Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

05 May 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran peserta BPJS Kesehatan secara online dan tidak dipungut biaya. Pemilik akun menginstruksikan masyarakat untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi BPJS Kesehatan, telah diinformasikan kanal layanan pendaftaran secara online. Masyarakat dapat mendaftar online melalui PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) atau mengunduh aplikasi mobile JKN. Sehingga, informasi mengenai tautan pendaftaran peserta BPJS Kesehatan secara online selain melalui PANDAWA dan aplikasi mobile JKN adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
05 May 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses untuk mengikuti undian yang berhadiah mobil, sepeda motor, handphone, rumah hingga paket umrah gratis. Unggahan tersebut mengatasnamakan Bank BNI disertai narasi ajakan kepada para nasabah Bank BNI yang sudah menggunakan Mobile Banking Bank BNI untuk mengikuti undian tersebut melalui pendaftaran yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, ditemukan tautan yang mengarah ke sebuah situs yang meminta para nasabah memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor hp serta nominal saldo terakhir yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Bank BNI telah menghimbau nasabah untuk waspada dan jangan mudah percaya pada akun-akun palsu yang mengatasnamakan Bank BNI. Setiap informasi undian dari Bank BNI hanya disampaikan melalui akun media sosial resmi Bank BNI. 

Hoaks
03 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memberikan informasi mengenai rekrutmen Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan tahun 2025. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, alamat lengkap, dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan menegaskan bahwa rekrutmen BP Taskin telah ditutup sejak 22 Januari 2025. Sehingga, informasi mengenai rekrutmen Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan tahun 2025 merupakan hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
02 May 2025
Beredar di media sosial Instagram dengan nama akun @musikfest2025 mengunggah postingan yang menginformasikan bahwa akan diselenggarakan konser menampilkan grup band seperti Sheila On 7, NOAH dan NDX, pada tanggal 17 Mei 2025 yang bertempat di Lapangan Markas Komando (Mako) Lantamal, Kota Ambon. Faktanya, dilansir dari antaranews.com, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon melalui Kapten Laut (K) Agus Wijaya selaku Kepala Dinas Penerangan (Dispen) Lantamal IX Ambon, membantah adanya gelaran konser tersebut. Kapten Agus menjelaskan bahwa perizinan penggunaan lapangan Mako Lantamal Ambon paling tidak satu bulan sebelum kegiatan. Selain itu, pelaku industri kreatif di Kota Ambon, Jhon Laratmasse, memastikan bahwa postingan tersebut adalah hoaks yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jhon sudah mencoba mengonfirmasi pihak-pihak yang dicantumkan dalam postingan itu, dan tidak ada satupun yang mengiyakan adanya gelaran konser tersebut. 

Hoaks
02 May 2025
Sebuah video yang diunggah akun X “@21_mozza” pada 8 April 2025 menampilkan tumpukan sepeda motor yang diklaim sebagai barang sitaan polisi dan tak ada yang bisa menebusnya. Dalam narasi, unggahan itu menyebut para pemilik kehilangan alat utama mencari nafkah mereka menjelang Lebaran, sehingga motor-motor itu dibiarkan menumpuk dan berkarat. Penelusuran Tim Fakta Mafindo dengan alat “InVid” dan pemeriksaan plat nomor pada sepeda motor mengungkap bahwa gambar tersebut bukan dari Indonesia—plat nomor putih dengan huruf hitam dan ukuran lebih tinggi daripada standar nasional menunjukkan lokasi lain, kemungkinan Nigeria atau wilayah lain. Dengan demikian, klaim bahwa video menampilkan ribuan motor sitaan polisi di Indonesia adalah menyesatkan.

Hoaks
02 May 2025
Akun X “21_mozza” mengunggah video yang mengklaim Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, bertemu mantan Presiden Israel Shimon Peres di Israel pada 2025 untuk mendukung genosida di Gaza. Narasi unggahan tersebut menyerukan boikot Partai Perindo, MNC TV, Alfamart, dan Indomart. Faktanya, foto Hary Tanoe bersama tokoh Israel diambil sebelum berdirinya Partai Perindo, dan Shimon Peres telah meninggal pada 28 September 2016. Tidak ada pertemuan antara Hary Tanoe dan Shimon Peres pada 2025. Oleh karena itu, klaim pertemuan ini adalah konten menyesatkan.

Hoaks
02 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa Tim Nasional (Timnas) U-17 Korea Utara telah didiskualifikasi oleh Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Diskualifikasi tersebut disebut-sebut terkait dengan dugaan bahwa usia dan postur fisik para pemain Korea Utara tidak mencerminkan kategori usia 16–17 tahun. Faktanya, Korea Utara tidak berada di bawah naungan AFF karena AFF (ASEAN Football Federation) hanya mencakup negara-negara anggota ASEAN sementara Korea Utara bukan merupakan bagian dari ASEAN. Oleh karena itu, narasi yang menyebutkan bahwa AFF mendiskualifikasi Timnas Korea Utara U-17 adalah hoaks karena AFF tidak memiliki kewenangan terhadap Korea Utara. Selain itu, tidak ditemukan pernyataan atau pengumuman resmi dari FIFA maupun AFC, selaku konfederasi sepak bola Asia yang menaungi Korea Utara, terkait diskualifikasi tim nasional Korea Utara tersebut.  

Hoaks
02 May 2025
Tersebar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa 41 prajurit TNI telah gugur di Jalur Gaza, Palestina pada 25 April 2025 dalam misi pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Faktanya, narasi mengenai 41 prajurit TNI yang gugur di Gaza telah dibantah dan dinyatakan sebagai hoaks oleh Kapuspen TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi. Dilansir dari Kompas.com, klaim bahwa TNI menjalankan misi perdamaian PBB di Gaza juga tidak benar, karena hingga saat ini, Dewan Keamanan (DK) PBB belum membahas kemungkinan pemberian mandat kepada negara-negara anggota untuk mengirimkan pasukan ke Palestina, khususnya Gaza, yang telah digempur oleh militer Israel sejak 2023.  

Hoaks
02 May 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menginformasikan bahwa adanya bantuan dana senilai Rp 300 juta untuk pekerja migran Indonesia (PMI) yang masih berada di luar negeri. Bantuan dana tersebut diklaim berasal dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Unggahan tersebut diserta video konferensi pers BP2MI. Setelah dilakukan penelusuran, berdasarkan informasi yang dilansir dari kompas.com, video konferensi pers tersebut telah diposting oleh akun Facebook resmi BP2MI (yang sekarang menjadi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) pada 3 Juni 2022. Dalam konferensi pers itu, BP2MI menyampaikan hasil pertemuan dengan Taipei Economic and Trade Office (TETO) terkait penempatan PMI di Taiwan. Sehingga, informasi bantuan dana senilai Rp 300 juta untuk PMI oleh BP2MI dapat dipastikan hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
01 May 2025
Beredar sebuah unggahan video di TikTok yang mengklaim bahwa pada 14 April 2025, pasukan udara Rusia melumpuhkan sistem pertahanan Israel di Selatan, dibantu oleh 6.000 pasukan elite Indonesia dari Kopassus, Marinir, dan Denjaka yang masuk melalui terowongan bawah tanah yang disiapkan oleh Hamas. Dalam klaim lainnya juga disebutkan bahwa dalam 72 jam, Jalur Gaza yang dijaga ketat IDF jatuh ke tangan koalisi Indonesia-Rusia. Faktanya, dilansir dari Tempo.co, hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang diklaim menampilkan koalisi militer Indonesia-Rusia di Gaza adalah tidak benar. Video tersebut merupakan gabungan cuplikan latihan militer Vostok 2018 antara Rusia dan Cina yang berlangsung di Siberia, serta tidak ada hubungannya dengan konflik di Gaza. Tidak ditemukan bukti kerja sama militer antara Indonesia dan Rusia untuk operasi di wilayah tersebut. Adapun pertemuan kedua negara pada Februari 2025 hanya membahas pelatihan bersama dan transfer teknologi. Sementara itu, bantuan Indonesia ke Gaza bersifat kemanusiaan, berupa pengiriman tenaga medis dan kesiapan menampung korban konflik, sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo pada 9 April 2025.  

Hoaks
01 May 2025
Beredar sebuah tangkapan layar di media sosial X yang berisi klaim bahwa mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memberikan pernyataan mengenai peti mati Paus Fransiskus Yohanes Paulus II. Tangkapan layar tersebut menampilkan sebuah berita dengan judul: “Joko Widodo: Peti Yang Mulia Paus Fransiskus Mengeluarkan Cahaya, Ini Menjadi Sejarah dalam Hidup Saya.” Konten ini beredar setelah Presiden Prabowo Subianto mengutus Jokowi untuk menghadiri takziah ke Vatikan atas wafatnya Paus pada 21 April 2025. Setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan artikel berita dengan judul "Joko Widodo: Peti yang Mulia Paus Fransiskus Mengeluarkan Cahaya, Ini Menjadi Sejarah dalam Hidup Saya”. Dilansir dari Tempo.co, hasil pencarian melalui Google dengan kata kunci terkait justru menemukan artikel dari situs Tempo.co yang memiliki foto dan waktu publikasi yang sama dengan konten yang beredar, namun dengan judul yang berbeda, yaitu "Mengapa Prabowo Utus Jokowi Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus?". Artikel tersebut dipublikasikan pada 25 April 2025 pukul 06.08 WIB, dan setelah ditelaah, isi artikel tersebut sama sekali tidak mencantumkan pernyataan dari Presiden Joko Widodo mengenai peti jenazah Paus Fransiskus yang mengeluarkan cahaya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa judul yang beredar tersebut tidak sesuai dengan isi artikel yang sebenarnya dan merupakan informasi yang keliru.  

Hoaks
01 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai rekrutmen petani milenial tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Kementerian Pertanian dan informasi tentang kualifikasi calon pelamar. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Kementan menegaskan bahwa rekrutmen tersebut adalah hoaks. Tautan resmi pendaftaran petani milenial yang digunakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan yakni, latihanonline.pertanian.go.id, merupakan tautan bersifat sementara dan terbatas, bukan untuk pendaftaran umum. 

Hoaks
01 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai rekrutmen tim teknis dan fasilitator program TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu) tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Direktorat Pengembangan Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menegaskan bahwa informasi rekrutmen tersebut adalah hoaks. Hingga saat ini, pemerintah belum membuka rekrutmen tim teknis dan fasilitator untuk program TEKAD 2025. 

Hoaks
01 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja pegawai baru PT Darma Henwa Tbk. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan dan persyaratan. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi, ditemukan informasi bahwa PT Darma Henwa Tbk tidak sedang membuka lowongan pekerjaan. Informasi resmi terkait lowongan kerja dapat diakses melalui situs rekrutmen resmi PT Darma Henwa Tbk, jobs.talentics.id/pt-darma-henwa 

Hoaks
30 Apr 2025
Sebuah video yang beredar di media sosial TikTok memperlihatkan sosok Mantan Presiden RI, Joko Widodo, mengenakan toga dan memegang selembar kertas yang diduga sebagai ijazah, dengan latar belakang Gedung bertuliskan "Universitas Gadjah Mada". Unggahan video tersebut telah disukai oleh lebih dari 18 ribu pengguna dan menerima lebih dari 9 ribu komentar. Faktanya, video yang beredar bukanlah dokumentasi asli, melainkan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tempo.co, konten tersebut dibuat dan disebarkan setelah muncul spekulasi publik mengenai keaslian ijazah Jokowi. Platform media sosial TikTok telah memberikan penandaan pada video tersebut sebagai konten yang dihasilkan oleh AI. Sementara itu, di Instagram, pengunggah video juga mencantumkan bahwa konten tersebut dibuat menggunakan teknologi AI.   

Hoaks
30 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa tentara Rusia datang ke Indonesia untuk membantu Indonesia menyerang Malaysia. Unggahan video tersebut juga memuat narasi: “Inilah tentara Rusia yang dikirim oleh Rusia terkait konflik dengan Malaysia.” Faktanya, prajurit-prajurit tersebut tidak berasal dari Rusia, melainkan dari Belanda dan kedatangan mereka bukan untuk menyerang Malaysia. Dilansir dari Tempo.co, video itu sebenarnya dibuat oleh seorang perwira menengah TNI, Kolonel Edward Sitorus, dan diunggah ke akun TikTok miliknya. Ia menjelaskan bahwa video tersebut direkam saat kunjungan Resimen Kavaleri Angkatan Darat Kerajaan Belanda (Regiment Huzaren van Boreel) ke Pussenkav (Pusat Kesenjataan Kavaleri). Dengan demikian, narasi yang menyatakan bahwa video tersebut memperlihatkan tentara Rusia yang datang ke Indonesia untuk membantu TNI menyerang Malaysia adalah klaim yang keliru dan menyesatkan.  

Hoaks
30 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa mantan Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto, menganjurkan penggunaan obat oles untuk mengatasi nyeri sendi pada punggung, lutut, dan leher. Dalam unggahan video tersebut tampak sosok dr. Terawan yang berkemeja putih sedang berbicara dengan latar belakang rak buku berwarna merah. Ia membahas mengenai nyeri persendian yang tidak boleh diremehkan dan menawarkan obat oles berbahan alami. Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan bahwa video tersebut telah mengalami manipulasi. Dilansir dari Tempo.co, hasil pemeriksaan visual menunjukkan ketidaksesuaian antara gerakan mulut dan suara. Gerakan bibir dr. Terawan tampak lebih lambat dibandingkan audionya, yang merupakan salah satu indikasi umum dari video hasil rekayasa. Selain itu, nada bicara dan ekspresi tubuh dr. Terawan dalam video tersebut tampak tidak wajar karena tidak menunjukkan perubahan selama durasi 2 menit 26 detik. Analisis lanjutan menggunakan Hive Moderation mendeteksi kemungkinan manipulasi hingga 99,9 persen, terutama pada bagian audio yang terindikasi telah direkayasa dengan tingkat kemungkinan sebesar 99 persen.  

Hoaks
29 Apr 2025
Beredar video di media sosial pada April 2025 yang mengklaim Ustadz Abdul Somad sedang dibaptis, menampilkan dirinya di sebuah pantai bersama seorang pria sambil terdengar suara pembaptisan. Namun, penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan bahwa rekaman tersebut berasal dari November 2023. Video aslinya—diunggah di kanal YouTube “umarkeyofficial” dan “Adolof Labetubun”—memperlihatkan Ustadz Abdul Somad membacakan shalawat di Pantai Ngurbloat, Kepulauan Kei, ketika mengisi pengajian Forum Pemuda Muslim Maluku. Klaim pembaptisan itu terbukti hoaks dan berpotensi memicu sentimen SARA.

Hoaks
29 Apr 2025
Beberapa akun Facebook mengklaim Presiden Prabowo Subianto telah membatalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menggantinya dengan “pendidikan gratis seumur hidup”. Namun hingga 29 April 2025 tidak ada pernyataan resmi atau kebijakan apa pun yang membatalkan MBG. Program ini justru masih aktif di berbagai wilayah: Badan Gizi Nasional melatih 10.000 relawan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Jabodetabek dan Jawa Barat pada 26 April, sementara di Aceh TP PKK mengunjungi dapur MBG dan satuan SPPG. Presiden Prabowo sendiri berulang kali menegaskan dukungan dan komitmen menjaga integritas anggaran MBG usai muncul dugaan penyimpangan, “Setiap sen uang rakyat akan kita jaga,” ujarnya di Istana Merdeka (22/4/2025). Dia juga memuji dampak ekonomi program ini bagi desa, mulai dari pembelian telur, ayam, ikan, hingga sayuran, yang menggerakkan perekonomian lokal (Kompas.com, 23/4/2025). Kesimpulannya, narasi soal pembatalan MBG adalah hoaks; program MBG tetap berjalan dan mendapat dukungan presiden.

Hoaks
29 Apr 2025
Sebuah video yang beredar di Facebook mengklaim Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, menjanjikan tunjangan kesehatan Rp 150 juta bagi 20 tenaga kerja Indonesia (TKI) usai rapat kerja Kemensos–Kemenkes. Dalam klip tersebut, Robben meminta calon penerima mengirim pesan lewat Facebook dengan mencantumkan nama dan negara tempat bekerja. Namun, tidak ditemukan keterangan resmi tentang program tunjangan tersebut di situs maupun akun media sosial Kemensos. Analisis Hive Moderation menunjukkan video itu 91,2 persen kemungkinan besar dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), sementara foto Robben di dalamnya merupakan jepretan saat Rapat Usulan Pembentukan Unit Pelaksana Kemensos, Maret 2024. Dengan demikian, klaim tentang janji tunjangan kesehatan Rp 150 juta kepada TKI ini merupakan konten palsu hasil manipulasi.

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa warga yang berbelanja Rp20.000 per hari tidak termasuk dalam kategori miskin. Klaim ini memicu beragam reaksi publik karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi sesungguhnya.  Faktanya, Badan Pusat Statistik (BPS) melalui akun Instagram resminya, @bps_statistics, membantah kabar yang menyebutkan angka garis kemiskinan per hari sebesar Rp20.000. BPS menegaskan bahwa angka yang dikeluarkan adalah Rp595.242 per kapita per bulan atau sekitar Rp2.803.000 per rumah tangga per bulan. Garis kemiskinan tersebut merupakan rata-rata nasional dan berbeda di setiap provinsi. BPS juga mengingatkan bahwa meski pengeluaran seseorang melebihi garis kemiskinan, namun belum tentu menandakan kesejahteraan, karena bisa jadi orang tersebut masih termasuk dalam kategori rentan miskin, menengah ke bawah, dan seterusnya.   

Hoaks