Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

Klaim Penemuan Makam Nabi Sulaiman di Candi Borobudur

  • Hoaks

Sejumlah unggahan di TikTok dan YouTube mengklaim ditemukan makam Nabi Sulaiman di kawasan Candi Borobudur, menampilkan foto-foto makam berkaligrafi Islam yang konon ditemukan melalui penggalian arkeolog. Namun verifikasi oleh Tempo—dengan analisis alat deteksi konten sintetis dan wawancara pakar—menunjukkan visual tersebut merupakan rekayasa dengan kecerdasan buatan dan tidak berdasar bukti arkeologis atau sejarah. Ahli Arkeologi Universitas Indonesia, Prof. Agus Aris Munandar, menegaskan bahwa Borobudur dibangun pada abad ke-8–9 Masehi sebagai candi Buddha Mahayana, sedangkan Nabi Sulaiman hidup pada zaman Sebelum Masehi, sehingga klaim tersebut tidak mungkin terjadi.

Mitos keterkaitan Borobudur dengan Nabi Sulaiman pernah digaungkan dalam literatur non-ilmiah, tetapi ditolak oleh Balai Konservasi Borobudur dan pakar sejarah Hindu-Buddha karena tidak memenuhi standar metodologis: prasasti dan arkeologi setempat menunjukkan Candi Borobudur kelahiran Dinasti Syailendra pada abad ke-8–9 Masehi, bukan peninggalan Islam. Candi Borobudur diakui UNESCO sebagai warisan dunia sejak 1991 dan penelitian ilmiah konsisten mendukung asal-usulnya dalam konteks Kerajaan Mataram Kuno bercorak Hindu-Buddha. Dengan demikian, klaim penemuan makam Nabi Sulaiman di Borobudur adalah tidak benar.