bertugas dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) terluka akibat tembakan dari militer Israel (IDF). Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 10 Oktober 2024, di Menara Pengamatan Naqoura saat IDF sedang bertempur dengan Hizbullah. Akibat serangan tersebut, Prajurit Satu (Pratu) Eggy Arifiyanto dan Prajurit Kepala (Praka) Nofrian Syah Putra mengalami luka

Fakta
19 Oct 2024
Beredar unggahan di X yang menginformasikan tentang seorang turis asal Amerika Serikat yang hilang di perairan Maluku dan jasadnya ditemukan di dalam perut hiu. Unggahan ini disebarkan pada 10 Oktober 2024. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Korban ditemukan dalam kondisi tewas di dalam perut hiu oleh nelayan asal Timor Leste pada Minggu, 6 Oktober 2024. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhammad Arafah, menduga korban dimangsa hiu saat sedang menyelam di perairan Pulau Reong pada Kamis, 26 September 2024. Hiu yang memangsa korban kemudian membawa jasadnya hingga ke perairan Timor Leste. Suami korban telah mengidentifikasi jasad yang ditemukan melalui pakaian renang yang ditemukan di dalam perut hiu.

Fakta
18 Oct 2024
Beredar informasi yang menyebutkan bahwa paket hemas beras saset 200 gram resmi diluncurkan. Informasi tersebut beredar di Facebook pada 30 September 2024 dengan keterangan “Resmi rilis beras Sachet 200 gram paket hemat harga terjangkau.” Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut mengandung disinformasi. Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rachi Widiriani, mengatakan beras saset 200 gram merupakan produk lama yang saat ini sudah tidak diproduksi. Bapanas juga tidak memiliki program menyertakan beras kemasan saset. Manajer Humas dan Kelembagaan Perum Bulog, Tomo Wijaya juga mengatakan, beras kemasan saset tersebut pertama kali diluncurkan oleh Perum Bulog pada 2018 dan pihaknya saat ini tidak lagi mengeluarkan produk beras dalam kemasan saset.

Disinformasi
18 Oct 2024
Beredar informasi yang menyebutkan terjadi gempa di Barat Daya Kabupaten Gresik dengan magnitudo 2,5 pada 8 Oktober 2024 pukul 20.17 WIB. Informasi tersebut disebarkan oleh akun TikTok Info Jawa Timur. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, informasi tersebut telah dikonfirmasi secara resmi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, Provinsi Jawa Timur. Dalam unggahan di akun Instagram resmi, @infobmkgjuanda, pada tanggal 8 Oktober 2024,

Fakta
17 Oct 2024
Beredar cuplikan video di TikTok yang menginformasikan Hongkong sedang menarik produk Mie Sedaap. Video tersebut disebarkan pada 7 Oktober 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah disinformasi. Benar bahwa Mie Sedap pernah ditarik dilarang beredar dan harus ditarik di pasar Hongkong. Namun, hal ini terjadi pada 27 September 2022. Alasan penarikan karena adanya dugaan penggunaan zat karsinogenik pada salah satu varian produk Mie Sedap. Pasca kejadian tersebut, pihak Mie Sedap telah melakukan upaya mitigasi yang diperlukan dan menjamin keamanan produk-produk lain yang beredar di masyarakat. Sementara itu, video yang dicuplik oleh unggahan Tik Tok pada 7 Oktober lalu merupakan video dari Kompas TV Banjarmasin yang telah diunggah pada 30 September 2022.

Disinformasi
17 Oct 2024
Beredar kabar di TikTok yang menyebutkan bahwa kebun binatang di China mengelabui pengunjung dengan mengecat anjing menyerupai panda. Informasi tersebut disebarkan pada 5 Oktober 2024. Dalam keterangannya, peristiwa ini terjadi di Kebun Binatang Shanwei. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh para pengunjung Kebun Binatang Shanwei yang memperhatikan panda tersebut terengah-engah dan menggonggong. Akhirnya, pihak pengelola kebun binatang mengakui bahwa mereka telah mengecat dua ekor anjing Chow Chow, sejenis anjing berbulu halus asal China utara, dengan pola hitam-putih seperti panda.

Fakta
16 Oct 2024
Beredar informasi berisi draft susunan kabinet Prabowo-Gibran 2024-2029 di media sosial TikTok pada 6 Oktober 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut hoaks, mengingat hingga saat ini belum ada pemberitaan resmi atau pernyataan dari pihak berwenang mengenai susunan kabinet. Melansir kompas.com, Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta (Pemilih Muda) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Rahayu Saraswati, menyatakan bahwa semua bocoran mengenai susunan kabinet menteri Prabowo-Gibran adalah hoaks.

Hoaks
16 Oct 2024
Beredar unggahan video di TikTok yang mengatasnamakan Desy Ratnasari yang membagikan uang sebesar 20 juta kepada orang yang sudah mengikuti akun dan membagikan video tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks Konten tersebut menggunakan salah satu foto Desy Ratnasari yang beredar di internet yang lalu dimanipulasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Hoaks
15 Oct 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang menarasikan bahwa salah satu paslon menggunakan feeder atau kendaraan milik Pemkot Madiun saat berkampanye. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah disinformasi. Dilansir dari Radar Madiun, Komisioner Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Madiun Novery Wahyu Hidayat menjelaskan pihaknya sudah melakukan penelusuran, informasi awal dari salah satu pihak menganggap minibus tersebut aset pemkot. Hasilnya, Bawaslu menemukan jawaban bahwa feeder tersebut merupakan milik pribadi dan bukan bagian aset pemkot. Ketua Tim Pemenangan Paslon Maidi-F Bagus Panuntun (Madiun) Widodo Ponco Putro memastikan feeder yang dituduhkan bukan aset daerah. Melainkan milik pribadi. Pun pihaknya dapat memastikan keabsahan dokumen kepemilikan kendaraan. Baik itu berupa STNK maupun BPKB. Widodo merasa tak keberatan jika Bawaslu hendak melakukan klarifikasi hingga meminta bukti dukung kepemilikan feeder itu kepada BKAD.

Disinformasi
15 Oct 2024
Beredar video yang menyebutkan warga Lamongan menemukan goa di bawah tanah saat penggalian sumur. Video tersebut beredar pada 5 Oktober 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Goa tersebut ditemukan saat proses penggalian sumur di Dusun Sidowayah, Desa Lawangan Agung, Lamongan pada Rabu, 2 Oktober 2024. Goa tersebut ditemukan pada kedalaman lima meter hingga enam meter di rumah Supranoto.

Fakta
15 Oct 2024
Beredar pesan berantai yang menjelaskan bahwa terdapat modus perampokan menggunakan obat bius yang disamarkan dalam bentuk daun teh. Masyarakat diminta mewaspadai penjual yang menawarkan produk teh. Sebab, daun teh yang ditawarkan mengandung obat bius. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Isu tersebut sudah muncul sejak tahun 2012. Dilansir dari Antara, narasi yang sama pernah beredar di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 2012. Isu itu beredar melalui pesan singkat (SMS) dan mengatasnamakan Polda Bali. Namun, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kota Mataram, H Lalu Junaidi, membantah narasi tersebut. Junaidi menyatakan kepada Antara pada tanggal 2 Maret 2012 bahwa isu yang disebarluaskan melalui pesan singkat tersebut sangat menyesatkan. Ia menduga bahwa tindakan ini dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hoaks
15 Oct 2024
Waspadalah jika anda mendapatkan informasi tentang klaim bantuan kuota gratis di medsos. Beredar unggahan di media sosial facebook yang menarasikan bahwa terdapat kumpulan tautan yang mengklaim berikan kuota gratis 30GB. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Tautan yang disebarkan oleh pengunggah mengarah pada tindakan phising. Phishing tidak hanya bisa mencuri data pribadi kita, tetapi juga dimanfaatkan untuk penipuan yang menyebabkan kerugian material. Berikut beberapa situs resmi dari berbagai operator yang dicatut, antara lain: www.telkomsel.com, www.xl.co.id, www.tri.co.id, www.indosatooredoo.com, www.axis.co.id, www.smartfren.com. Tidak ada informasi mengenai pembagian kuota data internet gratis dalam situs resmi operator seluler yang dicatut.

Hoaks
14 Oct 2024
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menyebut bahwa calon ibu atau wanita yang sedang hamil tidak diperbolehkan memakan pisang dempet karena dapat menyebabkan bayi akan terlahir menjadi kembar siam atau kondisi di mana bayi kembar terlahir dengan fisik yang terhubung. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari Kompas, Menurut dr. Indra Adi Susanto, spesialis obgyn dari RSIA Anugerah, tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan konsumsi pisang dempet, baik saat hamil maupun sebelum hamil, dengan kelahiran bayi kembar siam. Penyebab kembar siam adalah faktor biologis yang terjadi pada tahap awal perkembangan embrio, dan tidak dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi.

Hoaks
14 Oct 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang menarasikan terdapat promo gebyar undian Bank BJB Tahun 2024. Akun tersebut membagikan poster dan tautan yang menampilkan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta beberapa pejabat lainnya. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Setelah dilakukan pencarian menggunakan image reverse, poster dalam unggahan tersebut identik dengan poster yang terdapat di laman infobisnis.id. Namun, poster asli tidak berkaitan dengan undian berhadiah, melainkan mengenai seminar nasional tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Judul artikel tersebut, “Yuk Ikuti Bincang Jumat Bisnis Spesial Episode, bank bjb Hadirkan Ahli Bisnis Ekspor Agar UMKM Go Global”.

Hoaks
13 Oct 2024
Waspadalah jika anda mendapatkan pesan giveaway yang mengatasnamakan OJK. Beredar sebuah pesan WhatsApp yang mengeklaim mengatasnamakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan giveaway. Adapun giveaway yang diberikan OJK sebesar Rp75 juta rupiah dengan pungutan biaya sebesar Rp2.950.000. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari akun Instagram resmi @ojk_kediri, OJK tidak pernah mengadakan giveaway atau meminta pembayaran dari masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada. Jika menemui pesan serupa, sebaiknya abaikan atau cek kebenarannya terlebih dahulu melalui telepon OJK di 157 atau WhatsApp di 081157157157.

Hoaks