Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

24 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar alias hoaks. Foto yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan momen ketika Prabowo menyapa Anies usai memberikan pidato sebagai presiden terpilih dalam rapat pleno KPU pada 24 April 2024. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa foto tersebut tidak berkaitan dengan narasi penunjukan Anies sebagai Ketua KPK. Hingga saat ini, jabatan Ketua KPK masih dijabat oleh Setyo Budiyanto, dan tidak ada informasi resmi dari sumber kredibel yang menyatakan adanya perubahan kepemimpinan di lembaga antirasuah tersebut.  

Hoaks
24 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan video yang memuat narasi: “BREAKING: Presiden Prabowo Subianto ngamuk usai kegagalan tragis Timnas U-23 di Piala Asia. Ia desak langsung Erick Thohir untuk segera mengembalikan Shin Tae-yong ke kursi pelatih Timnas Indonesia. Publik pun meledak, tagar #KembalikanSTY menggema di seluruh jagat maya. Fans Garuda yakin hanya Shin Tae-yong yang bisa mengangkat harga diri bangsa menuju Piala Dunia 2026.” Faktanya, tidak ditemukan informasi kredibel yang mendukung klaim tersebut. Video dengan klaim bahwa “Presiden Prabowo mendesak Erick Thohir untuk mengembalikan Shin Tae-yong” merupakan konten palsu (fabricated content). Hasil penelusuran menggunakan kata kunci “Prabowo desak Erick Thohir kembalikan STY jadi pelatih Timnas” melalui mesin pencari Google hanya mengarah ke beberapa artikel dan pemberitaan, namun tidak ditemukan satu pun informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Dengan demikian, informasi dalam unggahan video tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan termasuk dalam kategori hoaks.  

Hoaks
23 Sep 2025
Beredar tautan klaim Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membagikan 17 juta bibit gratis untuk masyarakat (September 2025). Direktorat Penghijauan & Perbenihan Tanaman Hutan (PPTH) Kemenhut menegaskan klaim itu hoaks dan memperingatkan tautan tersebut berpotensi phishing — jangan klik atau memasukkan data pribadi ke situs yang tidak resmi. Secara resmi, pengambilan bibit Kemenhut hanya melalui dua mekanisme: (1) mengajukan surat permohonan ke Direktorat PPTH yang diverifikasi dan diproses melalui kantor BPDAS/BPTH sehingga bibit dapat diambil di persemaian; atau (2) datang langsung ke persemaian terdekat dengan membawa KTP dan mengisi formulir permohonan untuk diverifikasi sebelum bibit diserahkan. Verifikasi hanya melalui kanal resmi Kemenhut/PPTH.

Hoaks
23 Sep 2025
Beredar sebuah video di TikTok yang mengklaim Luhut Binsar Pandjaitan dipecat dan dipenjara atas dugaan korupsi, disertai foto Jokowi, Luhut, dan Prabowo serta narasi provokatif. Klaim ini tidak disertai rujukan sumber resmi dan cepat tersebar di platform media sosial. Hasil penelusuran mengonfirmasi klaim tersebut tidak berdasar. Pemeriksaan oleh tim mengkategorikan unggahan itu sebagai konten palsu (fabricated content). Catatan publik menunjukkan Luhut masih aktif memegang beberapa jabatan di kabinet—termasuk Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan penasihat khusus presiden—dan tercatat menghadiri pertemuan resmi sebagaimana dilaporkan media nasional. Hingga Rabu, 24 September 2025, tidak ada pemberitaan kredibel yang menyebutkan pemecatan atau penahanan Luhut. Masyarakat dihimbau untuk hanya mempercayai informasi dari kanal resmi pemerintah dan media terpercaya.  

Hoaks
23 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan yang mengklaim bahwa “DPR RI UMUMKAN NAMA 200 ANGGOTA DPR YANG DIPECAT!! LANGGAR KODE ETIK MANGKIR DARI RAPAT PERAMPASAN ASET!! KEBANYAKAN DARI KADER PDIP!!” Namun, setelah ditelusuri, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Unggahan video yang berisi klaim “anggota DPR dipecat massal karena mangkir dari rapat perampasan aset” merupakan konten palsu (fabricated content). Hasil penelusuran menggunakan kata kunci “200 nama DPR dipecat karena bolos rapat” dan “rapat perampasan aset DPR” di mesin pencari Google menunjukkan bahwa hasil teratas mengarah ke sejumlah artikel dan pemberitaan yang tidak saling berkaitan dan tidak mengonfirmasi klaim tersebut.  

Hoaks
23 Sep 2025
Beredar di Facebook video yang mengklaim Presiden Prabowo memecat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, disertai potongan ucapan yang menyatakan kekagetan atas penunjukan Bahlil sebagai Menteri Investasi. Unggahan itu menambahkan narasi provokatif tentang latar belakang pendidikan Bahlil. Penelusuran menunjukkan klaim pemecatan palsu. Video asli berasal dari tayangan Kompas.com (13 Desember 2024) yang menampilkan Prabowo berkelakar saat sambutan pada HUT Partai Golkar (12 Desember 2024); konteksnya bukan pengumuman pemberhentian. Berdasarkan catatan resmi, Bahlil Lahadalia tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM, sehingga narasi “Prabowo pecat Bahlil” termasuk konten palsu (fabricated content).

Hoaks
23 Sep 2025
Beredar sebuah video unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan Presiden Prabowo sedang berbicara di atas mimbar. Video tersebut disertai narasi yang menyatakan, “DISAMPAIKAN KEPADA SELURUH GURU DI INDONESIA MULAI HARI INI BANTUAN BSU DAN INSENTIF UNTUK GURU TELAH RESMI SAYA SETUJUI.” Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim dalam video tersebut yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo menyetujui pemberian bantuan senilai Rp5 juta untuk setiap guru ternyata merupakan konten palsu (fabricated content). Berdasarkan informasi dari turnbackhoax.id, hasil penelusuran melalui tangkapan layar video tersebut mengarah ke kanal YouTube KOMPASTV dengan judul “[FULL] Pidato Prabowo di Konferensi Infrastruktur: Bicara Giant Sea Wall hingga Singgung Era Jokowi.” Konteks asli video ini adalah saat Presiden Prabowo menyampaikan pidato sambutan dalam Konferensi Internasional Infrastruktur Tahun 2025 pada Kamis, 12 Juni 2025. Sepanjang video, tidak ditemukan pernyataan yang berkaitan dengan bantuan bagi guru. Lebih lanjut, pemeriksaan audio menggunakan perangkat deteksi kecerdasan buatan Hive Moderation mengungkapkan bahwa audio dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, dengan tingkat probabilitas sebesar 93,5 persen.  

Hoaks
22 Sep 2025
Sebuah video yang diklaim menampilkan CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, menuduh TNI sebagai dalang kerusuhan beredar di media sosial. Pemeriksaan fakta menemukan wajah dan gerak tubuh subjek tampak kaku—indikator manipulasi—dan analisis dengan alat deteksi konten AI (Hive Moderation) menunjukkan probabilitas rekayasa mencapai 99,9 persen. Tidak ditemukan pernyataan resmi Ferry yang menuduh TNI menyusupkan intel atau merekayasa kerusuhan. Sebelumnya sempat muncul laporan bahwa TNI mempertimbangkan langkah hukum terhadap Ferry; kedua pihak pernah melakukan klarifikasi dan dikabarkan berdamai setelah adanya komunikasi. Masyarakat diimbau tidak mempercayai atau menyebarluaskan konten yang belum diverifikasi dan merujuk pada pernyataan resmi media terkait untuk memperoleh informasi yang akurat.

Hoaks
22 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang menampilkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menawarkan bantuan dana sebesar Rp 40 juta. Dalam video tersebut, syarat yang disampaikan adalah pengguna media sosial diminta untuk menekan tombol like, menyebarkan ulang video, dan menulis komentar dengan menyebut asal kota. Setelah ditelusuri, unggahan video tersebut merupakan hoaks dan termasuk konten manipulatif. Dilansir dari Kompas.com, hasil pemeriksaan menggunakan Hive Moderation menunjukkan bahwa video Gibran membagikan uang Rp 40 juta memiliki probabilitas 86,8 persen merupakan hasil buatan AI. Sementara pada pemeriksaan suara, probabilitas tersebut lebih tinggi, yaitu mencapai 99,9 persen. Adapun gambar yang digunakan dalam konten manipulatif ini kemungkinan berasal dari foto di portal berita Joglosemarnews dengan judul “Catat, Gibran Bilang Bakal Tunda Kenaikan Tarif PBB”. Dalam berita tersebut, tampak Gibran saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo mengenakan batik coklat dengan motif serupa.  

Hoaks
22 Sep 2025
Akun TikTok bernama “kementrian.agama.id” pada 5 September 2025 mengunggah video yang mengklaim Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan paket umrah gratis untuk 5.000 orang dan mengajak publik mendaftar. Tautan pada deskripsi meminta data provinsi dan nomor ponsel yang terhubung dengan akun Telegram, namun tidak mengarah ke situs resmi Kemenag (kemenag.go.id). Penelusuran Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) menemukan bahwa Kemenag tidak pernah menyelenggarakan program umrah gratis; unggahan video tersebut merupakan materi lama terkait kunjungan Menteri Agama ke Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Dengan demikian klaim paket umrah gratis termasuk konten tiruan (impostor content). Masyarakat diimbau hanya mengandalkan kanal resmi Kemenag untuk informasi dan tidak memasukkan data pribadi pada tautan mencurigakan.

Hoaks
22 Sep 2025
Beredar unggahan di media sosial yang membagikan tangkapan dari laman artikel dengan judul yang menyebut, Nadiem Makarim menyatakan penetapannya sebagai tersangka karena ulah Jokowi Widodo dan Luhut Binsar Pandjaitan. Setelah dilakukan penelusuran, dilansir dari kompas.com, dengan menggunakan Google Lens, ditemukan tangkapan layar yang identik pada laman artikel Viva.co.id yang diunggah pada 4 September 2025 dengan judul asli “Dibawa ke Tahanan, Nadiem Makarim Titip Pesan Belasungkawa Buat Ojol Dilindas Rantis.” Adapun artikel tersebut memberitakan Nadiem yang merupakan pendiri dan mantan CEO Gojek, mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya pengemudi Gojek, Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025. Hal tersebut disampaikan saat ia dibawa ke mobil tahanan Kejagung. Sehingga, informasi mengenai judul artikel yang mengklaim Nadiem Makarim menyatakan penetapannya sebagai tersangka karena ulah Jokowi Widodo dan Luhut Binsar Pandjaitan merupakan hasil manipulasi.  

Hoaks
21 Sep 2025
Beredar video di X pada Jumat (5/9/2025) yang menampilkan klaim bahwa Presiden Joko Widodo meminta mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim “memperbesar anggaran pengadaan laptop sebesar Rp11 triliun”. Unggahan tersebut memanfaatkan momentum penetapan status tersangka terkait pengadaan Chromebook dan menimbulkan kesan permintaan anggaran itu terkait pengadaan perangkat. Beredar video di X pada Jumat (5/9/2025) yang menampilkan klaim bahwa Presiden Joko Widodo meminta mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim “memperbesar anggaran pengadaan laptop sebesar Rp11 triliun”. Unggahan tersebut memanfaatkan momentum penetapan status tersangka terkait pengadaan Chromebook dan menimbulkan kesan permintaan anggaran itu terkait pengadaan perangkat.

Hoaks
21 Sep 2025
Beredar tautan WhatsApp yang diklaim sebagai akses pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025 pada Selasa, 15 September 2025. Setelah ditelusuri, klaim itu tidak benar: tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) dan berpotensi menyesatkan. Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS 2025 masih menunggu penyelesaian proses PPPK 2024, sehingga belum ada pengumuman resmi pembukaan pendaftaran dari Presiden maupun panitia. Masyarakat diimbau memverifikasi informasi melalui kanal resmi (SSCASN dan pengumuman MenpanRB) dan tidak mengakses atau membagikan tautan yang tidak jelas sumbernya.

Hoaks
21 Sep 2025
Beredar surat penawaran lelang tertutup pengadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang mengatasnamakan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur. DPU Bina Marga menegaskan dokumen tersebut palsu (hoaks) dan menyatakan instansi tidak pernah mengadakan lelang tertutup untuk pengadaan tersebut. Publik diimbau waspada: jangan mudah percaya, tidak memberikan data pribadi, atau melakukan transfer uang kepada pihak pengirim surat yang tidak jelas. Semua kerja sama resmi DPU Bina Marga dilaksanakan secara transparan sesuai prosedur dan diumumkan melalui kanal resmi. Bila menerima surat mencurigakan, segera verifikasi ke media komunikasi resmi DPU Bina Marga Prov. Jatim atau hubungi kontak yang tertera pada akun media sosial resmi @binamargajatim.

Hoaks
20 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook dengan narasi yang mengklaim bahwa Indonesia atau PT Pertamina (Persero) mengalami kerugian sebesar Rp 982 triliun dari penjualan Pertamax, sedangkan Malaysia untung Rp 280 triliun. Unggahan tersebut disertai gambar yang menampilkan perbandingan penjualan BBM di antara dua negara tersebut. Setelah dilakukan penelusuran, dilansir dari tirto.id, tidak ditemukan angka Rp 982 triliun yang disebut dalam unggahan yang beredar dalam laporan keuangan resmi Pertamina. Pihak Pertamina membantah narasi soal kerugian mereka akibat menjual Pertamax, Fadjar Djoko Santoso selaku VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), menegaskan bahwa informasi mengenai penjualan Pertamax dengan rugi 982 triliun merupakan informasi yang tidak berdasar. Perlu diketahui, harga Pertamax di Indonesia dan Malaysia juga memiliki kebijakan subsidi yang berbeda. Harga BBM di Malaysia lebih murah karena pemerintahnya memberi subsidi pada BBM berkualitas tinggi, sementara Indonesia hanya menyalurkan subsidi untuk BBM dengan kualitas lebih rendah. Dengan demikian, informasi mengenai klaim Pertamina mengalami kerugian sebesar Rp 982 triliun dari penjualan Pertamax.

Hoaks
20 Sep 2025
Beredar unggahan di media sosial yang membagikan tangkapan dari laman artikel CNN Indonesia dengan judul, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa ekonomi Indonesia akan melebihi AS jika Joko Widodo menjabat sebagai Presiden RI pada 2029. Setelah dilakukan penelusuran, dengan menggunakan teknik reverse image, ditemukan tangkapan layar yang identik pada artikel CNN Indonesia yang diunggah pada 13 September 2025 dengan judul asli “Respons Luhut Soal AEI Sebut Ekonomi Indonesia Dalam Kondisi Darurat.” Adapun artikel tersebut memberitakan Luhut menyampaikan inti pertemuan dengan Aliansi Ekonomi Indonesia (AEI) yang menilai Indonesia sedang mengalami darurat ekonomi dan menyarankan deregulasi kebijakan dan penyederhanaan birokrasi. Selain itu, konstitusi Indonesia mengatur bahwa seseorang hanya bisa menjabat sebagai presiden dalam dua periode dan Joko Widodo telah menjabat sebagai presiden dalam dua periode berturut-turut. Sehingga, informasi mengenai judul artikel yang mengklaim Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa ekonomi Indonesia akan melebihi AS jika Joko Widodo menjabat sebagai Presiden RI pada 2029 merupakan hasil manipulasi.  

Hoaks
20 Sep 2025
Beredar video di media sosial yang dinarasikan sebagai momen Presiden Prabowo Subianto menangis karena rakyat menggelar aksi demonstrasi menuntut pembubaran DPR pada Agustus–September 2025. Unggahan itu menyatakan bahwa Prabowo berkaca-kaca melihat sasaran kemarahan rakyat tertuju pada DPR, bukan pada dirinya. Penelusuran menunjukkan klaim tersebut keliru. Rekaman adalah momen lama—Prabowo menyeka mata saat memberikan pidato pada Silaturahmi Nasional Koperasi Mekar Digital Sejahtera di Purwakarta, Jawa Barat, pada 16 Desember 2023—bukan reaksi terhadap unjuk rasa 2025. Dengan demikian narasi yang mengaitkan video itu dengan demonstrasi adalah menyesatkan; masyarakat dihimbau memverifikasi konteks sumber sebelum menyebarkan.

Hoaks
20 Sep 2025
Berita beredar di media sosial menyatakan bahwa Puteri Komarudin (Fraksi Golkar) diangkat menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo. Klaim itu dipublikasikan oleh beberapa akun Facebook dan menampilkan narasi tentang kepemimpinan Puteri serta harapan publik terhadap kebijakan sektor kepemudaan dan olahraga. Penelusuran resmi menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Dalam perombakan kabinet (reshuffle) Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 17 September 2025, posisi Menpora justru diisi Erick Thohir—bukan Puteri Komarudin—setelah relokasi jabatan dari posisi Menteri BUMN. Reshuffle itu juga melantik sejumlah pejabat lain, antara lain Djamari Chaniago (Menko Polkam) dan Afriansyah Noor (Wamen Ketenagakerjaan). Dengan demikian, klaim pengangkatan Puteri Komarudin sebagai Menpora merupakan hoaks dan masyarakat diimbau memverifikasi informasi melalui saluran resmi pemerintah sebelum menyebarkannya.

Hoaks
19 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menerima ajakan dari Jepang untuk mengirim 10 juta imigran Indonesia dalam lima tahun ke depan. Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar. Dilansir dari turnbackhoax.id, hasil penelusuran menggunakan Google Lens mengarah pada artikel cnbcindonesia.com berjudul “Prabowo Sambut PM Jepang Ishiba, Blak-blakan Beri Tawaran Ini” yang tayang pada 11 Januari 2025. Foto yang digunakan memperlihatkan momen pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan PM Jepang, Shigeru Ishiba. Dalam pertemuan tersebut, dibahas kerja sama strategis di sektor pangan, energi, hilirisasi, gizi, dan pertahanan. Tidak ditemukan informasi terkait kerja sama imigrasi atau pengiriman 10 juta warga Indonesia ke Jepang.  

Hoaks
19 Sep 2025
Unggahan beredar di Facebook yang menuduh “KPK sita semua aset Sahroni dan Puan Maharani” serta mengklaim pemecatan 250 anggota DPR adalah tidak benar. Penelusuran pemeriksa fakta menunjukkan klaim itu merupakan gabungan narasi dari dua sumber berbeda yang dipelintir: satu mengutip apresiasi Ahmad Sahroni terhadap penyitaan aset oleh Kejaksaan Agung terkait perkara Jiwasraya (Antara, 28/11/2022), dan satu lagi merupakan klarifikasi hoaks mengenai dugaan penyitaan aset suami Puan Maharani (Kompas, 30/5/2023). Tidak ada pernyataan resmi KPK atau lembaga berwenang yang mendukung narasi penyitaan aset Sahroni/Puan atau pemecatan massal anggota DPR. Kesimpulannya, unggahan tersebut menyesatkan dan tergolong hoaks. Masyarakat diminta berhati-hari, tidak menyebarkan informasi sebelum diverifikasi, dan selalu memeriksa kebenaran melalui saluran resmi lembaga terkait atau portal cek fakta terpercaya.

Hoaks
19 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang menginformasikan bahwa pendaftaran CPNS Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah dibuka untuk periode 1–25 September 2025. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun mengarahkan masyarakat untuk mengunjungi tautan yang tercantum di bio akun guna memperoleh informasi lebih lanjut dan melakukan pendaftaran. Setelah ditelusuri, informasi dalam unggahan tersebut adalah hoaks dan tergolong sebagai konten palsu. Tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi pendaftaran CPNS Kemenhub, yaitu casn.dephub.go.id, melainkan ke situs tidak resmi yang meminta pengunjung mengisi data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Berdasarkan klarifikasi dari akun Instagram resmi Kementerian Perhubungan (@kemenhub151), diinformasikan bahwa seluruh informasi dan proses pendaftaran CPNS dan PPPK Kemenhub hanya dilakukan melalui laman resmi casn.dephub.go.id dan media sosial resmi Kementerian Perhubungan. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial dan memastikan kebenarannya melalui sumber resmi agar terhindar dari penipuan.  

Hoaks