Saring Sebelum Sharing.
Jaga Sumsel Kondusif.

Layanan resmi verifikasi informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pastikan kebenaran berita sebelum Anda menyebarkannya.

Semua Klarifikasi

Arsip lengkap berita

Informasi Terbaru

Update data terkini

Permohonan Klarifikasi

Lapor Hoax di sini

Lacak Tiket

Cek status pelaporan

18 Aug 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim adanya bantuan sosial (bansos) untuk mahasiswa sebesar Rp6 juta. Unggahan tersebut mencatut nama Dinas Sosial Kota Tangerang dan menyertakan tautan pendaftaran. Faktanya, informasi tersebut adalah hoaks. Mengutip laporan kompas.com, klarifikasi resmi disampaikan melalui akun Instagram Dinas Sosial Kota Tangerang, @dinsoskotatng.official, pada 24 Januari 2025. Dalam penjelasannya, pendaftaran bansos mahasiswa tidak dilakukan melalui tautan yang beredar, melainkan hanya melalui aplikasi Tangerang LIVE pada menu “bansos mahasiswa”. Sementara itu, tautan yang disebarkan di Facebook justru mengarah ke situs mencurigakan yang terindikasi sebagai phishing. Situs tersebut meminta data pribadi seperti nama lengkap, asal provinsi, hingga nomor akun Telegram aktif. Kebocoran data semacam ini sangat berisiko dimanfaatkan untuk tindak kejahatan, mulai dari peretasan perangkat hingga penyalahgunaan rekening bank.  

Hoaks
18 Aug 2025
Sebuah video beredar di media sosial Facebook yang diklaim menampilkan warga Papua meminta Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali memimpin Indonesia. Namun, klaim tersebut terbukti tidak benar. Berdasarkan penelusuran yang dilansir dari turnbackhoax.id, pengecekan melalui Google dengan metode reverse image search justru menelusuri video serupa yang pernah diunggah oleh papuasatu.com. Artikel tersebut berjudul “Wamena Lautan Manusia Hadiri Kampanye Akbar LUKMEN”. Faktanya, video yang beredar bukanlah rekaman masyarakat Papua mendukung Jokowi, melainkan dokumentasi kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Klemen Tinal (LUKMEN). Acara tersebut berlangsung di Lapangan Sinapuk, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Sabtu, 23 Juni 2018, dalam rangka Pemilihan Gubernur Papua.  

Hoaks
18 Aug 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN membagikan token listrik gratis senilai Rp500.000. Beberapa akun membagikan tautan yang disebut-sebut dapat digunakan untuk memperoleh token tersebut. Namun, setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut dipastikan hoaks. Melalui akun resmi PLN di media sosial, tidak ditemukan adanya pengumuman mengenai program pembagian token listrik gratis. Selain itu, tautan yang dibagikan juga tidak mengarah ke situs resmi PLN, melainkan ke laman mencurigakan yang meminta data pribadi seperti nama lengkap, domisili, dan nomor Telegram aktif. Hal ini diduga sebagai modus penipuan atau pencurian data.   

Hoaks
18 Aug 2025
Beredar narasi di media sosial yang menyebut biaya administrasi bulanan beberapa bank besar—Bank Mandiri, BRI, BTN, dan BNI—naik pada 2025 dengan angka spesifik (mis. Mandiri Rp12.500, BRI Rp12.000, BTN Rp12.500, BNI Rp11.000). Tempo memverifikasi klaim itu dengan menelusuri situs resmi bank dan rekam jejak publikasi terkait. Hasil pemeriksaan menunjukkan angka-angka yang beredar adalah tarif lama (sebagian bersumber dari artikel 2021) dan tidak mencerminkan kenaikan baru pada Agustus 2025; laman resmi bank yang bersangkutan tidak mencatat perubahan tarif umum tersebut. Perlu dicatat ada beberapa perubahan terpisah yang pernah diumumkan sebelumnya, misalnya kenaikan biaya Simpedes BRI dari Rp5.500 menjadi Rp6.000 dan penyesuaian biaya Tabungan Xpresi BCA pada awal 2024. Namun, klaim tentang kenaikan massal biaya administrasi sejumlah bank pada 2025 adalah menyesatkan. Masyarakat disarankan selalu merujuk pada pengumuman resmi bank terkait untuk informasi tarif layanan.

Hoaks
18 Aug 2025
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menerapkan kebijakan pemblokiran sementara terhadap rekening dorman untuk mencegah penyalahgunaan seperti jual-beli rekening atau pencucian uang. Keputusan ini sempat menuai sorotan, dan PPATK kemudian membuka kembali puluhan juta rekening dormant setelah peninjauan. Klaim viral yang menyebut rekening bakal otomatis diblokir jika tidak ada transaksi ATM dalam 3 bulan adalah keliru. Kepala Biro Humas PPATK, Natsir Kongah, menegaskan rekening tetap dapat dianggap aktif bila nasabah melakukan transaksi non-ATM (mis. mobile banking, setoran/penarikan di kantor cabang). Pemblokiran tidak bersifat otomatis hanya karena tidak menarik uang lewat ATM. PPATK mengimbau masyarakat menjaga keamanan rekening—jangan meminjamkan atau memperjualbelikannya—dan segera melaporkan transaksi mencurigakan atau menutup rekening yang tidak lagi diperlukan.

Hoaks
17 Aug 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menginformasikan adanya rekrutmen Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) batch 4. Pemilik akun menginformasikan kepada calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, tidak mengarah ke situs rekrutmen resmi SPPI. Dilansir dari turnbackhoax.id, informasi mengenai rekrutmen SPPI batch 4 adalah hoaks. Selain itu, ditemukan informasi dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram dengan nama akun infosppi, menampilkan Lodewyk Pusung selaku Wakil Ketua Badan Gizi Nasional menegaskan tidak ada rekrutmen SPPI batch 4. Dengan demikian, informasi mengenai rekrutmrn SPPI batch 4 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
15 Aug 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang disertai video menampilkan Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Darwin Darmawan, menawarkan dana bantuan kesejahteraan dan pembangunan gereja. Masyarakat yang ingin mendapat bantuan diminta menghubungi sebuah nomor WhatsApp yang tertera dalam video tersebut. Saat dicermati, terdapat kejanggalan dalam video tersebut yakni gerakan bibir Pendeta Darwin tidak sinkron dengan perkataannya. Penelusuran dilakukan pada potongan video tersebut, hasilnya identik dengan video yang diunggah di kanal YouTube Huria Kristen Indonesia pada 1 Mei 2025. Video tersebut adalah momen menyampaikan ucapan ulang tahun ke-98 kepada Huria Kristen Indonesia, sebuah persekutuan gereja Lutheran di Indonesia. Dilansir dari kompas.com, dengan menggunakan tools pendeteksi AI, Hive Moderation, video tersebut benar terdeteksi dihasilkan oleh AI dengan probabilitas mencapai 99,5 persen. Sehingga, informasi mengenai Pendeta Darwin Darmawan menawarkan dana bantuan kesejahteraan dan pembangunan gereja adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
15 Aug 2025
Beredar di media sosial sebuah akun TikTok mengatasnamakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) menawarkan jasa pembuatan sertifikat tanah dan balik nama gratis dalam rangka menyambut HUT RI ke-80. Setelah dilakukan penelusuran, dilansir dari kompas.com, akun Tiktok tersebut bukan akun resmi milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BTN). Melalui akun Instagram resmi, Kementerian ATR/BPN menegaskan bahwa akun tidak resmi yang beredar di media sosial Tiktok tersebut merupakan hoaks dan mencantumkan himbauan kepada masyarakat waspada terhadap modus penipuan berkedok pengurusan sertifikat tanah gratis. Informasi resmi hanya diumumkan melalui akun media social resmi milik Kementerian ATR/BPN dan Kantor Pertanahan. 

Hoaks
14 Aug 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses registrasi Siksorogo Lawu Ultra 2025. Unggahan disertai narasi ajakan kepada masyarakat untuk bergabung menjadi finisher melalui link pendaftaran yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta para calon pelari memasukkan data seperti nama lengkap, nomor telegram, dan provinsi asal yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website dan akun Instagram resmi Siksorogo Lawu Ultra, benar ditemukan informasi bahwa Siksorogo Lawu Ultra 2025 akan dilaksanakan pada 6-7 Desember 2025 di Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Pihak panitia Siksorogo Lawu Ultra melalui unggahan pada akun Instagram resmi telah mencantumkan himbauan kepada masyarakat untuk waspada terhadap penipuan pendaftaran Siksorogo Lawu Ultra 2025. Pendaftaran resmi hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Siksorogo, bukan melalui tautan online seperti informasi yang beredar. 

Hoaks
14 Aug 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan kuota internet gratis sebesar 50 GB. Bantuan tersebut dibagikan secara gratis untuk menyambut peringatan HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025. Dengan narasi ajakan, pemilik akun mengajak masyarakat untuk segera klaim bantuan tersebut melalui link pendaftaran yang tertera pada bio akun tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada bio akun pengunggah, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Dilansir dari kompas.com, informasi dan tautan yang diklaim untuk mendapat bantuan kuota internet gratis sebesar 50 GB untuk menyambut peringatan HUT ke-80 RI adalah hoaks. Tidak ditemukan informasi resmi mengenai bantuan kuota internet gratis untuk menyambut hari kemerdekaan pada akun media sosial resmi milik beberapa operator seluler seperti Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat. 

Hoaks
13 Aug 2025
Beredar di media social Facebook sebuah unggahan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat khususnya para pencari beasiswa yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap, alamat domisili, dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi Kemendikdasmen untuk program Beasiswa Unggulan, ditemukan informasi bahwa pendaftaran telah berakhir pada 27 Juli 2025. Untuk saat ini, jadwal seleksi Beasiswa Unggulan 2025 memasuki tahap pengumuman hasil seleksi administrasi. Sehingga, informasi mengenai tautan pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
13 Aug 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menginformasikan bahwa PT Chevron Pacific Indonesia membuka lowongan pekerjaan. Unggahan tersebut disertai informasi batas lowongan sampai tanggal 27 Agustus 2025. Pemilik akun menginformasikan kepada para calon pelamar yang tertarik untuk mendaftar melalui link yang ada di bawah unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link di bawah unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta calon pelamar memasukkan data seperti nama lengkap, alamat domisili, dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui website resmi pada laman karir, PT Chevron Pacific Indonesia telah mencantumkan himbauan untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Chevron Pacific Indonesia. Selain itu, untuk saat ini PT Chevron Pacific Indonesia sedang tidak membuka lowongan pekerjaan. Informasi mengenai lowongan pekerjaan perusahaan hanya diumumkan melalui website resmi pada laman karir PT Chevron Pacific Indonesia. 

Hoaks
13 Aug 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial dengan narasi yang menyebutkan bahwa utang masyarakat di bank telah dihapuskan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun faktanya, narasi yang mengklaim bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghapus utang masyarakat di bank adalah hoaks. Melalui akun Instagram resminya pada 8 Agustus 2025, OJK mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi terkait penghapusan utang debitur di bank. "OJK tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang penghapusan utang debitur bank," demikian pernyataan resmi dalam unggahan tersebut. Dalam unggahan yang sama, OJK juga menyertakan tangkapan layar artikel yang memuat klaim penghapusan utang masyarakat dan secara jelas melabelinya sebagai hoaks. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi yang mengatasnamakan OJK melalui saluran komunikasi resmi.  

Hoaks
13 Aug 2025
Akun TikTok “ba.baaai” mempublikasikan video yang mengklaim praktik menatap nyala lilin (trataka) dapat menyembuhkan mata minus (miopi). Unggahan tersebut menampilkan pernyataan percobaan pribadi dan petunjuk pelaksanaan latihan menatap lilin. Penelusuran dan rujukan terhadap literatur medis menunjukkan klaim tersebut tidak berdasar secara ilmiah. Studi yang menilai latihan menatap objek—termasuk nyala lilin—tidak menemukan bukti perbaikan signifikan pada miopi sehingga metoda ini tidak dapat dianggap sebagai pengobatan yang efektif. Oleh karena itu, klaim bahwa menatap lilin menyembuhkan mata minus tergolong menyesatkan; pasien disarankan tetap berkonsultasi dengan tenaga medis dan mengikuti penanganan optalmologis yang sudah terbukti.

Hoaks
13 Aug 2025
Akun Facebook bernama “Afifah Stivenson” mengunggah klaim bahwa siapa pun yang mengibarkan bendera dari serial anime One Piece akan dipidana penjara lima tahun. Hasil penelusuran tidak menemukan pemberitaan kredibel yang mendukung klaim tersebut; pernyataan serupa tidak tercantum dalam regulasi pidana atau rilis resmi aparat penegak hukum. Para pengamat hukum dan HAM menyatakan pengibaran simbol semacam itu lebih tepat dipandang sebagai bentuk ekspresi politik atau protes—bukan tindak pidana makar otomatis. Direktur LBH Medan dan akademisi menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kebebasan berekspresi yang dilindungi konstitusi (Pasal 28E ayat 3 UUD 1945) dan undang-undang HAM. Kesimpulannya, klaim hukuman lima tahun untuk pengibaran bendera One Piece adalah menyesatkan.

Hoaks
12 Aug 2025
Beredar sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang memuat informasi mengenai lowongan kerja di pabrik AQUA. Dalam video tersebut, pemilik akun juga mengarahkan calon pelamar untuk mengklik tautan yang terdapat di bio profil akun guna mendapatkan informasi lebih lanjut. Setelah dilakukan penelusuran terhadap tautan yang dicantumkan, diketahui bahwa link dalam deskripsi akun TikTok “info.terkini37” tidak mengarah ke laman resmi karier AQUA (mail.aqua.co.id/karir). Sebaliknya, calon pelamar diarahkan untuk mengisi data pribadi seperti nama lengkap, asal provinsi, dan nomor handphone yang terhubung dengan akun Telegram, yang dikhawatirkan merupakan modus phishing atau upaya pencurian data pribadi. Penelusuran lebih lanjut melalui kanal resmi AQUA di situs sehataqua.co.id dan akun TikTok resmi mereka, “sehataqua”, juga tidak menemukan unggahan terkait informasi lowongan kerja atau rekrutmen karyawan baru.  

Hoaks
12 Aug 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang berisi klaim bahwa FIFA mengungkap dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Timnas Vietnam dalam laga final melawan Indonesia. Dalam unggahan tersebut, disertakan pula narasi: “Seharusnya pemain Vietnam mendapat kartu merah, bukan kartu kuning. Skandal AFF dibongkar! Presiden FIFA temukan kecurangan usai Indonesia kalah dari Vietnam.” Faktanya, unggahan yang berisi klaim “FIFA ungkap kecurangan Timnas Vietnam di final lawan Indonesia” merupakan konten palsu (fabricated content). Dilansir dari TurnBackHoax.id, hasil penelusuran dengan kata kunci “kecurangan Timnas Vietnam dalam laga final melawan Indonesia” di mesin pencari Google tidak menemukan informasi valid dari sumber-sumber kredibel terkait narasi tersebut. Penelusuran lebih lanjut melalui situs resmi FIFA (fifa.com), Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di the-afc.com, serta Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di aseanfootball.org juga tidak menemukan pernyataan ataupun laporan resmi yang menyebut adanya dugaan pelanggaran atau kecurangan dalam pertandingan final tersebut.  

Hoaks
12 Aug 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan insentif bagi Guru Non-ASN senilai Rp 2.100.000. Unggahan tersebut mengatasnamakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan disertai narasi ajakan kepada masyarakat khususnya para guru untuk cek status insentif melalui tautan yang tertera pada unggahan tersebut. Faktanya, hasil penelusuran pada link pada unggahan tersebut, mengarah ke sebuah situs yang meminta masyarakat memasukkan data seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif yang dikhawatirkan mengarah pada penipuan serta penyalahgunaan data dan informasi pribadi. Melalui akun Instagram resmi Kemendikdasmen, benar ditemukan informasi bahwa pemerintah memberikan kado untuk para guru di bulan kemerdekaan, antara lain Bantuan Insentif bagi Guru Non Aparatur Sipil Negara (Non-ASN), Bantuan Subsidi Upah bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nonformal, dan Bantuan Afirmasi Kualifikasi S-1/D-4 Guru. Namun, cara untuk mengetahui status penerima insentif bagi para guru non-ASN bukan melalui tautan pada informasi yang beredar. Tetapi, seperti yang dilansir dari kompas.com, melalui website resmi yang telah disediakan oleh pihak Kemendikdasmen, yakni https://info.gtk.dikdasmen.go.id 

Hoaks
12 Aug 2025
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook disertai video dengan narasi yang mengeklaim bahwa pesepak bola asal klub Brighton and Hove Albion, Jeremy Sarmiento mengaku memiliki darah Indonesia dari orangtuanya. Jeremy Sarmiento diklaim siap dinaturalisasi untuk memperkuat tim nasional Indonesia. Setelah dilakukan penelusuran, dilansir dari kompas.com, potongan video dalam informasi yang beredar menampilkan Sarmiento, identik dengan video yang diunggah pada kanal YouTube Burnley Football Club pada 30 Agustus 2024. Video tersebut adalah momen ketika Sarmiento diwawancara terkait kepindahannya ke Burnley pada 2024. Setelah disimak sampai tuntas, tidak ada pernyataan Sarmeinto yang menyebut dirinya memiliki darah Indonesia dari orangtuanya. Selain itu, dilansir dari transfermarkt.co.id, Jeremy Sarmianto merpakan warga negara Ekuador. Dengan demikian, klaim yang menyebut bahwa pesepak bola Jeremy Sarmiento memiliki darah Indonesia adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
11 Aug 2025
Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang disertai video dengan durasi 28 detik menampilkan Menteri Pelindungan Pekerja Migran (P2MI), Abdul Kadir Karding, menyatakan akan memberikan dana bantuan Rp 3 miliar kepada 15 orang pekerja migran Indonesia. Pemilik akun menginformasikan kepada masyarakat yang ingin mendapat bantuan dapat menghubungi sebuah nomor WhatsApp yang tertera dalam unggahan tersebut. Saat dicermati, terdapat kejanggalan dalam video tersebut yakni gerakan bibir Menteri P2MI tidak sinkron dengan perkataannya. Penelusuran dilakukan pada potongan video tersebut, hasilnya identik dengan video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada 14 Maret 2025. Video tersebut adalah momen Menteri P2MI menyampaikan rencana pembukaan kembali kerja sama bilateral terkait penempatan tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi. Dilansir dari kompas.com, dengan menggunakan tools pendeteksi AI, Hive Moderation, video tersebut benar terdeteksi dihasilkan oleh AI dengan probabilitas mencapai 99,5 persen. Sehingga, informasi mengenai Menteri P2MI memberikan dana bantuan Rp 3 miliar kepada 15 orang pekerja migran Indonesia adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks
11 Aug 2025
Beredar unggahan di media sosial Facebook berupa foto struk restoran yang menunjukkan biaya Rp 29.140 untuk bayar tagihan royalti musik dan lagu. Unggahan tersebut disertai narasi yang menyebut bahwa masyarakat yang makan di restoran akan dikenakan pajak royalti musik. Setelah dilakukan penelusuran, dilansir dari kompas.com, dengan menggunakan tools Google Lens, ditemukan foto struk yang mirip di situs Tripadvisor. Keterangan yang dicantumkan pada Tripadvisor menyebutkan bahwa struk itu diperoleh dari transaksi di Plataran Menteng, Jakarta Pusat. Namun, ditemukan kejanggalan pada foto struk yang diunggah pada Tripadvisor dengan foto struk pada informasi yang beredar, tidak mencantumkan tagihan untuk royalti musik dan lagu. Kejanggalan tersebut merupakan hasil manipulasi. Sehingga, informasi mengenai foto struk restoran dengan tagihan untuk bayar royalti musik adalah hoaks atau tidak ada benarnya. 

Hoaks