Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

30 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan video yang mengklaim bahwa mantan Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto, menganjurkan penggunaan obat oles untuk mengatasi nyeri sendi pada punggung, lutut, dan leher. Dalam unggahan video tersebut tampak sosok dr. Terawan yang berkemeja putih sedang berbicara dengan latar belakang rak buku berwarna merah. Ia membahas mengenai nyeri persendian yang tidak boleh diremehkan dan menawarkan obat oles berbahan alami. Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan bahwa video tersebut telah mengalami manipulasi. Dilansir dari Tempo.co, hasil pemeriksaan visual menunjukkan ketidaksesuaian antara gerakan mulut dan suara. Gerakan bibir dr. Terawan tampak lebih lambat dibandingkan audionya, yang merupakan salah satu indikasi umum dari video hasil rekayasa. Selain itu, nada bicara dan ekspresi tubuh dr. Terawan dalam video tersebut tampak tidak wajar karena tidak menunjukkan perubahan selama durasi 2 menit 26 detik. Analisis lanjutan menggunakan Hive Moderation mendeteksi kemungkinan manipulasi hingga 99,9 persen, terutama pada bagian audio yang terindikasi telah direkayasa dengan tingkat kemungkinan sebesar 99 persen.  

Hoaks
29 Apr 2025
Beredar unggahan di media sosial yang menginformasikan bahwa mulai tanggal 1 Juni 2025, SIM Indonesia (SIM A dan SIM C) akan resmi berlaku di delapan Negara ASEAN. Negara-negara yang dimaksud antara lain, meliputi Thailand, Laos, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam, Myanmar, Malaysia, dan Singapura. Dilansir dari cnbcindonesia.com, Brigjen. Pol. Drs. Yusri Yunus selaku Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, menjelaskan bahwa SIM Indonesia bisa digunakan secara resmi di negara-negara ASEAN mulai tanggal 1 Juni 2025 mendatang, setelah penyesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi nomor SIM. Penerapan NIK sebagai nomor SIM ini merupakan bagian dari integrasi legalitas berkendara dengan dokumen negara lainnya. Dokumen yang dimaksud mencakup NPWP, BPJS, dan KTP. 

Fakta
29 Apr 2025
Beredar video di media sosial pada April 2025 yang mengklaim Ustadz Abdul Somad sedang dibaptis, menampilkan dirinya di sebuah pantai bersama seorang pria sambil terdengar suara pembaptisan. Namun, penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan bahwa rekaman tersebut berasal dari November 2023. Video aslinya—diunggah di kanal YouTube “umarkeyofficial” dan “Adolof Labetubun”—memperlihatkan Ustadz Abdul Somad membacakan shalawat di Pantai Ngurbloat, Kepulauan Kei, ketika mengisi pengajian Forum Pemuda Muslim Maluku. Klaim pembaptisan itu terbukti hoaks dan berpotensi memicu sentimen SARA.

Hoaks
29 Apr 2025
Beberapa akun Facebook mengklaim Presiden Prabowo Subianto telah membatalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menggantinya dengan “pendidikan gratis seumur hidup”. Namun hingga 29 April 2025 tidak ada pernyataan resmi atau kebijakan apa pun yang membatalkan MBG. Program ini justru masih aktif di berbagai wilayah: Badan Gizi Nasional melatih 10.000 relawan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Jabodetabek dan Jawa Barat pada 26 April, sementara di Aceh TP PKK mengunjungi dapur MBG dan satuan SPPG. Presiden Prabowo sendiri berulang kali menegaskan dukungan dan komitmen menjaga integritas anggaran MBG usai muncul dugaan penyimpangan, “Setiap sen uang rakyat akan kita jaga,” ujarnya di Istana Merdeka (22/4/2025). Dia juga memuji dampak ekonomi program ini bagi desa, mulai dari pembelian telur, ayam, ikan, hingga sayuran, yang menggerakkan perekonomian lokal (Kompas.com, 23/4/2025). Kesimpulannya, narasi soal pembatalan MBG adalah hoaks; program MBG tetap berjalan dan mendapat dukungan presiden.

Hoaks
29 Apr 2025
Sebuah video yang beredar di Facebook mengklaim Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, menjanjikan tunjangan kesehatan Rp 150 juta bagi 20 tenaga kerja Indonesia (TKI) usai rapat kerja Kemensos–Kemenkes. Dalam klip tersebut, Robben meminta calon penerima mengirim pesan lewat Facebook dengan mencantumkan nama dan negara tempat bekerja. Namun, tidak ditemukan keterangan resmi tentang program tunjangan tersebut di situs maupun akun media sosial Kemensos. Analisis Hive Moderation menunjukkan video itu 91,2 persen kemungkinan besar dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), sementara foto Robben di dalamnya merupakan jepretan saat Rapat Usulan Pembentukan Unit Pelaksana Kemensos, Maret 2024. Dengan demikian, klaim tentang janji tunjangan kesehatan Rp 150 juta kepada TKI ini merupakan konten palsu hasil manipulasi.

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa warga yang berbelanja Rp20.000 per hari tidak termasuk dalam kategori miskin. Klaim ini memicu beragam reaksi publik karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi sesungguhnya.  Faktanya, Badan Pusat Statistik (BPS) melalui akun Instagram resminya, @bps_statistics, membantah kabar yang menyebutkan angka garis kemiskinan per hari sebesar Rp20.000. BPS menegaskan bahwa angka yang dikeluarkan adalah Rp595.242 per kapita per bulan atau sekitar Rp2.803.000 per rumah tangga per bulan. Garis kemiskinan tersebut merupakan rata-rata nasional dan berbeda di setiap provinsi. BPS juga mengingatkan bahwa meski pengeluaran seseorang melebihi garis kemiskinan, namun belum tentu menandakan kesejahteraan, karena bisa jadi orang tersebut masih termasuk dalam kategori rentan miskin, menengah ke bawah, dan seterusnya.   

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang menginformasikan mengenai rekrutmen PT Yakult Indonesia Persada. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada dibawah unggahan tersebut.  Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pemagang memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan jenis kelamin yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi, PT Yakult Indonesia Persada telah menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap segala bentuk rekrutmen yang mengatasnamakan PT Yakult Indonesia Persada. Informasi resmi terkait lowongan kerja PT Yakult Indonesia Persada diumumkan melalui website resmi, yakult.co.id/karir. Selain itu, setiap pengumuman mengenai proses rekrutmen diinformasikan langsung kepada kandidat setelah tes ataupun melaui email recruitment@yakult.co.id. 

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, telah meninggal dunia. Postingan tersebut diunggah pada 15 April 2025 dan menampilkan foto Mahathir serta sejumlah orang yang sedang mengangkat keranda jenazah. Faktanya, unggahan yang mengklaim bahwa Mahathir Mohamad meninggal dunia pada April 2025 adalah informasi yang salah atau hoaks. Dilansir dari Kompas.com, foto yang beredar dalam unggahan tersebut merupakan momen ketika sejumlah pelayat menggotong keranda jenazah Imam Samudera, terdakwa kasus Bom Bali I, pada tahun 2008. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram pribadinya, @chedetofficial, Mahathir diketahui masih aktif melakukan berbagai kegiatan dan mengunggah aktivitasnya di media sosial hingga Senin (28/4/2025).  

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, telah meninggal dunia. Postingan tersebut diunggah pada 15 April 2025 dan menampilkan foto Mahathir serta sejumlah orang yang sedang mengangkat keranda jenazah. Faktanya, unggahan yang mengklaim bahwa Mahathir Mohamad meninggal dunia pada April 2025 adalah informasi yang salah atau hoaks. Dilansir dari Kompas.com, foto yang beredar dalam unggahan tersebut merupakan momen ketika sejumlah pelayat menggotong keranda jenazah Imam Samudera, terdakwa kasus Bom Bali I, pada tahun 2008. Berdasarkan penelusuran di akun Instagram pribadinya, @chedetofficial, Mahathir diketahui masih aktif melakukan berbagai kegiatan dan mengunggah aktivitasnya di media sosial hingga Senin (28/4/2025).  

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang menampilkan tangkapan layar dari artikel dengan judul “Menteri Bahlil kas negara kosong minta masyarakat segeralah menyumbang”.  Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan bahwa unggahan tersebut tidak benar adanya. Dilansir dari Kompas.com, judul artikel yang mengeklaim Bahlil meminta masyarakat menyumbang karena kas negara kosong merupakan hasil manipulasi. Artikel aslinya berasal dari Antara, yang berjudul "Bahlil sebut dampingi Prabowo ke China bahas investasi hilirisasi". Artikel itu memuat informasi soal Bahlil yang akan mendampingi Prabowo dalam kunjungan kenegaraan ke China pada November 2024.  

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang diklaim menampilkan jenazah Paus Fransiskus tengah terbaring di sebuah peti mati dengan mengenakan jubah berwarna putih dan dikelilingi oleh banyak orang.  Namun setelah ditelusuri, foto tersebut ternyata merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI). Dilansir dari Kompas.com, foto yang diklaim menampilkan jenazah Paus Fransiskus tengah terbaring di peti mati dengan mengenakan jubah putih merupakan hasil manipulasi dan telah terdeteksi dihasilkan oleh AI.  

Hoaks
28 Apr 2025
Beredar di aplikasi WhatsApp sebuah pesan yang menginformasikan tentang penerimaan mahasiswa baru Politeknik Unggul LP3M Medan (PULMED) tahun ajaran 2025/2026. Pesan tersebut diklaim berasal dari admin Politeknik Unggul LP3M Medan. Dalam pesan tersebut, dijelaskan bahwa para siswa yang tidak lolos UTBK–SNBT masih bisa untuk kuliah di Perguruan Tinggi negeri dengan uang kuliah 1 juta/semester. Pada bagian akhir pesan tertulis, alamat PULMED serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Namun, setelah dilakukan penelusuran, nomor WhatsApp dan pesan tersebut merupakan penipuan dan terindikasi tindakan phishing. Melalui website dan akun Instagram resmi, diketahui PULMED memang sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026 yang dibagi menjadi tiga gelombang. Namun, nomor admin WhatsApp yang beredar berbeda dengan nomor admin WhatsApp dalam postingan akun Instagram resmi PULMED. 

Hoaks
28 Apr 2025
Akun TikTok “Info Pendaftaran CPNS” pada 17 April 2025 membagikan video yang mengumumkan pendaftaran CPNS 2025 dengan persyaratan lulusan SMK–S3, usia 18–45 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta penempatan sesuai domisili. Unggahan tersebut mengarahkan calon pelamar ke tautan di bio yang meminta login melalui Telegram dan data pribadi, bukan ke situs resmi pemerintah. Berdasarkan penelusuran di portal Badan Kepegawaian Negara (bkn.go.id) dan situs Kementerian Pariwisata (kemenpar.go.id), seleksi CPNS 2024 dimulai Agustus 2024 dan berakhir Maret 2025, dan hingga saat ini belum ada pengumuman pendaftaran CPNS 2025. Pendaftaran kementerian biasanya dilaksanakan melalui SSCASN BKN dan SBMP Poltekpar, bukan via Telegram. Dengan demikian, unggahan itu adalah konten tiruan (impostor content).

Hoaks
26 Apr 2025
Video yang beredar di X dan Facebook mengklaim Kejaksaan Agung telah menggeledah dan menyita aset senilai lebih dari Rp 370 miliar milik Kaesang Pangarep atas dugaan korupsi impor gula yang menyeret mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong. Narasi dalam unggahan menyebut Kejaksaan Agung dua kali menggeledah perusahaan Kaesang dan melarang media meliput penyitaan tersebut. Berdasarkan verifikasi Tempo, cuplikan video itu sebenarnya diambil dari liputan Metro TV Primetime News tanggal 3 Oktober 2024 tentang penyitaan uang Rp 372 miliar pada kasus korupsi Duta Palma Group di sektor perkebunan sawit. Penggeledahan digelar di Menara Palma, Jakarta Selatan, dan menjerat perusahaan anak Duta Palma, bukan Kaesang maupun kasus impor gula. Video tersebut telah direkayasa dengan mengganti narasi dan teks asli, dan hingga kini Kaesang tidak pernah disebut dalam proses hukum kasus Tom Lembong yang masih dalam tahap persidangan.

Hoaks
25 Apr 2025
Sebuah unggahan di Facebook “Gitu Oke Ya” pada 11 April 2025 menampilkan ilustrasi Gunung Bromo dan ladang ganja, disertai klaim bahwa pemerintah menutup kasus penemuan ganja di kawasan itu karena pohon tersebut tumbuh dari biji yang dibawa kotoran burung di 59 lokasi.  Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Mafindo, tidak ada informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang mendukung klaim tersebut. Justru, Tempo.co melaporkan bahwa sidang kasus ladang ganja di Kawasan Pelestarian Alam Bromo Tengger Semeru masih berlangsung di Pengadilan Negeri Lumajang pada 15 April 2025, dengan menghadirkan dua petugas TNBTS sebagai saksi. Oleh karena itu, narasi tentang “penutupan kasus” tersebut tergolong menyesatkan.

Hoaks
24 Apr 2025
Beredar di media sosial Facebook unggahan yang mengklaim bahwa soda mampu mengatasi gangguan ereksi dan impotensi. Unggahan yang beredar tersebut disertai penjelasan yang diklaim berasal dari Terawan Agus Putranto, yang disebut-sebut sebagai seorang ahli urologi berpengalaman dalam meneliti pengobatan untuk gangguan ereksi dan impotensi, serta diklaim telah berhasil menemukan solusi untuk mengatasinya.  Faktanya, hampir semua elemen yang ada dalam unggahan tersebut adalah hoaks. Dilansir dari Tempo.co, menurut dokter spesialis urologi yang juga berfokus pada sistem reproduksi pria, dr. Andika Afriansyah, Sp.U, soda kue tidak bisa digunakan untuk mengatasi masalah ereksi pada pria. Kemudian video testimoni yang ada dalam unggahan tersebut juga merupakan hasil rekayasa menggunakan AI. Lebih dari itu, Klaim bahwa Terawan Agus Putranto adalah dokter spesialis urologi juga tidak benar. Menurut laporan Tempo, Letjen TNI (Purn) Terawan merupakan dokter militer spesialis radiologi yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada 2019–2020, setelah diangkat oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019.   

Hoaks
24 Apr 2025
Sebuah unggahan video yang memperlihatkan penampakan munculnya tujuh matahari di atas Gunung Hermon di perbatasan antara Suriah dan Lebanon beredar di X. Dalam video tersebut, tampak tujuh bulatan mirip matahari yang sebagian ditutupi awan dengan gedung-gedung bertingkat di bawahya. Pengunggah konten menyebut video itu direkam di Gunung Hermon dan berkaitan dengan konflik antara Israel dan Palestina di Gaza, serta dengan Suriah dan Lebanon.  Faktanya, fenomena alam tersebut bukan terjadi di Gunung Hermon dan tidak ada kaitannya dengan konflik di Gaza. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tempo.co, video tersebut telah dipublikasikan sebelumnya oleh kanal Youtube HKeye pada 20 Agustus 2024. Fenomena alam itu disebutkan terlihat di Kota Chengdu. Media Hong Kong lainnya, Dimsumdaily.hk, juga menyatakan bahwa video itu direkam pada 18 Agustus 2024 oleh seorang warga Chengdu dan merupakan ilusi optik pada kaca.  

Hoaks
24 Apr 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang memuat penemuan obat nyeri sendi oleh seorang pria yang diklaim sebagai dr. Rahmat Hidayat, spesialis ortopedi di Rumah Sakit Siloam. Pria yang berbicara dalam bahasa Indonesia dengan aksen bahasa Inggris itu mengatakan terdapat tiga kesalahan yang dilakukan pasien untuk mengatasi masalah tulang seperti pijatan, menggunakan obat pereda nyeri, dan menganggap nyeri sendi hal yang wajar. Pria itu mengatakan telah menemukan metode pengobatan revolusioner untuk meredakan nyeri dengan cepat, tetapi juga memperbaiki tulang rawan sendi dari dalam. Faktanya, klaim dr Rahmat Hidayat spesialis ortopedi di RS Siloam yang menemukan obat nyeri sendi lutut adalah hoaks. Dilansir dari Tempo.co, suara yang ada pada video tersebut telah disunting dari versi aslinya yang berbahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Selain itu, substansi penjelasan video tersebut juga berbeda dengan aslinya. Video aslinya pernah diunggah di akun YouTube berbahasa Inggris HCA Midwest Health pada 14 Mei 2021 dengan judul “Stomach ache or appendicitis?”. Dokter dalam video tersebut bernama Corey Iqbal, dokter bedah anak yang juga direktur medis bedah anak dan janin di Overland Park Regional Medical Center.  

Hoaks
24 Apr 2025
Sebuah tangkapan layar berita dengan logo Detiknews dan foto Nadiem Makarim yang menunjukkan mata kiri lebam, berjudul "Ucapan Nikhil Kamath Saat Tak Sadar Sedang Direkam Tuai Kontroversi di Tengah Publik", beredar di media sosial X pada 21 April 2025. Dalam unggahan tersebut, terdapat narasi yang menyebutkan bahwa Nikhil Kamath, pengusaha asal India yang mendirikan Zerodha bersama saudaranya Nithin Kamath tidak menyadari mikrofon masih menyala saat berbicara. Ucapan yang terekam itu diklaim telah mengejutkan banyak orang dan menuai kontroversi. Faktanya, klaim Detiknews menulis berita Nikhil Kamath dengan foto wajah Nadiem Makarim yang babak belur adalah hoaks atau tidak benar adanya. Dilansir dari Tempo.co, foto Nadiem Makarim dengan angle yang hampir sama, pernah dimuat oleh situs VOI.id pada 3 Februari 2021. Pada foto asli karya jurnalis VOI Irfan Meidianto, mata kiri Nadiem tidak terlihat lebam. Adapun judul asli artikel tersebut adalah “Sempat Ramai Siswi Non-Muslim Dipaksa Pakai Jilbab, Mendikbud: Seragam dan Atribut Keputusan Murid-Guru”.   

Hoaks
24 Apr 2025
Beredar unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa telah ditemukan kerangka yang diduga milik manusia di Pantai Batu Rakit, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Unggahan tersebut disertai video yang menampilkan beberapa orang membantu penggalian tempat penemuan kerangka yang sudah dibatasi oleh garis polisi. Setelah dilakukan penelusuran, berdasarkan informasi yang dilansir dari bangkapos.com, kejadian penemuan kerangka di bibir Pantai Batu Rakit tersebut terjadi pada Minggu (7/4/2025) saat pantai tengah ramai dikunjungi warga yang menikmati libur akhir pekan. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dokter hewan, 70 sampai 80 persen diduga kuat merupakan kerangka hewan laut seperti pesut atau lumba-lumba. Sehingga, penemuan kerangka diduga milik manusia di Pantai Batu Rakit adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
24 Apr 2025
Beredar unggahan di media sosial yang memberikan informasi mengenai rekrutmen Ombudsman Republik Indonesia tahun 2025 untuk posisi tenaga administrasi. Unggahan tersebut disertai logo resmi Ombudsman Republik Indonesia. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data pribadi seperti nama lengkap, nomor telegram aktif, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selanjutnya, penelusuran pada sejumlah akun resmi Ombudsman RI tidak ditemukan informasi mengenai rekrutmen tersebut. Melalui akun Instagram resmi, informasi rekrutmen terakhir dibuka untuk Calon Kepala Perwakilan Ombudsman RI di berbagai provinsi pada tahun 2024 dan kandidat terpilih telah diumumkan pada Januari 2025. Sehingga, rekrutmen Ombudsman RI tahun 2025 untuk posisi tenaga administrasi adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks