Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

03 Mar 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja (loker) PT Sinar Sosro. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan, persyaratan, gaji dan keuntungan lainnya. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, ditemukan tautan yang mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selanjutnya, penelusuran pada sejumlah akun resmi PT Sinar Sosro tidak ditemukan informasi mengenai lowongan pekerjaan tersebut. Melalui website dan Instagram resmi, PT Sinar Sosro telah menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap segala bentuk rekrutmen dan seleksi calon karyawan yang mengatasnamakan PT. Sinar Sosro. Informasi resmi terkait rekrutmen hanya dipublish melalui media sosial resmi PT Sinar Sosro atau situs rekrutmen resmi, bit.ly/OfficialLokerPTSinarSosro.

Hoaks
03 Mar 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang mengklaim bahwa PT PLN (Persero) akan membagikan token listrik gratis bernilai Rp. 250.000 untuk menyambut bulan suci ramadhan 2025. Unggahan tersebut juga disertai narasi ajakan untuk segera mendaftar dan klaim token gratis tersebut. Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, ditemukan tautan yang mengarah ke sebuah situs untuk mengisi ID pelanggan atau nomor meter yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selain itu, dilansir dari cekfakta.com, Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Jateng-DIY, Prayudha Fasya Perdana, menjelaskan bawah informasi tersebut dipastikan hoaks. Melalui akun Instagram resmi, PT PLN (Persero) menegaskan tidak pernah memberikan token listrik gratis melalui program apapun. Masyarakat diminta untuk memastikan setiap informasi yang mengatas namakan PT PLN (Persero) didapat dari saluran resmi seperti Instagram, Facebook, Twitter, website, ataupun  aplikasi PLN Mobile. 

Hoaks
01 Mar 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial TikTok dengan narasi “Prabowo meminta maaf terkait kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg”. Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, tampak Presiden Prabowo Subianto sedang menyampaikan pesan di atas panggung bahwa ia tidak ingin mempersulit kehidupan rakyat.  Faktanya, seperti yang dilansir dari tirto.id, video yang tersebar di media sosial tersebut bukanlah video permintaan maaf Prabowo terkait kelangkaan gas LPG 3 Kg, melainkan potongan video dari sambutan Prabowo pada Perayaan Natal Nasional yang berlangsung pada 28 Desember 2024 sekitar satu bulan sebelum implementasi pembatasan LPG 3 Kg. Jadi, klaim dalam unggahan tersebut adalah hoaks atau tidak benar adanya.   

Hoaks
01 Mar 2025
Ditemukan informasi dari salah satu akun X yang mengklaim bahwa aksi mahasiswa #IndonesiaGelap pada 21 Februari 2025 masih ditunggangi oleh NGO yang dibiayai oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID). Faktanya, dilansir dari tempo.co, narasi tersebut tidak memiliki bukti-bukti akurat. Aksi #IndonesiaGelap merupakan aksi kolektif banyak elemen masyarakat sipil dan tidak terkait dengan pendanaan dari USAID yang telah ditutup oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Jadi, klaim aksi mahasiswa Indonesia Gelap dibiayai oleh USAID adalah hoaks atau tidak benar adanya.   

Hoaks
01 Mar 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Tiktok dengan logo Kumparan yang memuat informasi mengenai adanya kepemilikan sertifikat laut atas nama Anies Baswedan dan Said Didu. Setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan berita dari media kredibel yang mengonfirmasikan mengenai kepemilikan sertifikat laut atas nama Anies Baswedan dan Said Didu. Dilansir dari turnbackhoax.id, gambar yang ada pada unggahan tersebut merupakan gambar dari artikel wartaberitasatu.com dengan judul “Kasus Korupsi Rumah Dp 0 Rupiah, Mantan Dirut Perumda Sarana Jaya Dituntut 5 Tahun Penjara Kerugian Negara Mencapai Rp 256 M Lebih”. Jadi, klaim dalam unggahan tersebut adalah hoaks atau tidak benar adanya.   

Hoaks
01 Mar 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang mengklaim pemerintah telah mengeluarkan uang kertas baru dengan pecahan Rp. 25.000  yang bergambar Presiden Indonesia yang ke-4, yakni Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan Gus Dur.  Faktanya, dilansir dari kompas.com, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, M Anwar Bashori, menegaskan bahwa sampai saat ini BI belum mengeluarkan kebijakan adanya uang rupiah emisi baru pecahan Rp. 25.000 bergambar Gus Dur. Setiap uang pecahan baru yang dikeluarkan oleh BI akan diumumkan di media sosial dan website resmi mereka. Selanjutnya, penelusuran dilakukan pada website resmi Bank Indonesia, bi.go.id, tidak ditemukan informasi terkait uang pecahan baru Rp. 25.000 bergambar Gus Dur. Masyarakat dapat mengakses dengan mudah informasi tentang uang pecahan rupiah yang masih berlaku melalui website resmi Bank Indonesia. Sehingga, informasi mengenai uang kertas pecahan baru Rp. 25.000 bergambar Gus Dur adalah hoaks atau tidak benar adanya. 

Hoaks
01 Mar 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Paragon Technology and Innovation. Unggahan tersebut disertai narasi terkait posisi yang ditawarkan dan kualifikasi calon pelamar. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, hasilnya ditemukan tautan yang mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar mengisi formulir berisi nama lengkap dan nomor telegram aktif yang harus diisi. Hal ini dikhawatirkan terjadinya penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selanjutnya, penelusuran pada website resmi rekrutmen PT Paragon Technology and Innovation, career.paragon-innovation.com, pada halaman Career, tidak ditemukan informasi mengenai lowongan pekerjaan tersebut. Melalui akun Instagram resmi, PT Paragon Technology and Innovation telah menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan program rekrutmen ParagonCorp. 

Hoaks
28 Feb 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai pendaftaran petugas haji tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo Kementerian Agama dan narasi terkait posisi yang ditawarkan, persyaratan, gaji, dan fasilitas yang didapat oleh calon pelamar. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bio pengunggah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link bio akun pengunggah, ditemukan tautan yang mengarah pada sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selanjutnya, penelusuran pada website resmi Kementerian Agama khususnya untuk bagian haji, haji.kemenag.go.id, ditemukan informasi bahwa pendaftaran seleksi petugas haji tahun 2025 sudah selesai dilaksanakan pada bulan November hingga Desember tahun 2024, serta pengumuman hasil seleksi petugas haji tahun 2025 sudah diumumkan pada bulan Januari yang lalu. Sehingga, informasi mengenai pendaftaran petugas haji tahun 2025 adalah hoaks atau tidak benar adanya. 

Hoaks
28 Feb 2025
Sebuah video yang diunggah pada Selasa, 25 Februari 2025, beredar luas di Facebook. Video tersebut menunjukkan momen kecelakaan pesawat komersial yang tergelincir, dengan suasana panik saat penumpang dievakuasi. Dalam unggahan tersebut juga terdapat narasi yang mengklaim bahwa pesawat Batik Air tergelincir di Kota Yogyakarta. Unggahan ini pun menarik perhatian banyak pengguna Facebook dan memicu berbagai respons. Faktanya, unggahan berisi vidio tegelincirnya pesawat Batik Air tersebut merupakan vidio lama dan bukan terjadi pada tahun 2025. Dilansir dari Kompas.com, vidio yang dibagikan oleh salah satu akun Facebook itu merupakan vidio saat pesawat Batik Air tergelincir di Bandara Adisutjipto, DIY pada 6 September 2015.   

Hoaks
27 Feb 2025
Beredar di media sosial sebuah unggahan yang menginformasikan mengenai adanya operasi pasar pangan murah yang diselenggarakan setiap hari mulai 24 Februari sampai dengan 29 Maret. Unggahan tersebut disertai narasi yang mengklaim bahwa harga pangan pokok yang dijual lebih murah dari harga yang beredar di pasaran.   Hasil penelusuran melalui website resmi Kementerian Pertanian, menpan.go.id, Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, memimpin Operasi Pasar Pangan Murah secara besar-besaran dengan melibatkan 4.500 gerai Kantor Pos di seluruh Indonesia. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, operasi pasar pangan murah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau menjelang bulan Ramadan dan Idul fitri 2025. Dilansir dari antaranews.com, Direktur Utama PosIND, Faizal R Djoemadi, menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya dalam operasi pasar itu merupakan bentuk komitmen dalam mendukung stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.  

Fakta
26 Feb 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa meminum air rebusan daun sisik naga dapat mengatasi penyakit TBC dan batuk berdarah. Unggahan tersebut juga disertai informasi terkait tata cara pembuatan ramuan daun sisik naga tersebut.  Setelah dilakukan penelusuran, terdapat kekeliruan informasi dalam unggahan tersebut. Dilansir dari liputan6.com, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Zullies Ikawati, menjelaskan dalam pengobatan tradisional daun sisik naga diyakini memiliki sifat anti-inflamasi dan ekspektoran, yang dapat membantu meredakan batuk dan masalah pernapasan. Namun, hingga kini belum ada studi klinis yang membuktikan efektivitas daun sisik naga dalam membunuh mycobacterium tuberculosis, bakteri yang menyebabkan TBC. Mengingat TBC merupakan penyakit serius dan memerlukan terapi antibiotik spesifik dengan waktu minimal selama 6 bulan. Air rebusan daun sisik naga boleh saja dikonsumsi jika digunakan sekedar untuk mengencerkan dahak, tapi tidak direkomendasikan sebagai satu-satunya obat untuk mengatasi TBC. 

Disinformasi
26 Feb 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja (loker) pertambangan di PT Bina Sarana Sukses tahun 2025. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan dan kualifikasi calon pelamar. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bio pengunggah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link bio akun pengunggah, ditemukan tautan yang mengarah pada sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selanjutnya, penelusuran pada sejumlah akun resmi PT Bina Sarana Sukses seperti website, Instagram dan Linkedin, tidak ditemukan informasi mengenai lowongan pekerjaan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa rekrutmen pada tahun 2025 belum dibuka atau dilaksanakan. Sehingga, informasi mengenai lowongan kerja pertambangan di PT Bina Sarana Sukses adalah hoaks atau tidak benar adanya.   

Hoaks
26 Feb 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang mengklaim bahwa program makan bergizi gratis telah menyebabkan siswa/siswi Nusantara dan Papua sakit perut hingga berujung meninggal dunia. Unggahan tersebut juga menyertakan foto beberapa orang siswa yang sedang terbaring tak berdaya dengan mengenakan baju seragam.  Setelah dilakukan penelusuran, narasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks. Dilansir dari Kompas.com, Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan memastikan narasi dalam unggahan itu tidak benar. Anak dalam foto yang beredar berinisial ERM (13), warga Kampung Kabuwage, Kabupaten Boven Digoel. Ia dilaporkan meninggal pada Senin 17 Januari 2025, namun bukan karena makan bergizi gratis.  

Hoaks
25 Feb 2025
Beredar sejumlah unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa salah satu gerai Mie Gacoan yang berada di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, diduga mengandung minyak babi sehingga disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Unggahan yang berupa video dengan durasi 30 detik tersebut menampilkan beberapa anggota Satpol PP yang menempelkan tanda ‘DISEGEL’ dan diberi garis polisi. Faktanya, dikutip dari kompas.com, gerai Mie Gacoan yang berada di wilayah Serpong, Tangerang Selatan tersebut memang disegel secara resmi oleh Satpol PP pada 21 Februari 2025. Namun bukan dengan alasan karena menjual makanan yang mengandung minyak babi, melainkan karena belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang menjadi syarat wajib bagi bangunan usaha di daerah itu. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Satpol PP Kota Tangsel, Suherman, menjelaskan, tindakan ini diambil sesuai aturan yang berlaku dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 Pasal 109, yang mewajibkan setiap badan usaha atau perorangan memiliki PBG sebelum beroperasi. Menurut Suherman, pihak pengelola Mie Gacoan sebenarnya telah mengurus izin PBG, tetapi proses penerbitannya masih berlangsung. Oleh karena itu, restoran tidak boleh beroperasi hingga dokumen tersebut resmi terbit.

Disinformasi
25 Feb 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah poster rekrutmen mengatasnamakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yang kini telah berubah menjadi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Poster tersebut menawarkan 1.800 posisi sebagai asesor untuk sekolah dan madrasah. Faktanya, Badan Asesmen Nasional-Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) telah menegaskan bahwa informasi dalam poster tersebut tidak benar. Penggunaan logo BAN-S/M dan/atau BAN-PDM serta sampul panduan akreditasi yang diedit pada akun-akun tersebut tidak ada kaitannya dengan BAN-PDM. Akun-akun tersebut dikelola oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan bertujuan negatif. Melalui website resmi kemendikbud.go.id, juga diketahui bahwa hingga saat ini BAN-PDM belum mengumumkan penyelenggaraan rekrutmen asesor tahun 2025.   

Hoaks
25 Feb 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi terkait adanya bantuan bor sumur dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Unggahan tersebut mengklaim bahwa Kementerian ESDM memberikan bantuan secara gratis kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan, dengan syarat mengisi data melalui tautan yang disediakan dan memiliki akun Telegram. Faktanya, klaim tersebut adalah hoaks atau tidak benar. Dilansir dari turnbackhoax.id, tidak ditemukan informasi terbaru seputar bantuan sumur bor yang bisa didaftarkan oleh masyarakat. Berdasarkan siaran pers di laman esdm.go.id pada Oktober 2019, bantuan sumur bor disalurkan  langsung dari Kementerian ESDM kepada pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota (tidak kepada masyarakat secara langsung), sehingga unggahan berisi tautan “pendaftaran bantuan bor sumur dari Kementerian ESDM” merupakan konten tiruan (impostor content).  

Hoaks
25 Feb 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja (loker) sebagai sopir/driver di PT RANS Entertainment. Unggahan tersebut juga disertai narasi ajakan kepada seluruh driver di Indonesia baik yang berpengalaman maupun non-pengalaman untuk bekerja di PT RANS Entertainment. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bio pengunggah unggahan tersebut. Faktanya, Hasil penelusuran pada link bio akun pengunggah, hasilnya ditemukan tautan yang mengarah pada sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selanjutnya, penelusuran pada sejumlah akun resmi PT RANS Entertainment seperti website, Instagram dan Facebook tidak ditemukan informasi mengenai lowongan pekerjaan tersebut. Melalui akun media sosial nya, Raffi Ahmad menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT RANS Entertainment. 

Hoaks
25 Feb 2025
Bermunculan akun-akun tiruan di media sosial yang mengatasnamakan Bank Central Asia (BCA), menawarkan pinjaman instan dengan syarat mudah, menunjukkan KTP dan pencairan dalam waktu kurang dari 30 menit. Berdasarkan hasil penelusuran akun-akun tersebut mengarahkan pengguna untuk menghubungi nomor WhatsApp yang diklaim sebagai admin BCA, dengan narasi yang menyebut pinjaman online aman, amanah, dan bahkan diresmikan oleh Presiden Prabowo. Narasi tersebut merupakan hoaks. BCA melalui situs resmi menegaskan bahwa bank tidak pernah menawarkan pinjaman instan atau meminta data pribadi nasabah untuk penawaran semacam itu, dan hanya akun TikTok resmi (@bankbca) yang terverifikasi merupakan sumber informasi sah. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi guna menghindari penipuan.  

Hoaks
25 Feb 2025
Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru akan ditutup total sementara menjelang perayaan Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri, yang diperkirakan berlangsung pada akhir Maret 2025. Penutupan ini berdampak pada seluruh aktivitas wisata, termasuk pendakian Gunung Semeru dan kunjungan ke Gunung Bromo, sehingga memengaruhi traveler dan pelaku wisata di kawasan tersebut. Berdasarkan informasi resmi dari Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melalui Instagram, kegiatan wisata di kawasan tersebut akan ditutup mulai 28 Maret 2025 pukul 00.01 WIB hingga 1 April 2025 pukul 23.59 WIB, dan kembali dibuka pada 2 April 2025 pukul 00.01 WIB. Selain itu, penutupan jalur pendakian Gunung Semeru telah diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan, merujuk pada evaluasi kondisi cuaca ekstrem dan imbauan BMKG sebagai kelanjutan dari penutupan yang telah diberlakukan sejak Januari 2025.

Fakta
24 Feb 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai pendaftaran sebagai penerima beasiswa unggulan yang di prakarsai oleh Bank Indonesia. Unggah tersebut juga disertai narasi terkait kriteria umum penerima dan benefit yang didapat dari beasiswa unggulan Pemilik akun menginformasikan kepada para calon penerima beasiswa yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut. Faktanya, setelah dilakukan penelusuran, link yang tertera dalam unggahan tersebut mengarah pada sebuah situs yang meminta calon penerima beasiswa memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, alamat domisili, dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Penelusuran selanjutnya, dilansir dari salah satu artikel dari laman resmi Bank Indonesia, bicara131.bi.go.id, dijelaskan bahwa pendaftaran sebagai penerima Beasiswa Unggulan BI dilakukan melalui pengajuan diri serta koordinasi dengan kampus atau sekolah mitra Bank Indonesia. Beasiswa Unggulan hanya diberikan untuk sembilan tujuan kampus yakni, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Diponegoro. 

Hoaks
23 Feb 2025
Beredar beberapa video dan foto di TikTok oleh akun 1 [arsip] dan akun 2 serta Facebook akun tiga dan akun empat, berisi klaim tentang pembagian uang ke mahasiswa aksi ‘Indonesia Gelap’ pada Februari 2025. Video itu memperlihatkan mahasiswa beralmamater kuning dan biru yang membagikan kertas mirip uang yang diklaim sebagai bayaran karena telah menggelar unjuk rasa selama sepekan terakhir.  Informasi pembagian uang ke mahasiswa aksi ‘Indonesia Gelap’ adalah keliru. Dilansir dari tempo.co, unggahan tersebut bukan aksi demonstrasi ‘Indonesia Gelap’ pada Februari 2025, melainkan aksi demonstrasi ‘Tolak PPN 12 Persen’ pada Desember 2024. Selain itu, uang yang dibagikan adalah uang mainan yang menjadi properti dalam aksi tersebut. Aksi demonstrasi bertajuk Indonesia Gelap digelar masyarakat dan mahasiswa di berbagai daerah selama beberapa hari sekitar tanggal 20-21 Februari 2025. Dikutip dari akun Facebook resmi BBC News Indonesia, Koordinator BEM SI Kerakyatan Muhammad Anas Robbani mengatakan aksi demonstrasi kali ini disebabkan temuan mereka dalam dokumen pemerintah terkait rencana pemangkasan biaya operasional kampus negeri dan beasiswa akibat dari kebijakan efisiensi anggaran.  

Hoaks