Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

12 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja Staff KAI Services dibuka mulai 6 Mei 2025. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar untuk mengakses informasi lebih lanjut terkait syarat dan cara melamar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs lamaran kerja online, bukan situs rekrutmen resmi PT Reska Multi Usaha (KAI Services). Dalam situs lamaran kerja online tersebut, calon pelamar diminta mengirim lamaran ke email yang bukan email resmi KAI Services, humas@reska.id, hal ini dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website rekrutmen resmi KAI Services, tidak ditemukan informasi bahwa sedang dibuka lowongan untuk posisi Staff yang dimulai 6 Mei 2025. Seluruh informasi mengenai rekrutmen diumumkan melalui website resmi KAI Services, karir.reska.id. 

Hoaks
12 May 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook sebuah poster yang menginformasikan bahwa Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menerapkan jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP) di 25 jalan protokol ibu kota. Tarif yang dikenakan sekali melintas antara Rp. 5000 – Rp. 19.000. Setelah dilakukan penelusuran, Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui unggahan pada akun Instagram resminya menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks atau tidak ada benarnya. Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memiliki rencana untuk menerapkan ERP di 25 jalan protokol seperti yang disebutkan beredar. Dishub DKI Jakrta menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi. 

Hoaks
10 May 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran beasiswa untuk Guru SD/SMP/SMA/Sederajat oleh Fulbright Indonesia melalui program Fulbright Distinguished Awards in Teaching Program for International Teachers (Fulbright DAI) periode tahun 2025. Pemilik akun menginstruksikan masyarakat untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, alamat, usia, jenis kelamin, dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi AMINEF (American Indonesian Exchange Foundations) selaku yayasan yang memfasilitasi Fulbright Indonesia, ditemukan informasi bahwa benar ada program beasiswa Fulbright DAI periode tahun 2025 namun tenggat waktu pendaftaran sudah berakhir pada 15 April 2025. Sehingga, informasi mengenai tautan pendaftaran program beasiswa Fulbright DAI adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
09 May 2025
Video yang diklaim menampilkan Presiden Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri berbincang pada “Sidang Paripurna Pemakzulan Gibran 4–5-2025” ternyata hasil suntingan. Klip aslinya diambil dari upacara HUT ke-77 TNI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 5 Oktober 2022, dan diunggah resmi oleh Sekretariat Presiden. Background sidang palsu dipasang di atas rekaman lama untuk menyesatkan publik. Desakan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming masih sebatas pernyataan Forum Purnawirawan TNI, tanpa proses resmi di DPR atau MK sebagaimana diatur Pasal 7A–7B UUD 1945. Menurut peneliti ISEAS Yusof Ishak Institute, Made Supriatma, upaya ini berisiko mencampuri ranah politik sipil. Dengan demikian, klaim sidang pemakzulan Gibran dalam video tersebut adalah keliru.

Hoaks
09 May 2025
Beredar klaim bahwa uji coba vaksin tuberkulosis (TBC) fase 3 hasil pengembangan Bill & Melinda Gates Foundation di Indonesia adalah dalih untuk menanam “chip 666” pada penerima vaksin. Narasi ini muncul usai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Bill Gates di Istana Merdeka, Jakarta, pada 7 Mei 2025, dan telah menyebar melalui sejumlah akun Facebook. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tuduhan kandungan mikrocip dalam vaksin—sejak sebelumnya juga dialamatkan pada vaksin COVID-19—adalah hoaks. Vaksin M72/AS01E yang sedang diuji coba di Afrika Selatan, Zambia, dan Kenya tidak melibatkan implan apa pun; efek protektifnya tercatat menurunkan risiko TB aktif sebesar 50 persen pada orang dewasa tanpa HIV. Selain itu, lubang jarum suntik vaksinasi terlalu kecil untuk memungkinkan partikel logam atau RFID melewatinya. Dengan demikian, klaim chip 666 dalam uji coba vaksin TBC di Indonesia sepenuhnya tidak berdasar.

Hoaks
09 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja PT Prakarsa Alam Segar (Mie Sedaap). Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan, kualifikasi umum, dan keuntungan. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi, PT Prakarsa Alam Segar telah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Prakarsa Alam Segar. Informasi resmi terkait lowongan kerja dapat diakses melalui situs rekrutmen resmi PT Prakarsa Alam Segar, recruitment-pas.web.app 

Hoaks
09 May 2025
Beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto mendukung pengusutan dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Namun, klaim tersebut tidak benar. Faktanya, video yang disebut-sebut menunjukkan dukungan Prabowo terhadap pengusutan dugaan ijazah palsu Jokowi adalah hoaks. Menurut pemberitaan Kompas.com, video yang beredar sebenarnya merupakan potongan dari pernyataan Prabowo saat membahas propaganda yang dilakukan oleh suatu negara untuk mendestabilisasi negara lain. Hingga kini, tidak ditemukan sumber berita kredibel yang menyatakan bahwa Prabowo mendukung pengusutan ijazah Jokowi. Sebaliknya, Prabowo justru mengaku heran dengan pihak-pihak yang masih mempersoalkan ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia itu.  

Hoaks
09 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa pendaftaran bantuan sosial digital dari Kementerian Sosial telah dibuka. Dalam unggahan tersebut, masyarakat diarahkan untuk mendaftar melalui sebuah tautan yang dicantumkan. Namun, setelah dilakukan penelusuran melalui tautan yang tertera, ditemukan bahwa tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelamar untuk memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Sementara itu, dilansir dari Tempo.co, hasil perbandingan dengan informasi resmi dari Kementerian Sosial mengenai pendaftaran bantuan sosial tahun 2025 menunjukkan bahwa tautan yang beredar tersebut tidak valid alias palsu.  

Hoaks
08 May 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja pegawai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi BNPB. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dalam unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Facebook resmi, BNPB menegaskan bahwa informasi lowongan kerja tersebut adalah hoaks. Seleksi penerimaan pegawai BNPB hanya diselenggarakan melalui seleksi bersama resmi oleh pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). BNPB telah menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap informasi dari pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan BNPB. 

Hoaks
08 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses untuk mendapat voucher belanja gratis sebesar Rp. 250.000. Unggahan tersebut mengatasnamakan Indomaret disertai narasi ajakan kepada masyarakat untuk segera klaim voucher belanja tersebut melalui pendaftaran yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, ditemukan tautan yang mengarah ke sebuah situs yang meminta para nasabah memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi, Indomaret tidak mengadakan program bagi-bagi voucher gratis. Indomaret juga menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Indomaret. Setiap informasi resmi dari Indomaret hanya disampaikan melalui website dan akun media sosial resmi Indomaret. 

Hoaks
08 May 2025
Beredar klaim bahwa ratusan siswa di Indonesia mengalami keracunan setelah menyantap sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terkontaminasi bangkai ular. Faktanya, gambar dan narasi tersebut merujuk pada insiden keracunan massal di sebuah sekolah dasar di Mokama, Bihar, India, pada 2 Mei 2025, ketika makan siang gratis di sekolah itu terkontaminasi bangkai ular hingga lebih dari 100 siswa dirawat di rumah sakit. Berita serupa pernah dilaporkan oleh Mashriq TV dan BBC pada Januari 2023 dan Mei 2025. Program MBG sendiri adalah inisiatif pemerintah Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah dan tidak pernah tercatat mengalami insiden kontaminasi serupa. Dengan demikian, narasi yang mengaitkan keracunan tersebut dengan MBG di Indonesia adalah tidak benar.

Hoaks
08 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan dan kualifikasi umum. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi, PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyalahgunaan informasi terkait lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. Informasi resmi terkait lowongan kerja dapat diakses melalui website resmi, www.ultrajaya.co.id/career-development/job-vacancy/ind 

Hoaks
08 May 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang menampilkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Video tersebut memuat klaim bahwa Netanyahu mengancam Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Berdasarkan teks yang ada dalam video, Netanyahu mengatakan situasi di wilayah konflik sebagai ancaman besar bagi siapa pun yang berani meninjaunya, termasuk Prabowo. Dia menyarankan untuk tidak terlalu dalam untuk mendukung Palestina karena menyangkut keselamatan semua pihak. Setelah ditelusuri lebih lanjut, klaim dalam video yang menyebut Perdana Menteri Israel mengancam Presiden Prabowo ternyata tidak benar. Berdasarkan informasi dari Tempo.co, video tersebut merupakan hasil suntingan. Faktanya, cuplikan yang menampilkan Benjamin Netanyahu berasal dari video saat Netanyahu sedang memberikan pesan resmi kepada rakyat Israel saat perayaan Paskah, dan tidak ada satupun pernyataan ancaman terhadap Presiden Prabowo seperti klaim video yang beredar.  

Hoaks
07 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa pemerintah kembali memberikan bantuan kepada anak sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA melalui Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp4,4 juta. Unggahan tersebut menginformasikan kepada masyarakat untuk mendaftar melalui tautan yang tercantum dalam unggahan tersebut.  Namun, setelah dilakukan penelusuran terhadap tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut, ditemukan bahwa tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelamar untuk memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, provinsi tempat tinggal, dan nomor Telegram aktif. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Sementara itu, berdasarkan informasi yang dilansir oleh Liputan6.com, Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan yang berkaitan dengan pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial.   

Hoaks
07 May 2025
Beredar tangkapan layar yang menampilkan berita seolah-olah berasal dari Tempo, dengan judul: “Dedi Mulyadi: Hanya Kaum Radikal yang Meragukan Ijazah Pak Jokowi, Tangkap dan Penjarakan Orang-Orang yang Menebar Fitnah kepada Presiden Ke-7 Indonesia”. Dalam tangkapan layar tersebut, tertulis bahwa berita diterbitkan pada 29 April 2025 pukul 15.06 WIB, lengkap dengan foto Dedi Mulyadi yang mengenakan kemeja putih. Setelah ditelusuri, tangkapan layar tersebut merupakan hoaks. Tempo.co menyatakan bahwa konten itu adalah hasil manipulasi dari berita asli berjudul “Dedi Mulyadi Akan Jadikan Vasektomi sebagai Syarat Terima Bansos”, yang diterbitkan pada 29 April 2025 dan ditulis oleh jurnalis Ricky Juliansyah. Judul dan isi berita telah diubah, sementara foto yang digunakan diambil dari artikel asli untuk menyesatkan pembaca.  

Hoaks
07 May 2025
Akun TikTok “kolektoruangkuno65” mengunggah video Kompas Bisnis tentang nilai penjualan koin kuno dengan ajakan “Hubungi kami lewat link di bio profil untuk penjualan”. Namun, tautan yang disematkan meminta nama lengkap, nomor Telegram, dan persetujuan bergabung ke grup Telegram, menandakan modus penipuan. Berdasarkan hasil penelusuran ditemukan modus serupa pada sebuah kasus di Palembang, di mana korban tergiur tawaran di grup Telegram dan kehilangan Rp 50 juta setelah mengikuti instruksi pelaku (Detik.com, 2/2/2025). Dengan demikian, unggahan “tautan penukaran uang kuno” tersebut merupakan konten palsu dan berpotensi penipuan.

Hoaks
07 May 2025
Di Facebook beredar tautan yang mengklaim pendaftaran bantuan 25.000 unit rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap, lengkap dengan foto Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Narasi mengarahkan calon penerima untuk mendaftar melalui “link di bio” yang ternyata bukan situs resmi pemerintah, melainkan laman phishing yang meminta nama lengkap, provinsi asal, dan nomor Telegram. Padahal, program 25.000 unit rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) memang digulirkan Kementerian PKP bekerja sama dengan BP Tapera untuk pekerja informal dan pelaku usaha kecil tanpa slip gaji. Pendaftaran resmi memerlukan surat keterangan penghasilan dari desa/kelurahan dan dilayani melalui bank penyalur, bukan melalui tautan yang beredar di media sosial.

Hoaks
06 May 2025
Akun TikTok “info.pendaftaran36” mengunggah foto yang mengklaim pendaftaran CPNS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025 telah dibuka, dengan penempatan di seluruh Indonesia dan pendaftaran melalui tautan di bio akun. Tautan tersebut justru mengarahkan pelamar ke formulir yang meminta nama lengkap, asal provinsi, dan nomor Telegram aktif, serta kode verifikasi untuk mengakses akun Telegram. Berdasarkan situs resmi rekrutmen.kpk.go.id, KPK belum mengumumkan pembukaan CPNS tahun anggaran 2025; informasi terakhir masih mencantumkan pendaftaran CPNS 2024. Dengan demikian, unggahan yang menawarkan pendaftaran CPNS KPK 2025 melalui tautan tidak resmi adalah konten palsu.

Hoaks
06 May 2025
Beberapa akun Facebook mengklaim menawarkan bantuan benih ikan air tawar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan syarat calon penerima harus memiliki lahan tampung. Namun, tautan pendaftaran yang disematkan di profil akun-akun tersebut tidak mengarah ke situs resmi KKP dan terindikasi sebagai upaya phishing. Melalui akun Instagram resminya, KKP menegaskan bahwa program penyaluran benih ikan air tawar tahun anggaran 2025 hanya diumumkan lewat saluran resmi kementerian. Tawaran di luar kanal resmi tersebut dinyatakan hoaks dan masyarakat diimbau selalu memverifikasi informasi melalui akun media sosial dan situs web KKP.              

Hoaks
05 May 2025
Akun X “Zay34562” mengunggah video yang mengklaim bahwa seluruh dana kasus impor gula dialirkan ke rekening Kaesang Pangarep atas perintah Presiden Joko Widodo. Dalam cuitannya disebut pula bahwa fakta ini “dibongkar” oleh mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong. Berdasarkan hasil ditemukan bahwa video tersebut sebenarnya adalah cuplikan siaran KompasTV tentang penetapan tersangka baru dalam kasus impor gula oleh Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar, pada 20 Februari 2025. Tidak ada pernyataan Tom Lembong ataupun fakta apapun yang mendukung bahwa dana impor gula masuk ke rekening Kaesang atas perintah Presiden. Dengan demikian, klaim dalam video tersebut tidak berdasar dan termasuk konten palsu.

Hoaks
05 May 2025
Beredar unggahan di media sosial berupa poster yang mengklaim bahwa terdapat pendaftaran haji gratis tahun 2025 dari pemerintah untuk 100 orang yang beruntung dan biaya keberangkatan ditanggung pemerintah. Unggahan tersebut turut menampilkan logo resmi Kementerian Agama serta foto Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Pemilik akun menginstruksikan masyarakat untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Kemenag telah menginformasikan bahwa pendaftaran haji gratis tersebut adalah hoaks. Kemenag mengimbau masyarakat untuk tidak percaya jika ada informasi dari pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Kemenag. Masyarakat diminta untuk selalu memastikan informasi resmi hanya melalui website dan media sosial resmi Kemenag. 

Hoaks