Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

04 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai pendaftaran Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan tahun 2025 telah dibuka. Pemilik akun menginformasikan kepada para masyarakat khususnya bagi calon guru yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada bio akun tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Direktorat PPG menegaskan bahwa informasi pendaftaran tersebut adalah hoaks. Hingga saat ini, Direktorat PPG belum membuka pendaftaran PPG Prajabatan tahun 2025. Lebih dari itu, pendaftaran PPG Prajabatan yang tercantum dalam website resmi Kemendikdasmen untuk PPG masih pada 2024. Direktorat PPG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan dan berita palsu yang mengatasnamakan Direktorat PPG. Informasi resmi terkait PPG dapat diakses melalui website dan media sosial resmi PPG. 

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Universitas Terbuka Non-PNS 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Universitas Terbuka. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website dan akun Instagram resmi Universitas Terbuka, ditemukan informasi bahwa benar adanya Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Universitas Terbuka Non-PNS 2025. Pendaftaran telah dibuka mulai 27 Mei – 8 Juni 2025 melalui situs rekrutmen resmi rekrutmennonpns.ut.ac.id/. Sehingga, informasi mengenai tautan Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Universitas Terbuka Non-PNS 2025 selain melalui situs rekrutmen resmi adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja PT SCG Stars Cosmos atau PT Stars Cosmos. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan, persyaratan, dan fasilitas. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar menghubungi sebuah nomor WhatsApp yang bukan kontak WhatsApp resmi PT Stars Cosmos sehingga dikhawatirkan mengarah pada penipuan. Melalui website resmi pada laman Career, ditemukan informasi bahwa PT Stars Cosmos tidak sedang membuka lowongan pekerjaan. Informasi resmi terkait lowongan kerja dapat diakses melalui website resmi PT Stars Cosmos, https://cosmos.id/

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memuat klaim bahwa Patung Buddha Leshan di China merupakan sosok Nabi Zulkifli. Unggahan tersebut menampilkan patung Buddha raksasa, serta permukiman di tengah pegunungan dan persawahan. Narasi dalam video menceritakan kisah seorang biksu senior di sebuah biara atau vihara di Kota Leshan, Provinsi Sichuan, China, bernama Tenzin. Patung Buddha itu kemudian dikaitkan dengan tanda keberadaan Nabi Zulkifli di sebuah gunung dekat viharanya. Faktanya, dilansir dari Tempo.co, hasil pemeriksaan gambar menggunakan alat deteksi kecerdasan buatan serta verifikasi melalui media kredibel menunjukkan bahwa beberapa gambar dalam video tersebut merupakan hasil AI, termasuk gambar biksu di depan patung yang diperkirakan 97% dibuat secara digital. Patung Buddha Leshan, yang diukir pada masa Dinasti Tang (713 M) oleh biksu Hai Tong, merupakan salah satu patung Buddha terbesar dan tertinggi di dunia yang dibuat untuk menenangkan dewa sungai yang berbahaya. Guru Besar Sejarah Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Asep Achmad Hidayat, juga menyatakan bahwa tidak ada bukti literatur yang mengaitkan Nabi Zulkifli dengan China. Dengan demikian, klaim tersebut termasuk ke dalam informasi yang tidak benar alias hoaks.

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah mengirim ribuan prajurit ke Indonesia. Video tersebut menampilkan Putin yang tampak sedang menyampaikan pernyataan mengenai usulan pembangunan fasilitas pertahanan bersama di Papua. Dalam video itu, ia berbicara menggunakan Bahasa Melayu dan mengucapkan salam secara Islam. Faktanya, video yang mengklaim bahwa Presiden Putin akan mengirim ribuan tentara Rusia ke Indonesia adalah hoaks. Dilansir dari Kompas.com, Video tersebut merupakan hasil manipulasi, dengan suara palsu yang dibuat menggunakan teknologi AI dan visual yang dimodifikasi melalui deepfake. Isu kehadiran militer Rusia di Lanud Manuhua, Biak, juga telah dibantah oleh Kementerian Pertahanan. Pertemuan Menhan RI dan pejabat Rusia pada Februari lalu hanya membahas kerja sama bilateral dan tidak menyinggung isu strategis mengenai pangkalan militer. Isu mengenai kehadiran militer Rusia di Indonesia pertama kali mencuat dari pemberitaan media asing. Menurut Analis Utama Politik Keamanan dari Laboratorium Indonesia 2045 (Lab 45), Christian Guntur Lebang, keberadaan militer Rusia di Tanah Air justru berpotensi memperumit arah politik luar negeri Indonesia. Saat ini, fokus militer Rusia pun masih tertuju pada konflik di Ukraina.

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa pendaftaran PPPK 2025 telah resmi dibuka mulai 11 Mei hingga 30 Juni 2025. Pemilik akun tersebut mengimbau masyarakat yang berminat untuk mengakses informasi lebih lanjut dan melakukan pendaftaran melalui tautan yang telah dicantumkan di bawah unggahan. Faktanya, tautan dalam unggahan tersebut mengarahkan pengguna ke sebuah situs yang meminta masyarakat untuk memasukkan data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi.  Dilansir dari CNBCIndonesia.com, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan kebijakan resmi terkait penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2025. Jika nantinya ada, pengumuman seleksi CASN 2025 akan disampaikan secara resmi melalui kanal-kanal pemerintah. Saat ini, pemerintah masih fokus menyelesaikan proses seleksi CASN 2024, yang ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini. Dengan demikian, tautan pendaftaran PPPK yang beredar tersebut dipastikan merupakan hoaks. Untuk informasi resmi dan terkini terkait pendaftaran CASN, masyarakat diimbau untuk selalu mengakses situs resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id.

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar unggahan di media sosial berupa tangkapan layar judul artikel yang mengklaim adanya pernyataan dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan laptop. Dalam tangkapan layar tersebut, Nadiem disebut-sebut menegaskan bahwa dana pengadaan laptop senilai Rp11 triliun dibagi dua dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Setelah dilakukan penelusuran, klaim dalam tangkapan layar judul artikel yang menyebut bahwa Nadiem Makarim menegaskan uang pengadaan laptop sebesar Rp11 triliun dibagi dua dengan Jokowi adalah hoaks dan merupakan hasil manipulasi. Dilansir dari Kompas.com, penelusuran menggunakan Google Search tidak menemukan adanya pemberitaan bahwa Nadiem Makarim pernah menyatakan hal tersebut. Tidak ada sumber kredibel yang memberitakan bahwa uang pengadaan laptop itu dibagi dua dengan Jokowi. Selain itu, penelusuran dengan teknik reverse image search menunjukkan bahwa foto dan tanggal terbit dalam artikel yang beredar identik dengan unggahan di laman Tempo.co berjudul “Ini Peran 2 Stafsus Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook”. Artikel tersebut membahas peran dua staf khusus Menteri Nadiem dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbud Ristek pada periode 2019–2022, dan tidak menyebut adanya pembagian dana seperti yang diklaim.

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan yang mengklaim bahwa pemerintah Arab Saudi akan mengizinkan penjualan alkohol secara bebas mulai tahun 2026. Klaim ini telah beredar di media sosial sejak Mei 2025. Faktanya, menurut Kompas.com, Arab Saudi dan Kuwait merupakan satu-satunya negara di Teluk Arab yang melarang penjualan minuman beralkohol. Dikutip dari Reuters.com, seorang pejabat Arab Saudi membantah klaim bahwa larangan alkohol yang telah berlaku selama 73 tahun akan dicabut. Saat ini, hanya ada satu toko alkohol di Riyadh yang secara eksklusif melayani diplomat non-Muslim. Alkohol hanya tersedia untuk kepentingan diplomatik atau melalui pasar gelap. Narasi keliru ini berasal dari sebuah blog minuman beralkohol yang mengklaim bahwa Arab Saudi akan mengizinkan penjualan alkohol di tempat wisata menjelang Piala Dunia 2034. Namun, pejabat Arab Saudi menegaskan, "Klaim-klaim ini tidak memiliki konfirmasi resmi dari otoritas terkait dan tidak mencerminkan kebijakan yang berlaku," seperti dikutip dari Arab News. Konsumsi alkohol di Arab Saudi diatur sangat ketat, dan turis yang melanggar bisa dikenai sanksi, termasuk deportasi.

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Halmahera Jaya Feronikel (Harita Group). Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Informasi resmi terkait lowongan kerja PT Halmahera Jaya Feronikel dapat diakses melalui website karir resmi, careers.haritanickel.com/ ataupun akun Instagram rekrutmen resmi, @hjf.recruitment. 

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai rekrutmen Nusantara Sehat Individual Periode I tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Nusantara Sehat. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap, alamat domisili, usia, jenis kelamin, nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi Kemenkes, ditemukan informasi bahwa benar adanya rekrutmen Nusantara Sehat 2025 untuk tenaga medis dan kesehatan penugasan khusus berbasis individu (TUGSUS NAKES). Pendaftaran telah dibuka mulai 2 – 5 Juni 2025 melalui sistem informasi penugasan khusus Kemenkes, tugsusnakes.kemkes.go.id. Sehingga, informasi mengenai tautan rekrutmen Nusantara Sehat Individual Periode I tahun 2025 selain melalui sistem informasi penugasan khusus Kemenkes adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah memeluk agama Islam. Narasi tersebut tersebar melalui sebuah video berisi kegiatan Islami yang dilakukan Putin. Dalam video tersebut, terlihat Vladimir Putin mencium Al-Qur’an, memakai peci, hingga berkunjung ke Mekkah. Faktanya, narasi yang mengklaim bahwa Presiden Putin telah memeluk agama Islam adalah hoaks atau tidak benar. Dilansir dari Kompas.com, video yang beredar merupakan gabungan klip kegiatan Putin saat kunjungan ke negara lain, menghadiri agenda partai, serta konten manipulatif berbasis kecerdasan buatan (AI). Putin sendiri merupakan penganut Kristen Ortodoks Rusia dan dikenal rajin beribadah di Gereja Ortodoks.  Agama dan keyakinan merupakan ranah pribadi seseorang. Meski demikian, narasi hoaks ini perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau disinformasi. Selain itu, kebijakan Putin sebagai presiden sebaiknya tidak dikaitkan dengan agama atau keyakinannya.  

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan yang mengklaim bahwa istri Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yaitu Brigitte Macron, adalah seorang transgender. Lebih parah lagi, klaim tersebut menyebutkan bahwa Brigitte Macron merupakan ayah kandung dari Emmanuel Macron. Namun, klaim yang menyebutkan bahwa Brigitte Macron adalah transgender dan merupakan ayah dari Emmanuel Macron ternyata merupakan hoaks. Dilansir dari Kompas.com, teori konspirasi tentang Brigitte adalah transgender mulai beredar sejak Emmanuel Macron memenangkan Pemilihan Presiden Prancis pada 2017. Informasi hoaks ini pertama kali disebarkan oleh seorang jurnalis bernama Natacha Rey. Pada 2021, Rey diwawancarai oleh seorang YouTuber bernama Amandine Roy, dan teori menyesatkan tersebut kembali viral menjelang Pilpres Prancis 2022. Atas penyebaran hoaks ini, Brigitte Macron mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Roy dan Rey. Menurut laporan Le Monde, pengadilan Prancis akhirnya memutuskan bahwa keduanya bersalah dan menjatuhkan hukuman berupa pembayaran ganti rugi.

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim adanya dana bantuan sebesar Rp150 juta dari Kerajaan Brunei. Unggahan tersebut disertai dengan foto Sultan Hassanal Bolkiah yang tampak melambaikan tangan. Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa siapa pun yang berminat dapat menghubungi nomor WhatsApp yang tertera. Dana bantuan tersebut juga diklaim dapat diperoleh tanpa dipungut biaya sama sekali. Faktanya, informasi mengenai adanya bantuan dana sebesar Rp 150 juta yang mengatasnamakan Kerajaan Brunei dan beredar di Facebook adalah hoaks. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kompas.com, nomor WhatsApp yang dicantumkan tidak ada kaitannya dengan pemerintah atau Kerajaan Brunei. Selain itu, informasi mengenai bantuan tersebut juga tidak ditemukan di situs resmi Kedutaan Besar Brunei di Indonesia. Perlu diketahui, kode telepon resmi Brunei Darussalam adalah +673, sedangkan nomor yang tertera pada unggahan tersebut menggunakan kode telepon Indonesia, +62.

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan fenomena unik berupa seekor kambing berkepala dua. Unggahan yang beredar pada Mei 2025 itu disebut-sebut telah menghebohkan warga desa setempat. Namun, faktanya unggahan video mengenai kambing berkepala dua merupakan hasil manipulasi berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI). Dilansir dari Kompas.com, video tersebut dibuat oleh sebuah akun Facebook yang dikenal kerap membagikan konten unik dengan bantuan teknologi AI. Saat diperiksa menggunakan alat deteksi Hive Moderation, video kambing berkepala dua tersebut menunjukkan probabilitas sebesar 98,1 persen sebagai hasil buatan AI.

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar di media sosial sebuah unggahan yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto saat menjamu Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Dalam video berdurasi satu menit tersebut, tampak keduanya bersulang sambil mengangkat gelas minuman. Salah satu akun Facebook yang mengunggah video itu pada 31 Mei 2025 menyebut bahwa minuman yang dikonsumsi oleh Prabowo dan Macron adalah bir. Faktanya, informasi bahwa Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron meminum bir merupakan hoaks atau benar adanya. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menjelaskan bahwa minuman yang dikonsumsi dalam jamuan tersebut adalah sari apel, bukan bir. Klarifikasi ini disampaikan melalui pernyataan yang dikutip oleh Liputan6.com. Jamuan makan malam itu sendiri merupakan bagian dari agenda kunjungan resmi Presiden Macron ke Indonesia.  

Hoaks
02 Jun 2025
Beberapa video yang beredar di media sosial pada akhir Mei 2025 mengklaim bahwa Gunung Kelud mengalami erupsi pada 29 Mei. Dalam rekaman tersebut tampak gumpalan awan tebal disertai kilatan petir di puncak gunung, dengan narasi “Gunung Kelud erupsi”. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri, Lukman Sholeh, menyatakan bahwa gumpalan awan dalam video adalah awan cumulonimbus dan tidak berkaitan dengan aktivitas gunung. Pengamat kegunungapian PVMBG, Budi Prianto, menegaskan Gunung Kelud masih berada di Level 1 atau status normal tanpa peningkatan aktivitas. Kepala Badan Geologi, M. Wafid, menambahkan bahwa data seismograf juga tidak mencatat gempa vulkanik atau petir yang terekam, sehingga video tersebut merupakan fenomena cuaca, bukan erupsi vulkanik.

Hoaks
01 Jun 2025
Beberapa unggahan di media sosial mengklaim bahwa pesawat yang membawa jemaah haji asal Mauritania jatuh di Laut Merah pada 28 Mei 2025, menewaskan sekitar 200 orang. Informasi ini beredar disertai foto pesawat terbakar, tetapi tidak ada sumber resmi yang mendukung peristiwa tersebut. Direktur Haji Kementerian Urusan Islam Mauritania, El Waly Taha, membantah kabar ini dan memastikan semua jemaah telah tiba dengan selamat di Arab Saudi menggunakan armada Mauritania Airlines pada 23, 24, dan 25 Mei 2025. Mauritania Airlines juga menegaskan di media sosial bahwa seluruh penerbangan haji berjalan lancar, dan mengimbau masyarakat untuk memverifikasi informasi guna menghindari hoaks.

Hoaks
01 Jun 2025
Akun Threads pada 8 Mei 2025 mengunggah video yang menampilkan dr. Agung Sapta Adi mengklaim bahwa vaksin—termasuk uji coba vaksin TBC yang dikembangkan Bill & Melinda Gates Foundation—berbahaya karena “disiapkan sebelum ada penyakitnya” dan dapat merugikan kesehatan generasi mendatang. Namun, video tersebut sebenarnya berasal dari kanal YouTube Refly Harun pada 20 Oktober 2024 dan tidak terkait dengan kunjungan Bill Gates ke Indonesia pada 7 Mei 2025. Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman, menjelaskan bahwa vaksin justru merupakan salah satu strategi utama kesehatan masyarakat (public health intervention) untuk mencegah penyakit sebelum muncul gejala, bukan sebaliknya. Vaksinasi mencegah penularan dan mengurangi beban penyakit di masyarakat. Khususnya untuk TBC—yang pada 2024 menempatkan Indonesia sebagai negara kedua dengan beban kasus tertinggi—uji klinik fase 3 vaksin M72/AS01E di beberapa pusat riset di dalam negeri menunjukkan harapan besar dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat TBC. Hasil verifikasi tentang klaim bahwa vaksin produk rekayasa yang dapat membahayakan generasi mendatang adalah menyesatkan.          

Hoaks
01 Jun 2025
Akun Facebook “Postingan Seputar Info Bantuan Terupdate 2025” pada Jumat (16/5/2025) membagikan tautan pendaftaran “Bansos Go Digital Kemensos” dengan narasi menawarkan bantuan tunai Rp 1.500.000 secara daring tanpa biaya. Setelah diakses, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi kemensos.go.id, melainkan ke formulir pengisian nama dan nomor telepon, kemudian meminta kode OTP melalui Telegram. Berdasarkan keterangan resmi Kemensos di Instagram “kemensosri”, pendaftaran bantuan sosial hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau dengan mendaftar langsung di kantor desa/kelurahan setempat sebagai bagian dari verifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Oleh karena itu, tautan “Bansos Go Digital Kemensos” yang tersebar di Facebook merupakan konten palsu.

Hoaks
01 Jun 2025
Beberapa akun media sosial mengklaim “chemtrail” pesawat menyebarkan racun yang menyebabkan batuk, pilek, serta TBC. Padahal, jejak putih di langit sebenarnya adalah kondensasi uap air (contrail) akibat perbedaan suhu udara dan panas buang mesin pesawat, sebagaimana dijelaskan Kepala Dinas Penerbangan TNI AU Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah dan mantan KSAU Cheppy Hakim. Teori konspirasi serupa—bahwa chemtrail menyebarkan Covid-19 atau TBC—telah dibantah pakar sejak 2021. Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa tuberkulosis disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menular melalui droplet saat seseorang batuk, berbicara, atau bersin, bukan melalui udara yang diklaim terkontaminasi “chemtrail.” Oleh karena itu, narasi chemtrail sebagai penyebab TBC adalah menyesatkan.

Hoaks
01 Jun 2025
Akun TikTok “info.loker112” mengunggah video pada 9 Mei 2025 yang menginformasikan pembukaan rekrutmen Pemadam Kebakaran 2025 melalui tautan di bio akun. Narasi menyebutkan persyaratan seperti pendidikan minimal SMA/SMK, usia 18–30 tahun, kondisi fisik kuat, SKCK, dan surat keterangan sehat; lowongan terbuka untuk staf kantor dan staf lapangan, termasuk nonpengalaman. Berdasarkan penelusuran, pendaftaran Pemadam Kebakaran tidak melalui tautan semacam itu. Untuk honorer, pelamar mengajukan berkas langsung ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran setempat, sedangkan untuk formasi PNS/PPPK dilakukan secara daring melalui SSCASN BKN. Tautan dalam unggahan TikTok yang meminta data pribadi dan kode OTP terindikasi palsu.

Hoaks