Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

16 Apr 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang menginformasikan bahwa telah dibuka rekrutmen nasional penggerak literasi daerah tahun 2025. Unggahan tersebut turut menampilkan logo resmi Penggerak Literasi Daerah serta informasi terkait benefit yang didapat jika bergabung menjadi Penggerak Literasi Daerah (PLD). Pemilik akun menginformasikan kepada para calon PLD yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, ditemukan tautan yang mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pemagang memasukkan data pribadi seperti nama pengguna dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selanjutnya, penelusuran pada website resmi Penggerak Literasi Daerah, ditemukan informasi bahwa rekrutmen nasional penggerak literasi daerah tahun 2025 sudah berakhir. Pada bagian alur seleksi yang dijabarkan dalam website tersebut, pendaftaran telah dilaksanakan pada 5-19 Maret dan pengumuman kandidat yang lolos menjadi Penggerak Literasi Daerah telah dilaksanakan pada 9 April. 

Hoaks
15 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa telah dibuka pendaftaran relawan untuk program makan bergizi gratis. Unggahan tersebut juga mencantumkan tautan yang disebut-sebut sebagai akses pendaftaran, serta menyertakan informasi mengenai gaji dan berbagai manfaat lainnya guna menarik minat calon pelamar. Setelah ditelusuri, tautan yang dicantumkan dalam unggahan Facebook tersebut tidak mengarah ke situs resmi BGN. Tautan tersebut justru mengarahkan pengunjung ke sebuah situs yang meminta untuk memasukkan nama lengkap, alamat, serta nomor akun Telegram aktif. Hal ini diduga merupakan modus phishing atau upaya pencurian data pribadi. Sebelumnya, BGN telah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa tautan yang diklaim sebagai akses pendaftaran relawan program makan bergizi gratis adalah hoaks dan berpotensi sebagai modus penipuan. Pasalnya, tidak terdapat informasi mengenai pendaftaran relawan makan bergizi gratis di situs resmi BGN.  

Hoaks
15 Apr 2025
Beredar sebuah video di Instagram dan X yang diklaim memperlihatkan rumah milik mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sedang digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan didatangi oleh sekelompok warga. Dalam video tersebut, tampak sejumlah polisi berseragam membawa dua bungkusan berwarna biru keluar dari sebuah rumah. Di depan rumah juga terlihat kerumunan warga yang sebagian di antaranya sedang merekam peristiwa itu menggunakan ponsel. Video tersebut disertai narasi: "Detik-detik rumah Ridwan Kamil digeruduk warga saat KPK sita barang hasil korupsi." Namun, faktanya berbeda. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Tempo.co, klaim bahwa video tersebut menunjukkan rumah Ridwan Kamil adalah tidak benar. Penggeledahan yang terekam dalam video itu sebenarnya berkaitan dengan kasus dugaan politik uang di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Tempo juga menemukan foto dalam pemberitaan Kalimantanlive.com yang memperlihatkan rumah dengan tampilan yang mirip seperti dalam video, menguatkan bahwa lokasi kejadian bukanlah rumah Ridwan Kamil.  

Hoaks
15 Apr 2025
Beberapa akun Facebook menyebarkan narasi yang mengklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menghapus jabatan kepala desa (kades), dengan menyatakan bahwa 91% kades tidak berguna dan rentan korupsi. Unggahan tersebut mencantumkan kutipan kontroversial dan menggunakan foto Prabowo yang diambil dari video mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Verifikasi oleh Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo mengenai penghapusan kades. Foto yang digunakan berasal dari video pidato Prabowo tentang program MBG, di mana ia membahas upaya meningkatkan gizi anak dan menerima kunjungan internasional. Dengan demikian, klaim tersebut adalah hoaks.

Hoaks
15 Apr 2025
Sebuah unggahan di media sosial Threads mengklaim menyediakan tautan pendaftaran untuk menerima bantuan sosial senilai Rp 2 juta hingga Rp10 juta bagi penerima bansos pada periode April-Juni 2025. Unggahan tersebut juga menyertakan poster pengumuman program PKH yang memberi uang tunai Rp1,5 juta dan mengarahkan pemirsa untuk mendaftar melalui sebuah tautan. Verifikasi oleh Tempo menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi. Pendaftaran penerima bantuan sosial atau masuk ke sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hanya dapat dilakukan melalui kantor desa/kelurahan yang terhubung dengan pemerintah daerah atau melalui aplikasi resmi Kemensos, Cek Bansos. Dengan demikian, informasi tersebut merupakan narasi yang keliru dan berpotensi sebagai modus phishing.

Hoaks
15 Apr 2025
Beredar di media sosial sebuah judul artikel yang mengklaim Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan uang zakat dan infak akan digunakan untuk pembangunan masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN). Klaim tersebut dibagikan melalui tangkapan layar artikel yang disebar sejumlah akun Facebook. Namun, hasil penelusuran tidak menemukan artikel resmi yang memuat pernyataan tersebut. Reverse image search menunjukkan bahwa judul tersebut telah dimanipulasi dari artikel asli di laman Berita Satu berjudul "Menag Nasaruddin Umar: KPK Cegah Orang Masuk Neraka!" yang terbit pada 12 Maret 2025. Artikel asli membahas pandangan Nasaruddin tentang peran KPK dalam membentuk integritas dan mencegah perbuatan korupsi, tanpa menyebut penggunaan zakat atau infak untuk IKN. Klaim bahwa Menag Nasaruddin Umar akan menggunakan uang zakat dan infak untuk masjid di IKN adalah hoaks. Judul artikel yang beredar telah dimanipulasi dan tidak sesuai dengan isi berita yang sebenarnya.

Hoaks
14 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa seorang pria diserang oleh seekor harimau di kawasan Hutan Baluran, Jawa Timur, pada April 2025. Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa korban selamat dari serangan, namun harus kehilangan satu lengan akibat diterkam oleh hewan buas tersebut. Setelah dilakukan penelusuran, narasi yang beredar tersebut dipastikan tidak benar atau merupakan hoaks. Video yang diklaim menampilkan seorang pria mengalami luka parah akibat diterkam harimau di Hutan Baluran adalah tidak sesuai fakta. Pria dalam video tersebut sebenarnya adalah warga Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, yang mengalami luka parah akibat serangan buaya pada tahun 2024. Pria bernama Arjo tersebut diserang buaya saat hendak mengambil jaring ikan di Sungai Nyire, Bangka Selatan. Dengan demikian, informasi yang menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi di Hutan Baluran akibat serangan harimau adalah tidak benar.  

Hoaks
14 Apr 2025
Sebuah tautan yang mengklaim memberikan saldo e-toll gratis sebesar Rp500.000 beredar di Facebook pada Jumat (11/4/2025) dengan narasi "Program E-TOLL Gratis 2025" yang mengajak masyarakat untuk mendaftar dengan mengklik tautan tersebut. Namun, verifikasi oleh Tim Cek Fakta Kompas.com mengungkap bahwa tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Jasa Marga melainkan ke halaman yang meminta pengunjung memasukkan nama lengkap sesuai KTP dan nomor akun Telegram aktif, diduga sebagai modus phishing.Jasa Marga melalui akun Instagram resmi pada 10 Januari 2025 telah membantah adanya program berbagi saldo e-toll gratis dan mengimbau masyarakat agar selalu mengecek kebenaran informasi melalui saluran resmi. Dengan demikian, klaim tersebut dinyatakan sebagai hoaks.  

Hoaks
14 Apr 2025
Sebuah video beredar dimedia sosial Tik Tok yang mengatasnamakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengklaim menawarkan motor murah seharga Rp500.000 khusus untuk warga Jawa Timur beredar di TikTok. Namun hasil verifikasi menunjukkan bahwa unggahan ini tidak benar. Mohon masyarakat selalu memeriksa informasi melalui akun resmi pemerintah guna menghindari kesalahpahaman

Hoaks
13 Apr 2025
Di media sosial beredar informasi yang mengklaim bahwa PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN membagikan token listrik gratis senilai Rp 800.000 bagi pengguna dengan kapasitas tertentu, dengan mengajak masyarakat mendaftar melalui tautan di situs resmi. Informasi ini juga pernah muncul sebelumnya dengan nilai Rp250.000. Verifikasi oleh Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan URL Scan menunjukkan bahwa tautan tersebut menghasilkan pesan "HTTP 400 Error" dan tidak mengarah ke situs resmi PLN. Selain itu, informasi pembagian token listrik gratis tidak ditemukan di situs maupun akun resmi PLN. Dengan demikian, klaim tersebut adalah hoaks, dan tautan yang beredar diduga merupakan modus phishing untuk pencurian data pribadi.

Hoaks
13 Apr 2025
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan proses pembuatan bahan dalam bentuk butiran, dengan narasi yang menyebutnya sebagai "beras plastik." Unggahan tersebut, diposting pada Kamis (10/4/2025) dengan pesan "Viral pembuatan beras dari plastik, Mohon hati-hati ya teman-teman," memicu kekhawatiran di kalangan warganet. Verifikasi oleh Tim Cek Fakta Kompas.com mengungkap bahwa video tersebut identik dengan konten di akun TikTok Smartest Workers pada Minggu (6/4/2025), yang menunjukkan proses daur ulang plastik menjadi pelet putih berlabel Nimir Chemicals, sebuah perusahaan petrokimia asal Pakistan. Pelet tersebut merupakan phthalic anhydride (PA), bahan kimia perantara untuk produksi plastik dari vinil klorida, bukan beras plastik. Mengingat isu beras plastik telah menjadi hoaks berulang sejak 2015 dan pengujian sampel beras oleh BPOM menunjukkan hasil negatif, narasi tersebut adalah tidak benar.

Hoaks
13 Apr 2025
Informasi yang beredar luas mengenai penghapusan SKCK oleh pemerintah telah dibantah oleh Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman. Menurutnya, pemberitaan yang mengklaim bahwa Komisi III dan "Kementerian Hukum dan HAM" telah memutuskan penghapusan SKCK adalah tidak benar dan merupakan hoaks. Habiburokhman menegaskan bahwa kedua lembaga tersebut tidak memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan seperti itu, apalagi mengutip nama kementerian yang sudah tidak ada lagi dalam pemerintahan Prabowo. Lebih lanjut, Habiburokhman menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan penghapusan SKCK. Masyarakat yang keberatan dengan syarat SKCK untuk berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan atau pencalonan diri, disarankan untuk menyampaikan aspirasi mereka langsung ke instansi terkait.

Hoaks
12 Apr 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang membagikan tangkapan dari laman artikel yang diterbitkan oleh detikNews dengan judul yang mengklaim bahwa Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berterima kasih kepada rakyat karena telah mengikhlaskan uang haji. Unggahan tersebut turut menampilkan foto AHY. Klaim tersebut mengundang berbagai reaksi dari kalangan masyarakat. Setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan informasi detikNews yang menerbitkan artikel soal AHY berterima kasih kepada rakyat karena telah mengikhlaskan uang haji. Dilansir dari kompas.com, dengan menggunakan teknik reverse image, diketahui bahwa konten tersebut memanipulasi artikel laman detikNews yang terbit pada 1 April 2025 dengan judul asli “AHY Pastikan Skema Pengaturan Arus Balik Mudik Lebaran Sudah Siap.” Sehingga, informasi mengenai Judul artikel yang mengklaim bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berterima kasih kepada rakyat karena telah mengikhlaskan uang haji merupakan hasil manipulasi. 

Hoaks
11 Apr 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan kompensasi sebesar Rp. 300.000 dari Pertamina terkait kasus Pertamax oplosan. Unggahan tersebut turut menampilkan logo resmi Pertamina dan disertai narasi ajakan untuk segera mendaftar dan klaim token gratis tersebut. Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, ditemukan tautan yang mengarah ke sebuah situs yang meminta para nasabah memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor Telegram aktif serta provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selain itu, dilansir dari kompas.com, Heppy Wulansari selaku Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa tautan kompensasi mengatasnamakan Pertamina tersebut merupakan hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
11 Apr 2025
Beredar unggahan di Facebook yang mengklaim membuka pendaftaran lowongan kerja petugas sensus pertanian 2025 adalah tidak benar. Postingan tersebut berupa poster digital yang mengumumkan rekrutmen dengan gaji Rp7-10 juta per bulan bagi lulusan SMA/SEDERAJAT, mengarahkan pemirsa untuk mendaftar melalui tautan yang meminta data pribadi via Telegram. Verifikasi mengungkap bahwa tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi manapun, sementara informasi resmi lowongan kerja di sektor tersebut hanya disampaikan melalui saluran resmi di masing-masing daerah oleh Badan Pusat Statistik. BPS tidak menyelenggarakan Sensus Pertanian pada tahun 2025, sehingga narasi dan tautan dalam unggahan tersebut merupakan konten palsu yang harus diwaspadai oleh masyarakat.

Hoaks
11 Apr 2025
Sebuah unggahan di media sosial mengklaim bahwa Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan "Tuhan tidak ada dan saya lebih percaya Nyi Roro Kidul," disertai narasi yang merendahkan. Unggahan tersebut diposting di Facebook pada 9 April 2025 dengan cuplikan layar artikel berjudul "Dedi Mulyadi: Saya Mengatakan Kepada Guru Saya Bahwa Tuhan itu Tidak Ada, Saya Lebih Percaya Nyi Roro Kidul." Verifikasi oleh Liputan6.com menemukan bahwa artikel asli dipublikasikan oleh Radarbogor.jawapos.com pada 9 April 2025 pukul 08.23 WIB dengan judul "Cinta Banget sama Kokom, Dedi Mulyadi Ngaku Rela Puasa Matigeni dan Keluar Kamar Cuma Salat, Gubernur Jawa Barat: Sekarang Sudah jadi Janda." Dengan demikian, klaim tersebut tidak benar.

Hoaks
11 Apr 2025
Sebuah video yang diklaim menunjukkan penampakan gelombang tinggi di pantai akibat gempa di Myanmar tersebar di media sosial pada 31 Maret 2025. Video berdurasi 10 detik ini menggambarkan ombak besar yang menerjang area pantai yang ramai pengunjung, disertai narasi yang mengaitkan kejadian tersebut dengan gempa yang mengguncang wilayah Thailand-Myanmar. Namun, verifikasi oleh Liputan6.com menggunakan alat pendeteksi AI (Hive Moderation) mengungkap bahwa video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen dibuat secara digital. Selain itu, gempa magnitudo 7,7 yang terjadi di Myanmar pada 28 Maret 2025 tercatat berlangsung di daratan, bukan di lepas pantai. Dengan demikian, klaim dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa digital dan tidak berdasar.              

Hoaks
11 Apr 2025
Akun TikTok “lokerku8” mengunggah foto pada Selasa (1/04/2025) yang mengklaim Bank Syariah Indonesia telah membuka lowongan kerja melalui program BIBIT BSI 2025, dengan instruksi pendaftaran melalui tautan di bio. Namun, verifikasi oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menunjukkan bahwa tautan tersebut mengarahkan calon pelamar untuk login menggunakan Telegram dengan mengisi data pribadi. Sementara itu, informasi resmi lowongan Bank Syariah Indonesia tersedia di laman bankbsi.co.id dan mengarahkan peminat untuk mendaftar melalui situs pencarian kerja Talentics (jobs.talentics.id). Dengan demikian, unggahan yang mengarahkan pendaftaran melalui Telegram merupakan konten tiruan (impostor content) yang tidak sah.

Hoaks
11 Apr 2025
Akun Instagram “aguseven” mengunggah video pada Jumat (14/03/2025) yang mengklaim bahwa tiga perusahaan vaksin China telah menciptakan virus gabungan, yang disebut flurona, yang akan menyebar ke seluruh dunia. Klaim tersebut menyatakan persaingan antara HMPV dan COVID-19 menghasilkan flurona. Verifikasi oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melalui pencarian Google menemukan artikel di alodokter.com yang menjelaskan bahwa flurona adalah istilah untuk koinfeksi antara influenza dan COVID-19, dengan gejala yang mirip kedua penyakit tersebut. Dengan demikian, klaim bahwa flurona adalah virus buatan tiga perusahaan vaksin di China adalah tidak berdasar dan menyesatkan.

Hoaks
10 Apr 2025
Sejumlah video yang beredar di media sosial mengklaim menunjukkan penyiksaan terhadap warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja, dengan adegan seperti perebusan hidup, pemukulan, penyetruman, dan pemasungan, serta disisipkan tautan untuk penjualan kamera tersembunyi. Narasi tersebut mengaitkan video-video tersebut dengan kekerasan yang dialami WNI di sektor perjudian, meskipun klaim ini muncul dari utas di platform X (Twitter) yang menyebar berbagai cuplikan aksi kekerasan. Verifikasi oleh Tempo menggunakan layanan reverse image search mengungkap bahwa keempat video tersebut bukanlah rekaman penyiksaan nyata. Video pertama merupakan atraksi drama peperangan yang diunggah oleh akun TikTok profesional, video kedua adalah konten escape game dari Fullerton, California, video ketiga menampilkan kegiatan olahraga remaja, dan video keempat menampilkan adegan yang berasal dari produksi film oleh perusahaan HK Film Lighting. Dengan demikian, narasi yang mengaitkan video-video tersebut dengan penyiksaan WNI di Kamboja adalah klaim yang keliru dan tidak berdasar.

Hoaks
10 Apr 2025
Narasi yang menyatakan bahwa produk dan layanan Daihatsu akan berganti merek menjadi Toyota beredar di media sosial, dengan klaim bahwa proses perubahan itu akan rampung akhir 2025. Namun, verifikasi menunjukkan bahwa tidak ada informasi resmi yang mendukung klaim tersebut. Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, menegaskan bahwa Principal Daihatsu Motor Corporation tidak pernah merilis pernyataan demikian dan operasional Daihatsu di Indonesia berjalan normal. Informasi resmi di laman Daihatsu.com juga tidak menyebutkan perubahan merek; yang diumumkan pada 1 April 2025 hanyalah kenaikan harga mobil Move Canbus. Dengan demikian, narasi tersebut adalah keliru dan tidak benar.

Hoaks