Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

01 Jun 2025
Sebuah video berdurasi 11 detik yang menampilkan dua pria memahat patung berwarna emas mirip Paus Fransiskus viral di Facebook pada 19 Mei 2025, disertai klaim bahwa patung tersebut terbuat dari emas murni. Hingga kini tidak ada sumber resmi atau laporan kredibel tentang pembuatan patung emas Paus Fransiskus. Penelusuran lebih lanjut dengan alat pendeteksi konten AI (hivemoderation.com) menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 98,5 persen merupakan rekayasa menggunakan teknologi AI. Dengan demikian, klaim proses pembuatan patung emas Paus Fransiskus dinyatakan tidak benar.

Hoaks
01 Jun 2025
Sebuah unggahan di Facebook “Program Beasiswa” pada 22 April 2025 mempromosikan tautan pendaftaran “Beasiswa Guru 2025–2026 Fulbright DAI” bagi guru SD, SMP, SMA, dan sederajat untuk menempuh studi satu semester di universitas AS, mengembangkan proyek individu atau kelompok, serta bertukar ilmu dengan komunitas sekolah di Amerika Serikat. Namun, pendaftaran resmi Fulbright Distinguished Awards in Teaching Program for International Teachers (DAI) hanya dapat dilakukan melalui situs resmi AMINEF (fulbright.irex.org, irex.org/fulbright-dai, atau fulbrightteacherexchanges.org), atau dengan mengirimkan dokumen fisik ke kantor AMINEF di Intiland Tower, Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32, Jakarta. Tautan yang dibagikan oleh “Program Beasiswa” ternyata bukan mengarah ke laman AMINEF, melainkan halaman lain yang meminta data pribadi—termasuk nama lengkap, provinsi asal, usia, jenis kelamin, dan nomor Telegram—serta kode OTP Telegram. Karena tidak terhubung ke sumber resmi dan menyajikan proses pendaftaran yang tidak sesuai prosedur, konten tersebut dinyatakan palsu.

Hoaks
01 Jun 2025
Sebuah video yang diunggah kanal “KajianOnline” pada 30 April 2025 mengklaim Partai Golkar mendukung pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan menampilkan Presiden Jokowi “histeris” hingga dirawat di rumah sakit. Faktanya, video itu hanyalah potongan pidato Idrus Marham, Wakil Ketua Umum Golkar, yang menanggapi wacana Forum Purnawirawan TNI tentang pemakzulan Gibran—bukan pernyataan resmi Golkar. Cuplikan aslinya dipublikasikan SINDONews pada April 2025, dan tidak ada bukti Golkar menyetujui langkah pemakzulan. Hingga saat ini, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) belum mengeluarkan keputusan apa pun soal pemakzulan Gibran. Menurut Pasal 7A‐7B UUD 1945, DPR hanya bisa mengajukan usul pemberhentian presiden atau wakil presiden setelah Mahkamah Konstitusi memeriksa dugaan pelanggaran. Isu pemakzulan memang dimulai pada 17 April 2025 oleh Forum Purnawirawan TNI, namun klaim dukungan Golkar tersebut tidak berdasar dan menyesatkan.

Hoaks
01 Jun 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai rekrutmen Brilian Banking Officer Program (BBOP) Batch 3 oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan jenis kelamin yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website rekrutmen resmi BRI, ditemukan informasi bahwa benar adanya rekrutmen Brilian Banking Officer Program (BBOP) Batch 3 khususnya bagi regional Office Denpasar. Rekrutmen tersebut telah dibuka mulai 23 Mei – 1 Juni 2025. Pendaftaran resmi melalui website rekrutmen resmi BRI. Sehingga, informasi mengenai tautan pendaftaran rekrutmen Brilian Banking Officer Program (BBOP) Batch 3 selain melalui website rekrutmen resmi BRI adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
01 Jun 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran Beasiswa Cendekia Muda #3 tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Youth Space Innovation. Pemilik akun menginstruksikan masyarakat untuk mendaftar melalui link yang yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi Youth Space Innovation, ditemukan informasi bahwa benar adanya program Beasiswa Cendekia Muda #3 yang pendaftarannya telah dibuka mulai 5 Desember 2024 – 31 Juli 2025. Namun, pendaftaran resmi hanya melalui link yang sudah tertera pada akun Instagram resmi, yakni, http://youthspaceinnovation.com/DAFTARBCM3. Sehingga, informasi mengenai tautan pendaftaran program Beasiswa Cendekia Muda #3  selain melalui link resmi adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
31 May 2025
Di media sosial beredar tautan yang mengklaim memberi akses daftar “giveaway PLN Indonesia Power 2025” dengan hadiah uang tunai dan token listrik gratis. Beberapa akun Facebook membagikan link tersebut pada 29 Mei 2025, menyatakan akan ada 300 pemenang dengan hadiah ratusan juta rupiah dan token listrik setahun “tanpa biaya apapun”. PLN menegaskan informasi tersebut palsu. Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jateng–DIY, Prayudha Fasya Perdana, menyatakan, “PLN tidak pernah menyelenggarakan program giveaway seperti yang dimaksud, apalagi yang meminta data pribadi, OTP, atau pungutan biaya.” Masyarakat diimbau selalu memverifikasi program PLN melalui saluran resmi—Contact Center PLN 123, aplikasi PLN Mobile, situs www.pln.co.id, atau media sosial PLN yang terverifikasi (centang biru)—karena tautan semacam ini berpotensi modus penipuan.

Hoaks
30 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja PT RANS Kosmetika Indonesia. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan dan persyaratan. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi PT RANS Kosmetika Indonesia pada laman Career, ditemukan informasi bahwa PT RANS Kosmetika Indonesia meminta pelamar untuk mengirim CV atau portofolio ke email rekrutmen resmi PT RANS Kosmetika Indonesia. Sehingga, informasi mengenai tautan lowongan kerja PT RANS Kosmetika Indonesia adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
28 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses pendaftaran Alfamart Run 2025. Unggahan disertai narasi ajakan kepada masyarakat untuk bergabung dan mendapat uang tunai dan voucher belanja Alfamart untuk yang menjadi finisher melalui link pendaftaran yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelari memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi Alfamart Run, ditemukan informasi bahwa memang benar Alfamart Run 2025 akan dilaksanakan pada 19 Oktober 2025 di Plaza Parkir Timur Senayan GBK, Kota Jakarta. Namun, pendaftaran resmi hanya melalui aplikasi Alfagift. Sehingga, informasi mengenai pendaftaran Alfamart Run 2025 selain melalui aplikasi Alfagift adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
28 May 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran program Beasiswa Astra 1st 2025. Pemilik akun menginstruksikan kepada masyarakat khususnya para pencari beasiswa untuk mendaftar melalui link yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, alamat, usia, jenis kelamin, dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi PT Astra Internasional Tbk, ditemukan informasi bahwa benar adanya program Beasiswa Astra 1st 2025,  namun tenggat waktu pendaftaran sudah berakhir pada 30 April 2025. Sehingga, informasi mengenai tautan pendaftaran program Beasiswa Astra 1st 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
28 May 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang menginformasikan bahwa Permodalan Nasional Madani (PNM) melayani pengajuan pinjaman online tanpa biaya administrasi. Unggahan tersebut turut menampilkan logo resmi PNM. Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, PNM menegaskan bahwa tidak pernah menawarkan pengajuan pinjaman secara online. Seluruh layanan PNM dilakukan secara tatap muka dengan pendampingan langsung dari Account Officer. PNM menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap segala penipuan yang mengatasnamakan PNM. Sehingga, informasi mengenai PNM melayani pengajuan pinjaman online adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
28 May 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang diklaim sebagai akses untuk informasi dan pendaftaran untuk mengikuti Job Fair Kementerian Ketenagakerjaan  yang akan diselenggarakan di Gedung Kemnaker RI pada 26 – 31 Mei 2025. Pemilik akun menginstruksikan kepada masyarakat untuk mengakses informasi lebih lanjut dan mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, ditemukan informasi bahwa pendaftaran resmi melalui website resmi yakni, jobfair.kemnaker.go.id. Lebih dari itu, Job Fair Kemnaker 2025 telah selesai dilaksanakan pada 22 – 23 Mei 2025. Sehingga, informasi mengenai tautan informasi dan pendaftaran Job Fair Kemnaker 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
28 May 2025
Akun Facebook “Aneng Jeane Buyung” pada 21 Mei 2025 memposting klaim memenangkan giveaway PT Garuda Indonesia senilai Rp 20 juta dan mengajak masyarakat ikut melalui tautan WhatsApp yang tertera. Namun nomor WA tersebut (0821-6062-3560) tidak tercantum di saluran resmi Garuda Indonesia—baik situs garuda-indonesia.com ataupun call center 021-23519999 dan 0804-1807-807. Berdasarkan penelusuran, Garuda Indonesia sejak April 2021 telah menegaskan bahwa seluruh undian, promosi, dan survei resmi hanya diumumkan melalui akun media sosial terverifikasi (Instagram @garuda.indonesia, Facebook “Garuda Indonesia”, Twitter @IndonesiaGaruda) dan call center resmi. Oleh karena itu, klaim “giveaway” lewat nomor WhatsApp tidak resmi ini adalah hoaks.              

Hoaks
27 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menyebut bahwa Pemerintah Amerika Serikat (AS) melarang warganya bepergian ke Indonesia. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa larangan itu terkait dengan rencana uji coba vaksin Tuberkulosis (TBC) dari The Gates Foundation yang akan dilakukan di Indonesia. Faktanya, narasi bahwa Pemerintah AS melarang warganya ke Indonesia karena uji coba vaksin TBC adalah tidak benar atau hoaks. Dilansir dari Antaranews.com, tangkapan layar berita yang beredar serupa dengan artikel Tribunnews berjudul “BREAKING NEWS: AS Keluarkan Travel Warning Minta Warganya Tidak Pergi ke Indonesia.” Namun, peringatan perjalanan itu bukan karena vaksin, melainkan akibat meningkatnya ketegangan di Papua Pegunungan dan Papua Tengah. AS juga menetapkan status kewaspadaan umum untuk seluruh Indonesia. Menurut laman resmi Pemerintah AS, Indonesia saat ini berada pada level peringatan perjalanan tingkat 2, artinya wisatawan disarankan lebih waspada terhadap potensi risiko seperti tindak kriminal, kerusuhan, wabah penyakit, atau bencana alam yang perlu diperhatikan. Meski demikian, bukan berarti Indonesia tidak aman.

Hoaks
27 May 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menjanjikan program berbagi rezeki. Dalam video tersebut, tampak Sri Mulyani menyampaikan bahwa ia akan memberikan bantuan berupa modal usaha, biaya pendidikan, hingga kebutuhan lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan. Disebutkan pula bahwa bantuan tersebut dapat diperoleh dengan mendaftarkan diri melalui tautan Messenger yang telah disediakan. Namun, setelah dilakukan penelusuran, video yang mengklaim bahwa Sri Mulyani mengadakan program berbagi rezeki ternyata merupakan hoaks. Dilansir dari Kompas.com, penelusuran menggunakan Google Lens menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan unggahan di akun Instagram resmi Sri Mulyani pada 17 Agustus 2021. Dalam video aslinya, Sri Mulyani menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Pada kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk terus berjuang melawan pandemi, sebagaimana para pahlawan dahulu berjuang melawan penjajah. Tidak ada pernyataan mengenai program berbagi rezeki. Selain itu, berdasarkan pemeriksaan menggunakan Hive Moderation, suara Sri Mulyani dalam video tersebut terdeteksi sebagai hasil manipulasi oleh kecerdasan buatan (AI), dengan tingkat probabilitas mencapai 99,7 persen.

Hoaks
27 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan vaksin TBC sebagai syarat untuk naik pesawat. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa informasi itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Faktanya, klaim tersebut tidak benar atau hoaks. Dilansir dari Kompas.com, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI, Aji Muhawarman, membantah klaim yang beredar dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Ia memastikan bahwa tidak ada persyaratan vaksinasi TBC untuk penerbangan, baik domestik maupun internasional. Untuk penerbangan domestik, dokumen yang diperlukan hanyalah tiket sesuai tanggal keberangkatan dan kartu identitas seperti KTP. Sementara itu, untuk penerbangan internasional, penumpang diwajibkan membawa dokumen seperti paspor, visa (sesuai ketentuan negara tujuan), tiket pesawat, dan kartu identitas. Adapun dokumen tambahan lainnya dapat mencakup surat undangan, bukti akomodasi, surat izin kerja atau studi, serta bukti keuangan seperti rekening koran atau surat referensi bank yang menunjukkan kemampuan finansial selama berada di negara tujuan. Beberapa negara juga mungkin mensyaratkan surat keterangan kesehatan dari dokter, namun hingga saat ini, tidak ada negara yang mensyaratkan vaksin TBC untuk keperluan penerbangan internasional. Persyaratan penerbangan yang berlaku dapat dicek secara melalui situs resmi pemerintah maupun otoritas bandara terkait.  

Hoaks
27 May 2025
Akun Twitter “blue_berets7” pada 19 Mei 2025 mempublikasikan video yang menuduh ikan lele berkontribusi pada lonjakan kasus gagal ginjal dan mengklaim BPJS Kesehatan menanggung biaya hingga Rp11 triliun. Video tersebut menyebut hasil temuan Kementerian Pertanian yang mengindikasikan hampir seluruh ikan lele diinjeksikan antibiotik oksitetrasiklin dan kloramfenikol, sehingga residu obat pada daging lele dituding dapat memicu kerusakan ginjal pada konsumen. Berdasarkan penelusuran, tidak terdapat bukti ilmiah langsung yang mengaitkan konsumsi ikan lele berantibiotik dengan peningkatan angka gagal ginjal. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. Ali Ghufron Mukti, hanya menegaskan pentingnya mengontrol pola makan dan faktor risiko medis individu, seperti diabetes dan hipertensi, dalam pencegahan penyakit ginjal, tanpa menyalahkan satu jenis makanan tertentu. Narasi bahwa “ikan lele penyebab gagal ginjal” oleh karena itu tergolong menyesatkan.

Hoaks
27 May 2025
Di media sosial beredar pesan berantai palsu atas nama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menuduh 19 merek minuman kemasan—seperti Extra Joss, M-150, Kiranti, Gatorade, dan Frutillo—menyebabkan “pengerasan otak” atau kanker otak karena kandungan aspartame. Pesan itu mengutip sosok fiktif “Dr. H. Ismuhadi, MPH” dan seolah dikeluarkan oleh sejumlah rumah sakit besar. Padahal, IDI telah menegaskan sejak 2010 bahwa daftar tersebut tidak pernah dikeluarkan oleh organisasi, dan meminta masyarakat untuk memverifikasi segala informasi kesehatan melalui saluran resmi (IDI wilayah atau dinas kesehatan setempat). Narasi ini jelas menyesatkan dan termasuk hoaks.              

Hoaks
26 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai pendaftaran Pertukaran Guru Indonesia – Korea tahun 2025. Pemilik akun menginformasikan kepada para masyarakat khususnya para guru yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, jenis kelamin, nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi, benar ditemukan informasi bahwa program Pertukaran Guru Indonesia – Korea dibuka Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Indonesian-Korean Teacher Exchange (IKTE). Namun, berdasarkan informasi yang dilansir dari Tempo.com, pendaftaran sudah selesai dilaksanakan pada 17 Februari – 18 Maret 2025. Sehingga, informasi mengenai pendaftaran Pertukaran Guru Indonesia – Korea tahun 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
26 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja di PT Amerta Indah Otsuka. Unggahan tersebut disertai informasi terkait kualifikasi. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi PT Amerta Indah Otsuka pada laman Career, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyalahgunaan informasi terkait lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Amerta Indah Otsuka. Seluruh informasi resmi terkait lowongan kerja hanya dipublikasikan melalui website resmi, careerotsuka.aio.co.id/ 

Hoaks
26 May 2025
Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim bahwa Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Ova Emilia, mengakui bahwa ijazah milik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), adalah palsu. Setelah ditelusuri, narasi tersebut terbukti tidak benar atau hoaks. Dalam video yang beredar, tidak ditemukan pernyataan dari Rektor UGM, Ova Emilia, yang menyebut bahwa ijazah Presiden Jokowi palsu. Unggahan tersebut hanya berisi potongan-potongan cuplikan dari berbagai video yang tidak utuh, serta tangkapan layar artikel yang sumbernya tidak jelas. Dilansir dari Kompas.com, salah satu klip yang digunakan dalam unggahan tersebut menampilkan pernyataan Ova Emilia yang justru menegaskan bahwa Presiden Jokowi adalah lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985. Sayangnya, video ini kemudian dipelintir dan disebarkan dengan narasi yang menyesatkan.  

Hoaks
26 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai tautan pendaftaran program magang di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).  Setelah ditelusuri, klaim tersebut terbukti tidak benar atau hoaks. Dilansir dari Kompas.com, Kemensetneg memang membuka program magang bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan mahasiswa untuk periode 1 Juli hingga 31 Desember 2025. Proses pendaftaran dibuka mulai 19 Mei hingga 10 Juni 2025 dan hanya dapat dilakukan melalui situs resmi olimpus.setneg.go.id. Sementara itu, tautan yang disebarkan melalui unggahan di Facebook tidak mengarah ke situs resmi milik Kemensetneg sehingga berpotensi menyesatkan. Kemensetneg juga telah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi lowongan kerja dan magang yang disebarkan oleh akun-akun yang tidak bertanggung jawab.  

Hoaks