Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

15 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa Malaysia akan mengembalikan Ambalat kepada Indonesia. Namun, klaim tersebut tidak benar.  Hasil penelusuran dengan kata kunci “Anwar Ibrahim minta maaf dan kembalikan Ambalat ke Indonesia” melalui Google menunjukkan bahwa informasi tersebut merujuk pada artikel Tempo.co berjudul “Anwar Ibrahim: Pengelolaan Blok Ambalat Melalui Joint Development Authority” yang dipublikasikan pada Jumat, 27 Juni 2025. Dalam pemberitaan tersebut, tidak ada pernyataan mengenai pengembalian Blok Ambalat. Yang disampaikan adalah bahwa Malaysia dan Indonesia sepakat untuk mengelola sumber daya migas di Blok Ambalat secara bersama melalui skema Joint Development Authority (JDA). Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber terpercaya yang mendukung klaim bahwa Malaysia akan menyerahkan Blok Ambalat kepada Indonesia. Dengan demikian, narasi yang beredar di media sosial tersebut dapat dikategorikan sebagai disinformasi.  

Hoaks
15 Sep 2025
Akun TikTok denis.gunturbumi memuat video berisi potongan rekaman seorang anggota TNI berbicara dengan nada tinggi disertai narasi yang mengklaim bahwa TNI, Polri, dan angkatan bersenjata lainnya setuju untuk membubarkan DPR. Unggahan tersebut menyajikan konteks konfrontatif dan mengaitkan pernyataan prajurit dengan gelombang seruan pembubaran parlemen pada Agustus 2025. Penelusuran dengan Google Lens menunjukkan rekaman itu berasal dari peristiwa lama—momen Letkol Inf. Ary Widyo Prasetyo, Komandan Kodim 0623/Cilegon, yang memprotes pernyataan Effendi Simbolon pada 2022—dan tidak terkait dengan upaya pembubaran DPR tahun 2025. Dengan demikian, klaim bahwa TNI/Polri mendukung pembubaran DPR adalah menyesatkan.

Hoaks
15 Sep 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook dengan narasi yang mengklaim bahwa Sri Mulyani menyebut rakyat Indonesia tidak bisa hidup tanpa Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR. Setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan informasi valid yang membuktikan pernyataan Sri Mulyani tersebut. Adapun foto Sri Mulyani yang ada dalam unggahan tersebut merupakan foto lama dan tidak terkait dengan komentar Sri Mulyani terhadap rakyat dan DPR RI. Ditemukan kesamaan visual antara foto Sri Mulyani yang beredar dengan foto yang diunggah oleh laman media Medcom pada 7 Juni 2022. Dengan demikian, informasi mengenai Sri Mulyani sebut rakyat Indonesia tidak bisa hidup tanpa DPR adalah hoaks atau tidak ada benarnya.

Hoaks
15 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook dengan narasi yang menyebut PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN diklaim membagikan token listrik gratis sebesar Rp 250.000 pada September 2025. Pemilik akun menginformasikan kepada para masyarakat untuk segera klaim token listrik gratis dengan mendaftar melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelari memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Selain itu, dilansir dari kompas.com, perwakilan dari pihak PLN mengatakan bahwa pembagian token listrik gratis tersebut adalah hoaks. 

Hoaks
14 Sep 2025
Beredar video yang mengklaim ribuan pengemudi ojek online (ojol) menggeruduk rumah Mantan Menpora Roy Suryo karena perkataannya yang dianggap merendahkan. Unggahan tersebar di beberapa akun Facebook dan TikTok dengan narasi provokatif bahwa massa akan “menyerbu” kediaman Roy Suryo. Berdadarkan hasil penelusuran ditemukan klaim itu tidak berdasar. Video yang beredar identik dengan rekaman konvoi pengemudi Gojek pada 17 Agustus 2025—moment untuk menyemarakkan HUT ke-80 RI—bukan aksi protes. Acara tersebut bahkan tercatat memecahkan rekor MURI dengan 2.025 peserta konvoi dan 80 Srikandi Gojek. Kesimpulannya, narasi penggerudukan rumah Roy Suryo adalah hoaks; video aslinya merupakan konvoi perayaan, bukan demonstrasi.

Hoaks
13 Sep 2025
Beredar tautan di Facebook, Instagram, dan TikTok yang mengklaim sebagai formulir pendaftaran perpanjangan SIM A, C, B1, dan B2 secara daring. Unggahan menampilkan poster berlogo Polri/Korlantas dan menyertakan alamat www.register-now.cek-data.xyz  yang meminta data seperti nomor Telegram dan provinsi domisili. Hasil verifikasi—termasuk pengecekan gambar terbalik—menunjukkan tautan tersebut bukan saluran resmi pendaftaran SIM online dan berpotensi merupakan upaya phishing. Masyarakat diminta tidak mengisi atau membagikan data melalui tautan tersebut, serta selalu melakukan perpanjangan atau verifikasi melalui kanal resmi Korlantas/Polri (mis. layanan digital Korlantas) untuk menghindari penyalahgunaan data.

Hoaks
13 Sep 2025
Berbagai unggahan di Facebook pada September 2025 mengklaim Presiden Prabowo Subianto akan menghapus jabatan kepala desa (kades). Klaim itu mengulang narasi yang sempat beredar pada April 2025 dan disertai potongan foto Prabowo; namun tidak ditemukan pernyataan resmi maupun bukti kredibel yang mendukung klaim tersebut. Berdasarkan penelusuran, narasi penghapusan jabatan kades adalah hoaks. Foto yang dipakai dalam unggahan berasal dari rekaman kegiatan Prabowo pada Oktober 2024 dan bukan bukti adanya kebijakan penghapusan kades. Hingga kini Presiden tidak pernah mengeluarkan pernyataan menyerukan penghapusan jabatan kepala desa. Masyarakat dihimbau memverifikasi informasi melalui saluran resmi sebelum menyebarkan.

Hoaks
12 Sep 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa pemerintah mengeluarkan uang kertas dengan pecahan Rp 300.000 pada bulan September 2025. Setelah dilakukan penelusuran, dilansir dari kompas.com, POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Yahdi Lil Ihsan, memastikan unggahan mengenai uang kertas dengan pecahan Rp 300.000 tersebut adalah hoaks. Perum Peruri memastikan tidak pernah mencetak uang kertas Rp 300.000. Nominal tertinggi dari uang pecahan rupiah yang masih berlaku hingga saat ini yakni Rp 100.000. Masyarakat diimbau untuk mengecek segala informasi terkait uang rupiah melalui laman resmi Bank Indonesia. 

Hoaks
12 Sep 2025
Ditemukan sebuah akun Facebook yang mengatasnamakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan unggahan informasi mengenai penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU). Namun, akun Facebook bernama “Bantuan BSU Terkini” tersebut merupakan akun tiruan alias palsu. Berdasarkan penelusuran di situs resmi Kemnaker, ditemukan artikel berjudul “Kemnaker Ingatkan Masyarakat Waspadai Link Palsu Terkait BSU” yang dipublikasikan pada Selasa, 15 Juli 2025. Dalam keterangan tersebut, Kemnaker menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap tautan palsu yang mengatasnamakan program BSU. Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi, menjelaskan bahwa pemerintah tahun ini kembali menyalurkan BSU sebesar Rp 300.000 per bulan selama dua bulan, yaitu Juni dan Juli, dan penyalurannya telah selesai pada pekan awal Agustus lalu. Perlu ditegaskan bahwa akun Facebook yang ditemukan bukanlah akun resmi milik Kemnaker. Informasi resmi mengenai BSU hanya disampaikan melalui situs web dan media sosial resmi Kemnaker.  

Hoaks
12 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menginformasikan pembagian grup pada Piala Dunia FIFA 2026. Dalam unggahan tersebut, terlihat Indonesia, Jepang, Portugal, dan Belanda berada dalam satu grup. Namun, setelah ditelusuri, informasi tersebut tidak benar. Gambar daftar peserta Grup C yang dibagikan menggunakan logo Piala Dunia 2022, bukan logo resmi Piala Dunia 2026. Selain itu, FIFA belum mengumumkan pembagian grup Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, karena proses kualifikasi masih berlangsung. Timnas Indonesia pun belum memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, karena masih harus berjuang di putaran keempat kualifikasi zona Asia. Dalam undian putaran keempat, Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Laga putaran keempat dijadwalkan mulai 8 Oktober 2025, saat Indonesia akan menghadapi Arab Saudi. Menurut laporan Goal, pengundian resmi grup Piala Dunia 2026 baru akan dilakukan pada 5 Desember 2025.  

Hoaks
12 Sep 2025
Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang diklaim memperlihatkan demonstrasi besar-besaran di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 9 September 2025. Namun, berdasarkan penelusuran , meskipun memang ada sejumlah aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gedung DPR RI pada hari tersebut, video yang beredar di Facebook bukanlah rekaman peristiwa di Indonesia. Video tersebut salah konteks dan perlu diluruskan. Peristiwa dalam video tersebut sebenarnya adalah unjuk rasa yang berlangsung di Kathmandu, Nepal, yang berlangsung sejak 8 september 2025 hingga 9 september 2025.   

Hoaks
11 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan yang mengklaim bahwa anggota TNI-Polri berhasil membongkar praktik bisnis minyak ilegal yang disebut milik Ahmad Sahroni. Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa kerugian negara akibat bisnis tersebut mencapai puluhan triliun rupiah karena tidak terendus selama tujuh tahun. Namun, setelah ditelusuri, tidak ditemukan informasi kredibel yang mendukung klaim tersebut. Unggahan video yang berisi klaim “TNI-Polri berhasil bongkar bisnis minyak ilegal Ahmad Sahroni” merupakan konten palsu (fabricated content), karena tidak ditemukan adanya sumber terpercaya yang membenarkan klaim tersebut.  

Hoaks
11 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Novel Baswedan sebagai Komisaris Besar Polisi. Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut ternyata hoaks dan menyesatkan.Hasil pencarian teratas mengarah pada artikel Kompas.com berjudul “Novel Baswedan Benarkan Ditunjuk Jadi Wakil Kepala Satgassus, Bakal Komunikasi dengan Kemenkeu” yang diunggah pada 17 Juni 2025. Novel Baswedan sebenarnya dilantik oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara pada tanggal 17 Juni 2025. Dalam peran ini, Novel bertugas mengawasi dan mengoptimalkan kinerja unit Polri yang berhubungan dengan potensi penerimaan negara, seperti pengawasan terhadap sektor tambang ilegal, penyelundupan, pajak, dan bea cukai.  

Hoaks
11 Sep 2025
Sebuah unggahan berupa tangkapan layar dengan judul artikel yang mengklaim bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, siap menggantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden jika Indonesia dalam keadaan darurat, beredar di media sosial. Namun, setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan artikel atau pemberitaan di laman detik.com yang menyebutkan bahwa Anies Baswedan siap menggantikan Prabowo sebagai Presiden. Dilansir dari Kompas.com, klaim tersebut merupakan hasil manipulasi konten. Adapun artikel asli yang diterbitkan di laman detik.com pada 4 September 2025 pukul 08.30 WIB berjudul "Raih Kepercayaan Publik, Ini Peran Puspenkum Jaga Citra Kejaksaan." Foto Anies yang digunakan dalam unggahan tersebut sebenarnya diambil saat ia mengikuti debat Pilpres 2024, dan tidak ada kaitannya dengan peristiwa terkini maupun pernyataan terkait Prabowo Subianto.  

Hoaks
11 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook berupa video yang menampilkan Juru Bicara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Gina Fita, membenarkan kabar adanya bantuan Rp 3 miliar kepada 15 orang TKI. Dilansir dari kompas.com, video yang beredar tersebut memanipulasi konten Kementerian P2MI yang diunggah pada 25 April 2025 di akun Instagram resminya. Video utuhnya dipotong, seolah-olah Gina membenarkan adanya bantuan Rp 3 miliar kepada 15 orang TKI. Padahal, dalam video aslinya Gina menyampaikan bahwa konten Kementerian P2MI akan memberikan dana bantuan Rp 3 miliar kepada 15 orang pekerja migran tidak benar atau hoaks. Dengan demikian, informasi mengenai video Jubir Kementerian P2MI membenarkan kabar adanya bantuan Rp 3 miliar kepada 15 orang TKI adalah hoaks dan merupakan hasil konten manipulasi. 

Hoaks
11 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok berupa foto dengan narasi yang mengklaim panglima NATO ingin membuat kerusuhan dan menginvasi Indonesia dikarenakan tidak suka Indonesia lebih condong ke Rusia dan Cina. Dilansir dari tempo.co, dilakukan penelusuran dengan reverse image search, ditemukan kesamaan visual antara foto dalam unggahan tersebut dengan foto dalam laman kantor berita AP. Foto tersebut adalah pimpinan Angkatan Udara AS di Timur Tengah, Letnan Jenderal Alexus Grynkewich. Diketahui bahwa Letjen Grynkewich memberi keterangan pers di Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi, UEA, pada 20 September 2023, terkait serangan kelompok bersenjata Houthi di Yaman mulai melambat karena kemungkinan kehabisan stok drone dan rudal balistik antikapal. 

Hoaks
11 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok berupa video dengan narasi yang menyebut bahwa Presiden RI ke-7, Joko Widodo, berada di balik peristiwa KM 50 yang menewaskan enam anggota FPI.  Dilansir dari tempo.co, setelah dilakukan penelusuran dengan reverse image search dan pemberitaan media kredibel, ditemukan informasi bahwa potongan video dalam unggahan tersebut merupakan gabungan beberapa video yang sebagian telah diubah dari aslinya. Potongan video pertama diambil dari video yang diunggah pada kanal Youtube resmi Kemensetneg pada 27 Juni 2016, merupakan pidato Jokowi pada puncak peringatan Hari Anti Narkotika Nasional di Taman Sari, Jakarta Barat yang mengisyaratkan untuk tegas memberantas pengedar narkoba. Sedangkan, potongan video kedua diambil dari video yang diunggah pada kanal Youtube resmi Sekretariat Presiden pada 10 Desember 2021, merupakan pidato Jokowi pada peringatan Hari HAM sedunia di Istana Negara. Dengan demikian, informasi mengenai video dengan narasi Joko Widodo berada di balik peristiwa KM 50 yang menewaskan enam anggota FPI adalah hoaks dan merupakan hasil konten manipulasi. 

Hoaks
10 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses registrasi PLN Electric Run 2025. Unggahan disertai poster terkait PLN Electric Run 2025 serta narasi ajakan kepada masyarakat untuk bergabung menjadi finisher melalui link pendaftaran yang ada dibawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link dibawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelari memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi PLN Electric Run, ditemukan informasi bahwa memang benar PLN Electric Run 2025 akan dilaksanakan pada 2 November 2025 di ICE BSD, Tangerang. Namun, registrasi resmi hanya melalui aplikasi PLN Mobile. Sehingga, informasi mengenai registrasi PLN Electric Run 2025 selain melalui aplikasi PLN Mobile adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
10 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa puluhan ribu purnawirawan TNI melakukan aksi demonstrasi besar-besaran dengan tuntutan agar DPR RI segera memakzulkan Wakil Presiden. Dalam narasi unggahan tersebut, disebutkan bahwa para purnawirawan TNI berjalan kaki menuju Gedung DPR RI karena merasa kecewa atas sikap DPR yang dianggap diam terhadap surat pemakzulan yang mereka kirim beberapa bulan lalu. Faktanya, klaim tersebut tidak benar dan merupakan konten palsu. Video yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Berdasarkan pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI Hive Moderation, video tersebut teridentifikasi sebagai konten buatan AI dengan tingkat probabilitas sebesar 99,9 persen. Salah satu indikator kuat bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi AI adalah tampilan spanduk yang dibawa oleh massa dalam video tampak kabur dan tidak dapat terbaca dengan jelas. Selain itu, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan sumber informasi kredibel yang mendukung atau membenarkan klaim adanya aksi demonstrasi oleh purnawirawan TNI untuk menuntut pemakzulan Wakil Presiden.  

Hoaks
10 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial TikTok dengan narasi provokatif yang berbunyi: “UPDATE TERKINI GERAKAN TERBARU DEMONSTRASI MAHASISWA DAN RAKYAT DEMO BESAR-BESARAN MAKO BRIMOB 7 SEPTEMBER 2025.” Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Hasil penelusuran menggunakan mesin pencari Google dan fitur pencarian gambar terbalik (reverse image search) menunjukkan bahwa video yang beredar bukan merupakan demonstrasi di Mako Brimob pada 7 September 2025. Video tersebut ternyata merupakan dokumentasi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Makassar pada Senin, 1 September 2025. Aksi tersebut berlangsung di bawah Fly Over Makassar, dan bukan di Mako Brimob. Selain itu, video serupa ditemukan di kanal YouTube bernama Unhas TV dengan judul “Gabungan mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar berkumpul berdemo di bawah Fly Over”, yang diunggah pada tanggal yang sama, yaitu Senin, 1 September 2025. Dengan demikian, unggahan yang mengaitkan video tersebut dengan demonstrasi besar-besaran di Mako Brimob pada 7 September 2025 adalah hoaks atau informasi menyesatkan.  

Hoaks
09 Sep 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook berupa video dengan narasi bahwa para mahasiswa melakukan demo buntut ucapan Sri Mulyani yang menyebut guru beban negara. Namun setelah ditelusuri dengan menggunakan tools pendeteksi AI, Hive Moderation, video tersebut benar terdeteksi dihasilkan oleh AI dengan probabilitas mencapai 99,9 persen. Tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim demo mahasiswa buntut ucapan Sri Mulyani, guru beban negara. Sebelumnya, ucapan Sri Mulyani yang menyebut guru beban negara telah ditegaskan bahwa termasuk konten rekayasa AI. 

Hoaks