Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

18 Nov 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang memuat tentang adanya rekrutmen petugas haji 2025. Pengunggah memberikan keterangan, “DIBUKA LOWONGAN PETUGAS HAJI INDONESIA 2025, SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA PENDAFTARAN TERBATAS !!!”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Melalui instagram resmi Kemenag RI, Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan seleksi petugas haji tahun 2025. Hingga saat ini pada 2 Oktober 2024, proses seleksi resmi belum dimulai. Informasi yang benar dan terpercaya hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian Agama atau Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Hoaks
18 Nov 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang memuat tentang klaim bahwa PSSI telah berhasil menjalin kesepakatan untuk menggelar pertandingan antara timnas Indonesia dan Portugal. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dilansir dari bola.net, Anggota Exco PSSI, Arya Sulingga menyebutkan bahwa padatnya jadwal pertandingan internasional, seperti Kualifikasi Piala Dunia dan Piala AFF, menjadi kendala utama dalam mewujudkan beberapa rencana uji coba tahun ini. Arya Sinulingga menyatakan bahwa jadwal Timnas Indonesia sangat padat padat tahun ini, sehingga ia meragukan adanya kesempatan untuk mengundang timnas yang kuat untuk bertanding. Ia menambahkan bahwa mereka akan melihat perkembangan situasi ke depannya, namun jika jadwal tahun depan lebih longgar.

Hoaks
17 Nov 2024
Beredar pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang berisi informasi mengenai pendaftaran dana bantuan sosial melalui sebuah tautan. Pesan tersebut menyebutkan bahwa dana bantuan sosial sebesar dua juta rupiah dapat segera dicairkan. Namun, berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut dipastikan sebagai hoaks. Hingga verifikasi ini dilakukan, tidak ditemukan informasi resmi dari Kementerian Sosial atau dinas terkait mengenai hal tersebut. Sebagai catatan, untuk menjadi penerima bantuan dari Kemensos, seseorang harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). DTKS merupakan data utama yang mencakup individu yang membutuhkan pelayanan kesejahteraan sosial, penerima bantuan dan program pemberdayaan sosial, serta informasi tentang sumber daya kesejahteraan sosial. Data ini digunakan sebagai acuan oleh berbagai lembaga untuk menyalurkan bantuan sosial, seperti PKH, program sembako, PBI JK, dan lainnya. Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara langsung di kantor desa atau kelurahan, atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos pada perangkat Android.

Hoaks
17 Nov 2024
Beredar informasi terkait aturan terbaru November 2024 terkait sertifikat rumah dan tanah tidak berlaku lagi dan akan diganti dengan sertifikat elektronik. Informasi tersebut beredar di TikTok dan aplikasi pesan WhatsApp.    Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut mengandung disinformasi.  Pemerintah, melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN), menegaskan bahwa sertifikat asli tidak akan ditarik terkait peluncuran sertifikat tanah elektronik yang telah diberlakukan sejak tahun 2023 (Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 2023.) Berdasarkan aturan tersebut, untuk pengajuan baru sertifikat tanah, maka akan mendapatkan sertifikat elektronik. Selain itu, pemegang sertifikat tanah cetak (analog) bisa mengajukan pemutakhiran ke bentuk elektronik. Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang, serta Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Virgo Eresta Jaya, menyatakan bahwa penarikan sertifikat tanah asli hanya dilakukan apabila masyarakat secara sukarela datang ke kantor pertanahan untuk mengubah sertifikat analognya menjadi versi elektronik. Adapun informasi di dalam konten yang menyebutan bahwa sertifikat tanah cetak yang ada di rumah menjadi tidak berlaku adalah kesalahan informasi, sebab sertifikat tersebut tetap sah dan berlaku.  

Disinformasi
16 Nov 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang memuat tentang adanya Wakil Bupati Bandung periode 2021-2024 yang juga calon bupati Bandung dalam Pilkada 2024, Sahrul Gunawan bagi-bagi uang Rp. 20 Juta. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Setelah dianalisis menggunakan image reverse, video tersebut identik dengan foto yang diunggah pada artikel liputan6.com. artikel tersebut berjudul, "Penampilan Sahrul Gunawan Saat Jalankan Tugas Jadi Pejabat Publik, Pesonanya Tak Pernah Pudar". Video tersebut merupakan hasil olah digital berbasis AI, sehingga narasi Sahrul bagi-bagi uang adalah hoaks.

Hoaks
16 Nov 2024
Beredar informasi di TikTok yang menarasikan uang pecahan Rp 10.000 tahun emisi 2005 tidak berlaku dan tidak dapat ditukarkan. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa uang kertas pecahan Rp10 ribu tahun emisi 2005 masih sah digunakan sebagai alat pembayaran. Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim, mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tidak ragu menggunakan uang tersebut untuk bertransaksi.

Hoaks
15 Nov 2024
Beredar unggahan video di TikTok yang mengatasnamakan Anies Baswedan berisi klaim pemberian sebesar 20 juta rupiah kepada orang yang sudah menyukai, membagikan, dan mengikuti akun dan postingan tersebut. Berdasarkan hasil analisis, informasi ini adalah hoaks. Konten tersebut menggunakan salah satu foto Anies Baswedan yang beredar di Internet dan dimanipulasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Hoaks
15 Nov 2024
Beredar unggahan yang menarasikan seolah-olah Prabowo bertanya kepada rakyat mengenai kesediaan putra-putri mereka mengikuti program wajib militer. Video tersebut diunggah di TikTok pada 26 Oktober 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Hingga verifikasi ini dibuat, belum ada bukti yang mendukung pernyataan Prabowo tentang wajib militer, dan tidak ditemukan media atau sumber berita resmi yang memuat pernyataan tersebut.

Hoaks
14 Nov 2024
Perubahan nama Kominfo menjadi Komdigi atau Kementerian Komunikasi dan Digital beredar di media sosial, salah satunya beredar di Facebook yang diunggah pada 25 Oktober 2024. Informasi tersebut adalah fakta. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengganti nama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjadi Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Perubahan ini juga selaras dengan visi Presiden Prabowo, yang memprioritaskan aspek digital sebagai fokus utama kementerian tersebut.

Fakta
14 Nov 2024
Beredar video di TikTok yang mengklaim bahwa Prabowo akan memutihkan utang pengusaha untuk memperbaiki penyaluran kredit atau modal bagi pelaku usaha. Video ini diunggah pada 23 Oktober 2024. Namun, berdasarkan hasil penelusuran, klaim tersebut mengandung disinformasi. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo akan segera menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) terkait penghapusan utang bagi jutaan petani dan nelayan. Hashim menekankan bahwa pemutihan utang ini bertujuan untuk melindungi petani dan nelayan dari jeratan pinjaman ilegal yang merugikan. Langkah penghapusan utang ini, menurutnya, adalah bagian dari strategi Prabowo dalam mengurangi kemiskinan.

Disinformasi
13 Nov 2024
Sebuah video di TikTok menampilkan narasi bahwa Presiden Prabowo tiba di Yogyakarta menggunakan pesawat pribadi. Video ini diunggah pada 24 Oktober 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Presiden menggunakan pesawat Kepresidenan, dan bukan pesawat pribadi. Video tersebut adalah momen ketika Prabowo telah tiba Yogyakarta pada 24 Oktber 2024, dan akan melanjutkan perjalanan ke Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah, pada hari yang sama. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa Presiden Prabowo juga akan menggunakan pesawat kepresidenan dalam perjalanan menuju Akademi Militer.

Hoaks
13 Nov 2024
Beredar unggahan di Facebook yang menginformasikan pengobatan Ida Dayak yang dilaksanakan di Gedung Niaga Jaya, Jombang pada 1 hingga 3 Oktober 2024. Dalam unggahan tersebut juga melampirkan cuplikan layar pesan WhatsApp dari Ida Dayak untuk melakukan pendaftaran secepatnya dengan membayar biaya pendaftaran sebesar 350 ribu rupiah. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Kapolsek Jombang, AKP Soesilo, menegaskan bahwa informasi tentang pengobatan oleh Ibu Ida Dayak di gedung PSBR yang beredar di masyarakat adalah hoaks. Hal ini disampaikan setelah pihak kepolisian melakukan penelusuran di lapangan, termasuk di lokasi gedung PSBR, untuk memastikan kebenaran kabar tersebut. Selain itu, masyarakat diimbau agar tetap waspada, karena informasi yang disebarkan tersebut diduga merupakan modus penipuan. Pola yang digunakan adalah meminta masyarakat untuk mendaftar dan mentransfer sejumlah uang sebelum mengikuti sesi pengobatan, yang berpotensi sebagai taktik penipuan baru di media sosial.

Hoaks
12 Nov 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya klaim Khofifah Indar Parawansa yang membagikan bantuan sebesar 10 juta rupiah. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Tidak ditemukan narasi tentang Khofifah bagi-bagi bantuan 10 juta rupiah. Setelah dianalisis menggunakan image reverse, video tersebut identik dengan foto dari artikel dari Tribun Manado dengan judul, “Bagaimanakan sosok Gubernur yang Dicari Warga Jatim? ini Program Andalan Khofifah”. Video yang disebarkan oleh pengunggah merupakan hasil olah digital berbasis AI (artificial intelligence). Hingga verifikasi ini dilakukan pada Selasa, 12 November 2024, pukul 20.37, akun dan video tersebut sudah tidak tersedia.

Hoaks
12 Nov 2024
Beredar video di TikTok yang menyatakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo, meminta DPR RI segera mengesahkan RUU perampasan aset dan menginginkan pemiskinan pada koruptor. Video tersebut diunggah pada 24 Oktober 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Hingga saat verifikasi ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari Prabowo yang dipublikasikan atau dimuat dalam berita terkait permintaan pengesahan RUU perampasan aset dan keinginan untuk memiskinkan koruptor. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR, Andreas Hugo Pareira, juga belum dapat memastikan apakah RUU Perampasan Aset akan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Ia menjelaskan bahwa hal tersebut akan dibahas dalam rapat Prolegnas bersama pemerintah. Politikus PDIP ini menyampaikan bahwa kepastian mengenai prioritas RUU tersebut baru akan diketahui setelah rapat Prolegnas yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Oktober 2024, di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat.

Hoaks
11 Nov 2024
Beredar di TikTok yang informasi bahwa Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, atau Cak Imin, telah mengusulkan nama Anies Baswedan kepada Presiden Prabowo untuk bergabung dalam Kabinet Merah Putih. Namun, klaim tersebut menyebutkan bahwa Prabowo menolak usulan Cak Imin, dengan alasan kabinet sudah penuh, sehingga Anies Baswedan tidak dapat bergabung. Berdasarkan hasil analisis, unggahan tersebut adalah hoaks. Tidak ditemukan artikel Detikcom dengan judul yang sama seperti yang disebutkan di TikTok tersebut. Artikel serupa yang ditemukan berjudul "Cak Imin Ngaku Dapat Tugas dari Prabowo untuk 'mengkoordinir'". Dalam artikel tersebut, Cak Imin menyatakan bahwa dirinya menerima arahan untuk menjadi bagian dari Kabinet Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

Hoaks
11 Nov 2024
Sebuah video yang mengatasnamakan Gibran beredar di TikTok, mengklaim pemberian bantuan kepada masyarakat dengan syarat mengikuti dan membagikan video tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi ini dipastikan hoaks. Video tersebut memanfaatkan salah satu foto Gibran yang beredar di internet dan telah dimanipulasi menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Hoaks
10 Nov 2024
Sebuah video yang mengatasnamakan Iriana Jokowi beredar di TikTok, mengklaim pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan syarat mengikuti dan membagikan video tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi ini dipastikan hoaks. Video tersebut memanfaatkan salah satu foto Iriana Jokowi yang beredar di internet dan telah dimanipulasi menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Hoaks
10 Nov 2024
Sebuah unggahan di TikTok menginformasikan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pasuruan menemukan patahan lapisan bumi di wilayah Lekok dan Nguling, Pasuruan. Informasi ini disebarkan pada 20 Agustus 2024. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Patahan tersebut telah membentuk tebing curam akibat sesar yang memanjang dari barat ke timur sepanjang 18 kilometer, melewati Kecamatan Lekok dan Nguling. Secara topografi, sesar ini tampak melewati beberapa desa di Kecamatan Lekok, yaitu Desa Tambak Lekok, Jatirejo, Pasinan, Wates, dan Semedusari. Di Kecamatan Nguling, sesar ini melewati Desa Watuprapat, Kapasan, Kedawang, Mlaten, dan Penunggul. Kepala Stasiun Geofisika Pasuruan di Pandaan, Rully Oktavia Hermawan, menyatakan bahwa BMKG sedang melakukan kajian lebih lanjut dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

Fakta
09 Nov 2024
Beredar informasi di TikTok mengenai seorang pendaki asal Jakarta yang dilaporkan hilang di Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Informasi ini disebarkan pada 13 Oktober 2024. Pendaki tersebut diketahui bernama Agus, warga Cengkareng, Jakarta Barat. Berdasarkan hasil analisis, informasi ini adalah fakta. Pendaki tersebut ditemukan dalam kondisi tewas oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur pada Selasa, 15 Oktober 2024. Lokasi penemuan korban berada sekitar 500 meter dari titik awal dilaporkan hilang, atau sekitar 200 meter dari pos pendakian Sekartaji.

Fakta
09 Nov 2024
Muncul informasi mengenai penggunaan gelar KPH di depan nama Gibran, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Informasi ini beredar di TikTok dengan caption “nanya serius apa singkatan KPH?”. Hasil analisis menunjukkan bahwa informasi tersebut benar adanya. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memang menerima gelar kebangsawanan Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) dari Mangkunegara X di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu, 1 Maret 2023. Gelar ini dianugerahkan kepada Gibran setelah peringatan kenaikan tahta atau Tingalan Wiyosan Jumenengan Dalem Ingkang Jumeneng KGPAA Mangkunegara X.

Fakta
09 Nov 2024
Beredar pesan berantai pada aplikasi WhatsApp yang menginformasikan kepada masyarakat pemegang jika sudah berusia 60 tahun akan mendapatkan bantuan pra-lansia. Pesan tersebut tertulis landasan berdasarkan Kepres No. 212/Kepres/RI/10/2024, bahwa semua masyarakat yang sudah berumur 60 tahun ke atas akan menerima tunjangan lansia dan masuk langsung ke rekening ATM sebesar Rp 1,250,000 per bulan nya dari satu Kartu Keluarga dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program tersebut berlaku mulai 1 April 2025. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah hoaks. Hingga saat verifikasi ini dibuat tidak ada informasi resmi terkait program santunan pra-lansia. Program makan siang gratis juga dicanangkan untuk anak-anak mulai PAUD hingga tingkatan SMA.

Hoaks