Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

04 Jun 2025
Di media sosial X beredar rekaman yang diklaim sebagai suara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegur Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penggusuran lahan di Kalimantan Timur. Namun, verifikasi menunjukkan bahwa suara dalam rekaman itu adalah Kolonel (Purn) Rahmat Suhaji, bukan SBY. Rekaman tersebut terekam di bandara dan awalnya dibagikan oleh Hersubeno Arief pada Februari 2025. Partai Demokrat juga membantah klaim tersebut. Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, menegaskan nada dan gaya bicara dalam rekaman berbeda jauh dari SBY. Foto yang digunakan dalam unggahan ternyata berasal dari pesan Kapolri pada Februari 2024 dan tidak ada kaitannya dengan klaim tersebut. Dengan demikian, narasi bahwa SBY menegur Kapolri adalah keliru.

Hoaks
04 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai penerimaan Pegawai Pemerintahan Non Pegawai Negeri (PPNPN) Kantor Imigrasi Agam tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Direktorat Jenderal Imigrasi dan informasi terkait kualifikasi calon pelamar.  Berdasarkan penelusuran pada website resmi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kemenimipas menegaskan bahwa informasi mengenai penerimaan PPNPN Kantor Imigrasi Agam tahun 2025 adalah hoaks. Hingga saat ini, Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenimipas belum mengumumkan  secara resmi terkait pendaftaran PPNPN secara Nasional untuk tahun 2025. Lebih dari itu, logo Direktorat Jenderal Imigrasi yang ditampilkan pada unggahan tersebut merupakan logo versi sebelumnya, sedangkan pada saat ini semua unggahan resmi Direktorat Jenderal Imigrasi menggunakan logo versi terbaru. Dengan demikian, informasi mengenai penerimaan PPNPN Kantor Imigrasi Agam tahun 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
04 Jun 2025
Kerajaan Arab Saudi telah menghentikan penerbitan visa haji furoda dan mujamalah untuk musim ini, sehingga ratusan calon jemaah non-kuota terancam batal berangkat. Namun menjelang 2 Juni 2025 beredar rumor di media sosial bahwa pemerintah Arab Saudi akan kembali menerbitkan 3.000 visa furoda. Informasi itu diklaim berasal dari Kementerian Agama melalui kelompok tour haji, tetapi sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sekretaris Jenderal Amphuri, Zaki Zakariya, membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah Saudi telah memastikan penerbitan visa furoda tahun ini telah berakhir. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, juga menegaskan bahwa Indonesia belum menerima informasi apapun terkait pembukaan kembali visa furoda. Karena penerbitan visa ini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Arab Saudi, masyarakat diimbau tidak terperangkap hoaks yang dapat dijadikan modus penipuan.

Hoaks
04 Jun 2025
Belakangan beredar narasi bahwa sistem Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) juga dapat menilang pejalan kaki. Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komaruddin, menegaskan bahwa informasi tersebut keliru. Menurutnya, e-TLE memang merekam semua aktivitas pengguna jalan, namun hanya mendeteksi pelanggaran oleh kendaraan bermotor. Komaruddin menjelaskan e-TLE berfungsi seperti CCTV yang merekam nomor pelat kendaraaan untuk menindak pelanggar lalu lintas. Dengan tambahan sistem face recognition (FR), aparat dapat memverifikasi pelanggar meskipun pelat diganti. Sementara pejalan kaki tidak termasuk dalam sasaran penindakan e-TLE, karena sistem ini hanya mengenali pelanggaran lalu lintas yang melibatkan kendaraan bermotor.

Hoaks
04 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai rekrutmen Mitra Kementerian Perdagangan tahun 2025 yang dibuka pada awal bulan Juni. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang dibutuhkan dan kualifikasi. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik dan ingin mencari informasi lebih lanjut untuk menghubungi nomor telepon dan mengirim CV melalui alamat email yang tertera dalam unggahan tersebut.  Berdasarkan penelusuran pada website dan akun Instagram resmi Kementerian Perdagangan, tidak ditemukan informasi resmi mengenai rekrutmen Mitra Kementerian Perdagangan tahun 2025 yang dibuka pada awal bulan Juni. Pada website rekrutmen resmi milik Kemendag, ditemukan informasi bahwa untuk saat ini terdapat 3 rekrutmen yang sedang dijalankan, yakni rekrutmen JPT Pratama, rekrutmen CPNS dan PPPK. Lebih dari itu, informasi terkait nomor telepon dan alamat email yang tertera dalam unggahan tersebut bukan kontak resmi Kemendag sehingga dikhawatirkan mengarah pada penipuan. Dengan demikian, informasi mengenai rekrutmen Mitra Kementerian Perdagangan tahun 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
04 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai pendaftaran Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan tahun 2025 telah dibuka. Pemilik akun menginformasikan kepada para masyarakat khususnya bagi calon guru yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada bio akun tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Direktorat PPG menegaskan bahwa informasi pendaftaran tersebut adalah hoaks. Hingga saat ini, Direktorat PPG belum membuka pendaftaran PPG Prajabatan tahun 2025. Lebih dari itu, pendaftaran PPG Prajabatan yang tercantum dalam website resmi Kemendikdasmen untuk PPG masih pada 2024. Direktorat PPG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan dan berita palsu yang mengatasnamakan Direktorat PPG. Informasi resmi terkait PPG dapat diakses melalui website dan media sosial resmi PPG. 

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Universitas Terbuka Non-PNS 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Universitas Terbuka. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website dan akun Instagram resmi Universitas Terbuka, ditemukan informasi bahwa benar adanya Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Universitas Terbuka Non-PNS 2025. Pendaftaran telah dibuka mulai 27 Mei – 8 Juni 2025 melalui situs rekrutmen resmi rekrutmennonpns.ut.ac.id/. Sehingga, informasi mengenai tautan Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Universitas Terbuka Non-PNS 2025 selain melalui situs rekrutmen resmi adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja PT SCG Stars Cosmos atau PT Stars Cosmos. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan, persyaratan, dan fasilitas. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar menghubungi sebuah nomor WhatsApp yang bukan kontak WhatsApp resmi PT Stars Cosmos sehingga dikhawatirkan mengarah pada penipuan. Melalui website resmi pada laman Career, ditemukan informasi bahwa PT Stars Cosmos tidak sedang membuka lowongan pekerjaan. Informasi resmi terkait lowongan kerja dapat diakses melalui website resmi PT Stars Cosmos, https://cosmos.id/

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memuat klaim bahwa Patung Buddha Leshan di China merupakan sosok Nabi Zulkifli. Unggahan tersebut menampilkan patung Buddha raksasa, serta permukiman di tengah pegunungan dan persawahan. Narasi dalam video menceritakan kisah seorang biksu senior di sebuah biara atau vihara di Kota Leshan, Provinsi Sichuan, China, bernama Tenzin. Patung Buddha itu kemudian dikaitkan dengan tanda keberadaan Nabi Zulkifli di sebuah gunung dekat viharanya. Faktanya, dilansir dari Tempo.co, hasil pemeriksaan gambar menggunakan alat deteksi kecerdasan buatan serta verifikasi melalui media kredibel menunjukkan bahwa beberapa gambar dalam video tersebut merupakan hasil AI, termasuk gambar biksu di depan patung yang diperkirakan 97% dibuat secara digital. Patung Buddha Leshan, yang diukir pada masa Dinasti Tang (713 M) oleh biksu Hai Tong, merupakan salah satu patung Buddha terbesar dan tertinggi di dunia yang dibuat untuk menenangkan dewa sungai yang berbahaya. Guru Besar Sejarah Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Asep Achmad Hidayat, juga menyatakan bahwa tidak ada bukti literatur yang mengaitkan Nabi Zulkifli dengan China. Dengan demikian, klaim tersebut termasuk ke dalam informasi yang tidak benar alias hoaks.

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah mengirim ribuan prajurit ke Indonesia. Video tersebut menampilkan Putin yang tampak sedang menyampaikan pernyataan mengenai usulan pembangunan fasilitas pertahanan bersama di Papua. Dalam video itu, ia berbicara menggunakan Bahasa Melayu dan mengucapkan salam secara Islam. Faktanya, video yang mengklaim bahwa Presiden Putin akan mengirim ribuan tentara Rusia ke Indonesia adalah hoaks. Dilansir dari Kompas.com, Video tersebut merupakan hasil manipulasi, dengan suara palsu yang dibuat menggunakan teknologi AI dan visual yang dimodifikasi melalui deepfake. Isu kehadiran militer Rusia di Lanud Manuhua, Biak, juga telah dibantah oleh Kementerian Pertahanan. Pertemuan Menhan RI dan pejabat Rusia pada Februari lalu hanya membahas kerja sama bilateral dan tidak menyinggung isu strategis mengenai pangkalan militer. Isu mengenai kehadiran militer Rusia di Indonesia pertama kali mencuat dari pemberitaan media asing. Menurut Analis Utama Politik Keamanan dari Laboratorium Indonesia 2045 (Lab 45), Christian Guntur Lebang, keberadaan militer Rusia di Tanah Air justru berpotensi memperumit arah politik luar negeri Indonesia. Saat ini, fokus militer Rusia pun masih tertuju pada konflik di Ukraina.

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa pendaftaran PPPK 2025 telah resmi dibuka mulai 11 Mei hingga 30 Juni 2025. Pemilik akun tersebut mengimbau masyarakat yang berminat untuk mengakses informasi lebih lanjut dan melakukan pendaftaran melalui tautan yang telah dicantumkan di bawah unggahan. Faktanya, tautan dalam unggahan tersebut mengarahkan pengguna ke sebuah situs yang meminta masyarakat untuk memasukkan data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi.  Dilansir dari CNBCIndonesia.com, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan kebijakan resmi terkait penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2025. Jika nantinya ada, pengumuman seleksi CASN 2025 akan disampaikan secara resmi melalui kanal-kanal pemerintah. Saat ini, pemerintah masih fokus menyelesaikan proses seleksi CASN 2024, yang ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini. Dengan demikian, tautan pendaftaran PPPK yang beredar tersebut dipastikan merupakan hoaks. Untuk informasi resmi dan terkini terkait pendaftaran CASN, masyarakat diimbau untuk selalu mengakses situs resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id.

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar unggahan di media sosial berupa tangkapan layar judul artikel yang mengklaim adanya pernyataan dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan laptop. Dalam tangkapan layar tersebut, Nadiem disebut-sebut menegaskan bahwa dana pengadaan laptop senilai Rp11 triliun dibagi dua dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Setelah dilakukan penelusuran, klaim dalam tangkapan layar judul artikel yang menyebut bahwa Nadiem Makarim menegaskan uang pengadaan laptop sebesar Rp11 triliun dibagi dua dengan Jokowi adalah hoaks dan merupakan hasil manipulasi. Dilansir dari Kompas.com, penelusuran menggunakan Google Search tidak menemukan adanya pemberitaan bahwa Nadiem Makarim pernah menyatakan hal tersebut. Tidak ada sumber kredibel yang memberitakan bahwa uang pengadaan laptop itu dibagi dua dengan Jokowi. Selain itu, penelusuran dengan teknik reverse image search menunjukkan bahwa foto dan tanggal terbit dalam artikel yang beredar identik dengan unggahan di laman Tempo.co berjudul “Ini Peran 2 Stafsus Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook”. Artikel tersebut membahas peran dua staf khusus Menteri Nadiem dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbud Ristek pada periode 2019–2022, dan tidak menyebut adanya pembagian dana seperti yang diklaim.

Hoaks
03 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan yang mengklaim bahwa pemerintah Arab Saudi akan mengizinkan penjualan alkohol secara bebas mulai tahun 2026. Klaim ini telah beredar di media sosial sejak Mei 2025. Faktanya, menurut Kompas.com, Arab Saudi dan Kuwait merupakan satu-satunya negara di Teluk Arab yang melarang penjualan minuman beralkohol. Dikutip dari Reuters.com, seorang pejabat Arab Saudi membantah klaim bahwa larangan alkohol yang telah berlaku selama 73 tahun akan dicabut. Saat ini, hanya ada satu toko alkohol di Riyadh yang secara eksklusif melayani diplomat non-Muslim. Alkohol hanya tersedia untuk kepentingan diplomatik atau melalui pasar gelap. Narasi keliru ini berasal dari sebuah blog minuman beralkohol yang mengklaim bahwa Arab Saudi akan mengizinkan penjualan alkohol di tempat wisata menjelang Piala Dunia 2034. Namun, pejabat Arab Saudi menegaskan, "Klaim-klaim ini tidak memiliki konfirmasi resmi dari otoritas terkait dan tidak mencerminkan kebijakan yang berlaku," seperti dikutip dari Arab News. Konsumsi alkohol di Arab Saudi diatur sangat ketat, dan turis yang melanggar bisa dikenai sanksi, termasuk deportasi.

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Halmahera Jaya Feronikel (Harita Group). Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Informasi resmi terkait lowongan kerja PT Halmahera Jaya Feronikel dapat diakses melalui website karir resmi, careers.haritanickel.com/ ataupun akun Instagram rekrutmen resmi, @hjf.recruitment. 

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai rekrutmen Nusantara Sehat Individual Periode I tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Nusantara Sehat. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap, alamat domisili, usia, jenis kelamin, nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi Kemenkes, ditemukan informasi bahwa benar adanya rekrutmen Nusantara Sehat 2025 untuk tenaga medis dan kesehatan penugasan khusus berbasis individu (TUGSUS NAKES). Pendaftaran telah dibuka mulai 2 – 5 Juni 2025 melalui sistem informasi penugasan khusus Kemenkes, tugsusnakes.kemkes.go.id. Sehingga, informasi mengenai tautan rekrutmen Nusantara Sehat Individual Periode I tahun 2025 selain melalui sistem informasi penugasan khusus Kemenkes adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah memeluk agama Islam. Narasi tersebut tersebar melalui sebuah video berisi kegiatan Islami yang dilakukan Putin. Dalam video tersebut, terlihat Vladimir Putin mencium Al-Qur’an, memakai peci, hingga berkunjung ke Mekkah. Faktanya, narasi yang mengklaim bahwa Presiden Putin telah memeluk agama Islam adalah hoaks atau tidak benar. Dilansir dari Kompas.com, video yang beredar merupakan gabungan klip kegiatan Putin saat kunjungan ke negara lain, menghadiri agenda partai, serta konten manipulatif berbasis kecerdasan buatan (AI). Putin sendiri merupakan penganut Kristen Ortodoks Rusia dan dikenal rajin beribadah di Gereja Ortodoks.  Agama dan keyakinan merupakan ranah pribadi seseorang. Meski demikian, narasi hoaks ini perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau disinformasi. Selain itu, kebijakan Putin sebagai presiden sebaiknya tidak dikaitkan dengan agama atau keyakinannya.  

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan yang mengklaim bahwa istri Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yaitu Brigitte Macron, adalah seorang transgender. Lebih parah lagi, klaim tersebut menyebutkan bahwa Brigitte Macron merupakan ayah kandung dari Emmanuel Macron. Namun, klaim yang menyebutkan bahwa Brigitte Macron adalah transgender dan merupakan ayah dari Emmanuel Macron ternyata merupakan hoaks. Dilansir dari Kompas.com, teori konspirasi tentang Brigitte adalah transgender mulai beredar sejak Emmanuel Macron memenangkan Pemilihan Presiden Prancis pada 2017. Informasi hoaks ini pertama kali disebarkan oleh seorang jurnalis bernama Natacha Rey. Pada 2021, Rey diwawancarai oleh seorang YouTuber bernama Amandine Roy, dan teori menyesatkan tersebut kembali viral menjelang Pilpres Prancis 2022. Atas penyebaran hoaks ini, Brigitte Macron mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Roy dan Rey. Menurut laporan Le Monde, pengadilan Prancis akhirnya memutuskan bahwa keduanya bersalah dan menjatuhkan hukuman berupa pembayaran ganti rugi.

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim adanya dana bantuan sebesar Rp150 juta dari Kerajaan Brunei. Unggahan tersebut disertai dengan foto Sultan Hassanal Bolkiah yang tampak melambaikan tangan. Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa siapa pun yang berminat dapat menghubungi nomor WhatsApp yang tertera. Dana bantuan tersebut juga diklaim dapat diperoleh tanpa dipungut biaya sama sekali. Faktanya, informasi mengenai adanya bantuan dana sebesar Rp 150 juta yang mengatasnamakan Kerajaan Brunei dan beredar di Facebook adalah hoaks. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kompas.com, nomor WhatsApp yang dicantumkan tidak ada kaitannya dengan pemerintah atau Kerajaan Brunei. Selain itu, informasi mengenai bantuan tersebut juga tidak ditemukan di situs resmi Kedutaan Besar Brunei di Indonesia. Perlu diketahui, kode telepon resmi Brunei Darussalam adalah +673, sedangkan nomor yang tertera pada unggahan tersebut menggunakan kode telepon Indonesia, +62.

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan fenomena unik berupa seekor kambing berkepala dua. Unggahan yang beredar pada Mei 2025 itu disebut-sebut telah menghebohkan warga desa setempat. Namun, faktanya unggahan video mengenai kambing berkepala dua merupakan hasil manipulasi berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI). Dilansir dari Kompas.com, video tersebut dibuat oleh sebuah akun Facebook yang dikenal kerap membagikan konten unik dengan bantuan teknologi AI. Saat diperiksa menggunakan alat deteksi Hive Moderation, video kambing berkepala dua tersebut menunjukkan probabilitas sebesar 98,1 persen sebagai hasil buatan AI.

Hoaks
02 Jun 2025
Beredar di media sosial sebuah unggahan yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto saat menjamu Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Dalam video berdurasi satu menit tersebut, tampak keduanya bersulang sambil mengangkat gelas minuman. Salah satu akun Facebook yang mengunggah video itu pada 31 Mei 2025 menyebut bahwa minuman yang dikonsumsi oleh Prabowo dan Macron adalah bir. Faktanya, informasi bahwa Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron meminum bir merupakan hoaks atau benar adanya. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menjelaskan bahwa minuman yang dikonsumsi dalam jamuan tersebut adalah sari apel, bukan bir. Klarifikasi ini disampaikan melalui pernyataan yang dikutip oleh Liputan6.com. Jamuan makan malam itu sendiri merupakan bagian dari agenda kunjungan resmi Presiden Macron ke Indonesia.  

Hoaks
02 Jun 2025
Beberapa video yang beredar di media sosial pada akhir Mei 2025 mengklaim bahwa Gunung Kelud mengalami erupsi pada 29 Mei. Dalam rekaman tersebut tampak gumpalan awan tebal disertai kilatan petir di puncak gunung, dengan narasi “Gunung Kelud erupsi”. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri, Lukman Sholeh, menyatakan bahwa gumpalan awan dalam video adalah awan cumulonimbus dan tidak berkaitan dengan aktivitas gunung. Pengamat kegunungapian PVMBG, Budi Prianto, menegaskan Gunung Kelud masih berada di Level 1 atau status normal tanpa peningkatan aktivitas. Kepala Badan Geologi, M. Wafid, menambahkan bahwa data seismograf juga tidak mencatat gempa vulkanik atau petir yang terekam, sehingga video tersebut merupakan fenomena cuaca, bukan erupsi vulkanik.

Hoaks