Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

02 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang diklaim menampilkan sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang dikirim ke Iran, yang saat ini tengah berkonflik dengan Israel. Namun, setelah dilakukan penelusuran, video yang beredar tersebut diketahui merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Dilansir dari Kompas.com, hasil pengecekan menggunakan alat deteksi konten AI, Hive Moderation, menunjukkan bahwa video yang diklaim menampilkan sejumlah personel TNI yang akan dikirim ke Iran memiliki probabilitas sebesar 94,5 persen sebagai hasil buatan AI. Temuan ini mengindikasikan bahwa konten tersebut sangat mungkin merupakan hasil rekayasa dengan menggunakan teknologi AI generatif.  

Hoaks
02 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial yang disertai narasi bahwa warga Papua menyambut kedatangan imigran asal Israel. Unggahan tersebut memuat dua cuplikan video berbeda. Video pertama memperlihatkan sekelompok warga Papua yang melakukan konvoi sambil membawa bendera Israel. Sementara itu, video kedua menampilkan kedatangan sejumlah warga negara asing yang diduga berasal dari Israel. Setelah dilakukan penelusuran, video tersebut tidak berkaitan dengan narasi yang menyebut bahwa warga Papua menyambut kedatangan imigran dari Israel. Dilansir dari Kompas.com, video yang beredar merupakan gabungan dari dua peristiwa yang berbeda. Video pertama menampilkan momen komunitas Sion Kids di Papua yang mengibarkan bendera Israel pada tahun 2023. Sion Kids sendiri merupakan gerakan rohani yang berfokus pada pemahaman Alkitab dengan pendekatan berakar pada tradisi Yahudi. Sementara itu, video kedua memperlihatkan sekelompok orang yang tengah berkemah dalam sebuah acara festival musik metal, Hellfest. Dengan demikian, klaim bahwa video tersebut menunjukkan warga Papua menyambut kedatangan imigran Israel adalah informasi yang tidak benar alias hoaks.  

Hoaks
02 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengklaim telah terjadi ledakan nuklir dahsyat di wilayah gurun dan laut. Dalam narasi yang menyertai video tersebut, ledakan itu disebut sebagai uji coba senjata nuklir oleh Iran, yang diklaim sebagai bentuk persiapan untuk menyerang Israel. Faktanya, video ledakan di gurun dan laut yang diklaim sebagai hasil uji coba nuklir Iran merupakan hoaks. Dilansir dari Kompas.com, klip yang beredar di media sosial merupakan konten manipulatif yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video ledakan di padang gurun, yang menampilkan sejumlah prajurit, mirip dengan cuplikan yang diunggah pada 7 Juni 2025. Sementara itu, video ledakan di laut diunggah pada kanal YouTube yang sama pada 4 Juni 2025. Pada masing-masing unggahan, kreator menyertakan keterangan bahwa video tersebut dihasilkan dengan bantuan teknologi AI. Untuk memastikan keaslian video, dilakukan pengecekan menggunakan alat pendeteksi konten AI, Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan bahwa video ledakan di gurun dan laut memiliki probabilitas masing-masing 71 persen dan 73 persen merupakan hasil buatan AI.

Hoaks
02 Jul 2025
Sebuah akun X palsu @Kembiskes mengklaim Kemenkes meluncurkan “tag telinga inovatif” berlogo Pfizer untuk memantau kesehatan dan vaksinasi anak sekolah. Narasi dan gambar yang menampilkan anak SD ber-tag kuning di telinga terbukti hoaks; Kemenkes menegaskan akun resminya hanya @KemenkesRI (centang abu-abu) dan tidak pernah mengeluarkan program semacam itu. Gambar tag telinga tersebut juga terdeteksi sebagai hasil rekayasa AI dengan probabilitas 99,9 persen. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa informasi tentang tag telinga tersebut tidak benar dan telah disebarkan oleh akun tiruan. Masyarakat diimbau selalu memverifikasi segala informasi kesehatan melalui kanal resmi Kemenkes di situs kemkes.go.id atau media sosial terverifikasi.

Hoaks
02 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses registrasi ASN Run 2025. Unggahan tersebut disertai poster terkait ASN Run 2025 yang menampilkan sosok Agus Harimurti Yudhoyono. Ditemukan sebuah link pendaftaran yang dapat diakses oleh masyarakat di bawah poster tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelari memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Dilakukan penelusuran pada poster dalam informasi yang beredar, selaras dengan salah satu unggahan akun Instagram resmi Agus Harimurti Yudhoyono yang diunggah pada 19 Mei 2025. Diketahui bahwa program ASN Run 2025 diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia RI ke-80. Melalui website dan akun Instagram resmi ASN RUN, terdapat dua jenis kegiatan, yakni ASN Virtual Run yang dilaksanakan mulai 13 Juli – 17 Agustus 2025, dan ASN Run yang dilaksanakan pada 21 September 2025 dengan garis Start dan Finish di Gedung Kemendikdasmen RI, Jakarta. Namun, registrasi ASN Run 2025 hanya melalui website resmi ASN Run bukan melalui tautan online seperti informasi yang beredar. 

Hoaks
01 Jul 2025
Di sejumlah grup WhatsApp beredar video yang mengklaim air rebusan sawo mentah dapat menyembuhkan vertigo hanya dalam beberapa hari. Dalam video tersebut, sawo dikupas, diiris, direbus, lalu airnya diminum setiap hari sebagai “obat” vertigo. Namun, hingga kini belum ada penelitian ilmiah yang mendukung khasiat sawo untuk mengatasi vertigo. Para pakar, termasuk Dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa dari Universitas La Tansa Mashiro dan peneliti bioteknologi Anastasia Hermosaningtyas dari Poznan University of Medical Sciences, menegaskan sawo bukan terapi terbukti untuk vertigo. Oleh karena itu, klaim bahwa air rebusan sawo mentah mampu menyembuhkan vertigo merupakan informasi yang menyesatkan.

Hoaks
01 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), sedang dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Video tersebut menampilkan kerumunan orang yang merekam suasana di depan Toko Obat Sumber Husodo dengan ponsel mereka. Faktanya, dilansir dari Kompas.com, Ajudan Presiden Joko Widodo, Kompol Syarif Fitriansyah, memastikan bahwa kabar Jokowi dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis adalah hoaks. Video yang beredar sebenarnya terkait dengan penertiban pengunjung Angkringan Kopi Jos yang terletak dekat Toko Obat Sumber Husodo. Petugas menertibkan kerumunan karena melanggar protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 pada tahun 2020. Sebelumnya, masyarakat memang sempat ramai memperhatikan kondisi kesehatan Jokowi karena wajahnya tampak bengkak. Namun, Jokowi telah menjelaskan bahwa ia mengalami alergi kulit setelah kunjungannya ke Vatikan. Dengan demikian, narasi yang menyebut Jokowi dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis adalah tidak benar dan termasuk hoaks. Ajudan Jokowi menegaskan bahwa Presiden Jokowi dalam keadaan sehat.  

Hoaks
01 Jul 2025
Sebuah akun X bernama “SrikandiMuslim2” membagikan sebuah video yang menampilkan seorang wanita di atas perahu yang menyatakan bahwa kondisi Raja Ampat sudah rusak dan banyak ikan mati. Unggahan tersebut disertai narasi yang menyebut, “Akibat Jokowi pemimpin dungu ijazah palsu yang ngaku lulusan fakultas kehutanan tapi tidak peduli pelestarian hutan dan lingkungan.” Setelah dilakukan penelusuran terkait kondisi terkini wilayah Raja Ampat, tidak ditemukan adanya berita kredibel maupun bukti visual yang mendukung klaim dalam video tersebut. Dilansir dari turnbackhoax.id, video asli yang berdurasi 8 detik dibuat menggunakan teknologi Veo 3 dan dipublikasikan di Blog Google. Sedangkan video yang beredar berdurasi 16 detik, yaitu pengulangan dua kali dari video asli tersebut, dengan resolusi 720p dan 24fps dalam rasio aspek lanskap 16:9. Dari sini dapat disimpulkan bahwa video tersebut adalah hasil kreasi Artificial Intelligence (AI). Oleh karena itu, klaim bahwa “laut Raja Ampat sudah rusak dan banyak ikan mati” dalam video tersebut adalah palsu dan termasuk hoaks.  

Hoaks
01 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang berisi informasi tentang lowongan pekerjaan untuk tenaga Kesehatan Nusantara Sehat. Unggahan tersebut juga menyertakan sebuah tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendaftar. Namun, setelah dilakukan penelusuran melalui tautan yang tertera, tautan tersebut mengarah pada pengisian data pribadi berupa nama lengkap dan nomor Telegram. Hal ini menimbulkan kekhawatiran adanya indikasi penipuan serta potensi penyalahgunaan data pribadi. Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi “nusantara_sehat_official”, diketahui bahwa rekrutmen tenaga kerja untuk program tersebut berlangsung pada 2-5 Juni 2025 dan diperpanjang hingga 10-13 Juni 2025. Pendaftaran resmi hanya dapat dilakukan melalui laman tugsusnakes.kemkes.go.id, bukan melalui tautan yang meminta pengisian data pribadi seperti yang diunggah oleh akun Facebook “Recruitmen Nusantara Sehat”.  

Hoaks
01 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan gambar dengan klaim “tenda pengungsian masyarakat Israel di lereng gunung.” Unggahan tersebut menyatakan bahwa lereng gunung tersebut dipenuhi oleh warga Israel yang melarikan diri dari bunker-bunker di dalam kota. Faktanya, unggahan foto yang mengklaim “tenda pengungsian masyarakat Israel di lereng gunung” merupakan konten yang menyesatkan dan tidak benar. Berdasarkan informasi dari turnbackhoax.id, ditemukan sebuah video di akun TikTok “pisaqqastranstours” pada Selasa (17/6/2025) yang menunjukkan suasana serupa. Video tersebut disertai narasi berbahasa Quechua (Peru) “SEÑOR De QOYLLORITY Cusco,” yang merujuk pada sebuah festival keagamaan, yaitu ziarah tahunan ke tempat suci Sinakara di kaki Gunung Ausangate, Cusco, Peru. 

Hoaks
01 Jul 2025
Akun TikTok “bmt.ugt.nusantara207” mengunggah cuplikan video Menteri Koperasi Budi Arie Sitanggang membahas digitalisasi Koperasi Merah Putih, lalu menambahkan klaim “pinjaman tanpa bunga (0%)” dan ajakan pendaftaran cepat via WhatsApp. Padahal, cuplikan tersebut—diambil dari program “Laporan 8 Petang” Garuda TV (31/5/2025, menit 34:15–35:14)—murni menjelaskan integrasi digital Koperasi Merah Putih di desa-desa, tanpa menyebut fasilitas pinjaman tanpa bunga. Menurut laporan tirto.id (3/6/2025), Koperasi Merah Putih menawarkan pinjaman usaha rakyat (KUR) dengan suku bunga 3 persen, bukan nol persen. Dengan demikian, unggahan TikTok yang mengklaim ada skema pinjaman koperasi tanpa bunga merupakan konten tiruan (impostor content) dan menyesatkan.

Hoaks
01 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Samator Indo Gas Tbk. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan, kualifikasi, dan gaji. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang bukan situs resmi milik PT Samator Indo Gas Tbk. Melalui website resmi, PT Samator Indo Gas Tbk telah mencantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Samator Indo Gas Tbk. Informasi resmi terkait lowongan kerja PT Samator Indo Gas Tbk dapat diakses melalui website rekrutmen resmi perusahaan, https://hc.samator.com:2053/recruitment/ ataupun akun media sosial resmi PT Samator Indo Gas Tbk. 

Hoaks
01 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai Kementerian PUPR membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Aur Irigasi (P3-TGAI) tahun 2025. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang bukan situs resmi rekrutmen Kementerian PUPR. Selain itu, akun pengunggah menggunakan nama dan foto profil Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR saat ini yakni, Ir. Mohammad  Zainal Fatah, sehingga dikhawatirkan mengarah pada phishing atau penipuan. Melalui website resmi Kementerian PUPR untuk P3-TGAI, benar ditemukan informasi bahwa adanya rekrutmen TPM tahun 2025. Namun, waktu pendaftaran rekrutmen bergantung pada balai wilayah sungai sebagai penyelenggara. Untuk saat ini, sedang dibuka pendaftaran rekrutmen TPM untuk balai wilayah sungai Nusa Tenggara I. Sehingga, informasi mengenai tautan pendaftaran rekrutmen TPM untuk P3-TGAI tahun 2025 selain melalui website Kementerian PUPR untuk P3-TGAI adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
01 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Bayan Resources Tbk. Unggahan tersebut disertai informasi kualifikasi umum dan gaji. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap, jenis kelamin, dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram, PT Bayan Resources Tbk telah mencantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Bayan Resources Tbk. Informasi mengenai lowongan pekerjaan perusahaan hanya dapat diakses melalui website resmi pada laman karir serta akun media sosial resmi PT Bayan Resources Tbk. 

Hoaks
01 Jul 2025
Sebuah unggahan mengklaim FIFA resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, menggantikan Qatar dan Arab Saudi karena alasan keamanan. Foto Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang disertakan dalam klaim itu sebenarnya diambil saat Infantino menyampaikan belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022; unggahan tersebut menyesatkan. Hingga kini, FIFA dan AFC belum mengubah ketetapan tuan rumah ronde keempat, yang dijadwalkan berlangsung di Qatar dan Arab Saudi, dengan undian digelar 17 Juli 2025. Ronde keempat akan mempertandingkan enam tim—Indonesia, Irak, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab—dalam dua grup untuk memperebutkan dua tiket ke Piala Dunia 2026.

Hoaks
30 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial X yang memuat narasi, "100 pulau dilelang, Mendagri: Tito bilang, daripada kosong mending dijual." Faktanya, lelang yang dilakukan bukan untuk kepemilikan pulau-pulau, melainkan untuk mencari mitra investor dalam pengembangan pariwisata di Kepulauan Widi dengan model kemitraan. Dilansir dari turnbackhoax.id, yang dilelang bukanlah pulau-pulau itu sendiri, melainkan kesempatan untuk bermitra dengan PT Leadership Islands Indonesia (LII) dalam mengelola potensi wisata di Kepulauan Widi. Oleh karena itu, klaim bahwa Mendagri menyatakan 100 pulau akan dijual adalah hoaks dan tidak benar.  

Hoaks
30 Jun 2025
Akun TikTok “ardikucay8511” mengunggah video yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto mengumumkan hukuman mati bagi setiap koruptor, bahkan yang mencuri Rp 1, saat sidang DPR. Dalam narasinya disebut suasana Istana Negara mencekam dan pejabat panik usai pengumuman “bom kebijakan” tersebut. Berdasarkan penelusuran, klaim ini tidak berdasar. Narasi dalam video berasal dari artikel jurnalpatrolinews.co.id tanggal 9 Maret 2025, tanpa dukungan pemberitaan media kredibel manapun. Cuplikan gambar suasana panik juga diambil dari liputan BeritaSatu pada Oktober 2014. Dengan demikian, konten tentang “hukuman mati koruptor” yang diumumkan Presiden adalah menyesatkan.

Hoaks
30 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memuat informasi tentang lowongan pekerjaan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dalam unggahan tersebut turut disertakan tautan yang diklaim sebagai situs resmi untuk melakukan pendaftaran. Namun, setelah dilakukan penelusuran melalui tautan yang tercantum, diketahui bahwa tautan tersebut mengarah ke laman tidak resmi dan meminta calon pelamar untuk mengisi data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram aktif. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait potensi penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selain itu, pada laman resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (www.beacukai.go.id), tidak ditemukan adanya informasi mengenai lowongan pekerjaan sebagaimana yang disebutkan dalam unggahan akun TikTok tersebut.  

Hoaks
27 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Instagram yang memuat informasi mengenai Bell’s Palsy. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa Bell’s Palsy disebabkan oleh virus yang terbawa angin, baik angin malam, angin dari pendingin ruangan (AC), maupun dari kipas angin. Faktanya, klaim bahwa Bell’s Palsy disebabkan oleh virus yang tertiup angin adalah menyesatkan. Dilansir dari Tempo.co, klaim tersebut tidak didukung bukti ilmiah. Dokter Spesialis Saraf RS Mitra Keluarga Waru, dr. Devi Ariani Sudibyo, Sp.S(K), menjelaskan bahwa Bell’s Palsy adalah kelumpuhan mendadak pada otot wajah yang berkembang dalam waktu sekitar 72 jam. Penyebab pastinya belum diketahui secara pasti, namun kondisi ini diduga berkaitan dengan reaktivasi virus herpes simpleks (HSV-1), virus lain seperti VZV atau EBV, serta gangguan autoimun dan hiperglikemia. “Jadi, tidak benar penyakit ini disebabkan oleh virus yang terbawa angin,” ujar dr. Devi kepada Tempo pada 18 Juni 2025.  

Hoaks
27 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memuat klaim bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, disebut akan menghapus Indonesia dan Rusia dari peta dunia jika ikut campur dalam konflik terkait Palestina. Faktanya, klaim yang menyebut Donald Trump akan menghapus Indonesia dan Rusia dari peta dunia adalah hoaks. Video yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan rekaman saat pelantikan Donald Trump pada 20 Januari 2025. Namun, sulih teks (subtitle) dalam video itu telah dimanipulasi dan tidak sesuai dengan isi pidato asli yang disampaikan Trump. Transkrip lengkap pidato pelantikan Trump dapat dibaca di situs resmi Gedung Putih. Dalam pidatonya, Trump tidak mengatakan akan menghapus Indonesia dan Rusia dari peta dunia. Sehingga, narasi yang tersebar merupakan informasi palsu yang sengaja disunting untuk menyesatkan dan memicu keresahan publik.  

Hoaks
27 Jun 2025
Beredar unggahan foto truk yang diklaim tengah membawa rudal Indonesia untuk diserahkan ke Iran dalam konflik melawan Israel. Padahal, gambar tersebut sudah beredar sejak Juli 2017, ketika sebuah kontainer bermuatan paku bumi—bahan konstruksi untuk memperkuat fondasi bangunan—mogok di jembatan layang Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dan menyebabkan kemacetan panjang di Tol JORR. Penelusuran Google Lens dan keterangan resmi akun TMC Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa muatan truk itu adalah paku bumi, bukan rudal. Narasi bahwa Indonesia mengirimkan senjata ke Iran merupakan hoaks dan daur ulang informasi lama yang tidak berdasar.

Hoaks