Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

21 Jul 2025
Sebuah akun TikTok mengunggah konten berupa kolase foto dengan klaim bahwa Indonesia menyerang Myanmar. Video tersebut menampilkan gambar Presiden Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, sejumlah prajurit TNI-Polri, serta warga negara Indonesia (WNI) yang diselamatkan. Namun setelah ditelusuri, klaim bahwa Indonesia menyerang Myanmar adalah hoaks. Dilansir dari Tempo.co, Indonesia tidak pernah melakukan serangan terhadap junta militer Myanmar. Kolase foto dalam unggahan tersebut tidak berkaitan dengan aksi pembebasan WNI oleh Presiden Prabowo. Humas Kementerian Luar Negeri RI, Rolliansyah Soemirat, menegaskan bahwa tidak benar ada "serangan kejutan" pembebasan WNI di Myanmar yang melibatkan Presiden, Kementerian Luar Negeri, TNI, BIN, atau relawan lintas negara. Proses pemulangan WNI dari wilayah Myawaddy dilakukan melalui jalur diplomasi dan koordinasi yang terencana serta bertahap sejak awal 2025. Kementerian Luar Negeri juga mengimbau masyarakat untuk tetap kritis terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.  

Hoaks
21 Jul 2025
Beredar unggahan video di media sosial yang diklaim menunjukkan kedatangan pasukan militer Amerika Serikat di Aceh. Dalam unggahan video tersebut terdapat sejumlah cuplikan seperti penampakan tentara yang berjalan di tengah hutan dan kapal-kapal perang di lautan. Faktanya, dilansir dari Tempo.co, narasi yang menyebut video tersebut memperlihatkan tentara, kapal induk, dan jet tempur Amerika Serikat yang berdatangan ke Aceh adalah klaim keliru. Gambar kapal induk yang diikuti sejumlah kapal perang itu bukan direkam di Aceh, melainkan menunjukkan kapal induk USS Carl Vinson (CVN 70) yang tengah berlayar di Laut Filipina pada 28 April 2017. Selain itu, warna seragam tentara yang terlihat di hutan berbeda dengan seragam tempur militer Amerika Serikat. Seragam dalam video TikTok tersebut justru lebih menyerupai seragam TNI Angkatan Darat.  

Hoaks
21 Jul 2025
Di media sosial beredar seruan untuk menolak amandemen Regulasi Kesehatan Internasional (IHR) yang rencananya akan disahkan pada 19 Juli 2025. Amandemen tersebut disebut-sebut dapat mengancam kedaulatan negara di bidang kesehatan karena diduga akan mewajibkan vaksinasi. Faktanya, dilansir dari Kompas.com, klaim bahwa amandemen Regulasi Kesehatan Internasional (IHR) dapat mengancam kedaulatan kesehatan adalah hoaks. Narasi yang beredar di media sosial telah memuat pemahaman keliru terhadap isi pasal-pasal dalam amandemen tersebut. Kementerian Kesehatan melalui akun Instagram resminya juga menegaskan bahwa informasi yang disebarkan bersifat menyesatkan. “IHR bukan untuk mengambil alih wewenang negara, melainkan untuk memperkuat kerja sama antarnegara dalam menghadapi ancaman kesehatan global seperti pandemi,” tulis Kemenkes pada Kamis (17/7/2025).  

Hoaks
21 Jul 2025
Beredar sebuah video di media sosial yang menampilkan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Dalam video tersebut, Jokowi diduga mengancam para ulama, namun konteks pernyataannya tidak dijelaskan. Video itu juga menyertakan potongan ceramah KH Zainuddin MZ yang diposisikan seolah terkait dengan ucapan Jokowi. Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar dan termasuk hoaks. Dilansir dari Kompas.com, video yang beredar merupakan gabungan dari dua klip berbeda. Klip pertama yang menampilkan Jokowi mengatakan akan “menggigit” siapa pun yang berani bermain-main main identik dengan unggahan di kanal YouTube Official iNews pada 2019. Dalam video utuhnya, Jokowi menyatakan bahwa ia akan menggigit pihak yang masih mengganggu agenda besar pemerintah. Sementara itu, klip kedua yang menampilkan Jokowi meminta polisi untuk melakukan penangkapan dan penembakan identik dengan unggahan di kanal YouTube Kementerian Sekretariat Negara RI pada 2016. Video tersebut merupakan momen saat Jokowi memberikan sambutan dalam peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional. Dalam sambutannya, Jokowi meminta kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengambil langkah tegas terhadap pengedar narkoba.  Dua pernyataan Jokowi tersebut tidak ditujukan kepada para ulama sebagaimana yang dinarasikan dalam unggahan tersebut.   

Hoaks
19 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan dari salah satu akun Facebook yang memuat informasi terkait pendaftaran CPNS Kementerian Hukum dan HAM serta petugas imigrasi tahun 2025. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan yang diklaim sebagai akses resmi untuk melakukan pendaftaran rekrutmen. Namun, setelah dilakukan penelusuran terhadap tautan tersebut, ditemukan bahwa laman yang dituju meminta pengguna untuk mengisi nama dan nomor Telegram aktif. Tautan ini memiliki indikasi phishing, karena tidak mengarah ke situs resmi milik pemerintah. Dilansir dari Kompas.com, Kemenkumham saat ini telah bertransformasi menjadi tiga kementerian terpisah, yakni Kementerian Hukum (Kemenhum), Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham), dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas). Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan rekrutmen CPNS dari ketiga kementerian tersebut untuk periode Juli–Agustus 2025. Selain itu, melalui akun Instagram resminya, Kemenham menegaskan bahwa informasi rekrutmen CPNS yang sempat beredar pada Juni 2025 adalah tidak benar alias hoaks.  

Hoaks
19 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa pekerja Indonesia masuk daftar hitam untuk memasuki Jepang. Video tersebut disertai narasi: "Imbas ulah buruk WNI di Jepang, Indonesia masuk DAFTAR HITAM." Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Dilansir dari CNNIndonesia.com, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menegaskan bahwa pemerintah Jepang tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi terkait blacklist terhadap Indonesia. Dalam rilis resmi pada Selasa, 15 Juli 2025, KBRI menyatakan isu blacklist bukan bagian dari pembahasan resmi antara Pemerintah Indonesia dan Jepang. Dengan demikian, unggahan yang menyebut “Jepang Blacklist Pekerja Indonesia” merupakan konten hoaks dan menyesatkan.  

Hoaks
19 Jul 2025
Beredar sebuah video yang diunggah oleh akun X “@kopipahitgulo” pada Sabtu, 12 Juli 2025, yang mengklaim bahwa Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia ke-7, diduga telah meninggal dunia. Faktanya, informasi mengenai meninggalnya Joko Widodo adalah hoaks dan menyesatkan. Dilansir dari turnbackhoax.id, hasil penelusuran dan pencarian di mesin pencari Google, tidak ditemukan sumber informasi kredibel yang mendukung kabar meninggalnya Presiden Republik Indonesia ke-7 tersebut. Sebelumnya, pada Juni 2025, sempat beredar isu bahwa kondisi Jokowi dalam keadaan kritis di rumah sakit. Namun, dikutip dari detik.com, Kompol Syarif Fitriansyah menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan meminta masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.  

Hoaks
19 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Instagram yang menampilkan Buya Yahya menyatakan akan memberikan bantuan sebesar Rp 25 juta kepada siapa saja yang membutuhkan. Namun, setelah dilakukan penelusuran, ditemukan bahwa audio dalam video tersebut adalah hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurut analisis dari Turnbackhoax.id menggunakan perangkat deteksi AI ElevenLabs.io, probabilitas audio tersebut merupakan rekayasa mencapai 97 persen. Selain itu, nomor WhatsApp yang tercantum dalam unggahan akun Instagram tersebut telah diperiksa menggunakan aplikasi Getcontact, dan tidak ditemukan adanya hubungan dengan Buya Yahya. Dengan demikian, klaim bahwa Buya Yahya membagikan uang adalah hoaks.   

Hoaks
19 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial yang memuat klaim bahwa pemerintah Jepang membentuk pusat komando sebagai respons atas tindakan Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang yang belakangan ini menjadi sorotan publik. Faktanya, klaim ini tidak benar. Pemerintah Jepang memang membentuk organisasi bernama “menara kendali” di bawah Sekretariat Kabinet untuk mengoordinasi penanganan kejahatan dan ketertiban penduduk asing secara umum, bukan khusus untuk WNI. Menurut Turnbackhoax.id dan laporan Antaranews pada (9/7/2025), pembentukan ini juga terkait upaya pemerintah Jepang merespons isu penyalahgunaan sistem kesejahteraan oleh warga asing menjelang pemilihan Majelis Tinggi Jepang pada 20 Juli 2025.  

Hoaks
19 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang menginformasikan bahwa BPJS Kesehatan membuka pendaftaran untuk penghapusan tunggakan iuran. Dalam unggahan tersebut, masyarakat diminta untuk mendaftarkan diri melalui tautan yang telah disematkan. Namun setelah ditelusuri, tautan yang disematkan dalam unggahan tersebut bukan berasal dari situs resmi BPJS Kesehatan sehingga berpotensi mengarah pada modus penipuan (scamming). Sebelumnya, Liputan6.com juga pernah mengklarifikasi bahwa informasi terkait penghapusan tunggakan dan iuran gratis BPJS Kesehatan merupakan hoaks. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizky Anugrah, telah menegaskan bahwa informasi mengenai pendaftaran penghapusan tunggakan dan iuran gratis adalah hoaks dan termasuk modus penipuan. Ia menambahkan, BPJS Kesehatan tidak memiliki program penghapusan tunggakan maupun pembebasan iuran seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.  

Hoaks
19 Jul 2025
Beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim bahwa mata uang BRICS telah mulai diterbitkan dan beredar di tengah masyarakat. Dalam video tersebut juga disebutkan bahwa terdapat gambar bendera Indonesia pada uang tersebut. Faktanya, klaim dalam video tersebut tidak benar dan termasuk hoaks. Mengutip laporan dari Tempo.co, hasil penelusuran terhadap sejumlah media kredibel menunjukkan bahwa hingga saat ini, negara-negara anggota BRICS belum secara resmi menggunakan mata uang bersama untuk transaksi. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti juga menjelaskan bahwa BRICS belum menerbitkan mata uang bersama (currency union) yang dapat digunakan dalam perdagangan internasional. Ia menambahkan, wacana mengenai mata uang bersama memang pernah dibahas sebagai upaya untuk mengurangi dominasi dolar Amerika Serikat dalam sistem keuangan global.  

Hoaks
19 Jul 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran promo milik salah satu brand minuman bersoda, SPRITE, yang bertajuk EKSTRA-SEGER-VAGANZA. Unggahan tersebut disertai poster terkait promo tersebut yang menampilkan hadiah berupa mobil dan emas batangan serta link pendaftaran yang dapat diakses oleh masyarakat di bawah poster tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan jenis kelamin yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Dilakukan penelusuran pada poster dalam informasi yang beredar, selaras dengan salah satu unggahan akun Instagram resmi SPRITE Indonesia yang diunggah pada 7 Juli 2025. Diketahui bahwa program SPRITE PROMO EKSTRA-SEGER-VAGANZA berlaku mulai 7 – 31 Juli 2025. Melalui salah satu unggahan pada akun instagram resmi nya, telah dicantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan mengenai promo ataupun event milik SPRITE. Informasi resmi terkait syarat dan ketentuan mengikuti SPRITE PROMO EKSTRA-SEGER-VAGANZA dapat diakses melalui tautan yang tertera dalam bio akun Instagram resmi SPRITE Indonesia, bukan hanya sekedar melalui tautan pendaftaran online seperti informasi yang beredar. 

Hoaks
18 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses untuk mengecek status pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 Rp 600.000. Unggahan tersebut mengatasnamakan layanan Pospay yang dikelola oleh PT Pos Indonesia. Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat untuk melakukan pengecekan status melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selain itu, dilansir dari kompas.com, diketahui bahwa BSU dicairkan kepada pekerja yang memenuhi syarat melalui Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, dan Mandiri), BSI, dan layanan Pospay. Namun, tautan dalam informasi yang beredar tidak mengarah ke situs resmi PT Pos Indonesia atau halaman aplikasi Pospay di Play Store atau App Store. Kementerian Ketenagakerjaan telah mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu tautan mencurigakan yang mengatasnamakan BSU. Dengan demikian, informasi mengenai tautan aplikasi Pospay untuk mengecek status penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
17 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi bahwa Bank Muamalat membuka rekrutmen Customer Service Development Program (CSDP) dan Teller Mulia. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait persyaratan, lokasi, dan cara melamar dapat melalui link yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website karir dan akun Instagram karir resmi Bank Muamalat, benar ditemukan informasi bahwa adanya rekrutmen Customer Service Development Program (SSDP) dan Teller Mulia. Rekrutmen tersebut dibuka untuk cabang Bank Muamalat di berbagai kota sampai batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan, yakni 31 Juli 2025. Namun, pendaftaran resmi rekrutmen untuk posisi Customer Service Development Program (SSDP) dan Teller Mulia dapat diakses melalui website karir resmi milik Bank Muamalat, bukan melalui tautan online seperti informasi yang beredar. 

Hoaks
17 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Bukit Makmur Mandiri Utama. Unggahan tersebut disertai informasi posisi yang ditawarkan, persyaratan, dan gaji. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama pengguna dan nomor telegram yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website dan akun Instagram resmi, PT Bukit Makmur Mandiri Utama telah mencantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Bukit Makmur Mandiri Utama. Dalam salah satu unggahan pada akun Instagram resminya, diketahui bahwa PT Bukit Makmur Mandiri Utama memiliki 3 website registrasi rekrutmen resmi tergantung dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Informasi mengenai lowongan pekerjaan perusahaan dapat diakses melalui akun media sosial resmi seperti Instagram atau Linkedin PT Bukit Makmur Mandiri Utama. 

Hoaks
17 Jul 2025
Beredar unggahan di Facebook yang mengarahkan masyarakat mendaftar program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kementerian ATR/BPN melalui tautan di bio akun tersebut. Situs yang dituju justru meminta data pribadi seperti nomor Telegram dan provinsi asal, sehingga berpotensi modus penipuan atau penyalahgunaan informasi. Padahal, PTSL resmi dikelola Kementerian ATR/BPN dengan pendaftaran tatap muka melalui panitia ajudikasi di kantor desa atau kelurahan setempat. Informasi dan pengajuan pendaftaran sertifikat tanah tersedia di situs dan akun Instagram resmi Kementerian ATR/BPN, bukan melalui tautan online pihak ketiga.

Hoaks
17 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di Facebook yang menyertakan tautan saluran Telegram (https://t.me/bantuanekonomi21) dan mengklaim menawarkan “bantuan Presiden Prabowo Subianto 2025” berupa dana sekolah Rp 20 juta, kuliah Rp 35 juta, modal usaha Rp 85 juta, dan pelunasan hutang Rp 55 juta. Unggahan menampilkan potongan video Prabowo dan Menkeu Sri Mulyani, serta audio mirip pidato Prabowo, seolah-olah menjelaskan program tersebut. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa tautan Telegram tersebut bukan saluran resmi pemerintah dan berpotensi modus penipuan. Foto Prabowo–Sri Mulyani berasal dari KTT G20 di Brasil (November 2024), sementara audio Prabowo diambil dari pidato pelantikan presiden (Oktober 2024) yang membahas penyaluran subsidi kepada masyarakat kurang mampu. Untuk informasi resmi tentang berbagai program bantuan—seperti BSU, BPNT, PKH, PIP, dan KIP Kuliah—masyarakat diimbau mengunjungi situs kementerian terkait.

Hoaks
16 Jul 2025
Beredar unggahan akun Facebook “Natala Musa Dawoed” pada 28 Juni 2025 yang menampilkan video disertai narasi seolah-olah Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Belanda membahas kemerdekaan Papua dan Aceh. Unggahan tersebut menyebut bahwa Prabowo masih ragu melepas Aceh dan Papua karena kondisi masyarakat Jawa yang masih miskin. Faktanya, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Mafindo, video yang digunakan berasal dari pertemuan resmi Menhan Prabowo dan Menhan Belanda Kajsa Ollongren pada Juni 2023 di Singapura. Pertemuan tersebut membahas kerja sama pertahanan dan konflik Ukraina-Rusia, tanpa ada kaitan dengan isu kemerdekaan Aceh atau Papua. Oleh karena itu, klaim dalam unggahan tersebut termasuk konten menyesatkan (misleading content).

Hoaks
16 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp1,7 juta pada Juni-Juli 2025. Faktanya, informasi yang mengeklaim Kemenaker menyalurkan BSU sebesar Rp1,7 juta adalah hoaks. Dilansir dari kompas.com, tautan yang beredar tidak menuju situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Tautan tersebut justru meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram aktif, yang merupakan modus penipuan atau pencurian data. Kemenaker memang menyalurkan BSU pada Juni–Juli 2025, namun besaran bantuan adalah Rp300.000 per bulan, dan pencairannya dilakukan sekaligus untuk dua bulan, sehingga penerima menerima Rp600.000 secara langsung.  

Hoaks
16 Jul 2025
Beredar sebuah gambar yang diunggah oleh salah satu akun Facebook pada Selasa (24/6/2025) dengan klaim bahwa “pesawat tempur Israel jatuh di Tanjung Balai.” Dalam unggahan tersebut, tampak sekelompok orang mengerumuni pesawat tempur yang terjatuh dengan bendera Israel di badan pesawat. Faktanya, gambar pesawat tempur Israel tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Dilansir dari turnbackhoax.id, berdasarkan pengecekan menggunakan alat pendeteksi Artificial Intelligence (AI) dari hivemoderation.com, ditemukan bahwa gambar tersebut adalah hasil rekayasa AI dengan probabilitas sebesar 98 persen. Selain itu, tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel yang mendukung klaim tersebut.  

Hoaks
15 Jul 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai Lembaga Penjamin Simpanan membuka rekrutmen Pendidikan Calon Pegawai (PCP) tahun 2025. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait persyaratan, lokasi, dan cara melamar dapat melalui link yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website dan akun Instagram resmi LPS, ditemukan informasi bahwa benar adanya rekrutmen PCP tahun 2025 untuk angkatan ke-5. Informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen PCP tersebut dapat diakses melalui website resmi pada laaman Karir untuk Pendidikan Calon Pegawai. Pendaftaran resmi rekrutmen PCP tahun 2025 untuk angkatan ke-5 hanya dapat diakses melalui situs www.klob.id/pcplps2025 bukan melalui tautan online seperti informasi yang beredar. 

Hoaks