Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

09 Feb 2025
Informasi yang beredar di media sosial Instagram mengklaim bahwa rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025 telah dibuka sejak bulan Februari. Namun, berdasarkan laporan Kompas.com, klaim tersebut tidak benar. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, yang dikutip oleh Antara News, menyatakan bahwa waktu pembukaan pendaftaran CPNS 2025 masih belum dapat dipastikan. Menurutnya, pelaksanaan seleksi CPNS 2025 rencananya akan dimulai setelah rangkaian seleksi CPNS 2024 selesai. Informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), melalui pengumuman nomor 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024, menyebutkan bahwa rangkaian seleksi CPNS 2024 dijadwalkan berakhir pada 23 Maret 2025.  

Hoaks
08 Feb 2025
Foto yang menampilkan tumpukan tabung elpiji 3 kg di kediaman Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, telah beredar di sejumlah akun Facebook dengan narasi kontroversial yang mengajak masyarakat memiliki "tumpukan cadangan" gas elpiji dan mengkritik kondisi keluarga Raffi sehubungan dengan laporan kekayaannya ke LHKPN. Penelusuran mengungkap bahwa foto tersebut diambil dari video lama yang diunggah oleh kanal YouTube Rans Entertainment pada 1 November 2020. Istri Raffi, Nagita Slavina, mengklarifikasi bahwa tabung elpiji tersebut merupakan properti syuting untuk sosialisasi mengenai penggunaan tabung bersubsidi bagi keluarga prasejahtera dan tidak digunakan untuk keperluan pribadi sehari-hari. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan narasi yang beredar di media sosial.  

Hoaks
08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim menyediakan tautan akses pendaftaran Kartu Sembako Murah untuk masyarakat tidak mampu. Unggahan tersebut menyatakan bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Erlangga Hartarto, akan meluncurkan program pembagian Kartu Sembako sebagai persiapan Ramadhan 2025, dengan pendaftaran dimulai tanggal 20 Januari 2025 tanpa dipungut biaya. Padahal, program Kartu Sembako sebenarnya merupakan bagian dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp200.000 per bulan yang disalurkan melalui Kementerian Sosial kepada penerima manfaat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline melalui kantor desa/kelurahan atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos serta situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id. Penelusuran mengungkap bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah ke situs resmi DTKS, melainkan ke situs yang meminta pengunjung memasukkan data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor akun Telegram. Situs tersebut diduga merupakan modus phishing atau pencurian data. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim mengenai pendaftaran Kartu Sembako Murah tersebut adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mengungkapkan data pribadi kepada situs yang tidak resmi dan selalu mengacu pada sumber informasi resmi.  

Hoaks
08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim adanya pendaftaran program e-toll gratis senilai Rp500.000, disertai tautan sebagai akses pendaftaran. Faktanya, klaim tersebut tidak benar atau hoaks. Berdasarkan informasi dari liputan6.com serta penelusuran pada unggahan akun Instagram resmi PT Jasa Marga (Persero) Tbk (@official.jasamarga), perusahaan menegaskan bahwa tidak ada program berbagi saldo e-toll gratis. Program resmi akan diumumkan melalui situs www.jasamarga.com dan akun media sosial resmi perusahaan. Masyarakat diimbau untuk tidak terkecoh oleh modus penipuan yang mengatasnamakan program dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk.  

Hoaks
08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial, khususnya di akun-akun Facebook tertentu, yang menyertakan tautan dan mengklaim sebagai akses untuk mendaftar mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 3.550.000 dari BPJS Kesehatan. Unggahan tersebut, yang muncul pada Januari–Februari 2025, disertai narasi yang menyebut: "BANSOS BPJS 2025 Bantuan Kesehatan Rp.3.550.000. Cek Anda Terdaftar Atau Tidak Disini". Setelah dilakukan penelusuran menggunakan Google Lens, diketahui bahwa thumbnail tautan tersebut merupakan hasil manipulasi dari konten Instagram resmi BPJS Kesehatan (@bpjskesehatan_ri) yang dipublikasikan pada 15 Oktober 2024 dengan narasi asli "Cukup Pake Gadget, Urus BPJS Kesehatan Jadi Makin Sat Set!". Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan kepada Tim Cek Fakta Kompas.com pada 9 Januari 2025 bahwa informasi bantuan dana tersebut adalah hoaks dan penipuan, karena tidak ada program seperti yang diklaim.  

Hoaks
07 Feb 2025
Video yang mengklaim bahwa produk Aqua dalam kemasan botol mengandung formalin telah beredar di media sosial melalui beberapa akun Facebook. Video tersebut menampilkan individu yang membuka bagian atas tutup botol Aqua menggunakan kuku tanpa memutar segelnya, disertai narasi yang mengimbau agar konsumen memeriksa segel produk sebelum membeli. Narasi tersebut mengklaim, "Pastikan tutup botol Aqua yang bertuliskan AQUA tidak langsung dibuka. Apabila segelnya tampak konyak, produk tersebut diduga telah disuntik formalin, dan perusahaan AQUA saat ini sedang diperiksa oleh Departemen Kesehatan Indonesia." Faktanya, video yang beredar merupakan temuan lama dari tahun 2017. Kasus mengenai dugaan masalah pada tutup botol Aqua pernah ditelusuri oleh Kompas.com dan diunggah di YouTube pada 26 Juli 2017. Pengamatan lebih lanjut mengungkap bahwa terdapat irisan pada bagian atas tutup yang memungkinkan pembukaan tanpa memutar segel. Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, meluruskan bahwa kerusakan pada tutup botol Aqua disebabkan oleh kesalahan dalam proses distribusi, bukan karena penyuntikan formalin.  

Hoaks
07 Feb 2025
Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan tautan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran sub-pangkalan penyalur elpiji 3 kilogram. Dalam unggahan tersebut dinyatakan bahwa, sehubungan dengan peraturan pemerintah mengenai penyaluran elpiji 3 kg, seluruh pengecer diwajibkan mendaftarkan diri agar statusnya di-upgrade menjadi sub-agen, guna memastikan subsidi gas tersebut dapat terealisasi secara merata dan terpadu. Tautan yang disebarkan mengarahkan pengguna ke sebuah situs yang meminta pengisian data pribadi seperti nama lengkap dan nomor akun Telegram. Menanggapi hal ini, Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi PT Pertamina Patra Niaga untuk klarifikasi. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyatakan bahwa tautan tersebut merupakan hoaks. Ia menegaskan bahwa sebanyak 370.000 pengecer elpiji 3 kg telah terdaftar dalam sistem Merchant Applications Pertamina (MAP) dan status mereka telah di-upgrade menjadi sub-pangkalan, sesuai arahan Menteri ESDM. Selain itu, pemerintah telah resmi mengizinkan pengecer untuk kembali menjual elpiji 3 kg per Selasa (4/2/2025), sementara Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan bahwa nantinya seluruh pengecer akan dijadikan sebagai sub-pangkalan penyalur elpiji 3 kg.    

Hoaks
07 Feb 2025
Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengklaim bahwa Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyelenggarakan program Gebyar BRI Festival 2025 dengan menawarkan sejumlah hadiah menarik, serta menyertakan tautan sebagai akses untuk mengikuti undian berhadiah tersebut. Faktanya, menurut klarifikasi dari Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, tautan yang dimaksud adalah palsu dan merupakan upaya penipuan. BRI tidak menyelenggarakan program undian berhadiah seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut. Hendy mengimbau masyarakat agar tidak menginformasikan data pribadi dan perbankan kepada pihak yang mengatasnamakan BRI, karena informasi resmi hanya disebarluaskan melalui situs resmi www.bri.co.id dan akun media sosial BRI yang telah diverifikasi.  

Hoaks
07 Feb 2025
Beredar informasi di berbagai portal berita mengenai kebakaran di RS Mitra Delima, sebuah rumah sakit di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Peristiwa tersebut menyebabkan kepanikan di kalangan penghuni rumah sakit dan evakuasi pasien segera dilakukan. Setelah dilakukan verifikasi, peristiwa ini dikonfirmasi benar adanya.   Menurut keterangan Kapolsek Bululawang, AKP Purwanto Sigit, kebakaran pertama kali diketahui oleh staf rumah sakit sekitar pukul 00.15 WIB. "Awalnya, seorang staf di ruang rekam medis mendengar suara letupan dari ruang server atau panel listrik, dan ketika diperiksa ternyata sudah terdapat nyala api," ujarnya. Diduga, kebakaran disebabkan oleh korsleting pada panel listrik yang kemudian melalap sebagian ruangan. Unit pemadam kebakaran Pemkab Malang segera dikerahkan ke lokasi dan laporan menyebut bahwa pemadaman api dimulai pukul 00.53 WIB hingga berhasil dikendalikan pada pukul 02.22 WIB. Petugas gabungan, didampingi warga, mengevakuasi para pasien. Dilaporkan, tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Fakta
06 Feb 2025
Insiden keracunan massal terjadi di Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, setelah warga menyantap hidangan sate dan gulai dalam acara kenduri pada Kamis (30/1) malam. Sebanyak 46 warga, termasuk tuan rumah acara, mengalami gejala muntah, diare, dan sakit perut beberapa jam setelah mengonsumsi makanan tersebut dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.   Kejadian serupa juga terjadi di Desa Belang, Kecamatan Bungkal, di mana 21 santri mengalami gejala yang sama usai menghadiri acara berbeda. Penyidikan awal mengindikasikan bahwa katering makanan di kedua acara berasal dari penyedia yang sama. Polres Ponorogo telah mengamankan sampel makanan untuk diuji di Labkesda Ponorogo guna memastikan dugaan adanya kandungan berbahaya. Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari pemilik katering, korban, dan petugas kesehatan untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini.

Fakta
05 Feb 2025
Sebuah pesawat latih jenis Cessna, yang diduga milik Akademi Penerbangan Indonesia (API), jatuh di perairan dekat Pantai Gumuk Kantong, Banyuwangi, pada 4 Februari 2025, pukul 14.00 WIB. Menurut saksi mata, pesawat terbang rendah sebelum jatuh dalam posisi terbalik. Dua kru pesawat berhasil keluar dan segera dievakuasi oleh warga serta nelayan setempat.   Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab jatuhnya pesawat adalah gagal mesin, yang memaksa pilot melakukan pendaratan darurat. Proses evakuasi berlangsung hingga malam hari, dengan badan pesawat akhirnya dipindahkan ke daratan. KNKT masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab kecelakaan.

Fakta
05 Feb 2025
Senin lalu (3/2) sekitar pukul 13.00 WIB, warga di Jalan Mayjen Panjaitan, Kelurahan Penanggungan, Klojen, Kota Malang, dikejutkan dengan aksi tiga remaja. Mereka yang mengendarai motor Honda Beat warna hitam menenteng senjata api. Melihat itu, salah satu warga merekam dan mengunggah video di media sosial. Setelah viral, Polresta Malang Kota langsung melakukan tindak lanjut. Tiga remaja tersebut diamankan beberapa jam setelahnya. Salah satu berinisial SD (20), dan dua lainnya, C dan G, masih dibawah umur.   Dari hasil penyelidikan Sat Reskrim Polresta Malang Kota, tiga remaja itu tidak bermaksud melakukan kejahatan. ”Jadi senjata api yang dibawa itu hanya mainan yang sering dijual di toko-toko,” kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol M. Sholeh, juga sudah di pastikan tidak ada penodongan yang dilakukan ke warga. Hanya saja, cara pelaku membawa senjata api mainan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.

Disinformasi
05 Feb 2025
Beredar sebuah video di media sosial yang diklaim terkait dengan kasus pemagaran laut di Indonesia. Video tersebut menampilkan proses pemasangan tiang semen. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ditemukan fakta bahwa video tersebut tidak memiliki kaitan dengan pemagaran laut di Indonesia. Video tersebut pertama kali diunggah di YouTube oleh akun "Crafts people" pada 19 Agustus 2024 dengan judul "Water cement pole fixing process- Good tools and machinery make work easy". Berdasarkan analisis lokasi dan konteks video, dapat dipastikan bahwa video tersebut direkam di luar Indonesia. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa video tersebut tidak relevan dengan kasus pemagaran laut yang terjadi di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak akurat dan tidak terverifikasi.  

Hoaks
05 Feb 2025
Kesulitan dalam memperoleh Gas Elpiji 3 Kg belakang ini turut diikuti dengan berbagai berita hoaks, salah satunya adalah tersebarnya informasi mengenai Elpiji non subsidi dengan tabung berwarna pink yang akan segera hadir sebagai solusi ditengah kelangkaan Elpiji bersubsidi. Informasi tersebut tentunya menimbulkan persepsi bahwa akan ada pengganti dari Elpiji 3 Kg bersubsidi.   Faktanya, dikutip dari Cek Fakta Liputan6.com, Area Manager Comm, Rel & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan mengatakan bahwa klaim akan segera hadir Elpiji non subsidi tabung warna pink adalah tidak benar. Menurut Eko, Bright Gas merupakan produk LPG milik Pertamina yang dipasarkan sejak 2018. Eko pun menegaskan Pertamina tidak menggantikan Elpiji 3 kg dengan Elpiji non subsidi tabung warna pink tersebut. Eko juga menyampaikan bahwa saat ini Pertamina tetap menyalurkan Elpiji 3 kg bersubsidi dan jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hoaks
04 Feb 2025
Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberhentikan Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri pada Februari 2025, terkait kasus penembakan seorang pemilik usaha rental mobil.   Faktanya, informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan situs resmi Polri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih menjabat sebagai Kapolri dan pada 31 Januari 2025, ia masih menyampaikan pidato dalam rapat pimpinan Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.   Gambar yang beredar dalam unggahan media sosial merupakan hasil penyuntingan dari foto pelantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021. Foto asli memperlihatkan Listyo menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tetapi dalam unggahan hoaks, sosok Jokowi diganti dengan Prabowo.

Hoaks
04 Feb 2025
Beredar video di media sosial yang menampilkan sekelompok pekerja merusak ribuan tabung elpiji 3 kilogram (kg), disertai klaim bahwa tabung tersebut akan dihapus dan digantikan dengan gas DME pada 2025-2026.   Faktanya, video tersebut bukan bagian dari program pemusnahan tabung elpiji 3 kg, melainkan proses penanganan tabung yang rusak atau tidak layak pakai. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa produksi dan distribusi elpiji 3 kg masih berjalan, dan tabung yang tidak layak akan diperbaiki atau dikategorikan sebagai rucat (rusak dan cacat).   Selain itu, pemerintah tidak berencana menghentikan penggunaan dan distribusi elpiji 3 kg bersubsidi, serta belum ada kebijakan resmi terkait penggantian elpiji dengan dimethyl ether (DME). Pemerintah sebelumnya sempat melarang pengecer menjual elpiji 3 kg mulai 1 Februari 2025, namun kebijakan tersebut telah dicabut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial dan selalu merujuk pada sumber resmi.

Hoaks
04 Feb 2025
Meski masih dalam musim hujan, dua insiden kebakaran terjadi di Kabupaten Malang selama Januari 2025. Damkar Kabupaten Malang mencatat kejadian pertama terjadi di Kecamatan Tumpang, sementara kebakaran kedua melanda Kecamatan Wonosari. Peristiwa terbaru terjadi pada 24 Januari 2025, saat sebuah rumah di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, terbakar sekitar pukul 19.00 WIB meskipun hujan turun. Komandan Peleton Damkar Satpol PP Kabupaten Malang, Syaiful Anwar, mengungkapkan bahwa kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pemilik rumah, Khoirul Musoni (45), yang tinggal sendiri dan diketahui memiliki gangguan kejiwaan.

Fakta
04 Feb 2025
Ramainya informasi seputar Gas LPG 3 Kg tentu menimbulkan beragam berita yang simpang siur, berita terbaru yang juga bersliweran di media sosial mengenai permintaan khusus dari Presiden Prabowo ke menteri ESDM, Bahlil Lahadalia untuk mengizinkan kembali para pengecer menjual Gas LPG 3 Kg menjadi salah satu berita hangat sekaligus kabar baik bagi masyarakat.   Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meyebutkan bahwa kebijakan terkait dengan larangan penjualan gas LPG 3 Kg oleh para pengecer yang beberapa hari ini menjadi perbincangan hangat bukanlah perintah dari Presiden Prabowo. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pun menanggapi penyataan tersebut, dan mengatakan bahwa aturan penjualan LPG 3 Kg tersebut sudah disusun sejak 2023 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai banyaknya penyalahgunaan penyaluran Gas LPG 3 Kg Oleh oknum pengecer.   Namun akibat situasi dan kondisi yang cukup kisruh, akhirnya Presiden Prabowo turun tangan dan mengintruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mengaktifkan lagi para pengecer agar para pengecer tersebut dapat kembali berjualan sambil ditertibkan untuk menjadi agen sub pangakalan secara parsial.

Fakta
03 Feb 2025
Beredar informasi di media sosial yang mengklaim adanya lowongan kerja di Puskesmas Sawahan, Kota Surabaya, untuk posisi staf kantor, perawat, dan cleaning service.   Faktanya, Dinas Kesehatan Kota Surabaya melalui akun Instagram resminya @sehatsurabayaku menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Proses rekrutmen tenaga kesehatan dan administrasi di Puskesmas Kota Surabaya hanya diumumkan melalui saluran resmi Dinas Kesehatan Kota Surabaya.   Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi lowongan kerja guna menghindari penipuan.

Hoaks
02 Feb 2025
Beredar informasi di media sosial yang mengklaim Prabowo Subianto telah mengesahkan Undang-Undang (UU) Perampasan Aset. Faktanya, klaim tersebut tidak benar.   Video yang beredar memuat judul yang menyesatkan dan membahas pernyataan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, yang menyatakan bahwa RUU Perampasan Aset masih dalam tahap pembahasan dan masuk Prolegnas 2025-2029. Selain itu, thumbnail video telah diedit untuk menampilkan Prabowo seolah memegang berkas, padahal foto aslinya diambil dalam Raker Komisi I DPR RI pada 25 September 2024. Kesimpulan: Hingga Januari 2025, Prabowo belum mengesahkan UU Perampasan Aset, karena RUU tersebut masih dalam pembahasan. Masyarakat diimbau untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

Disinformasi
02 Feb 2025
Beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim bahwa istilah "bahan bakar fosil" diciptakan oleh JD Rockefeller pada Konvensi Jenewa 1892 untuk memberikan kesan bahwa minyak bumi adalah sumber daya alam yang langka. Klaim tersebut bersumber dari pernyataan Leroy Fletcher Prouty, seorang mantan kolonel Angkatan Udara Amerika Serikat.   Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Pemeriksa fakta Reuters (24 September 2021) mengungkapkan bahwa istilah "bahan bakar fosil" sudah digunakan jauh sebelum Konvensi Jenewa 1892. Istilah ini ditemukan dalam indeks terjemahan buku The Chemical Works of Caspar Neumann (1759), yang ditulis oleh ahli kimia Jerman, Caspar Neumann. Selain itu, menurut para ahli geosains: John Howell (Universitas Aberdeen) menegaskan bahwa istilah ini bukan ciptaan Rockefeller. Tom Manzocchi (University College Dublin) menjelaskan bahwa minyak bumi berasal dari fitoplankton, biomassa laut, dan ganggang yang terkubur selama jutaan tahun. Jonathan Redfern (University of Manchester) menekankan bahwa minyak bumi tidak terbentuk dengan cepat dan tidak dapat diperbarui dalam waktu singkat. Klaim bahwa istilah "bahan bakar fosil" diciptakan oleh Rockefeller pada Konvensi Jenewa 1892 adalah hoaks. Istilah ini telah ada sejak abad ke-18, dan minyak bumi memang merupakan sumber daya yang terbentuk selama jutaan tahun dari proses geologis yang kompleks.

Hoaks