Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

22 Jan 2025
Pada 26 Desember 2024, beredar unggahan di media sosial Instagram yang menyatakan bahwa peluncuran Rupiah Digital oleh Bank Indonesia (BI) pada tahun 2025 akan membuat masyarakat miskin semakin terpuruk dan karyawan semakin menderita. Unggahan tersebut juga mengklaim adanya agenda terselubung terkait peluncuran Rupiah Digital, dan telah disukai lebih dari 6,2 ribu kali oleh warganet. Namun, klaim tersebut tidak benar. Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id, informasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut adalah hoaks. Melalui pencarian menggunakan kata kunci "Rupiah Digital" di Google, ditemukan artikel resmi dari Bank Indonesia yang menjelaskan pengertian dan jenis-jenis uang digital. Bank Indonesia tidak memiliki agenda terselubung terkait pembagian fungsi pecahan Rupiah Digital menjadi uang primer, sekunder, dan tersier, sebagaimana disebutkan dalam klaim tersebut. Faktanya, Rupiah Digital akan diterbitkan dalam dua jenis, yaitu wholesale (w-Rupiah Digital) untuk transaksi keuangan berskala besar seperti operasi moneter dan pasar uang, serta retail (r-Rupiah Digital) untuk transaksi pembayaran dan transfer yang dapat diakses oleh masyarakat umum.

Hoaks
22 Jan 2025
Telah beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan menampung sebanyak 2 juta penduduk Gaza.   Namun, informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan penelusuran Kompas.com, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima informasi resmi terkait adanya upaya dari Pemerintah Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, untuk merelokasi 2 juta penduduk Gaza ke Indonesia. Juru Bicara Kemenlu RI juga menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia tidak pernah mendapatkan pemberitahuan ataupun informasi terkait rencana tersebut.

Hoaks
21 Jan 2025
elah terpantau adanya penyebaran informasi yang tidak benar melalui media sosial Instagram terkait dengan virus Human Metapneumovirus (HMPV). Unggahan video yang beredar pada tanggal 5 Januari 2025 tersebut mengaitkan HMPV dengan skenario yang berasal dari Tiongkok dan mengklaim bahwa virus ini dapat menyebabkan kerusakan otak pada anak-anak.   Berdasarkan hasil verifikasi fakta, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa HMPV merupakan virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan dengan gejala yang bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Gejala yang umum timbul akibat infeksi HMPV serupa dengan gejala flu atau pilek. Istilah medis "kerusakan otak" yang disebutkan dalam unggahan tersebut tidak tepat dan tidak sesuai dengan karakteristik penyakit yang disebabkan oleh HMPV. Pneumonia, yang merupakan peradangan pada paru-paru, seringkali menjadi komplikasi dari infeksi HMPV yang parah, namun tidak dapat disamakan dengan kerusakan otak.

Hoaks
21 Jan 2025
Warganet dihebohkan dengan unggahan di Facebook yang mengklaim adanya tautan pendaftaran CPNS 2025. Namun, waspada! Setelah ditelusuri, tautan tersebut ternyata mengarah pada situs palsu yang bertujuan untuk mencuri data pribadi pelamar. Modus penipuan ini cukup licik, dengan meminta calon peserta mengisi data pribadi seperti nama dan nomor telepon untuk kemudian digunakan untuk mengambil alih akun Telegram.   Menanggapi isu ini, Menteri PAN-RB Rini Widyantini menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Proses seleksi CPNS 2025 masih dalam tahap perencanaan dan belum ada kepastian terkait jadwal pembukaannya. Pemerintah masih fokus pada pemetaan formasi di berbagai kementerian, terutama setelah adanya kementerian baru.

Hoaks
21 Jan 2025
Beredar berita disebuah portal (kabarbaru.co dan nusa-antar.co.id) bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadap Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Aksi ini dilakukan atas dugaan korupsi penggunaan dana yang tidak sesuai dengan ketentuan. Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut terungkap bahwa berita tersebut merupakan tayangan ulang dari peristiwa yang telah terjadi pada bulan Oktober 2024, seperti yang dilaporkan oleh media Tempo. Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh portal berita kabarbaru.co dan antara-nusa.co.id merupakan informasi yang tidak aktual.

Disinformasi
20 Jan 2025
Sebuah unggahan di Facebook yang mengutip pernyataan Prof. Dr. Ir. Budi Indarto tentang pantangan kombinasi pangan viral di media sosial. Hingga 19 Januari 2025, unggahan tersebut telah mendapat 15 ribu likes, lebih dari 7 ribu komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 127 ribu kali oleh warganet.   Namun, klaim dalam unggahan tersebut tidak benar. Menurut turnbackhoax.id, tidak ditemukan bukti ilmiah terkait efek buruk kombinasi pangan yang disebutkan. Pakar nutrisi Jansen Ongko, MSc, RD, sebagaimana dikutip dari health.detik.com, menegaskan bahwa informasi tersebut belum terbukti secara ilmiah. Sebaliknya, madu, yang disebut dalam unggahan, justru diakui sebagai "superfood" karena kandungan nutrisi dan manfaat kesehatannya. Selain itu, hasil penelusuran tempo.co menunjukkan bahwa nama Budi Indarto tidak tercantum dalam laman resmi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), lembaga yang bertanggung jawab terhadap registrasi tenaga medis di Indonesia.

Hoaks
20 Jan 2025
Sebuah unggahan di media sosial TikTok baru-baru ini menjadi perhatian publik, menunjukkan dugaan seorang wisatawan Warga Negara Asing (WNA) asal Cina memberikan suap sebesar Rp500 ribu kepada petugas bea cukai di bandara. Uang tersebut dikabarkan diselipkan dalam paspor agar WNA tersebut dapat melewati jalur hijau tanpa pemeriksaan fisik.   Namun, informasi tersebut telah dibantah kebenarannya. Menurut laporan kumparan.com, Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, menegaskan bahwa individu dalam video tersebut bukanlah petugas bea cukai, karena seragam yang dikenakan tidak sesuai dengan seragam resmi dinas. Penyelidikan lebih lanjut melalui rekaman CCTV juga tidak menemukan indikasi adanya permintaan atau penerimaan suap oleh petugas terhadap WNA tersebut. Sementara itu, sebagaimana dilaporkan pikiran-rakyat.com, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mengklarifikasi bahwa WNA tersebut melintasi terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta menggunakan autogate. Dengan demikian, ia tidak melalui konter manual yang dijaga petugas imigrasi.  

Hoaks
17 Jan 2025
Sebuah video dengan narasi “Megawati Mundur dari Kursi Ketua Umum PDIP” beredar di kanal YouTube KajianOnline pada Sabtu (11/1/2025). Video tersebut juga diunggah oleh akun Facebook Bongis Simanjuntak [arsip] pada Minggu (12/1/2025). Hingga Jumat (17/1/2025), unggahan dari kanal YouTube tersebut telah disukai hampir 600 pengguna dan ditonton sekitar 42.000 kali.   Namun, klaim dalam video tersebut tidak benar. Dikutip dari antaranews.com, video itu sebenarnya mengangkat opini mantan politisi PDIP, Effendi Simbolon, yang menyerukan agar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mundur dari jabatannya. Pernyataan tersebut muncul setelah Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Harun Masiku. Narasi bahwa Megawati resmi mundur dari jabatan Ketua Umum PDIP adalah bentuk disinformasi. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi terkait pengunduran diri Megawati dari posisi tersebut.

Hoaks
17 Jan 2025
Sebuah unggahan yang mencantumkan logo media Kumparan beredar di media sosial, menyajikan narasi bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh stasiun televisi menayangkan lagu "Ganyang Fufufafa" setiap pagi.   Namun, berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut merupakan hasil manipulasi. Berita asli yang dipublikasikan oleh Kumparan pada 18 Desember 2024 berjudul "Prabowo Minta Semua TV Putar Indonesia Raya Jam 6 Pagi, Tumbuhkan Cinta Tanah Air." Manipulasi dilakukan dengan mengubah judul berita tersebut menjadi "Prabowo Minta Semua TV Putar Ganyang Fufufafa Jam 6 Pagi, Tumbuhkan Cinta Tanah Air."

Hoaks
17 Jan 2025
Informasi mengenai perpanjangan penutupan jalur pendakian Gunung Semeru di Jawa Timur kembali beredar. Berdasarkan penelusuran, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memang memperpanjang penutupan pendakian hingga 8 Februari 2025. Sebelumnya, penutupan telah diberlakukan sejak 2 hingga 19 Januari 2025.   Jalur pendakian Gunung Semeru sebelumnya baru dibuka kembali pada 23 Desember 2024, setelah bertahun-tahun ditutup akibat dampak erupsi gunung tertinggi di Jawa Timur tersebut. Penutupan ini dilakukan oleh pihak TNBTS dengan mempertimbangkan kondisi cuaca ekstrem sesuai imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah tersebut diambil sebagai upaya antisipasi untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan serta memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung. "Kami mencermati kondisi cuaca dan mempertimbangkan imbauan BMKG terkait cuaca ekstrem selama Januari 2025," ujar Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta.

Fakta
17 Jan 2025
Sebuah video yang menampilkan puluhan polisi mengenakan alat pelindung diri (APD) berwarna putih sedang mengamankan warga beredar di media sosial Facebook pada awal Januari 2025. Video tersebut diklaim terkait dengan lonjakan kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di Cina.   Namun, klaim tersebut tidak benar. Mengutip laporan kompas.com, video tersebut sebenarnya telah beredar sekitar tiga tahun lalu dan dimuat oleh media CNN. Berdasarkan informasi dari cnn.com, video itu menunjukkan situasi saat pemerintah Cina mengumumkan pelonggaran terbatas terhadap kebijakan nol Covid-19. Setelah pengumuman tersebut, beberapa kota di Cina menghentikan tes Covid-19 massal, meskipun pembatasan ketat tetap diberlakukan untuk mengendalikan pandemi. Video tersebut tidak ada kaitannya dengan lonjakan kasus HMPV di Cina pada musim dingin 2025. Pemerintah Cina juga telah menegaskan bahwa kasus HMPV tahun ini tidak lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya.

Hoaks
16 Jan 2025
Pada Jumat (10/1/2025), akun Facebook bernama “Bantuan Masyarakat” membagikan tautan [arsip] yang diklaim sebagai sarana pendaftaran dan pengecekan bantuan sosial (bansos) seperti Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk ibu hamil. Unggahan tersebut juga menyematkan foto Menteri Sosial Saifullah Yusuf.   Hasil penelusuran mengungkap bahwa tautan yang beredar di Facebook tersebut adalah hoaks. Pemerintah menyediakan layanan resmi untuk mengecek status penerima bansos melalui situs DTKS yang dikelola Kementerian Sosial di alamat cekbansos.kemensos.go.id. Sementara itu, tautan yang dibagikan di Facebook tidak terhubung ke situs resmi DTKS dan diduga merupakan modus phishing.

Hoaks
15 Jan 2025
Beredar sebuah unggahan berupa video tangkapan layar dari Instagram di media sosial TikTok berisi narasi yang mengeklaim Presiden Prabowo resmi mengumumkan sekolah akan libur 45 hari saat bulan puasa pada Maret mendatang.   Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo yang menarasikan sekolah akan libur saat bulan Ramadan. Dikutip dari antaranews.com, wacana libur sekolah saat Ramadan sebelumnya diungkapkan Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i beberapa waktu lalu. Namun demikian, Syafi'i mengatakan belum ada pembahasan seputar itu.

Hoaks
15 Jan 2025
Sebuah unggahan foto di media sosial mengklaim Presiden Prabowo Subianto menjemput pelatih Shin Tae-yong dan memintanya kembali melatih timnas Indonesia. Foto tersebut, yang menunjukkan Prabowo berjalan di bandara bersama Shin Tae-yong dan sejumlah pejabat, tersebar di berbagai platform, seperti Facebook dan Instagram.   Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Shin Tae-yong diberhentikan sebagai pelatih timnas Indonesia pada 6 Januari 2025, dengan posisinya digantikan oleh Patrick Kluivert. Foto yang beredar merupakan hasil manipulasi. Foto asli sebenarnya memperlihatkan momen kedatangan Prabowo di Indonesia setelah lawatan ke luar negeri pada November 2024.

Hoaks
15 Jan 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang membagikan informasi mengenai pendaftaran relawan dan pekerja program Makan Bergizi Gratis. Dalam unggahannya dijelaskan bahwa pendaftaran relawan Makan Bergizi Gratis ini menawarkan gaji mulai dari Rp3-6 juta per bulan dengan cara mendaftar melalui tautan yang telah disediakan pada unggahan.   Faktanya, informasi mengenai tautan pendaftaran relawan dan pekerja program Makan Bergizi Gratis adalah hoaks atau modus penipuan. Dilansir dari tirto.id, tautan yang tersedia bukan mengarah ke situs resmi Badan Gizi Nasional (BGN). Lebih lanjut, setelah melakukan penelusuran ke situs resmi BGN www.bgn.go.id. Hasilnya, tidak ditemukan adanya informasi soal relawan ataupun lowongan pekerjaan seperti klaim yang tersebar di media sosial. BGN justru sempat membuat pernyataan yang menyebut soal penipuan yang mengatasnamakan BGN. Selanjutnya, BGN mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan kejadian mencurigakan terkait program Makan Bergizi Gratis.

Hoaks
14 Jan 2025
"Pada tanggal 13 Desember 2024, sebuah akun media sosial Facebook dengan nama pengguna "Heart" menyebarkan informasi yang tidak benar. Informasi tersebut berupa tautan ke sebuah unggahan yang mengklaim bahwa Ustadz Abdul Somad telah membagikan resep pengobatan prostatitis menggunakan campuran telur dan cola.   Tim Pemeriksa fakta telah melakukan verifikasi terhadap klaim tersebut melalui pencarian gambar menggunakan Yandex Image. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video asli Ustadz Abdul Somad yang menjadi sumber manipulasi adalah video ceramah tentang manasik haji yang diunggah pada bulan April 2022 di kanal YouTube resmi beliau. Analisis lebih lanjut menggunakan alat deteksi AI Hive Moderation menunjukkan bahwa konten yang dibagikan oleh akun "Heart" merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan tingkat probabilitas mencapai 99,9%.

Hoaks
14 Jan 2025
Beredar akun WhatsApp mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Probolinggo Ahmad Nuril Alam. Akun tersebut menggunakan foto profil Ahmad Nuril Alam menggunakan baju dinas kejaksaan dengan nomor +6283178777373. Faktanya, akun WhatsApp yang beredar tersebut tidak benar dan merupakan modus penipuan. Dilansir dari timesindonesia.co.id, nomor tersebut merupakan modus penipuan dengan menyalahgunakan identitas Kajari Kabupaten Probolinggo Ahmad Nuril Alam. Ahmad Nuril menjelaskan bahwa nomor tersebut telah banyak menghubungi ke sejumlah pejabat daerah seperti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, pegawai Bank Jatim, dan lainnya. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati. Apabila menemukan hal serupa, untuk mengabaikan pesan tersebut atau dapat mengonfirmasi kebenarannya terlebih dahulu ke pihak terkait.

Hoaks
13 Jan 2025
Sebuah video yang beredar di media sosial TikTok mengklaim bahwa Presiden Prabowo akan menjatuhkan hukuman mati kepada Harvey Moeis, terpidana kasus korupsi timah. Video tersebut juga menyebutkan bahwa koruptor yang diduga terlibat dalam kasus korupsi senilai Rp300 triliun itu akan dieksekusi di Pulau Nusakambangan.   Namun, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang valid. Hingga saat ini, tidak terdapat informasi yang mendukung narasi tersebut. Berdasarkan laporan dari antaranews.com, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengkritik keputusan hakim yang memberikan vonis ringan kepada pelaku korupsi dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Jakarta pada Senin, 30 Desember 2024. Meskipun demikian, tidak ditemukan bukti atau pernyataan resmi yang menyebut Presiden Prabowo akan menjatuhkan hukuman mati kepada Harvey Moeis terkait kasus tersebut.

Hoaks
13 Jan 2025
Beredar sebuah informasi di media sosial Facebook mengenai lowongan pekerjaan PT HM Sampoerna Tbk dengan dengan berbagai posisi seperti brand executive, brand activation executive, commercial innovation executive, dan lainnya. Dalam unggahan tersebut disertai dengan tautan untuk mendaftar. Faktanya, klaim informasi tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari tirto.id, setelah ditelusuri, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi PT HM Sampoerna. Melalui situs resmi PT HM Sampoerna sampoerna.com, pihaknya memberi peringatan kepada masyarakat untuk waspada terhadap penipuan rekrutmen. PT HM Sampoerna menyatakan bahwa pihaknya hanya memberikan informasi lowongan pekerjaan melalui laman karir dan akun LinkedIn PT HM Sampoerna Tbk.

Hoaks
11 Jan 2025
Beredar video di media sosial instagram yang menampilkan beberapa orang yang sedang melangsungkan aksi treasure hunt atau berburu harta karun. Diketahui bahwa sekelompok orang tersebut melangsungkan pencarian koin dalam gim “Koin Jagad”. Aksi tersebut dibubarkan Satpol PP karena mengganggu ketertiban umum. Berdasarkan hasil penelusuran informasi tersebut adalah fakta. Dilansir dari Surya, Pemerintah Kota Surabaya bahkan menerjunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk membubarkan kelompok pemain Koin Jagat yang berkumpul di jalan-jalan kota dan taman-taman. Salah satunya adalah Satpol PP Kecamatan Bubutan, Surabaya, yang melakukan patroli rutin guna membubarkan para pemain Koin Jagat, yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa. Koin Jagat adalah permainan yang memadukan dunia digital dan dunia nyata. Pemain dapat berburu harta karun (Treasure Hunt) dengan mencari koin emas, perak, dan perunggu yang tersembunyi di berbagai tempat. Maraknya permainan ini menimbulkan sejumlah masalah, di antaranya banyak pemain yang terlalu terfokus pada permainan sehingga mengabaikan lingkungan sekitar. Mereka sering berkerumun di tempat-tempat umum, dan sering kali tindakan tersebut mengganggu ketertiban umum.

Hoaks
11 Jan 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook berisi informasi mengenai pendaftaran program pemutihan kredit untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari turnbackhoax.id, setelah ditelusuri di media sosial resmi Kementerian UMKM, tidak ditemukan adanya informasi terkait klaim tersebut. Kepala Bagian Humas Kementerian UMKM Edi Yanto menegaskan, informasi pendaftaran program penghapusan kredit macet UMKM yang beredar di media sosial itu adalah hoaks. Menurutnya UMKM yang menjadi sasaran program penghapusan kredit macet telah terdata oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Hoaks