Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

Ujaran Kebencian kepada PDI Perjuangan

Beredar unggahan di media sosial tiktok yang memuat tentang tidak adanya foto Mantan Presiden Jokowi di Rakernas PDIP Sumut. Video tersebut diunggah pada 7 Mei 2024. Pengunggah turut memberikan keterangan, “Pilkada 2024, kita hukum PDIP. Viralkan! Awal kehancuran PDIP”. Berdasarkan hasil analisis, informasi tersebut mengandung unsur ujaran kebencian atau hate speech. Sebagai informasi, konteks kejadian itu pada Rapat Koordinasi (Rakor) 6 bulan yang lalu, tepatnya pada Senin 06 mei 2024. Dilansir dari kompas.com, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi bukan karena unsur kesengajaan, apalagi politis.Ia lebih lanjut menjelaskan peristiwa bermula dari proses pemasangan backdrop kegiatan, dimana foto tersebut tersenggol dan terjatuh. Pasca kejadian, Rapidin meminta maaf atas kejadian tersebut. pihaknya menyampaikan bahwa tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. Dia menjelaskan, awalnya foto Jokowi ada di ruangan rakor, tapi saat pemasangan backdrop, foto terjatuh dan kacanya pecah. Letak ujaran kebencian oleh pengunggah pada frasa yang mengandung unsur provokatif yakni: “ Pilkada 2024, kita hukum PDIP. Viralkan!” dan “Awal kehancuran PDIP”. Pengunggah tidak memberikan konteks kejadian yang jelas sehingga memunculkan sentimen terhadap satu pihak.