Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

18 Feb 2025
Di media sosial beredar lagu berjudul "Si Bocil Tengil Menjadi Wakil" yang diklaim dinyanyikan oleh Virgiawan Listanto atau Iwan Fals. Klip yang beredar menampilkan sosok yang diduga sebagai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sehingga seolah-olah lagu tersebut merupakan bentuk kritikan terhadap Gibran. Tim Cek Fakta Kompas.com telah menelusuri daftar lagu yang dirilis Iwan Fals dan tidak menemukan lagu dengan judul tersebut. Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa musik lagu "Si Bocil Tengil Menjadi Wakil" memiliki kesamaan dengan lagu "Sore Tugu Pancoran" yang dirilis Iwan Fals pada tahun 1985, meskipun kedua lagu tersebut memiliki lirik yang berbeda. Perbedaan lirik antara kedua lagu mengindikasikan bahwa "Si Bocil Tengil Menjadi Wakil" merupakan hasil manipulasi, diduga menggunakan bantuan artificial intelligence (AI) dengan mencatut musik dari "Sore Tugu Pancoran" dan mengubah lirik aslinya. Manajemen Iwan Fals telah menyatakan pada 7 Februari 2024 bahwa penyanyi tersebut bersikap netral dan tidak terikat dengan partai politik atau pasangan calon presiden dan wakil presiden manapun selama Pilpres 2024. Dengan demikian, klaim bahwa lagu tersebut dinyanyikan oleh Iwan Fals adalah tidak benar.  

Hoaks
18 Feb 2025
Beredar sebuah video di YouTube yang mengklaim bahwa Presiden Prabowo telah memotong gaji anggota DPR sebesar 90 persen karena dianggap tidak becus dalam bekerja. Namun, klaim tersebut tidak benar. Berdasarkan informasi dari suara.com, Presiden Prabowo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025 pada Rabu, 22 Januari 2025. Dalam instruksi tersebut tidak ada ketentuan mengenai pemotongan gaji anggota DPR, melainkan penekanan pada pengurangan anggaran dinas serta operasional pemerintah daerah dan negara. Selain itu, foto thumbnail dalam video tersebut merupakan potret Prabowo semasa menjabat sebagai Menteri Pertahanan saat menghadiri rapat kerja di DPR pada November 2019. Dengan demikian, klaim yang disampaikan dalam video tersebut dinyatakan menyesatkan.

Hoaks
16 Feb 2025
Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim bahwa mulai tahun 2026, negara akan mengambil alih tanah yang sertifikatnya belum diperbarui menjadi versi elektronik. Klaim tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait status kepemilikan tanah mereka.   Faktanya, setelah dilakukan penelusuran, ditemukan bahwa Kementerian Agraria dan Tata Rung/Badan Pertanahan Nasional (AT/BPN) membantah narasi tersebut melalui sebuah unggahan di akun Instagram resmi, @kementerian.atrbon. Dalam unggahan tersebut, Kementerian AR/BPN menyatakan bahwa sertipikat tanah versi kertas atau sertipikat hijau masih berlaku dan tidak akan ditarik selama tidak mengajukan permohonan alih media atau layanan pertanahan lainnya. Sertipikat akan secara otomatis berubah menjadi versi elektronik apabila masyarakat mengajukan layanan pemeliharaan data pertanahan, seperti balik nama, roya, dan pemecahan. Sehingga, informasi mengenai sertipikat tanah versi kertas tidak berlaku lagi adalah hoaks atau tidak benar adanya.

Hoaks
16 Feb 2025
 HATI-HATI HOAKS! ?Beredar video rekayasa yang mencatut figur Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, berupa ajakan investasi dengan sejumlah imbalan atau keuntungan berlipat. Video tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan dipastikan merupakan hoaks!#SobatRupiah, jangan ragu untuk melaporkan kejanggalan terkait Bank Indonesia, dengan #BeriMaknamenanyakan langsung ke sumber tepercaya di BICARA 131!

Hoaks
15 Feb 2025
Beredar sebuah video yang diklaim merekam momen debut spektakuler striker Ole Romeny bersama Oxford United, di mana ia dikatakan mencetak gol dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Narasi unggahan menyebutkan bahwa penampilan perdana Romeny diwarnai dengan gol gemilang yang mengukuhkan posisinya sebagai calon pemain inti Timnas Indonesia. Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan bahwa video tersebut telah diunggah sejak Desember 2024 dan menampilkan laga Oxford United melawan Cardiff City di kompetisi Championship. Dalam video tersebut, pemain yang mencetak gol dari jarak jauh adalah Przemyslaw Pacheta, bukan Ole Romeny. Ole Romeny sendiri baru melakukan debut bersama Oxford United pada 25 Januari 2025 dalam pertandingan melawan Stoke City yang berakhir imbang 0-0, dengan ia masuk sebagai pemain pengganti. Dengan demikian, klaim bahwa video tersebut menampilkan gol debut spektakuler Romeny adalah tidak benar atau hoaks.  

Hoaks
15 Feb 2025
Beredar unggahan video di platform YouTube yang menyatakan bahwa Erick Thohir menaturalisasi Arda Güler. Narasi tersebut mengklaim adanya proses naturalisasi yang melibatkan mantan Ketua Umum PSSI, namun klaim tersebut tidak berdasar. Faktanya, pernyataan tersebut adalah hoaks. Berdasarkan pemberitaan di tvonenews.com, syarat pertama untuk naturalisasi pemain adalah harus memiliki darah keturunan Indonesia. Pencarian informasi mengenai “Arda Güler keturunan Indonesia” tidak menemukan bukti yang mendukung bahwa pemain berkebangsaan Turki tersebut memiliki darah Indonesia. Selain itu, penelusuran melalui turnbackhoax.id dan Yandex mengungkap bahwa thumbnail video merupakan hasil manipulasi, di mana wajah pesepakbola Calvin Verdonk diubah menyerupai Arda Güler, dan disertai dengan foto Erick Thohir yang berasal dari artikel antaranews.com.  

Hoaks
14 Feb 2025
Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan peresmian penggantian nama Jalan Jampea menjadi Jalan Hoo Eng Djie di Kota Makassar. Video tersebut, yang berdurasi kurang dari satu menit, disebarkan oleh beberapa akun Facebook dan Instagram, dan dikaitkan secara keliru dengan penggantian nama jalan di Jakarta pada masa pemerintahan Gubernur Anies Baswedan. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa “China mengganti nama jalan di Indonesia” dan menyindir kebijakan tersebut, padahal peresmian tersebut dilakukan oleh Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, pada Sabtu (8/2/2025). Faktanya, penggantian nama tersebut merupakan upaya untuk menghormati Hoo Eng Djie alias Baba Tjoi, seorang seniman Tionghoa berpengaruh yang lahir di Maros, Sulawesi Selatan, dan dikenal atas kontribusinya dalam kebudayaan Makassar. Hoo Eng Djie dikenal sebagai pencipta sekitar 3.000 lagu dan pendiri kelompok orkes yang pernah mendapatkan penghargaan dari radio nasional serta diundang oleh Presiden Soekarno. Narasi yang menyatakan keterlibatan China dalam penggantian nama jalan tersebut merupakan informasi keliru yang berpotensi memicu perpecahan dan ujaran kebencian, sehingga perlu diluruskan.  

Hoaks
13 Feb 2025
Pada awal Februari 2025, beredar unggahan di media sosial yang mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan lele. Narasi tersebut disebarkan melalui beberapa akun Facebook dan menyertakan tautan yang mengarah ke situs e-commerce, disinyalir sebagai clickbait. Faktanya, menurut ahli gizi dari FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM), Toto Sudargo, ikan lele aman dan baik dikonsumsi. Albumin yang terkandung di dalamnya berperan penting dalam membantu pembentukan jaringan sel baru serta mempercepat pemulihan jaringan sel dalam tubuh. Selain itu, kandungan nutrisi ikan lele juga relatif stabil meskipun telah diolah. Dalam 100 gram ikan lele, terkandung sekitar 15 gram protein, 12 gram lemak tak jenuh, 5 gram lemak jenuh, vitamin B12, omega-3, omega-6, dan mineral dengan kadar natrium yang rendah. Dengan demikian, larangan mengonsumsi ikan lele tersebut merupakan hoaks. Ikan lele tetap aman dikonsumsi asalkan tidak tercemar, dan bahkan memiliki gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. Unggahan yang beredar di media sosial justru mengarah pada promosi produk di e-commerce melalui penggunaan judul yang bombastis.  

Hoaks
13 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial yang menyatakan bahwa ikan tongkol berbahaya untuk dikonsumsi. Unggahan tersebut disertai tautan yang diklaim berisi penjelasan, namun tautan tersebut justru mengarahkan pengguna ke aplikasi dan situs e-commerce. Faktanya, narasi tersebut merupakan clickbait yang bertujuan mempromosikan produk di e-commerce. Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ikan tongkol mengandung gizi yang baik dan aman untuk dikonsumsi selama tidak tercemar. Dalam 100 gram ikan tongkol terdapat 13,7 gram protein, fosfor, natrium, kalium, kalsium, dan vitamin A. Sebelumnya, Tim Cek Fakta Kompas.com telah membantah isu mengenai racun ikan tongkol. Histamin, yang umum dijumpai pada ikan dalam famili Scombridae (termasuk tuna dan makarel), secara alamiah hanya terbentuk dalam jumlah sangat sedikit dan tidak berbahaya jika penanganan ikan dilakukan dengan baik.  

Hoaks
13 Feb 2025
Beredar tautan di media sosial yang diklaim sebagai formulir pengajuan Bantuan Ibu Bersalin (BIB). Tautan tersebut mencantumkan nilai bantuan antara Rp 500.000 hingga Rp 3.000.000. Faktanya, Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan bagi ibu hamil melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, ibu hamil menerima Rp 750.000 setiap tiga bulan atau Rp 3 juta per tahun. Program PKH menyasar 10 juta Kartu Keluarga (KK) dan melibatkan 34.000 pendamping. Meski demikian, pendaftaran PKH pada 2025 tidak dilakukan melalui tautan tertentu. Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan URL Scan untuk memeriksa tautan yang beredar, dan hasilnya tidak mengarah ke situs resmi pemerintah. Masyarakat diimbau agar selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum mengakses tautan yang meragukan.  

Hoaks
12 Feb 2025
Beredar narasi yang mengimbau masyarakat untuk tidak memasak dan membuang ikan pari dengan alasan berbahaya. Unggahan tersebut menyertakan peringatan agar masyarakat berhati-hati dan menyatakan bahwa ikan pari tidak aman untuk dikonsumsi. Faktanya, menurut ahli gizi dari FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM), Toto Sudargo, ikan pari aman untuk dikonsumsi selama tidak tercemar. Bagian ekor ikan pari memang mengandung racun dan tidak disarankan untuk dikonsumsi, namun bagian tubuh lainnya justru merupakan sumber protein yang baik. Dalam 100 gram ikan pari asap, terkandung 20–30 gram protein, lemak tak jenuh (omega-6, omega-3, omega-9), serta yodium dan vitamin. Selain itu, proses pengasapan membuat ikan pari memiliki daya simpan yang lebih lama. Dengan demikian, imbauan untuk membuang ikan pari tanpa alasan jelas adalah keliru. Masyarakat dapat tetap mengonsumsi ikan pari dengan aman, asalkan diolah dengan benar dan dipastikan tidak tercemar.    

Hoaks
12 Feb 2025
Pada Senin, 3 Februari 2025, sebuah akun Facebook dengan nama “LOKER KEMENKES 2025” membagikan tautan yang diklaim terkait lowongan kerja untuk proyek Strengthening Indonesia's Healthcare Referral Network (SIHREN) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2025. Namun, informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan keterangan dari turnbackhoax.id, unggahan tersebut merupakan konten tiruan. Tautan yang disebarkan tidak mengarah ke laman resmi Kementerian Kesehatan, melainkan meminta warganet untuk memasukkan identitas pribadi beserta akun Telegram. Pendaftaran lowongan kerja proyek SIHREN yang sah hanya dilakukan melalui laman resmi di link.kemkes.go.id/RecruitmentSIHREN.  

Hoaks
11 Feb 2025
Di media sosial beredar tautan yang diklaim sebagai akses untuk memperoleh Bantuan Subsidi Upah (BSU). Bantuan tersebut diduga diambil dari data Program Keluarga Harapan (PKH) dengan batas waktu tertentu serta data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Salah satu akun mengunggah narasi pada Minggu (9/2/2024) yang menyatakan bahwa pekerja swasta dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta akan menerima bantuan langsung tunai sebesar Rp 600.000 per bulan. Bantuan tersebut diklaim sebagai stimulus untuk meningkatkan daya beli dan mencegah resesi ekonomi, dengan data penerima diambil dari BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) pada periode tertentu. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa tautan yang disebarkan pengguna Facebook bervariasi. Penggunaan alat URL Scan, yang memeriksa halaman tautan tanpa harus mengkliknya, mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun tautan yang mengarah ke situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos)  

Hoaks
10 Feb 2025
Video yang beredar di media sosial mengklaim RANS Entertainment mengadakan kuis tebak kata dengan hadiah Rp 50 juta. Unggahan tersebut memuat ajakan "AYO ikutan Give Away RANS Entertainment HADIAH Rp 50 Juta EDISI Ramadhan" beserta instruksi pengiriman jawaban melalui Messenger. Namun, verifikasi pada akun resmi Facebook dan Instagram RANS Entertainment tidak menemukan unggahan tersebut. Pengecekan dengan Google Lens mengungkap bahwa video itu merupakan cuplikan dari video resmi di YouTube berjudul "NAGITA NANGIS!! HARI PERTAMA KERJA DI KANTOR BARU RANS ENTERTAINMENT!! TERHARU.." (30 Mei 2024) pada menit 4:50. Informasi kuis berhadiah tersebut dinyatakan tidak valid dan berpotensi menyesatkan.  

Hoaks
09 Feb 2025
Informasi yang beredar di media sosial Instagram mengklaim bahwa rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025 telah dibuka sejak bulan Februari. Namun, berdasarkan laporan Kompas.com, klaim tersebut tidak benar. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, yang dikutip oleh Antara News, menyatakan bahwa waktu pembukaan pendaftaran CPNS 2025 masih belum dapat dipastikan. Menurutnya, pelaksanaan seleksi CPNS 2025 rencananya akan dimulai setelah rangkaian seleksi CPNS 2024 selesai. Informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), melalui pengumuman nomor 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024, menyebutkan bahwa rangkaian seleksi CPNS 2024 dijadwalkan berakhir pada 23 Maret 2025.  

Hoaks
08 Feb 2025
Foto yang menampilkan tumpukan tabung elpiji 3 kg di kediaman Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, telah beredar di sejumlah akun Facebook dengan narasi kontroversial yang mengajak masyarakat memiliki "tumpukan cadangan" gas elpiji dan mengkritik kondisi keluarga Raffi sehubungan dengan laporan kekayaannya ke LHKPN. Penelusuran mengungkap bahwa foto tersebut diambil dari video lama yang diunggah oleh kanal YouTube Rans Entertainment pada 1 November 2020. Istri Raffi, Nagita Slavina, mengklarifikasi bahwa tabung elpiji tersebut merupakan properti syuting untuk sosialisasi mengenai penggunaan tabung bersubsidi bagi keluarga prasejahtera dan tidak digunakan untuk keperluan pribadi sehari-hari. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan narasi yang beredar di media sosial.  

Hoaks
08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim menyediakan tautan akses pendaftaran Kartu Sembako Murah untuk masyarakat tidak mampu. Unggahan tersebut menyatakan bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Erlangga Hartarto, akan meluncurkan program pembagian Kartu Sembako sebagai persiapan Ramadhan 2025, dengan pendaftaran dimulai tanggal 20 Januari 2025 tanpa dipungut biaya. Padahal, program Kartu Sembako sebenarnya merupakan bagian dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp200.000 per bulan yang disalurkan melalui Kementerian Sosial kepada penerima manfaat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline melalui kantor desa/kelurahan atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos serta situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id. Penelusuran mengungkap bahwa tautan yang dibagikan tidak mengarah ke situs resmi DTKS, melainkan ke situs yang meminta pengunjung memasukkan data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor akun Telegram. Situs tersebut diduga merupakan modus phishing atau pencurian data. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim mengenai pendaftaran Kartu Sembako Murah tersebut adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mengungkapkan data pribadi kepada situs yang tidak resmi dan selalu mengacu pada sumber informasi resmi.  

Hoaks
08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim adanya pendaftaran program e-toll gratis senilai Rp500.000, disertai tautan sebagai akses pendaftaran. Faktanya, klaim tersebut tidak benar atau hoaks. Berdasarkan informasi dari liputan6.com serta penelusuran pada unggahan akun Instagram resmi PT Jasa Marga (Persero) Tbk (@official.jasamarga), perusahaan menegaskan bahwa tidak ada program berbagi saldo e-toll gratis. Program resmi akan diumumkan melalui situs www.jasamarga.com dan akun media sosial resmi perusahaan. Masyarakat diimbau untuk tidak terkecoh oleh modus penipuan yang mengatasnamakan program dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk.  

Hoaks
08 Feb 2025
Beredar unggahan di media sosial, khususnya di akun-akun Facebook tertentu, yang menyertakan tautan dan mengklaim sebagai akses untuk mendaftar mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 3.550.000 dari BPJS Kesehatan. Unggahan tersebut, yang muncul pada Januari–Februari 2025, disertai narasi yang menyebut: "BANSOS BPJS 2025 Bantuan Kesehatan Rp.3.550.000. Cek Anda Terdaftar Atau Tidak Disini". Setelah dilakukan penelusuran menggunakan Google Lens, diketahui bahwa thumbnail tautan tersebut merupakan hasil manipulasi dari konten Instagram resmi BPJS Kesehatan (@bpjskesehatan_ri) yang dipublikasikan pada 15 Oktober 2024 dengan narasi asli "Cukup Pake Gadget, Urus BPJS Kesehatan Jadi Makin Sat Set!". Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan kepada Tim Cek Fakta Kompas.com pada 9 Januari 2025 bahwa informasi bantuan dana tersebut adalah hoaks dan penipuan, karena tidak ada program seperti yang diklaim.  

Hoaks
07 Feb 2025
Video yang mengklaim bahwa produk Aqua dalam kemasan botol mengandung formalin telah beredar di media sosial melalui beberapa akun Facebook. Video tersebut menampilkan individu yang membuka bagian atas tutup botol Aqua menggunakan kuku tanpa memutar segelnya, disertai narasi yang mengimbau agar konsumen memeriksa segel produk sebelum membeli. Narasi tersebut mengklaim, "Pastikan tutup botol Aqua yang bertuliskan AQUA tidak langsung dibuka. Apabila segelnya tampak konyak, produk tersebut diduga telah disuntik formalin, dan perusahaan AQUA saat ini sedang diperiksa oleh Departemen Kesehatan Indonesia." Faktanya, video yang beredar merupakan temuan lama dari tahun 2017. Kasus mengenai dugaan masalah pada tutup botol Aqua pernah ditelusuri oleh Kompas.com dan diunggah di YouTube pada 26 Juli 2017. Pengamatan lebih lanjut mengungkap bahwa terdapat irisan pada bagian atas tutup yang memungkinkan pembukaan tanpa memutar segel. Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, meluruskan bahwa kerusakan pada tutup botol Aqua disebabkan oleh kesalahan dalam proses distribusi, bukan karena penyuntikan formalin.  

Hoaks
07 Feb 2025
Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan tautan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran sub-pangkalan penyalur elpiji 3 kilogram. Dalam unggahan tersebut dinyatakan bahwa, sehubungan dengan peraturan pemerintah mengenai penyaluran elpiji 3 kg, seluruh pengecer diwajibkan mendaftarkan diri agar statusnya di-upgrade menjadi sub-agen, guna memastikan subsidi gas tersebut dapat terealisasi secara merata dan terpadu. Tautan yang disebarkan mengarahkan pengguna ke sebuah situs yang meminta pengisian data pribadi seperti nama lengkap dan nomor akun Telegram. Menanggapi hal ini, Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi PT Pertamina Patra Niaga untuk klarifikasi. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyatakan bahwa tautan tersebut merupakan hoaks. Ia menegaskan bahwa sebanyak 370.000 pengecer elpiji 3 kg telah terdaftar dalam sistem Merchant Applications Pertamina (MAP) dan status mereka telah di-upgrade menjadi sub-pangkalan, sesuai arahan Menteri ESDM. Selain itu, pemerintah telah resmi mengizinkan pengecer untuk kembali menjual elpiji 3 kg per Selasa (4/2/2025), sementara Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan bahwa nantinya seluruh pengecer akan dijadikan sebagai sub-pangkalan penyalur elpiji 3 kg.    

Hoaks