Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

06 Jan 2025
Beredar sebuah unggahan poster di media sosial Facebook yang diklaim sebagai peringatan soal penculikan anak. Poster tersebut disebut dikeluarkan oleh Polresta Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dengan modus pelaku penculikan yang berpura-pura menjadi seorang penjual, pengemis, ibu hamil, serta orang gila. Faktanya, dikutip dari kompas.com, poster peringatan penculikan anak yang diklaim dikeluarkan Polresta Sidoarjo adalah tidak benar atau hoaks. Polresta Sidoarjo tidak pernah mengeluarkan poster tersebut. Selain itu, saat ini tidak ada laporan soal penculikan anak di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Poster palsu itu telah beredar sejak 2019. Polresta Sidoarjo juga sudah menyatakan bahwa poster tersebut adalah hoaks.

Hoaks
04 Jan 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim tautan pendaftaran undian Poin Gembira Festival akhir tahun 2024 Telkomsel. Faktanya, tautan pendaftaran undian tersebut adalah palsu dan merupakan modus penipuan. Dilansir dari turnbackhoax.id, tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi Telkomsel. Telkomsel mengimbau agar warganet tidak terpancing dan jangan mudah terlena dengan penawaran berhadiah yang mengatasnamakan Telkomsel. Informasi terkait pemberitahuan pemenang hanya melalui situs resmi telkomsel.com dan call center 188.

Hoaks
04 Jan 2025
Beredar sebuah tautan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses untuk mengalihkan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dari kelompok mandiri ke kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI). Faktanya, informasi tersebut adalah penipuan. Dilansir dari kompas.com, Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan bahwa tautan pendaftaran peralihan kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri ke PBI yang beredar di media sosial adalah hoaks. Selain itu, BPJS melalui akun Instagram resminya @bpjskesehatan_ri, juga membantah adanya program peralihan kepesertaan mandiri ke PBI. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan. Informasi resmi hanya disampaikan melalui situs bpjs-kesehatan.go.id.

Hoaks
04 Jan 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Threads berisi narasi yang mengeklaim Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membagikan bantuan Rp50 juta sebagai nazarnya karena dipilih Presiden Prabowo Subianto sebagai menteri. Adapun yang ingin mendapatkan bantuan, harus follow, like, dan memberikan komentar pada unggahan tersebut. Faktanya, klaim Menkeu Sri Mulyani membagikan bantuan Rp50 juta atas nazarnya di akun Threads adalah hoaks. Dilansir dari tirto.id, video yang mengeklaim Menkeu Sri Mulyani membagikan bantuan Rp50 juta merupakan hasil manipulasi. Sri Mulyani sejauh ini belum memiliki akun Threads resmi. Adapun foto tersebut hasil suntingan saat Sri Mulyani hadir di Asian Development Bank (ADB) 2021 High-Level Policy Dialogue pada 15 April 2024 yang menghasilkan deepfake membuat Sri Mulyani berbicara pada video tersebut. Selain itu, suara yang dihasilkan adalah buatan yang terdeteksi konten Artificial Intelligence (AI) dengan probabilitas 99,9 persen dihasilkan AI.

Hoaks
01 Jan 2025
Beredar sebuah video di media sosial Facebook berisi narasi yang menyebut sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) melakukan razia atribut Natal pada Desember 2024. Terlihat perwakilan ormas sedang berdebat dengan polisi.   Faktanya, dikutip dari kompas.com, video yang diklaim menampilkan sebuah ormas melakukan razia atribut Natal pada Desember 2024 tidak benar dan tidak menampilkan konteks utuh. Video tersebut adalah kejadian tahun 2016 di Kabupaten, Provinsi Jawa Tengah. Saat itu anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Sragen hendak melakukan razia atribut Natal di swalayan Mitra Sragen namun dicegah oleh polisi. Konteks video itu keliru dan perlu diluruskan. Narasi yang dibuat juga membahayakan karena berpotensi memecah belah umat.

Hoaks
31 Dec 2024
Beredar Sebuah video di media sosial facebook yang diklaim menunjukkan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menangis setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beredar di media sosial pada akhir Desember 2024. Namun, setelah dilakukan penelusuran, video tersebut ternyata tidak benar atau merupakan hoaks. Sebagai informasi, Hasto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022, Wahyu Setiawan, pada 23 Desember 2024. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Video yang beredar tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube Kompas TV berjudul "Kembalikan Mandat, PDI-P Beri Pendampingan ke Azwar Anas." Berdasarkan informasi dari Kompas.id, video itu sebenarnya merekam momen saat Hasto Kristiyanto menangis ketika mengumumkan pengunduran diri Abdullah Azwar Anas, mantan Bupati Banyuwangi, sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018. Video tersebut diambil pada 6 Januari 2018 di kediaman Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Pengunduran diri Azwar Anas terjadi setelah beredarnya foto "syur" yang diduga dirinya. Meski demikian, Hasto menegaskan bahwa pihaknya meyakini foto tersebut bukan Azwar Anas, mengingat ia dikenal sebagai pribadi yang taat beragama dan rendah hati. Hasto juga menyebut adanya pihak-pihak yang menggunakan cara-cara tidak beretika dalam proses politik untuk menyerang Azwar Anas.

Hoaks
31 Dec 2024
Sebuah video mengklaim bahwa Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, bersama putrinya yang juga Ketua DPP PDI-P, Puan Maharani, mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Video tersebut menyebutkan bahwa keduanya datang ke KPK dengan tujuan membebaskan Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Dari penelusuran menggunakan teknik reverse image search menemukan bahwa video yang beredar tersebut identik dengan unggahan di sebuah kanal YouTube pada tahun 2023. Dalam deskripsinya, video tersebut sebenarnya merekam momen rapat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada 25 Oktober 2023. Rapat itu terkait dengan pencalonan Ganjar-Mahfud sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung oleh PDI-P untuk Pilpres 2024.

Hoaks
30 Dec 2024
Beredar sebuah video di media sosial facebook yang mengklaim bahwa bintang sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo, memberikan komentar tentang skuad tim nasional Indonesia beredar luas. Dalam video tersebut, Ronaldo disebut mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang lolos ke Piala Dunia 2026 berkat pemain mudanya yang potensial.  Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Berdasarkan penelusuran menggunakan Image Reverse, video tersebut ternyata identik dengan unggahan di kanal YouTube pribadi Cristiano Ronaldo pada 21 November 2024. Dalam video aslinya, Ronaldo terlihat berbincang dengan YouTuber Jimmy Donaldson. Percakapan mereka berfokus pada berbagai topik, terutama keputusan Ronaldo untuk membuat kanal YouTube. Ronaldo mengungkapkan bahwa ia tidak terkejut memiliki banyak pengikut di media sosial, karena ia menyadari banyak orang yang mengidolakan dirinya dan dunia sepak bola.

Hoaks
30 Dec 2024
Beredar unggahan di media sosial mengenai peristiwa tanah longsor di sebuah villa di Batu, Jawa Timur. Unggahan tersebut menampilkan gambar bangunan villa yang telah roboh disertai keterangan, “Villa Kota Batu ada longsor dan ada korban yang akan dievakuasi. Longsor villa, 3 wisatawan masuk ke longsoran, proses evakuasi.” Berdasarkan hasil penelusuran, informasi ini adalah fakta. Tanah longsor terjadi pada Sabtu, 30 Desember, sekitar pukul 19.15 WIB di Villa Manzara, RT 2 RW 3, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, sehingga menyebabkan debit air meningkat drastis. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, menjelaskan bahwa hujan deras tersebut menjadi faktor utama yang memicu longsor. Peristiwa ini mengakibatkan enam wisatawan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Hasta Brata. Beberapa korban sempat menyadari tanda-tanda keruntuhan bangunan dan mencoba menyelamatkan diri, namun beberapa di antaranya mengalami luka abrasi saat proses evakuasi.

Hoaks
29 Dec 2024
Beredar informasi di TikTok pada 17 Desember 2024 yang mengklaim akan terjadi pandemi bernama SEERS di Brasil pada April 2025. Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. SEERS bukanlah pandemi yang direncanakan, melainkan nama virus fiktif yang digunakan dalam simulasi kesiapsiagaan pandemi yang diadakan di Brussels, Belgia, pada Oktober 2022. Berdasarkan laporan Associated Press, SEERS adalah penyakit imajiner yang digunakan sebagai bagian dari latihan simulasi untuk mempersiapkan potensi pandemi di masa depan, serupa dengan pandemi COVID-19. Simulasi ini, berjudul “Catastrophic Contagion,” melibatkan Bill Gates, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Universitas Johns Hopkins.

Hoaks
29 Dec 2024
Beredar unggahan di TikTok yang menampilkan mata uang rupiah bergambar Joko Widodo. Unggahan tersebut mengklaim bahwa pecahan Rp 100 ribu itu akan diterbitkan oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI) untuk menggantikan pecahan yang ada saat ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak berasal dari BI, meski pihaknya tetap memantau peredaran berita. Pernyataan serupa disampaikan Direktur Departemen Komunikasi BI, Junanto Herdiawan, yang mengimbau masyarakat untuk memverifikasi informasi terkait uang kepada otoritas resmi. Sekretaris Perusahaan BNI, Mucharom, juga menegaskan bahwa BNI tidak memiliki kewenangan menerbitkan mata uang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, kewenangan untuk menentukan desain dan kriteria rupiah sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia.

Hoaks
28 Dec 2024
Beredar berita dari potretpapua.com mengenai kericuhan akibat penembakan tiga warga sipil di Distrik Muara, yang mengakibatkan kerugian material dan korban jiwa. Pj. Bupati Puncak Jaya, Dr. Tumiran, menyampaikan duka cita mendalam atas nama pemerintah dan masyarakat setempat, serta mengkonfirmasi pemberian bantuan biaya duka untuk korban, tanggungan biaya rujuk, dan santunan untuk yang terluka. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta.   Pj. Bupati Puncak Jaya, Dr. Tumiran, bersama Pj. Sekda, Yubelina Enumbi, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang mengakibatkan kematian tiga warga sipil dan kericuhan di Distrik Muara. Pemerintah telah memberikan bantuan berupa biaya duka, biaya rujukan, dan santunan untuk korban luka. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kadis Kominfo dan Kadis Kesehatan di Bandara Mulia. Tim gabungan, termasuk Dandim 1714/PJ dan Kapolres, telah dibentuk untuk mempercepat pemulihan keamanan di Mulia. Keluarga korban telah sepakat untuk berdamai dan berharap kejadian serupa tidak terulang. Warga yang mengungsi di Mapolres dan Makodim diharapkan segera kembali dan melanjutkan aktivitas normal.  

Fakta
28 Dec 2024
Beredar berita dari penbaruanpapua.com yang menuliskan informasi terkait kericuhan penembakan tiga warga sipil di Distrik Muara, yang menimbulkan kerugian material dan korban jiwa.  Pj. Bupati Puncak Jaya, Dr. Tumiran, menyampaikan duka cita mendalam atas nama pemerintah dan masyarakat setempat, serta mengkonfirmasi bantuan biaya duka untuk korban dan tanggungan biaya rujuk serta santunan untuk yang terluka. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut adalah fakta.    Pj. Bupati Puncak Jaya, Dr. Tumiran, dan Pj. Sekda, Yubelina Enumbi, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang menewaskan tiga warga sipil dan menyebabkan kericuhan di Distrik Muara. Pemerintah telah memberikan bantuan biaya duka dan tanggungan biaya rujuk serta santunan untuk korban luka. Bantuan diserahkan di Bandara Mulia oleh Kadis Kominfo dan Kadis Kesehatan. Tim gabungan dengan Dandim 1714/PJ dan Kapolres telah dibentuk untuk mempercepat pemulihan keamanan di Mulia. Keluarga korban sepakat berdamai dan diharapkan kejadian serupa tidak terulang. Warga yang mengamankan diri di Mapolres dan Makodim diharapkan segera kembali dan beraktivitas normal.  

Fakta
27 Dec 2024
Potretpapua.com melaporkan terjadinya gangguan keamanan di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak, yang mencakup pembakaran kendaraan dan penganiayaan setelah penembakan yang mengakibatkan tewasnya tiga warga sipil. Pj. Sekda Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, SE, MM, menyelenggarakan pertemuan dengan keluarga korban, ormas, dan tokoh masyarakat untuk menangani situasi tersebut. Berdasarkan hasil analisis, berita tersebut adalah fakta. Oties Wonda, Tokoh Masyarakat, menegaskan bahwa ketiga korban tewas—Pemerinta Morib, Dominus Enumbi, dan Tonda Wanimbo—bukan anggota OPM seperti yang diklaim oleh TNI, melainkan masyarakat sipil biasa. Ia meminta Kodam Cenderawasih meminta maaf dan membentuk tim pencari fakta. Keluarga korban telah sepakat untuk menyelesaikan masalah secara damai, meskipun mereka menyesali tindakan Satgas dan mengakui bahwa pembakaran kendaraan dan pelemparan merupakan reaksi spontan. Pj. Sekda Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, menyatakan situasi telah kembali aman dan mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan dan mempersiapkan HUT RI Ke-79. Hingga Kamis malam, warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke rumah mereka.  

Fakta
27 Dec 2024
Berita dari pembaruanpapua.com menginformasikan gangguan keamanan di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak, yang melibatkan pembakaran kendaraan dan penganiayaan setelah penembakan yang menewaskan tiga warga sipil. Pj. Sekda Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, SE, MM, mengadakan pertemuan dengan keluarga korban, ormas, dan tokoh masyarakat untuk mengatasi situasi ini.  Berdasarkan hasil analisis berita tersebut adalah fakta.  Oties Wonda, Tokoh Masyarakat, menegaskan bahwa ketiga korban tewas—Pemerinta Morib, Dominus Enumbi, dan Tonda Wanimbo—bukan anggota OPM seperti yang diklaim oleh TNI, melainkan masyarakat sipil biasa. Ia meminta Kodam Cenderawasih meminta maaf dan membentuk tim pencari fakta. Keluarga korban telah sepakat untuk menyelesaikan masalah secara damai, meskipun mereka menyesali tindakan Satgas dan mengakui bahwa pembakaran kendaraan dan pelemparan merupakan reaksi spontan. Pj. Sekda Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, menyatakan situasi telah kembali aman dan mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan dan mempersiapkan HUT RI Ke-79. Hingga Kamis malam, warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke rumah mereka.

Fakta
26 Dec 2024
Beredar berita dari pembaruanpapua.com yang memuat tentang adanya kesepakatan damai oleh masyarakat Puncak Jaya dan tidak ada aksi susulan. Disebutkan, pada Kediaman Sekda Puncak Jaya dilakukan Rapat pemulihan Kondisi Keamanan di Mulia Kabupaten Puncak Jaya. Hal tersebut setelah tim mediasi melakukan pertemuan dan klarifikasi kronologi di lokasi duka Distrik Muara yang disepakati untuk damai. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari beritasatu.com, Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk menyatakan kondisi di Kabupaten Puncak Jaya sudah berangsur aman dan kondusif. Ia meminta untuk menghentikan menyebarkan hoaks yang membuat masyarakat takut. Seperti diberitakan IDN Sumsel, Yubelina sebagai Pj Sekda juga mengimbau kepada warga masyarakat yang belakangan mengamankan diri di Mapolres dan Makodim 1714/PJ agar dapat kembali ke kediaman masing-masing. Segala aktivitas di Puncak Jaya pun dapat kembali berjalan seperti biasanya.

Fakta
26 Dec 2024
Beredar berita dari seputarpapua.com yang memuat tentang situasi di Puncak Jaya yang sudah kondusif. Hal itu disampaikan oleh Pj Bupati Puncak Jaya Tumiran bahwa kondisi di Puncak Jaya sudah kondusif. Saat kejadian kerusuhan terjadi, Tumiran sedang menghadiri rapat evaluasi seluruh Pj di Kemendagri RI. Meski demikian, dirinya telah meminta Sekda Yubelina Uyumbi melakukan mediasi dengan pihak keluarga.   Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari sulsel.idntimes.com, keluarga korban penembakan pun menjelaskan bahwa kericuhan yang terjadi di sekitar RSUD Mulia adalah murni aksi spontanitas yang tidak direncanakan. Hal itu dipastikan terjadi lantaran dipengaruhi tradisi adat istiadat Suku Lani yang mana merupakan bentuk ekspresi ketika ada keluarga yang dihormati atau dicintai meninggal dunia dengan cara yang tidak wajar. Yubelina sebagai Pj Sekda juga mengimbau kepada warga masyarakat yang belakangan mengamankan diri di Mapolres dan Makodim 1714/PJ agar dapat kembali ke kediaman masing-masing. Segala aktivitas di Puncak Jaya pun dapat kembali berjalan seperti biasanya. "Untuk aktivitas usaha sudah bisa buka sesuai jam operasional yang sudah ditentukan sesuai Surat Edaran Bupati dengan batas sampai jam 17.00 WIT. Kemudian untuk ojek batas operasional sampai jam 17.00 WIT di dalam kota saja. Tidak boleh melewati batas kota yang sudah ditentukan selama 1-2 bulan ke depan," ujar Pj Sekda. Ditegaskan, apabila setelah ini masih terdapat aksi kejahatan, maka pelaku yang melakukan gangguan dengan melakukan penodongan dianggap sebagai kejahatan dan akan ditindak secara hukum

Fakta
25 Dec 2024
Tersiar berita dari antaranews.com yang memuat tentang adanya PJ Gubernur Papua Tengah, Ribka Huluk, yang menyatakan bahwa situasi di Kabupaten Puncak Jaya berangsur kondusif. Pemprov Papua Tengah telah membentuk tim untuk melakukan upaya perdamaian pasca peristiwa anggota Satgas Yonif RK 753/AVT yang menembak mati tiga warga Papua pada Selasa 16 Juli 2024. Kejadian tersebut berlangsung di Kampung Karubate, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari Detik, peristiwa bermula saat tiga warga tewas ditembak oleh anggota TNI. Ketiganya disinyalir sebagai anggota OPM. Penembakan itu memancing amarah masyarakat sekitar. Warga berdalih para korban yang tewas ditembak itu bukan anggota OPM, seperti yang dituduhkan oleh aparat. Seperti diberitakan Tribun-papua, telah terjadi pertemuan antara Pemerintah Daerah Papua dengan para tokoh masyarakat. Pertemuan ini sebagai upaya preventif dan restoratif pasca ricuh di Depan RSUD Mulia melalui mediasi antara TNI-Polri dan Keluarga Korban yang difasilitasi Pemkab Puncak Jaya.  

Fakta
25 Dec 2024
Beredar unggahan di TikTok yang menginformasikan dampak erupsi Gunung Ruang di Sulawesi yang menyebabkan gas SO2 menyebar di Pulau Jawa. Unggahan tersebut juga melampirkan cuplikan gambar dari situs windy.com.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo, melalui WhatsApp resmi EWS Juanda, menyatakan bahwa informasi dari situs tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini karena informasi tersebut tidak berasal dari akun resmi BMKG maupun dari ahli di bidang kualitas udara dan meteorologi. Hingga Senin (22/4) pukul 17.00 WIB, BMKG Juanda mengonfirmasi bahwa wilayah Jawa Timur, misalnya, tidak terdampak oleh debu vulkanik atau gas SO2 akibat erupsi Gunung Raung.  Menurut Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan BMKG, Achadi Subarkah Raharjo, dalam siaran pers pada 19 April, sebaran debu vulkanik terdeteksi mengarah ke Barat-Barat Laut, Timur, dan Tenggara. Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin melaporkan bahwa wilayah yang terdampak oleh sebaran abu vulkanik dari letusan Gunung Ruang pada waktu tersebut meliputi Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, bagian utara Sulawesi Tengah, dan sebagian Pulau Kalimantan.  

Hoaks
24 Dec 2024
Beredar berita dari wartaplus.com yang memuat tentang adanya protes warga dan keluarga korban yang tuntut TNI untuk klarifikasi dan memulihkan nama baik masyarakat Puncak Jaya. tuntutan ini disampaikan oleh perwakilan keluarga Korban.  Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta. Terkait tuntutan tersebut semuwaberita.com memuat pemberitaan yang sama. Aksi tuntutan klarifikasi itu terjadi pada Kamis 18 Juli 2024. Hal itu disampaikan pada pertemuan antara Forkopimda dan Masyarakat Puncak Jaya. Sementara itu Pj Sekda Puncak Jaya, Yubelina Enumbi secara tegas menyatakan bahwa Kabupaten Puncak Jaya telah kembali aman dan kondusif.   

Fakta
24 Dec 2024
Tersiar berita dari potretpapua.com yang memuat tentang terjadinya kesepakatan damai antara Forkopimda dan tokoh perwakilan masyarakat Puncak Jaya. Disebutkan bahwa mereka yang hadir dalam pertemuan diantaranya adalah Pemerintah Daerah, TNI / Polri, keluarga korban penembakan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan kerukunan warga Nusantara FSN.    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah fakta.   Dilansir dari tribun-papua, diketahui, pertemuan ini sebagai upaya preventif dan restoratif pasca ricuh di Depan RSUD Mulia melalui mediasi antara TNI-Polri dan Keluarga Korban yang difasilitasi Pemkab Puncak Jaya.   Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa:    Kondisi Mulia per hari ini (Kamis, 18/7/2024) secara resmi dinyatakan Aman dan Kondusif. Keluarga korban menyampaikan bahwa kejadian di RSUD adalah spontanitas dan bukan terencana, hal ini karena dipengaruhi adat istiadat Lani sebagai bentuk ekspresi jika ada keluarga yang dihormati/dicintai meninggal dunia dengan cara yang tidak wajar, Forkopimda turut berduka cita mendalam atas kejadian yang mengakibatkan kerugian material, korban jiwa baik di Masyarakat Asli Puncak Jaya maupun Warga Nusantara di Puncak Jaya. Sikap Pemerintah tidak membeda-bedakan warga OAP maupun Non OAP sama adalah Masyarakat Puncak Jaya. Meski ada aksi pengrusakan karena alasan adat, Hal demikian habis saat itu saja. Jika terjadi aksi pelemparan itu hal biasa dan berlangsung hanya hari itu saja. Tidak berlanjut sampai esok. Mengimbau Warga Nusantara yang mengamankan diri di Mapolres dan Makodim 1714/PJ dapat kembali ke Rumah/kios masing-masing. Selanjutnya aktivitas pelayanan, perdagangan, Pelayanan Kesehatan di RSUD dan Puskesmas, Aktivitas Pendidikan, Kantor Pemerintah maupun swasta, BUMN, Warung, ojek dan lainnya dapat berjalan seperti biasa. Untuk Aktifitas Usaha sudah bisa buka sesuai jam operasional yg sudah ditentukan sesuai Surat Edaran Bupati. Dengan batas sampai jam 17:00 WIT. Kemudian untuk ojek batas operasional sampai jam 17:00 di dalam kota saja, tidak melewati batas kota yg sudah ditentukan selama 1-2 Bulan kedepannya, Adapun setelah upaya damai ini, masih terdapat aksi kejahatan pelaku kejahatan yg melakukan gangguan dengan melakukan penodongan dianggap sebagai kejahatan dan akan ditindak secara hukum dan dari pihak keluarga korban menyatakan tidak ada kaitan dengan kejadian kemarin. Meminta seluruh masyarakat tetap waspada dan meminta aparat untuk merutinkan patroli sajam.

Fakta