HOAKS MULAI 2027 PENGGUNA HP AKAN DIKENAKAN PAJAK!
Beredar sebuah postingan yang di upload oleh salah satu netizen Indonesia di Media Sosial Instagram sejak tanggal 21 Juli 2026, dimana akun tersebut memposting foto Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia yang seolah – olah menyampaikan bahwa mulai tahun 2027 seluruh pengguna Handphone (HP) akan dikenakan pajak. Foto dan narasi yang dibangun melalui postingan ini membuat seolah – olah Pemerintah mengambil kebijakan untuk memungut pajak dari pengguna HP di Indonesia, sehingga membangun stigma negatif ditengah masyrakat seolah – olah pemerintah memungut pajak yang memberatkan masyakat.
Pertanyaanya : Apakah kebijakan tersebut memang benar – benar dikeluarkan oleh Pemerintah ?
FAKTA SEBENARNYA : POSTER YANG DIUNGGAH MERUPAKAN HOAKS!
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Diskominfo Sumsel, Poster tersebut dipastikan Hoaks. Berikut adalah bukti-bukti kejanggalannya:
1. Tidak ada aturan resmi yang menetapkan pajak bagi pengguna HP mulai tahun 2027 nanti.
2. Bahlil Lahadalia tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut diforum resmi maupun media kredibel.
3. Poster menggunakan foto lama asli Bahlil, tetapi diberi narasi yang tidak pernah diucapkan sehingga membentuk informasi yang menyesatkan.
4. Berdasarkan hasil penelusuran menggunakan mesin pencarian Google tidak ditemukan satupun link berita dari media kredibel yang memberitakan bahwa di tahun 2027 pengguna HP akan dikenakan pajak.
5. Yang memang berlaku Adalah PPN atas transaksi pembelian HP, bukan untuk penggunaan HP nya.
Mengapa Hoaks Seperti Ini Cepat Viral?
Stigma negative yang dibangun oleh pengupload memberikan berbagai reaksi geram bagi masyrakat yang melihat postingan tersebut sehingga membuat Masyarakat berkomentar spontan karena seolah – olah Pemerintah mengambil kebijakan yang memberatkan masyrakat karena semua hal harus dikenakan pajak termasuk penggunaan HP. Narasi provokasi yang digunakan dengan hastag #rakyatdipajakin membuat Masyarakat menelan mentah – mentah berita tersebut dan membagikannya yang mengakibatkan penyebaran informasi palsu.
Kesimpulan & Imbauan: Saring Sebelum Sharing!
Seluruh Masyarakat, khususnya Masyarakat Sumatera Selatan dihimbau untuk berhenti menyebarkan kembali poster dan narasi hoaks tersebut demi menjaga ketertiban dan mencegah keresahan publik dalam menggunakan HP.
Yuk, jadi netizen yang cerdas! Jangan mudah terkecoh oleh konten yang berisi narasi provokatif yang beredar. Selalu cek kebenaran informasi melalui otoritas setempat atau pihak berwajib sebelum menekan tombol share.