Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

16 Oct 2025
Akun Facebook “Hari Joss” pada 10 Oktober 2025 mengunggah video yang mengklaim Komjen Rudy Heriyanto resmi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri dan mendapat dukungan publik. Penelusuran menunjukkan klaim itu tidak berdasar; sumber kredibel hanya menyebut Rudy sebagai salah satu nama kandidat, sementara laman resmi Polri masih mencatat Listyo Sigit menjabat Kapolri. Klaim penggantian tersebut termasuk palsu (fabricated content). Masyarakat diminta memverifikasi informasi melalui kanal resmi Polri dan media terpercaya sebelum menyebarkan.

Hoaks
16 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses registrasi untuk mendapat token listrik gratis. Unggahan tersebut mengatasnamakan PT PLN bekerja sama dengan aplikasi Telegram untuk membagikan token listrik gratis tersebut. Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Dilansir dari kompas.com, tidak ditemukan bukti yang valid mengenai kerja sama antara PLN dan Telegram untuk membagikan token listrik gratis tersebut. Tidak ditemukan informasi dalam laman resmi milik PLN maupun Telegram. Dengan demikian, informasi mengenai PT PLN bekerja sama dengan aplikasi Telegram untuk membagikan token listrik gratis adalah hoaks atau tidak ada benarnya.  

Hoaks
15 Oct 2025
Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang diklaim menampilkan batu meteor berukuran besar jatuh di area persawahan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Oktober 2025. Dalam video tersebut, tampak batu besar yang disebut sebagai meteor dikelilingi garis polisi, dengan beberapa anggota kepolisian dan sekelompok warga yang menyaksikan. Namun setelah ditelusuri, video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Pemeriksaan terhadap video dilakukan menggunakan alat deteksi konten AI bernama Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 99,7 persen sebagai konten yang dihasilkan oleh AI. Dengan demikian, klaim bahwa telah terjadi peristiwa jatuhnya batu meteor di persawahan Brebes adalah tidak benar dan tergolong hoaks.  

Hoaks
15 Oct 2025
Beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menyediakan layanan pinjaman online (pinjol) tanpa jaminan maupun agunan. Disebutkan pula bahwa Kopdes Merah Putih melayani pinjaman mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 500 juta. Namun, klaim tersebut tidak benar alias hoaks. Mengutip informasi dari Kompas.com, Kopdes Merah Putih memang memiliki unit usaha simpan pinjam, tetapi layanan tersebut berbeda dengan pinjaman online. Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa. Menurut Ferry, keberadaan Kopdes Merah Putih justru bertujuan untuk menjadi solusi alternatif bagi masyarakat agar terhindar dari praktik rentenir dan pinjaman online ilegal. Sementara itu, dalam video yang beredar, tidak ada pernyataan dari Presiden Prabowo yang menyebut bahwa Kopdes Merah Putih menyediakan layanan pinjol.  

Hoaks
15 Oct 2025
Unggahan yang menyebut laga Timnas Indonesia vs Irak akan diulang akibat kecurangan wasit dan bahwa Presiden Prabowo Subianto menemui FIFA untuk menuntut pembatalan hasil adalah tidak benar. Tidak ada pernyataan resmi dari FIFA yang menyatakan pertandingan akan diulang. Fakta: Indonesia kalah 0–1 dari Irak pada 12 Oktober 2025 sehingga gagal lolos ke Piala Dunia 2026; pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden FIFA Gianni Infantino terjadi lebih dahulu, pada 24 September 2025 di New York, dan membahas kerja sama pengembangan sepak bola Indonesia — bukan permintaan pengulangan laga. Publik dihimbau memverifikasi kabar pertandingan dan pernyataan resmi melalui kanal FIFA atau Sekretariat Presiden sebelum menyebarkan.  

Hoaks
15 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook dengan narasi yang mengklaim bahwa Kementerian Kesehatan mendukung program pembagian kondom gratis bagi mahasiswa semester 4 ke atas.  Dilansir dari kompas.com, Kemenkes membantah informasi yang beredar tersebut melalui unggahan pada akun Instagram dan Facebook resminya. Kemenkes menegaskan tidak pernah memiliki program pembagian kondom gratis tersebut. Adapun distribusi kondom gratis selama ini dilakukan secara terbatas melalui fasilitas kesehatan setelah pemeriksaan. Selain itu, dibagikan juga melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan komunitas yang melakukan pendampingan khusus. Penyediaan alat kontrasepsi seperti kondom telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan. Dengan demikian, informasi mengenai klaim Kemenkes mendukung program pembagian kondom gratis bagi mahasiswa semester 4 ke atas adalah hoaks atau tidak ada benarnya.

Hoaks
15 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok dengan narasi yang mengklaim bahwa Presiden Prabowo resmi memecat Pelatih Timnas, Patrick Kluivert serta Ketua Umum PSSI, Erick Tohir. Unggahan tersebut turut menampilkan foto Prabowo, Patrick Kluivert, dan Erick Tohir. Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Dalam akun Instagram resmi PSSI, masih menampilkan unggahan Patrick Kluivert sebagai Pelatih Timnas dan Erick Tohir sebagai Ketua Umum PSSI. Penelusuran lebih dalam terkait wewenang pemerintah dalam memecat pelatih dan ketua PSSI, ditemukan informasi bahwa keputusan pemecatan ketua PSSI bukan kewenangan tunggal publik atau pemerintah. Namun, harus melalui mekanisme internal PSSI, seperti forum Exco (Executive Committee) dan kongres anggota dengan prosedur sesuai AD/ART. Dengan demikian, informasi mengenai klaim Prabowo resmi memecat Patrick Kluivert serta Erick Tohir adalah hoaks atau tidak ada benarnya.

Hoaks
15 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses registrasi Pertamina Energizing Run 2025. Unggahan tersebut disertai poster terkait Pertamina Energizing Run 2025 serta narasi ajakan kepada masyarakat untuk bergabung menjadi finisher melalui link pendaftaran yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya,hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelari memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi Pertamina Energizing Run, benar ditemukan informasi bahwa Pertamina Energizing Run 2025 akan dilaksanakan pada 21 Desember 2025 di Head Office PT Pertamina RU IV, Cilacap. Pihak Pertamina Energizing Run telah mencantumkan himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia resmi. Seluruh proses pembelian tiket dan registrasi resmi hanya dilakukan melalui website resmi Pertamina Energizing Run.  

Hoaks
14 Oct 2025
Beredar unggahan di Facebook yang mengklaim Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan kemenangan Irak atas Indonesia tidak sah karena kecurangan wasit dan bahwa Timnas Indonesia otomatis lolos ke babak kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026. Klaim ini tidak benar. Penelusuran menunjukkan tidak ada pernyataan serupa pada akun media sosial Infantino maupun pada situs resmi FIFA; unggahan terakhir Infantino di Instagram justru memberi selamat kepada Timnas Ghana (13/10/2025). Dengan demikian narasi yang menyebut pembatalan hasil pertandingan dan kelolosan Indonesia merupakan informasi palsu (hoaks). Masyarakat diimbau memverifikasi kabar melalui kanal resmi FIFA atau pernyataan federasi terkait sebelum menyebarluaskan.  

Hoaks
14 Oct 2025
Beredar unggahan di Facebook yang mengklaim adanya pendaftaran bantuan tunai sebesar Rp300.000 bagi pemilik tabung LPG 3 kg yang belum menerima bantuan. Klaim ini tidak benar dan termasuk hoaks. Penelusuran menunjukkan tautan dalam unggahan mengarah ke laman yang meminta data pribadi (nama lengkap dan nomor Telegram) dan bukan situs resmi pemerintah atau Pertamina. Tidak ada informasi kredibel yang mendukung adanya program bantuan tersebut; unggahan diduga modus penipuan untuk mengumpulkan data pribadi. Masyarakat diimbau tidak mengisi data pada tautan tersebut dan selalu memverifikasi program bantuan melalui kanal resmi pemerintah atau Pertamina sebelum menindaklanjuti.

Hoaks
14 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengeklaim adanya pernyataan Megawati kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya untuk tidak merasa lebih pintar daripada semua pejabat. Faktanya, klaim tersebut adalah hoaks.Hasil penelusuran mengarah ke dua video berbeda yang tidak saling berkaitan. Tangkapan layar yang menampilkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, berasal dari video di kanal YouTube KOMPASTV JAWA BARAT berjudul “Megawati Tegaskan Putusan MK Final dan Mengikat, Singgung Penentang Bukan Orang Indonesia,” yang tayang pada Jumat (23/8/2024). Sementara itu, tangkapan layar yang menampilkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berasal dari video di kanal YouTube KOMPASTV berjudul “Menkeu Purbaya Sentil Ketua Banggar DPR saat Bicara APBN 2026 di Sidang Paripurna,” yang tayang pada Selasa (23/9/2025). Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim pernyataan Megawati kepada Menkeu Purbaya agar tidak merasa lebih pintar daripada semua pejabat.  

Hoaks
14 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan dari akun Threads “sobatjajankuliner” pada Rabu (1/10/2025) yang disertai klaim bahwa Indonesia hanya mengirim 12 atlet ke SEA Games Thailand 2025 karena anggaran yang minim.  Namun setelah ditelusuri, Unggahan berisi klaim “Indonesia hanya kirim 12 atlet ke SEA Games 2025” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content). Dilansir dari Liputan6.com dalam artikel berjudul “Kontingen Indonesia Berpotensi Kehilangan 41 Emas di SEA Games 2025, Apa Penyebabnya?” yang terbit pada Selasa (23/9/2025), Menpora Erick Thohir menyatakan bahwa Indonesia kemungkinan hanya akan mengirim sekitar 120 atlet, bukan 12 atlet seperti yang diklaim.  Meski demikian Erick Thohir menyebut, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pembahasan khusus mengenai pendanaan kontingen Indonesia di SEA Games 2025 bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.  

Hoaks
14 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial Instagram yang berisi informasi lowongan kerja untuk posisi petugas lapangan dan staf operasional dengan mengatasnamakan Dinas Perhubungan.  Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut tidaklah benar. Berdasarkan keterangan dari akun Instagram resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta (@dishubdkijakarta), informasi tersebut adalah palsu dan merupakan penipuan. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menegaskan bahwa saat ini tidak membuka lowongan pekerjaan dalam bentuk apapun, baik untuk posisi petugas lapangan, staf operasional, maupun pendaftaran CPNS atau sejenisnya. Apabila menemukan informasi serupa, dapat dipastikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Semua pengumuman resmi dan informasi terbaru hanya disampaikan melalui laman resmi casn.dephub.go.id dan media sosial resmi Kementerian Perhubungan maupun Dinas Perhubungan.  

Hoaks
14 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook berupa video yang menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempromosikan platform investasi. Penelusuran menunjukkan pada potongan video dalam unggahan tersebut, ditemukan kesamaan visual dengan video yang diunggah oleh kanal Youtube CNN Indonesia pada 9 September 2025. Video tersebut merupakan momen pidato perdana Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Namun, audio dalam unggahan tersebut benar terdeteksi hasil rekayasa AI dengan probabilitas mencapai 95% menggunakan alat pendeteksi deepfake AI,Scanner Deepware. Dengan demikian, informasi mengenai video Menkeu Purbaya promosikan platform investasi adalah hasil manipulasi.  

Hoaks
13 Oct 2025
Beredar video yang mengklaim pesepakbola Marselino Ferdinan dan pengamat Justinus Lhaksana mempromosikan situs judi; klaim tersebut tidak benar. Penelusuran menunjukkan klip yang dipakai adalah rekaman asli Marselino berbicara tentang capaian Timnas U-23 dan rekaman Justin membahas kandidat juara Liga Champions, namun suara pada video yang beredar dimanipulasi dan tidak sinkron dengan gerakan bibir; pemeriksaan dengan alat deteksi (Hive Moderation) menujukkan probabilitas tinggi suara dihasilkan oleh kecerdasan buatan (sekitar 99,5% untuk Marselino dan 96,2% untuk Justinus). konten itu adalah manipulasi—publik dihimbau memverifikasi klaim serupa melalui sumber resmi dan tidak membagikan ulang materi yang belum terkonfirmasi.

Hoaks
13 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Instagram yang diklaim sebagai akses pendaftaran lowongan kerja untuk posisi petugas paspor di Kedutaan Besar Australia di Indonesia. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang tertera dalam unggahan tersebut.  Hasil penelusuran mengungkapkan bahwa tautan yang diklaim untuk pendaftaran petugas paspor di Kedubes Australia adalah hoaks. Melalui website resmi Kedubes Australia di Indonesia, benar ditemukan informasi bahwa terdapat beberapa lowongan pekerjaan yang sedang dibuka, salah satunya yakni petugas paspor. Namun, pihak Kedubes Australia menegaskan hanya mengiklankan lowongan pekerjaan melalui situs resmi dan akun LinkedIn Kedubes Australia. Dengan demikian, informasi mengenai tautan pendaftaran lowongan kerja untuk posisi petugas paspor di Kedubes Australia di Indonesia selain melalui situs resmi dan LinkedIn Kedubes Australia adalah hoaks atau tidak ada benarnya.  

Hoaks
13 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok berupa video dengan narasi yang mengklaim tanah Raja Ampat berubah warna merah menyala karena dirusak oleh para oligarki asing dan lokal. Video tersebut menampilkan aliran air hujan mengalir menuju pantai hingga membuat laut berubah warna merah menyala. Setelah dilakukan penelusuaran tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Penelusuran pada potongan video dalam unggahan tersebut dengan Google Lens, ditemukan video serupa yang diunggah oleh akun Instagram, tugumalangid. Video tersebut merupakan fenomena alam unik yang terjadi di Pulau Hormuz, Teluk Persia, Iran. Penyebab daratan Pulau Hormuz berwarna merah karena tanahnya kaya akan oksida besi. Saat hujan turun, material alami tersebut terbawa aliran air menuju pantai dan laut hingga menciptakan efek visual menyerupai lautan merah darah. Dengan demikian, informasi mengenai klaim tanah Raja Ampat berubah warna merah menyala karena dirusak oleh para oligarki asing dan lokal adalah hoaks atau tidak ada benarnya.

Hoaks
11 Oct 2025
Beredar unggahan video di Facebook yang mengklaim gelombang tsunami menghantam rumah dan penduduk pesisir pada 6 Oktober 2025. Rekaman berdurasi sekitar 10 detik menampilkan gelombang besar menghancurkan bangunan disertai teriakan warga. Hasil verifikasi melalui pencarian gambar terbalik, analisis visual, dan alat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan menunjukkan video tersebut buatan AI, bukan rekaman peristiwa nyata (deteksi Hive Moderation menunjukkan kemungkinan pembuatan AI mencapai sekitar 99%). Video serupa juga ditemukan di akun TikTok yang menandai konten itu sebagai AI. Kesimpulannya: klaim tsunami tersebut keliru. Masyarakat dihimbau tidak menyebarkan ulang dan selalu memverifikasi kabar bencana melalui kanal resmi lembaga terkait sebelum membagikan.

Hoaks
11 Oct 2025
Beredar video yang mengklaim bahwa setiap Nomor Induk Kependudukan (NIK) memberi akses pencairan bantuan sosial sebesar Rp7 juta pada September 2025. Penelusuran menunjukkan video tersebut bersifat manipulatif: analisis menggunakan alat pendeteksi konten berbasis AI mengindikasikan suara Presiden Prabowo dalam rekaman berprobabilitas tinggi dihasilkan oleh kecerdasan buatan, sehingga konten kemungkinan merupakan upaya phishing untuk mengumpulkan data pribadi (NIK). Fakta sebenarnya, Pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) mencairkan bantuan tahap III periode Juli–September 2025 dengan besaran yang berbeda menurut kategori penerima — misalnya ibu hamil/lansia/balita menerima masing-masing Rp750.000 per tahap, siswa SD Rp225.000, SMP Rp375.000, dan SMA Rp500.000 — dan bukan Rp7 juta per NIK. Masyarakat diimbau tidak menindaklanjuti tautan atau permintaan data dari sumber tak resmi, serta selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum membagikan.

Hoaks
10 Oct 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook dengan narasi yang mengklaim bahwa Tesla resmi meluncurkan produk ponsel terbaru dengan merek Pi Phone. Ponsel Pi Phone milik Tesla disebut akan bersaing dengan produk ponsel iPhone dari Apple.   Elon Musk telah menjawab rumor soal ponsel baru dari Tesla, perusahaan miliknya, dalam podcast Joe Rogan Experience yang diunggah oleh kanal PowerfulJRE pada 5 November 2024. Musk menjelaskan bahwa Tesla tidak memiliki rencana mengembangkan ponsel. Sampai saat ini, tidak ada bukti Tesla meluncurkan ponsel dengan merk Pi Phone. Pada laman resmi Tesla juga tidak ditemukan adanya produk ponsel Pi Phone Dengan demikian, informasi mengenai Tesla resmi meluncurkan produk ponsel terbaru dengan merek Pi Phone adalah hoaks atau tidak ada benarnya.  

Hoaks
10 Oct 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses pendaftaran program KUR Nol Persen. Unggahan tersebut mengatasnamakan Kementerian Keuangan serta narasi ajakan kepada masyarakat untuk mendaftar melalui link pendaftaran yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, tidak mengarah ke laman resmi milik Kemenkeu. Selain itu, tidak ditemukan pernyataan atau pengumuman resmi dari Kemenkeu mengenai program KUR Nol Persen tahun 2025. Penelusuran lebih jauh tentang skema KUR 2025 dari pemerintah, ditemukan informasi bahwa mulai 2025 bunga KUR diberlakukan secara berjenjang, mulai dari 6% untuk pinjaman pertama dan naik hingga 9% pada pinjaman keempat. Kebijakan ini berlaku untuk KUR Mikro dan Kecil dengan tujuan mendorong UMKM agar tidak terus bergantung pada subsidi, melainkan beralih ke pembiayaan komersial. Dengan demikian, informasi mengenai tautan pendaftaran program KUR Nol Persen dari Kemenkeu adalah hoaks atau tidak ada benarnya.

Hoaks