Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

01 May 2025
Beredar sebuah tangkapan layar di media sosial X yang berisi klaim bahwa mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memberikan pernyataan mengenai peti mati Paus Fransiskus Yohanes Paulus II. Tangkapan layar tersebut menampilkan sebuah berita dengan judul: “Joko Widodo: Peti Yang Mulia Paus Fransiskus Mengeluarkan Cahaya, Ini Menjadi Sejarah dalam Hidup Saya.” Konten ini beredar setelah Presiden Prabowo Subianto mengutus Jokowi untuk menghadiri takziah ke Vatikan atas wafatnya Paus pada 21 April 2025. Setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan artikel berita dengan judul "Joko Widodo: Peti yang Mulia Paus Fransiskus Mengeluarkan Cahaya, Ini Menjadi Sejarah dalam Hidup Saya”. Dilansir dari Tempo.co, hasil pencarian melalui Google dengan kata kunci terkait justru menemukan artikel dari situs Tempo.co yang memiliki foto dan waktu publikasi yang sama dengan konten yang beredar, namun dengan judul yang berbeda, yaitu "Mengapa Prabowo Utus Jokowi Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus?". Artikel tersebut dipublikasikan pada 25 April 2025 pukul 06.08 WIB, dan setelah ditelaah, isi artikel tersebut sama sekali tidak mencantumkan pernyataan dari Presiden Joko Widodo mengenai peti jenazah Paus Fransiskus yang mengeluarkan cahaya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa judul yang beredar tersebut tidak sesuai dengan isi artikel yang sebenarnya dan merupakan informasi yang keliru.  

Hoaks
01 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai rekrutmen petani milenial tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Kementerian Pertanian dan informasi tentang kualifikasi calon pelamar. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Kementan menegaskan bahwa rekrutmen tersebut adalah hoaks. Tautan resmi pendaftaran petani milenial yang digunakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan yakni, latihanonline.pertanian.go.id, merupakan tautan bersifat sementara dan terbatas, bukan untuk pendaftaran umum. 

Hoaks
01 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai rekrutmen tim teknis dan fasilitator program TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu) tahun 2025. Unggahan tersebut disertai logo resmi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi, Direktorat Pengembangan Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menegaskan bahwa informasi rekrutmen tersebut adalah hoaks. Hingga saat ini, pemerintah belum membuka rekrutmen tim teknis dan fasilitator untuk program TEKAD 2025. 

Hoaks
01 May 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai lowongan kerja pegawai baru PT Darma Henwa Tbk. Unggahan tersebut disertai informasi terkait posisi yang ditawarkan dan persyaratan. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi, ditemukan informasi bahwa PT Darma Henwa Tbk tidak sedang membuka lowongan pekerjaan. Informasi resmi terkait lowongan kerja dapat diakses melalui situs rekrutmen resmi PT Darma Henwa Tbk, jobs.talentics.id/pt-darma-henwa 

Hoaks
30 Apr 2025
Sebuah video yang beredar di media sosial TikTok memperlihatkan sosok Mantan Presiden RI, Joko Widodo, mengenakan toga dan memegang selembar kertas yang diduga sebagai ijazah, dengan latar belakang Gedung bertuliskan "Universitas Gadjah Mada". Unggahan video tersebut telah disukai oleh lebih dari 18 ribu pengguna dan menerima lebih dari 9 ribu komentar. Faktanya, video yang beredar bukanlah dokumentasi asli, melainkan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tempo.co, konten tersebut dibuat dan disebarkan setelah muncul spekulasi publik mengenai keaslian ijazah Jokowi. Platform media sosial TikTok telah memberikan penandaan pada video tersebut sebagai konten yang dihasilkan oleh AI. Sementara itu, di Instagram, pengunggah video juga mencantumkan bahwa konten tersebut dibuat menggunakan teknologi AI.   

Hoaks
30 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa tentara Rusia datang ke Indonesia untuk membantu Indonesia menyerang Malaysia. Unggahan video tersebut juga memuat narasi: “Inilah tentara Rusia yang dikirim oleh Rusia terkait konflik dengan Malaysia.” Faktanya, prajurit-prajurit tersebut tidak berasal dari Rusia, melainkan dari Belanda dan kedatangan mereka bukan untuk menyerang Malaysia. Dilansir dari Tempo.co, video itu sebenarnya dibuat oleh seorang perwira menengah TNI, Kolonel Edward Sitorus, dan diunggah ke akun TikTok miliknya. Ia menjelaskan bahwa video tersebut direkam saat kunjungan Resimen Kavaleri Angkatan Darat Kerajaan Belanda (Regiment Huzaren van Boreel) ke Pussenkav (Pusat Kesenjataan Kavaleri). Dengan demikian, narasi yang menyatakan bahwa video tersebut memperlihatkan tentara Rusia yang datang ke Indonesia untuk membantu TNI menyerang Malaysia adalah klaim yang keliru dan menyesatkan.  

Hoaks
30 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa mantan Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto, menganjurkan penggunaan obat oles untuk mengatasi nyeri sendi pada punggung, lutut, dan leher. Dalam unggahan video tersebut tampak sosok dr. Terawan yang berkemeja putih sedang berbicara dengan latar belakang rak buku berwarna merah. Ia membahas mengenai nyeri persendian yang tidak boleh diremehkan dan menawarkan obat oles berbahan alami. Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan bahwa video tersebut telah mengalami manipulasi. Dilansir dari Tempo.co, hasil pemeriksaan visual menunjukkan ketidaksesuaian antara gerakan mulut dan suara. Gerakan bibir dr. Terawan tampak lebih lambat dibandingkan audionya, yang merupakan salah satu indikasi umum dari video hasil rekayasa. Selain itu, nada bicara dan ekspresi tubuh dr. Terawan dalam video tersebut tampak tidak wajar karena tidak menunjukkan perubahan selama durasi 2 menit 26 detik. Analisis lanjutan menggunakan Hive Moderation mendeteksi kemungkinan manipulasi hingga 99,9 persen, terutama pada bagian audio yang terindikasi telah direkayasa dengan tingkat kemungkinan sebesar 99 persen.  

Hoaks
29 Apr 2025
Beredar unggahan di media sosial yang menginformasikan bahwa mulai tanggal 1 Juni 2025, SIM Indonesia (SIM A dan SIM C) akan resmi berlaku di delapan Negara ASEAN. Negara-negara yang dimaksud antara lain, meliputi Thailand, Laos, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam, Myanmar, Malaysia, dan Singapura. Dilansir dari cnbcindonesia.com, Brigjen. Pol. Drs. Yusri Yunus selaku Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, menjelaskan bahwa SIM Indonesia bisa digunakan secara resmi di negara-negara ASEAN mulai tanggal 1 Juni 2025 mendatang, setelah penyesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi nomor SIM. Penerapan NIK sebagai nomor SIM ini merupakan bagian dari integrasi legalitas berkendara dengan dokumen negara lainnya. Dokumen yang dimaksud mencakup NPWP, BPJS, dan KTP. 

Fakta
29 Apr 2025
Beredar video di media sosial pada April 2025 yang mengklaim Ustadz Abdul Somad sedang dibaptis, menampilkan dirinya di sebuah pantai bersama seorang pria sambil terdengar suara pembaptisan. Namun, penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan bahwa rekaman tersebut berasal dari November 2023. Video aslinya—diunggah di kanal YouTube “umarkeyofficial” dan “Adolof Labetubun”—memperlihatkan Ustadz Abdul Somad membacakan shalawat di Pantai Ngurbloat, Kepulauan Kei, ketika mengisi pengajian Forum Pemuda Muslim Maluku. Klaim pembaptisan itu terbukti hoaks dan berpotensi memicu sentimen SARA.

Hoaks
29 Apr 2025
Beberapa akun Facebook mengklaim Presiden Prabowo Subianto telah membatalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menggantinya dengan “pendidikan gratis seumur hidup”. Namun hingga 29 April 2025 tidak ada pernyataan resmi atau kebijakan apa pun yang membatalkan MBG. Program ini justru masih aktif di berbagai wilayah: Badan Gizi Nasional melatih 10.000 relawan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Jabodetabek dan Jawa Barat pada 26 April, sementara di Aceh TP PKK mengunjungi dapur MBG dan satuan SPPG. Presiden Prabowo sendiri berulang kali menegaskan dukungan dan komitmen menjaga integritas anggaran MBG usai muncul dugaan penyimpangan, “Setiap sen uang rakyat akan kita jaga,” ujarnya di Istana Merdeka (22/4/2025). Dia juga memuji dampak ekonomi program ini bagi desa, mulai dari pembelian telur, ayam, ikan, hingga sayuran, yang menggerakkan perekonomian lokal (Kompas.com, 23/4/2025). Kesimpulannya, narasi soal pembatalan MBG adalah hoaks; program MBG tetap berjalan dan mendapat dukungan presiden.

Hoaks
29 Apr 2025
Sebuah video yang beredar di Facebook mengklaim Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, menjanjikan tunjangan kesehatan Rp 150 juta bagi 20 tenaga kerja Indonesia (TKI) usai rapat kerja Kemensos–Kemenkes. Dalam klip tersebut, Robben meminta calon penerima mengirim pesan lewat Facebook dengan mencantumkan nama dan negara tempat bekerja. Namun, tidak ditemukan keterangan resmi tentang program tunjangan tersebut di situs maupun akun media sosial Kemensos. Analisis Hive Moderation menunjukkan video itu 91,2 persen kemungkinan besar dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), sementara foto Robben di dalamnya merupakan jepretan saat Rapat Usulan Pembentukan Unit Pelaksana Kemensos, Maret 2024. Dengan demikian, klaim tentang janji tunjangan kesehatan Rp 150 juta kepada TKI ini merupakan konten palsu hasil manipulasi.

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa warga yang berbelanja Rp20.000 per hari tidak termasuk dalam kategori miskin. Klaim ini memicu beragam reaksi publik karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi sesungguhnya.  Faktanya, Badan Pusat Statistik (BPS) melalui akun Instagram resminya, @bps_statistics, membantah kabar yang menyebutkan angka garis kemiskinan per hari sebesar Rp20.000. BPS menegaskan bahwa angka yang dikeluarkan adalah Rp595.242 per kapita per bulan atau sekitar Rp2.803.000 per rumah tangga per bulan. Garis kemiskinan tersebut merupakan rata-rata nasional dan berbeda di setiap provinsi. BPS juga mengingatkan bahwa meski pengeluaran seseorang melebihi garis kemiskinan, namun belum tentu menandakan kesejahteraan, karena bisa jadi orang tersebut masih termasuk dalam kategori rentan miskin, menengah ke bawah, dan seterusnya.   

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang menginformasikan mengenai rekrutmen PT Yakult Indonesia Persada. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pemagang memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan jenis kelamin yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi, PT Yakult Indonesia Persada telah menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap segala bentuk rekrutmen yang mengatasnamakan PT Yakult Indonesia Persada. Informasi resmi terkait lowongan kerja PT Yakult Indonesia Persada diumumkan melalui website resmi, yakult.co.id/karir. Selain itu, setiap pengumuman mengenai proses rekrutmen diinformasikan langsung kepada kandidat setelah tes ataupun melaui email recruitment@yakult.co.id. 

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, telah meninggal dunia. Postingan tersebut diunggah pada 15 April 2025 dan menampilkan foto Mahathir serta sejumlah orang yang sedang mengangkat keranda jenazah. Faktanya, unggahan yang mengklaim bahwa Mahathir Mohamad meninggal dunia pada April 2025 adalah informasi yang salah atau hoaks. Dilansir dari Kompas.com, foto yang beredar dalam unggahan tersebut merupakan momen ketika sejumlah pelayat menggotong keranda jenazah Imam Samudera, terdakwa kasus Bom Bali I, pada tahun 2008. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram pribadinya, @chedetofficial, Mahathir diketahui masih aktif melakukan berbagai kegiatan dan mengunggah aktivitasnya di media sosial hingga Senin (28/4/2025).  

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, telah meninggal dunia. Postingan tersebut diunggah pada 15 April 2025 dan menampilkan foto Mahathir serta sejumlah orang yang sedang mengangkat keranda jenazah. Faktanya, unggahan yang mengklaim bahwa Mahathir Mohamad meninggal dunia pada April 2025 adalah informasi yang salah atau hoaks. Dilansir dari Kompas.com, foto yang beredar dalam unggahan tersebut merupakan momen ketika sejumlah pelayat menggotong keranda jenazah Imam Samudera, terdakwa kasus Bom Bali I, pada tahun 2008. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram pribadinya, @chedetofficial, Mahathir diketahui masih aktif melakukan berbagai kegiatan dan mengunggah aktivitasnya di media sosial hingga Senin (28/4/2025).  

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang menampilkan tangkapan layar dari artikel dengan judul “Menteri Bahlil kas negara kosong minta masyarakat segeralah menyumbang”.  Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan bahwa unggahan tersebut tidak benar adanya. Dilansir dari Kompas.com, judul artikel yang mengeklaim Bahlil meminta masyarakat menyumbang karena kas negara kosong merupakan hasil manipulasi. Artikel aslinya berasal dari Antara, yang berjudul "Bahlil sebut dampingi Prabowo ke China bahas investasi hilirisasi". Artikel itu memuat informasi soal Bahlil yang akan mendampingi Prabowo dalam kunjungan kenegaraan ke China pada November 2024.  

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang diklaim menampilkan jenazah Paus Fransiskus tengah terbaring di sebuah peti mati dengan mengenakan jubah berwarna putih dan dikelilingi oleh banyak orang.  Namun setelah ditelusuri, foto tersebut ternyata merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI). Dilansir dari Kompas.com, foto yang diklaim menampilkan jenazah Paus Fransiskus tengah terbaring di peti mati dengan mengenakan jubah putih merupakan hasil manipulasi dan telah terdeteksi dihasilkan oleh AI.  

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di aplikasi WhatsApp sebuah pesan yang menginformasikan tentang penerimaan mahasiswa baru Politeknik Unggul LP3M Medan (PULMED) tahun ajaran 2025/2026. Pesan tersebut diklaim berasal dari admin Politeknik Unggul LP3M Medan. Dalam pesan tersebut, dijelaskan bahwa para siswa yang tidak lolos UTBK–SNBT masih bisa untuk kuliah di Perguruan Tinggi negeri dengan uang kuliah 1 juta/semester. Pada bagian akhir pesan tertulis, alamat PULMED serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Namun, setelah dilakukan penelusuran, nomor WhatsApp dan pesan tersebut merupakan penipuan dan terindikasi tindakan phishing. Melalui website dan akun Instagram resmi, diketahui PULMED memang sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026 yang dibagi menjadi tiga gelombang. Namun, nomor admin WhatsApp yang beredar berbeda dengan nomor admin WhatsApp dalam postingan akun Instagram resmi PULMED. 

Hoaks
28 Apr 2025
Akun TikTok “Info Pendaftaran CPNS” pada 17 April 2025 membagikan video yang mengumumkan pendaftaran CPNS 2025 dengan persyaratan lulusan SMK–S3, usia 18–45 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta penempatan sesuai domisili. Unggahan tersebut mengarahkan calon pelamar ke tautan di bio yang meminta login melalui Telegram dan data pribadi, bukan ke situs resmi pemerintah. Berdasarkan penelusuran di portal Badan Kepegawaian Negara (bkn.go.id) dan situs Kementerian Pariwisata (kemenpar.go.id), seleksi CPNS 2024 dimulai Agustus 2024 dan berakhir Maret 2025, dan hingga saat ini belum ada pengumuman pendaftaran CPNS 2025. Pendaftaran kementerian biasanya dilaksanakan melalui SSCASN BKN dan SBMP Poltekpar, bukan via Telegram. Dengan demikian, unggahan itu adalah konten tiruan (impostor content).

Hoaks
26 Apr 2025
Video yang beredar di X dan Facebook mengklaim Kejaksaan Agung telah menggeledah dan menyita aset senilai lebih dari Rp 370 miliar milik Kaesang Pangarep atas dugaan korupsi impor gula yang menyeret mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong. Narasi dalam unggahan menyebut Kejaksaan Agung dua kali menggeledah perusahaan Kaesang dan melarang media meliput penyitaan tersebut. Berdasarkan verifikasi Tempo, cuplikan video itu sebenarnya diambil dari liputan Metro TV Primetime News tanggal 3 Oktober 2024 tentang penyitaan uang Rp 372 miliar pada kasus korupsi Duta Palma Group di sektor perkebunan sawit. Penggeledahan digelar di Menara Palma, Jakarta Selatan, dan menjerat perusahaan anak Duta Palma, bukan Kaesang maupun kasus impor gula. Video tersebut telah direkayasa dengan mengganti narasi dan teks asli, dan hingga kini Kaesang tidak pernah disebut dalam proses hukum kasus Tom Lembong yang masih dalam tahap persidangan.

Hoaks
25 Apr 2025
Sebuah unggahan di Facebook “Gitu Oke Ya” pada 11 April 2025 menampilkan ilustrasi Gunung Bromo dan ladang ganja, disertai klaim bahwa pemerintah menutup kasus penemuan ganja di kawasan itu karena pohon tersebut tumbuh dari biji yang dibawa kotoran burung di 59 lokasi.  Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Mafindo, tidak ada informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang mendukung klaim tersebut. Justru, Tempo.co melaporkan bahwa sidang kasus ladang ganja di Kawasan Pelestarian Alam Bromo Tengger Semeru masih berlangsung di Pengadilan Negeri Lumajang pada 15 April 2025, dengan menghadirkan dua petugas TNBTS sebagai saksi. Oleh karena itu, narasi tentang “penutupan kasus” tersebut tergolong menyesatkan.

Hoaks