Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

14 Dec 2024
Telah beredar informasi mengenai bantuan sosial yang dikabarkan akan cair setelah pelantikan presiden, dengan nominal bantuan sebesar 3 juta rupiah serta lima jenis bantuan sosial bagi pemilik kartu KIS. Informasi ini disebarkan pada 30 Oktober 2024. Namun, berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa saat ini peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau pemegang kartu BPJS dengan kepesertaan aktif hanya berhak menerima layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk informasi resmi terkait BPJS Kesehatan, masyarakat dapat mengakses akun TikTok @bpjskesehatan_ri yang telah terverifikasi dengan tanda centang biru.

Hoaks
14 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya pengakuan salah satu tersangka kasus narkoba, dibekingi oleh anggota polres dalam sesi konferensi pers. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari detik, Propam Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap seorang anggota kepolisian terkait kasus bandar sabu di Toraja Utara yang mengaku mendapat perlindungan dari polres setempat. Polisi berinisial G tersebut kini diamankan di tempat khusus (patsus). Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana, menyatakan bahwa satu orang telah diamankan, sebagaimana dilansir oleh detik Sulsel pada Rabu, 22 Februari 2023.

Fakta
13 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya Cabup dan Cawabup nomor urut 01 pada gelaran Pilkada Bojonegoro yang terlihat sedang duduk bersila di depan kursi debat publik. Pengunggah turut memberikan keterangan, “01 Lawak!!! Yang kayak gini mau dijadikan pemimpin??”. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut mengandung ujaran kebencian. Sebagai informasi, Debat perdana Pilkada Bojonegoro pada Sabtu 19 Oktober 2024 malam berakhir ricuh. Dalam debat ini, KPU menyiapkan format khusus untuk para Calon Wakil Bupati (Cawabup) dengan tema tata kelola lahan dan sumber daya yang adil. Ketegangan muncul saat Cawabup nomor urut 1, Farida Hidayati, menyampaikan visi-misinya. Farida sempat mengajak pasangannya, Calon Bupati Teguh Haryono, untuk ikut naik ke panggung, dengan merujuk pada aturan KPU nomor 1363 dan SK KPU Bojonegoro nomor 1529 yang menetapkan debat harus melibatkan pasangan calon. Ketua KPU Bojonegoro, Robby Adi Perwira, meminta para pasangan calon untuk mengikuti aturan debat yang hanya melibatkan calon wakil bupati. Saat kericuhan terjadi, Robby sempat menunda debat selama 10 menit untuk memberi waktu mediasi dan berharap kedua kubu mencapai kesepakatan. Namun, pasangan calon nomor urut 1 tetap pada pendiriannya. Robby mengonfirmasi bahwa setelah debat perdana yang berakhir ricuh, KPU kini berkomunikasi dengan setiap paslon untuk mencapai kesepakatan, agar debat selanjutnya dapat berlangsung lancar dan visi-misi tersampaikan dengan baik. Pengunggah tidak memberikan konteks dan keterangan yang lengkap terkait kondisi yang terjadi dalam forum tersebut. Pengunggah hanya memberikan sentimen yang merujuk pada ujaran kebencian yang termuat pada kalimat, “01 Lawak!!! Yang kayak gini mau dijadikan pemimpin??”.

Hate Speech
13 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya rumah Tajuz Zuhur sebagai Staf Hasani Zubair yang merupakan anggota DPR RI digeledah KPK. Pengunggah tidak memberikan keterangan apapun, hanya tangkapan layar dari artikel dari portal cyberkriminal.com. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari Kompas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Operasi senyap ini dimulai pada Senin 30 September 2024. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kompas.com, KPK menggeledah beberapa titik di Desa Alas Kokon, Kecamatan Modung, Kecamatan Kokop, Kecamatan Konang, dan Kecamatan Kota Bangkalan. Di antara rumah yang digeledah adalah milik mantan anggota DPRD Jawa Timur dari PDIP, Mahfud; anggota DPRD Bangkalan, Nur Hakim; Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kokop, Muhammad Ruji; dan Tenaga Ahli Anggota DPR RI Hasani Bin Zubair, yakni Tajuz Zuhud. Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah aset, termasuk uang tunai sebesar Rp 950 juta dari beberapa rumah yang digeledah, serta 7 unit mobil.

Fakta
12 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya Calon Walikota Malang M. Anton yang sedang melangsungkan debat publik pada gelaran Pilkada 2024. Dalam narasi pengunggah memuat beberapa keterangan yakni: “dikira suhu, ternyata cupu”, “teriak memiliki elektabilitas tinggi, di debat malah grogi”. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut merupakan ujaran kebencian. Pengunggah tidak memberikan konteks yang jelas terhadap unggahan yang disebarluaskan di media sosial. Video tersebut memuat beberapa keterangan sentimen yang mengarah pada ujaran kebencian untuk M. Anton sebagai calon Walikota dengan beberapa kalimat, “dikira suhu, ternyata cupu”; dan “teriak elektabilitas tinggi, di debat malah grogi”. Video debat publik Pilwalkot Malang dapat diakses di beberapa kanal media, salah satunya yang dipotong oleh pengunggah merupakan vidio properti milik RRI Malang.

Hate Speech
11 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya Aliansi Harmoni Jember datangi Bawaslu Jember untuk melaporkan akun tiktok terkait kampanye hitam soal isu partai terlarang. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari Kompas, Aliansi Santri untuk Harmoni Jember melaporkan sebuah akun TikTok kepada Bawaslu Jember pada Selasa, 29 Oktober 2024. Akun tersebut diadukan karena memposting konten yang menuduh pasangan calon nomor urut 01 berasal dari partai terlarang di Indonesia. Ketua Aliansi Santri untuk Harmoni Jember, Mahathir Muhammad, menyatakan bahwa tujuan mereka adalah agar Pilkada Jember dapat berjalan dengan damai, tanpa adanya provokasi. Mahathir menjelaskan bahwa akun TikTok bernama "Fawait untuk Jember" memuat konten berupa flyer yang menyebut Ji Hendy dan Gus Firjaun sebagai anggota partai komunis. Mahathir Muhammad menyatakan bahwa akun TikTok tersebut dianggap sebagai akun palsu yang berupaya memecah belah dukungan terhadap pasangan calon nomor 02. Ia menilai konten yang diunggah provokatif dan dapat menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat Jember. Mereka merasa perlu melaporkan temuan ini ke Bawaslu Jember. Menurut Mahathir, tindakan akun tersebut tidak hanya memecah belah, tetapi juga merusak reputasi kedua pasangan calon. Ia menambahkan bahwa Gus Firjaun dan Gus Fawait adalah sosok panutan bagi para santri, dan tindakan seperti ini seolah-olah menunjukkan keterlibatan paslon 02. Mahathir menganggap tindakan tersebut sebagai perilaku tidak bermoral yang bisa memicu kekacauan di masyarakat dan menegaskan keinginan mereka untuk menghindari konflik di tingkat akar rumput.

Fakta
11 Dec 2024
Beredar informasi yang menarasikan mulai tahun 2025, semua warga yang berulang tahun akan mendapat kado medical check up gratis. Informasi tersebut beredar di TikTok pada 2 November 2024. Berdasarkan hasil analisis, informasi ini adalah benar. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan program tersebut dalam rapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2024. Budi menyampaikan bahwa mulai tahun depan, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis pada hari ulang tahun mereka. Program ini dirancang untuk mendeteksi berbagai penyakit sesuai kelompok usia, guna meningkatkan deteksi dini dan mengurangi risiko kematian serta kecacatan.

Fakta
10 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tikotok yang memuat tentang adanya beberapa banner beberapa Paslon Bupati Lamongan yang disobek oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Pengunggah memberikan beberapa contoh video cuplikan banner yang disobek di beberapa tempat. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari Antara, Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Satreskrim Polres Lamongan menetapkan pria berinisial "S" sebagai tersangka tindak pidana pemilu atas peristiwa perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dilakukanya ke baliho pasangan calon Pilkada Lamongan nomor urut 2 Yuhronur-Dirham di Kecamatan Sukorame, Jawa Timur. Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Hamzaid menjelaskan, pihak kepolisian akan melimpahkan berkas penetapan tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lamongan. Ia menjelaskan, untuk aturan atau sanksi yang dikenakan kepada tersangka yaitu pasal 187 ayat (3) juncto Pasal 69, huruf (g) Undang - Undang RI nomor 10 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2014 mengenai pemilihan gubernur, bupati dan walikota menjadi Undang - Undang. Disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja melanggar ketentuan larangan pelaksanaan kampanye pemilihan Bupati/Walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 huruf (g), huruf (h), huruf (i), atau huruf (j) dipidana penjara paling singkat 1 bulan atau paling lama 6 (bulan dan atau denda paling sedikit Rp100.000 atau paling banyak Rp1.000.000.

Fakta
10 Dec 2024
Di media sosial TikTok, beredar unggahan yang mengklaim bahwa penyanyi Iis Dahlia membagikan uang sebesar 40 juta rupiah kepada beberapa orang yang berhasil menangkap gambar dengan cara menghentikan (pause) video tersebut. Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim ini adalah hoaks. Tidak ada informasi atau narasi yang menyebutkan bahwa Iis Dahlia mengadakan bagi-bagi uang dengan cara membagikan video semacam itu. Konten tersebut menggunakan salah satu foto Iis Dahlia yang beredar di internet dan telah dimanipulasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Akun resmi Iis Dahlia adalah @isdahlia, yang memiliki 2 juta pengikut pada saat verifikasi ini dilakukan.

Hoaks
09 Dec 2024
Beredar unggahan video yang menarasikan rencana FIFA terkait lagu Indonesia Raya akan dikumandangkan saat pembukaan piala dunia 2026. Informasi tersebut beredar pada 16 September 2024. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah hoaks. Pada situs resmi FIFA, tidak terdapat informasi mengenai penggunaan lagu Indonesia Raya sebagai soundtrack Piala Dunia 2026. Hingga saat ini, FIFA belum mengumumkan lagu mana yang akan dipilih sebagai lagu tema untuk ajang Piala Dunia yang akan berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat pada tahun 2026.

Hoaks
09 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya isu Ketua KPI Pusat gebrak meja dan tampar Atta Halilintar karena telalu sombong. Pengunggah turut memberikan keterangan yakni, “Sombong memang ini Atta bersama keluarga dan mertuanya”. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut merupakan hoaks. Tidak ditemukan konteks dalam video tersebut mengenai Ketua KPI Pusat yang menampar Atta Halilintar dan insiden gebrak meja pada Atta. Selain itu, hingga saat ini tidak ada pemberitaan mengenai ketua KPI menggebrak meja dan menampar Atta Halilintar. Selain menyebarkan berita bohong (hoaks), konten tiktok tersebut juga melakukan ujaran kebencian, hal ini ada pada kalimat yang menyebutkan bahwa Atta dan keluarganya, termasuk mertuanya, adalah orang yang sombong.

Hoaks
08 Dec 2024
Beredar informasi di TikTok yang memuat dugaan malpraktek yang dilakukan oleh Rumah Sakit Soewandhi Surabaya. Video tersebut berdurasi 12 menit 26 detik yang diunggah pada 1 November 2024. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah disinformasi. Direktur Utama RSUD Dr. Mohamad Soewandhie, dr. Billy Daniel Messakh, memberikan klarifikasi terkait dugaan malpraktik yang menimpa rumah sakitnya. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak benar karena pihak rumah sakit telah melakukan penanganan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dr. Billy menjelaskan bahwa memang benar RSUD Soewaandhi menerima pasien berinisial R. Ia diantarkan oleh keluarganya keInstalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri, dengan kadar gula darah yang sangat tinggi yang memicu gangren pada kaki serta menurunkan kesadaran. Tim medis pun segera mengambil tindakan darurat. Kepala IGD, dr. Ariyanto Setyoaji, menambahkan bahwa tim medis memberikan cairan infus, oksigen, antibiotik, serta melakukan pemeriksaan laboratorium. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan dokter spesialis penyakit dalam dan bedah untuk memastikan penanganan maksimal. Meskipun sudah dilakukan berbagai langkah medis intensif, kondisi pasien tetap tidak dapat diselamatkan.

Disinformasi
08 Dec 2024
Beredar unggahan di TikTok pada 2 November 2024 yang menginformasikan bahwa Kepolisian Daerah Jawa Timur menahan Sekretaris Daerah Jember, Hadi Sasmito, terkait dugaan korupsi pengadaan billboard yang merugikan negara Rp 2 miliar. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta. Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto, menjelaskan bahwa kasus ini bermula saat Hadi Sasmito masih menjabat sebagai Kepala Bapenda Jember. Polda Jawa Timur telah melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, dan menggelar perkara yang berujung pada penetapan dan penahanan Hadi Sasmito. Hadi Sasmito diduga melakukan belanja reklame tetap tanpa kewenangan, menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1,7 miliar. Ia dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 4-20 tahun penjara atau seumur hidup, serta denda Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar.

Fakta
07 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya beberapa wilayah di Kediri dan Blitar yang diterjang angin puting beliung. Dalam keterangannya, bencana tersebut rusak beberapa rumah warga. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari Kompas, Pada tanggal 30 September 2024, sore hari, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, dilanda angin kencang yang disertai hujan deras. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur, terutama pada belasan rumah warga di Desa Margourip, Dusun Kaligedok dan Pohgunung. Sementara itu, dilansir dari beritajatim.com, diinformasikan bahwa pada Senin, 30 September 2024, sebuah angin puting beliung dengan kecepatan tinggi telah menerjang Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Akibat peristiwa tersebut, 20 rumah mengalami kerusakan parah dan satu warga mengalami luka-luka. Tim SAR dan relawan telah diterjunkan ke lokasi untuk memberikan bantuan.

Fakta
07 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial instagram yang memuat tentang adanya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang diberi sedang melakukan wawancara bersama awak media. Dalam wawancara tersebut Gibran terlihat memberikan pertanyaan tersebut kepada salah satu Wakil Menteri. Dalam keterangan pengunggah memuat, “Kelakuan Fufufafa, duid habis triliunan Cuma dapet wapres begini”. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut memuat ujaran kebencian. Sebagai informasi, video tersebut merupakan potongan dari rangkaian kegiatan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 2 di Jakarta Pusat, Senin sore. Peninjauan tersebut dilakukan usai Gibran menghadiri pelantikan Wakil Menteri dan Sekretaris Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta. Letak dari hate speech dari pengunggah terletak pada ujaran, “duit habis triliunan Cuma dapet wapres begini”. Konteks yang diberikan pengunggah hanya sepenggal video yang tidak dapat diidentifikasikan; mulai dari pertanyaan wartawan kepada wapres yang tidak ada; hingga jawaban yang diberikan oleh Wamen yang tidak dimasukkan dalam video.

Hate Speech
07 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya beberapa orang cosplayer yang dikejar oleh Satpol PP. Pengunggah mengklaim beberapa cosplayer berlarian di sekitar jalan Cikapundung Barat. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari detik.com, Komandan Peleton Satpol PP Kota Bandung, Yulianti Budiman, telah mengklarifikasi bahwa peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut adalah bagian dari proses syuting sebuah film. Kegiatan syuting yang melibatkan cosplayer dan petugas Satpol PP ini telah berlangsung sejak hari Minggu di kawasan Taman Soekarno Jalan Banceuy. Beliau juga menjelaskan bahwa adegan kejar-kejaran yang menjadi viral merupakan salah satu bagian dari skenario film tersebut. Meskipun tidak dapat mengungkapkan detail mengenai film yang sedang diproduksi, Yulianti Budiman menegaskan bahwa pihak production house telah mengajukan permohonan kerjasama dengan Satpol PP untuk keperluan syuting.

Fakta
06 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang adanya klaim Prilly Latuconsina yang bagi-bagi uang untuk beberapa orang yang sudah mengikuti dan membagikan videonya. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Tidak ditemukan narasi tentang Prilly bagi-bagi uang dengan cara membagikan videonya. Setelah dianalisis menggunakan image reverse, video tersebut identik dengan foto dari artikel dari liputan 6 dengan judul, “Prilly Latuconsina Curhat soal Orang-Orang yang Membicarakan Jelek di Belakangnya, Lebih Memilih untuk Unfollow”. Video yang disebarkan oleh pengunggah merupakan hasil olah digital berbasis AI (artificial intelligence).

Hoaks
06 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang memuat informasi tentang adanya unggahan yang mengklaim bahwa Baim Wong yang bagi-bagi hadiah mobil untuk 10 Warga Timor Leste. Dalam unggahan tersebut juga turut memberikan tautan untuk melakukan pesan langsung dengan pengunggah. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Media sosial resmi baim wong melalui facebook dan lainnya tidak mengunggah bagi-bagi hadiah seperti pada unggahan itu. Menurut laporan Antara pada April 2023, Polda Sumut berhasil menangkap MK, seorang penipu yang menggunakan nama Baim Wong untuk menjalankan aksinya. Penipu tersebut menjanjikan hadiah besar kepada korban, namun meminta mereka untuk mentransfer uang terlebih dahulu sebagai syarat.

Hoaks
05 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang memuat tentang adanya sekelompok pria bertelanjang dada, yang diklaim sebagai pasukan pembela Joko Widodo (Jokowi), dibekuk aparat kepolisian. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Setelah dianalisis menggunakan image reverse, video tersebut identik dengan unggahan di Instagram @ini_polisi pada tanggal 12 Agustus 2024. Dalam keterangan video tersebut, dinyatakan bahwa Polresta Sidoarjo telah berhasil menangkap 16 anggota kelompok gangster dan mengamankan tujuh senjata tajam, termasuk celurit panjang. Kelompok ini menyebut diri mereka Satuan Golongan Anti Kesombongan, yang disingkat Sanggong. Penangkapan tersebut berlangsung di Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur, pada tanggal 10 Agustus 2024. Jadi klaim tentang pasukan berani mati Jokowi adalah salah.

Hoaks
05 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang memuat tentang adanya undian berhadiah modal usaha Rp 57 juta yang mengatasnamakan perusahaan jamu PT Sido Muncul. Dalam keterangannya berisi: “PROGRAM BANTUAN DANA (CSR ) PT. SIDOMUNCUL TBK. Untuk Seluruh Masyarakat Indonesia.. UNDIAN KUPON (DANA BANTUAN USAHA) Fenomena Publikasi Cepat Saji Artikel Kompas.id Berhadiah dari PT. Sidomuncul TBK Hadir untuk anda, Ayo segera Daftar Agar memenangkan Sejumlah hadiah Berupa, Bantuan modal usaha 57 Juta Rupiah..” Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. PT Sido Muncul melalui situs resmi mereka, www.sidomuncul.co.id, telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Dalam pengumuman tersebut, Sido Muncul menyampaikan bahwa saat ini terdapat banyak kasus penipuan yang menggunakan nama mereka, khususnya yang berkaitan dengan informasi tentang lowongan pekerjaan dan undian berhadiah. Perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak pernah mengadakan undian berhadiah dan semua informasi mengenai lowongan kerja hanya akan diumumkan melalui situs resmi mereka. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.

Hoaks
04 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial facebook yang memuat tentang adanya klaim bahwa Anies Baswedan mengatakan bahwa solusi atasi banjir yakni dengan menunggu kemarau. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Tidak ditemukan bukti valid bahwa mantan gubernur Jakarta ini mengatakan hal tersebut. Dilansir dari Kompas, Saat berkampanye dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, Anies mengemukakan empat langkah utama untuk mengatasi banjir: pertama, menangani sumber banjir di hulu agar volume air yang masuk ke Jakarta berkurang. Kedua, menginisiasi pembangunan sumur resapan di Jakarta. Ketiga, memastikan aliran air tidak terhambat dengan membersihkan gorong-gorong dan sungai. Keempat, mencegah terjadinya sedimentasi yang berlebihan di hilir. Sementara itu, foto wajah Anies yang digunakan dalam narasi tersebut diambil dari pemberitaan Detik.com pada 10 Desember 2019, dengan judul "Anies: Anggaran Lem Aibon Diramaikan tapi DKI Provinsi Bebas Korupsi."

Hoaks